Showing posts with label Mie. Show all posts
Showing posts with label Mie. Show all posts

MIE KUAH UDANG



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Hujan-hujan gini paling enak kan menikmati yang hangat-hangat. Saya paling suka nyeruput jahe hangat atau lemon tea hangat di sore hari dan kalau pas hujan-hujan kok rasanya berlipat-lipat enaknya ya hihihi. Kalau cemilannya ya pastinya yang paling enak tuh gorengan yang masih fresh dari wajan. Maklum pecinta gorengan garis keras sih ya dan niat untuk mengurangi makan gorengan masih terus dalam wacana alias gagal terus heuheuheu. Selain minuman hangat dan cemilan, asyik juga kan kalau sore-sore gini menikmati semangkok mie hangat. Menurut saya yang paling enak ya mie kuah atau mie nyemek. Bisa mie jawa, mie pangsit ayam, mie bakso, mie ayam jamur atau mie kuah udang seperti yang saya buat ini.

Udang memang selalu jadi favorit ya. Untuk yang sudah "berumur" seperti saya mah gak boleh banyak-banyak makan udang kan hihihi. Bukan berarti gak boleh, tapi ya itu jangan banyak-banyak. Saya dan suami sampai sekarang tetap makan udang secukupnya aja. Kebetulan saya lumayan sering mengolah udang karena memang jadi favorit anak-anak saya. Lagian kalau makan kebanyakan ya gak tega donk ngurangi jatah anak terlalu banyak >_<

Mie kuah udang ini gampang sekali pengolahannya. Pelengkapnya saya juga cuma memakai acar dan perasan jeruk nipis biar tambah syegeeer. Kalau mau lebih istimewa bisa ditambahkan kekian udang atau bakso udang. Bikin tambah komplit yaa.






MIE KUAH UDANG 

Bahan :
200 gr mie telur (saya pakai mie telur homemade, bisa pakai mie telur kering siap pakai)
300 gr udang
1300 ml kaldu udang
1 ruas jahe, memarkan
1 ikat kecil seledri
2 sdt garam
1 sdt gula pasir
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
2 butir kemiri sangrai
1 butir pala
1 sdt merica butiran
1 sdm ebi sangrai

Pelengkap :
1 ikat sawi hijau potong-potong, siram air panas, tiriskan
2 butir telur rebus
1 batang daun bawang iris-iris
1 buah tomat, belah jadi 6
Acar
Sambal
Bawang goreng

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan jahe dan udang, aduk hingga udang berubah warna.
2. Tuang tumisan bumbu dan udang ke dalam rebusan kaldu. Bumbui dengan garam dan gula pasir. masak hingga mendidih dan test rasa hingga sesuai selera.
3. Masukkan mie telur, masak sebentar hingga bumbu meresap.
4. Menjelang diangkat, masukkan seledri dan irisan tomat. Masak sebentar hingga layu, matikan api.
5. Siapkan mangkok saji, tuang mie beserta kuahnya dan pelengkap.
6. Siap disajikan.

Happy cooking...semoga bermanfaat ya ^^



MISOA KUAH



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Hujan-hujan gini pasti enaknya makan yang anget-anget kan ya. Bakso, mie ayam, mie kuah, mie pangsit, sup atau bahkan gorengan anget hihihi. Salah satu alternatif yang bisa dibuat adalah misoa kuah ini. Kalau dulu saya pernah posting misoa kuah kari , nah yang ini bumbunya lebih "light" dan simpel. Biar lebih enak bisa ditambahkan pelengkap sesuai selera. Kebetula saya punya udang dan bakso sapi, ya wiiiis pakai itu aja.

Biar rasanya lebih "nendang" saya suka masukin cabe rawit dan ditambah perasan jeruk nipis. Untuk misoa saya kurang suka menambahkan saus sambal atau kecap, lebih suka dikasih rawit kaya gini aja. Monggo sesuai selera aja yaa. Untuk kuahnya gunakan kuah kaldu, kebetulan saya punya stok kaldu sapi. Boleh kalau mau pakai kaldu udang atau kaldu ayam.




MISOA KUAH


Bahan :
Misoa secukupnya
1 liter air kaldu
3 siung bawang putih, memarkan dan tumis sebentar hingga harum
2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
10 butir bakso sapi, kerat jangan sampai terputus
200 gr udang
5 cabe rawit, iris halus (optional)
1 batang daun bawang , iris (lagi gak punya, saya pakai kucai)
1 buah tomat, belah 6
1 ikat sawi, potong-potong

Pelengkap :
Acar timun
Jeruk nipis

Cara Membuat :
1. Didihkan kuah kaldu, masukkan tumisan bawang putih kemudian bumbui dengan garam, merica dan gula pasir.
2. Masukkan cabe rawit, udang dan bakso, masak hingga matang dan test rasa hingga sesuai selera.
3. Masukkan sawi, daun bawang / kucai dan tomat, kemudian masukkan misoa. Masak sebentar saja karena misoa cepat lunak.
4. Angkat dan segera hidangkan hangat.



Alhamdulillah....nikmaaat lho. Cobain yuuk, mungkin bisa sesuai dengan selera keluarga.

Happy cooking...semoga bermanfaat ^^

MIE GODHOG JAWA



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Tadi pagi saya membuat mie godhog jawa untuk sarapan anak-anak dan pak suami. Wiiisss...kalau udah bikin mie godhog jawa ini sarapan gak pakai lama deh, pada lahap semua. Kadang-kadang anak saya bisa berubah jadi picky eater saat sarapan. Tapi bagi saya sarapan itu harus, walau cuma sedikit harus tetap sarapan. Biasa ya kadang mood anak kan juga belum bagus di pagi hari, jadi makannya gak selahap kalau makan siang ataupun malam. Untuk itulah untuk sarapan saya berusaha membuat apa yang menjadi request anak-anak. Kalaupun mereka gak request ya saya pasti masak yang jadi kesenengan mereka tapi tetap yang gampang dan cepat yaa. Pagi-pagi mah rempoong kan hihihi. Mie godhog jawa ini sering jadi penyelamat saya, karena semua suka,




Godhog dalam bahasa Jawa artinya adalah rebus, jadi mie godhog Jawa adalah mie rebus ala Jawa. Di tempat saya penjual mie godhog tidak menyajikan  dengan menggunakan mangkok seperti halnya masakan berkuah lainnya tetapi tetap menggunakan piring. Piring yang dipakai juga sama dengan yang dipakai untuk menyajikan nasi goreng atau mie goreng. Biasanya kan sepaket tuh, penjual nasi goreng juga menjual mie goreng dan juga mie rebus. Karena menggunakan piring, jadi kuahnya juga tidak heboh. Dalam bahasa Jawa ada yang menyebutnya "nyemek". Naah kalau mie godhog ini menurut saya lebih banyak kuahnya dibanding mie nyemek yang kuahnya dikiiit banget. 

Untuk membuat mie godhog yang enak, gunakan ayam kampung beserta kaldunya. Kalau gak ayam kampung gak apa-apa pakai ayam negeri, tapi jangan skip air kaldu rebusan ayamnya ya, karena ini yang bikin gurih. Bumbunya juga cukup sederhana, pelengkapnya juga disesuaikan aja dengan yang kita punya. Biasanya sayurannya cukup sawi dan kol ditambah tomat. Ada juga sih yang menambahkan wortel, tapi saya sering gak pakai. Kalau suka ati ampela, boleh juga ditambahkan ya. Biasanya mie godhog, mie goreng atau nasi goreng ala Jawa lebih dominan manis, jadi pasti memakai kecap manis. Kalau saya sih sesuaikan manisnya dengan selera keluarga ya, karena saya sendiri gak suka kalau terlalu manis. Yuuuk yang mau bikin juga 




MIE GODHOG JAWA

Bahan :
200 gr mie basah atau boleh juga mie kering (saya pakai mie telur homemade)
300 gr ayam kampung
1 liter air
Irisan kol secukupnya
Irisan sawi secukupnya
1 buah tomat, potong-potong
2 butir telur
5 butir bawang merah, iris tipis
4 sdm kecap manis atau sesuai selera
Garam dan gula pasir secukupnya
1 batang daun bawang, iris tipis
2 sdm minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus :
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
1/2 sdt merica butiran

Pelengkap :
Acar
Bawang goreng

Cara Membuat :
1. Rebus ayam dalam air mendidih hingga empuk. Angkat ayamnya dan suwir-suwir kemudian sisihkan air kaldunya
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan irisan bawang hingga harum dan layu.
3. Masukkan suwiran ayam, kol, dan sawi. Aduk hingga rata kemudian tuang air kaldu.
4. Bumbui dengan kecap manis, garam dan merica. Masak hingga mendidih dan test rasa hingga sesuai selera.
5. Masukkan mie, masak hingga mendidih lagi kemudian masukkan telur. Masak sebentar hingga telur matang.
6. Menjelang diangkat masukkan irisan tomat dan daun bawang.
7. Angkat dan sajikan segera.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

KWETIAU GORENG



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah

Apa kabar...gak kerasa aja udah akhir Agustus, bentar lagi udah Lebaran Haji ya. Masa-masa seperti ini saya teringat safar yang saya jalani dengan suami setahun yang lalu. Alhamdulillah selama sebulan bisa merasakan nikmatnya beribadah di Tanah Suci. Sebulan meninggalkan anak-anak, keluarga dan juga pekerjaan saya. Berarti juga sebulan lebih saya gak ke dapur dan pegang kamera tuh ya hehehe. Ternyata saat itu saya gak merasakan kangen dapur dan kamera, tapi kalau kangen masakan Indonesia ya pasti. Pernah ada saat saya kangen masakan kampung, saya dan suami pergi ke resto bakso di Madinah, masya Allah...nikmatnya. Selebihnya ya sehari-hari menunya ala-ala Timur Tengah hahaha. Jajanannya ya hunting di Bin Dawood trus dipamerin ke kakak Naira di rumah, bikin dia histeris liat aneka coklat yang dijual disana hihihi. Alhamdulillah dinikmatin aja ya. Tuh kan ngelantur kemana-mana nih gara-gara mellow kangen kembali ke Baitullah. Semoga bisa segera kembali beribadah di sana ya...Aamiin.

Padahal saya sebenarnya cuma mau posting tentang kwetiauw goreng lho, tapi malah muter-muter. Abaikan saja yaah...maklum emak-emak ini kadang kalo cerita ya gitu itu...ngalor ngidul >_<
Keluarga saya selalu suka dengan olahan mie, termasuk kwetiauw ini. Kwetiau adalah sejenis mie yang terbuat dari beras dan berwarna putih. Kali ini saya membuat yang simpel aja yaitu kwetiau goreng, sama aja sih sebenarnya dengan membuat mie goreng, pelengkapnya juga disesuaikan aja dengan bahan yang kita punya. Seperti chinese food lainnya, kwetiau ini memakai bumbu yang minimalis dengan aneka kecap atau saus. Saya memakai kecap manis, kecap asin, minyak wijen, kecap ikan dan saus tiram. Saya juga memakai tambahan kemiri yang dihaluskan bersama bawang putih, padahal kalau chinese food mah gak usah pakai kemiri ya hhihihi. Maklum aja saya sudah terbiasa dengan  mie goreng buatan Mama yang selalu memakai kemiri. Untuk pelengkapnya saya memakai udang, pokcoy, bakso udang dan tauge atau kecambah. Bisa diganti dengan yang lain ya, misalnya ayam, jamur, cumi atau bahkan daging sapi. Monggo...siapa tau ada yang tertarik ingin memcoba juga ^^







KWETIAU GORENG

Bahan :
250 gr kwetiau kering
150 gr udang kupas
5 butir bakso, iris tipis (saya pakai bakso udang)
1 genggam tauge
2 bonggol pokcoy, iris
1 batang daun bawang, iris
3 sdm kecap manis
1/2 sdm minyak wijen
1 sdm kecap ikan
1/2 sdm kecap asin
2 sdm saus tiram
garam dan gula pasir secukupnya
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
1/2 sdt merica butiran

Cara Membuat :
1. Rebus kwetiau dalam air mendidih yang diberi 1 sdm minyak. Rebus hingga al dente, angkat dan tiriskan.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang, masukkan udang kupas. Aduk hingga udang berubah warna.
3. Masukkan bakso dan tauge, aduk hingga rata kemudian masukkan kwetiau.
4. Tambahkan kecap manis, minyak wijen, kecap ikan, kecap asin dan saus tiram, aduk hingga tercampur rata.
5. Bumbui garam dan gula pasir secukupnya. Jangan terlalu "heboh" ya karena sudah memakai aneka saus dan kecap tadi. Test rasa hingga sesuai selera.
6. Masukkan pokcoy dan daun bawang, aduk rata dan masak sebentar saja. Matikan api.
7. Sajikan dengan taburan bawang goreng dan acar bila suka.

Saya memasukkan pokcoy menjelang kwetiau akan diangkat karena suka dengan sayuran yang masih terasa"kriuk". Emangnya kripik ya bund kok kriuk hihihi. Kalau dirasa kwetiau terlalu kering atau suka dengan yang "nyemek" boleh lah ditambahkan sedikit air saat memasak, jangan terlalu banyak ya, kan judulnya kwetiau goreng nih heuheuheu.

Happy cooking...semoga bermanfaat ya ^^

MISOA KUAH KARI



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah

Posting kilat yaah, gak pakai cerita-cerita karena lagi diburu waktu nih hehehe. Misoa kuah kari ini saya buat minggu lalu saat kondisi badan lagi kurang fit. Pengennya kan makan yang hangat-hangat dan teringat masih ada 1 box misoa dari mbak Susiasih. Alhamdulillah...makasih ya mbak Susi.  Akhirnya saya bikin misoa kuah kari, karena liat bubuk kari di rak dapur hihihi.

Selain menggunakan misoa, enak juga kalau memakai mie atau bihun. Lebih enak lagi kalau dibikin pedas. Duuuh...kebayang kan kuah kari pedas, pasti mantaap. Tapi saya bikin gak terlalu pedas, cuma pakai cabe bubuk dan saus sambal aja. Kalau mau lebih pedas bisa pakai cabe rawit ya yang dipotong kecil-kecil ya. Untuk pelengkapnya silahkan disesuaikan aja dengan bahan yang ada. Saya memakai cumi dan kekian. Sebagai alternatif lain bisa memakai ayam, udang, jamur atau bahkan telur. Disesuaikan dengan selera aja yeeess

MISOA KUAH KARI

Bahan :
200 gr misoa kering
100 gr cumi, buang tintanya dan potong cincin
Kekian udang secukupnya, iris tipis
1/2 bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
1 sdm bubuk kari (saya pakai koepoe koepoe)
1 sdt cabe bubuk
3 sdm saus sambal / saus tomat
1 sdm kecap manis
2 sdt kecap asin
Garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya
1 batang daun bawang, potong-potong
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
2. Masukkan bumbu kari, cabe bubuk, saus sambal, kecap manis dan kecap asin. Aduk hingga rata.
3. Masukkan cumi dan kekian, aduk hingga rata kemudian tuang air. Bumbui dengan garam, merica dan gula pasir. Masak hingga mendidih dan test rasa hingga sesuai selera. Masukkan daun bawang.
4. Rebus misoa sebentar saja atau cukup direndam dengan air panas. Angkat dan tiriskan. (memasak misoa jangan terlalu lama karena cepat sekali lunak)
5. Letakkan misoa ke dalam mangkok saji, tuang kuah kari dan aduk hingga rata.
6. Siap disajikan hangat.



Misoa cepat sekali lunak, jadi saya selalu merebus misoa sesaat sebelum dimakan. Ntar tinggal menuang kuahnya saja di mangkok saji. Tinggal diaduk-aduk sebentar, nanti bumbu dari kuah karinya akan cepat meresap ke dalam misoa. Masya Allah...sedapnyaaa.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

MY MOOD BOOSTER...MAKAN MIE AYAM ^^



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah

Halo...gimana nih udah tambah semangat kan menjalankan aktivitas setelah libur panjang. Dapur pun pasti udah mulai ngebul lagi ya hihihi. Dapur rumah saya masih belum ngebul nih karena untuk sementara masih nemenin Mama dulu, jadi ya belum bisa baking. Masaknya juga yang masih gampang-gampang aja lah, karena masih ribet mondar mandir. Padahal selama ini pun saya juga masak yang simpel mulu yaa hahaha.

Salah satu mood booster bagi saya adalah makanan hangat berkuah. Kalau badan udah terasa capek karena seharian beraktivitas, paling enak tuh sore-sore makan sup hangat, bakso atau bahkan mie kuah. Apalagi di tempat saya sekarang ini hampir setiap sore turun hujan, jadi tambah nikmat aja kan makannya. Kemarin sebenarnya saya pengen bikin mie godhog Jawa, tapi karena liat masih ada stok bakso dan krupuk pangsit, akhirnya ganti haluan deh bikin mie ayam aja. 

Untuk pelengkap mie ayam, saya memakai bakso, sawi, krupuk pangsit dan sambal rawit aja. Kalau mau lebih lengkap bisa juga pakai acar, tapi kemarin saya gak bikin. Boleh juga pakai saus sambal favorit, tetap enaak lah. Kalau mau bikin mie ayam jamur, tinggal tambahkan jamur aja di tumisan ayamnya ya. Resep mie ayam udah sering banget saya posting ya, tapi gak apa-apa deh saya tuliskan lagi. Moga-moga gak bosen yaa.






MIE AYAM 

Bahan :
300 gr mie basah atau mie kering yang direbus hingga matang
1 ikat sawi hijau, potong-potong
Bakso
Krupuk pangsit
Bawang goreng
Saus atau sambal
Acar (gak pakai)
Minyak ayam bawang

Bahan Tumisan Ayam :
250 gr fillet ayam, potong dadu kecil 
2 sdm minyak untuk menumis
3 siung bawang putih, geprak dan cincang halus
5 sdm kecap manis atau sesuai selera
2 sdm saus tiram
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir

Cara Membuat Tumisan Ayam :
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum dan layu, masukkan ayam, aduk hingga berubah warna.
2. Tuang kecap manis, saus tiram, garam, merica dan gula.
3. Masak hingga matang dan test rasa hingga sesuai selera. Boleh dimasak hingga kering atau sedikit berkuah ya.
4. Angkat dan sisihkan

Bahan Kuah :
1,5 liter air kaldu (dari air yang direbus bersama tulang ayam dan dimasak dengan api kecil)
2 siung bawang putih, memarkan
2 cm jahe, geprek
2-3 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdm minyak goreng
2 batang daun bawang, iris halus

Cara Membuat Kuah Kaldu:
1. Dalam sebuah panci, panaskan minyak goreng kemudian tumis bawang putih dan jahe hingga harum.
2. Masukkan air kaldu, kemudian bumbui dengan garam dan merica bubuk.
3. Masak hingga mendidih kemudian angkat dan taburi dengan irisan daun bawang.

Bahan Minyak Ayam Bawang :
200 ml minyak sayur
3 siung bawang putih
2 cm jahe
250 gr kulit ayam

Cara Membuat Minyak Ayam Bawang :
1. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang putih, jahe dan kunyit hingga harum. Masukkan kulit ayam dan masak dengan api kecil hingga keluar minyak dari kulit ayam
2. Tambahkan sisa minyak, masak hingga kulit kering.
3. Angkat, dinginkan dan saring kemudian bisa disimpan di wadah kedap udara.

Penyelesaian :
1. Dalam mangkuk saji, tuang minyak ayam dan beri mie diatasnya. Aduk rata dengan memakai sumpit atau garpu hingga minyak ayam tercampur dengan mie ayam.
2. Seduh sawi hijau dengan kuah panas hingga layu, kemudian letakkan di atas mie.
3. Tambahkan bakso, kerupuk pangsit, bawang goreng dan acar bila suka.
4. Hidangkan dengan kuahnya

Alhamdulillah...nikmat ^^

Selamat mencoba...semoga bermanfaat dan sesuai dengan selera keluarga 

MIE SCHOTEL



Bismillahirrohmanirrohim

Bosen dengan menu sarapan yang itu-itu aja, cobain deh mie schotel ini. Anak-anak saya selalu suka kalau saya buatkan sarapan mie schotel ini karena memang rasanya tidak jauh berbeda dengan macaroni schotel favorit mereka. Bikinnya gampang dan simpel aja kok, ya seperti membuat macaroni schotel yang sudah sering saya posting itu, hanya saja ini bahan dasarnya memakai mie. Bisa memakai mie telur kering yang banyak dijual di supermarket, boleh juga pakai mie basah yang banyak dijual di pasar atau mau pakai mie instan juga oke aja kok. Pelengkapnya bisa disesuaikan dengan bahan yang tersedia di rumah. Kali ini saya pakai daging giling, bisa juga pakai ayam, tuna, jamur, jagung atau bahkan kornet. Suka-suka deh yaa.

Ada seorang teman saya yang bertanya, kok sempatnya bikin mie schotel untuk sarapan, kan bikinnya ribet dan lama. Beneran deh, bikinnya gak seribet yang dibayangkan kok, walau tentu saja lebih ribet dibandingkan kita bikin telur dadar atau ceplok hihihi. Bahan-bahan kan bisa juga disiapkan malam harinya, misalnya keju sudah diparut, daging juga sudah digiling dan paginya tinggal cemplang cemplung aja .Dibikin setelah selesai sholat subuh, ntar begitu anak-anak selesai mandi, udah siap deh mie schotel favorit.




Biar cepat matang dan gampang dinikmati, saya suka membuatnya dengan menggunakan loyang muffin. Monggo kalau mau pakai aneka pinggan tahan panas atau loyang atau bisa juga pakai alumunium foil cup, ntar bisa sekalian untuk bekal yaa.

MIE SCHOTEL

Bahan :
200 gr mie kering, rebus hingga 1/2 lunak, tiriskan.
1/2 bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, memarkan dan cincang halus
100 gr daging giling
300 ml susu cair
100 gr keju cheddar parut
garam, merica bubuk secukupnya
4 butir telur kocok lepas
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
2. Masukkan daging giling, aduk-aduk hingga berubah warna.
3. Tuang susu cair sedikit demi sedikit kemudian masukkan keju parut. Aduk-aduk  dan bumbui garam serta merica bubuk.
4. Masukkan mie, masak sambil sesekali diaduk hingga meletup-letup. Matikan api dan biarkan hangat.
5. Tuang telur kocok, aduk hingga tercampur rata.
6. Tuang ke dalam loyang muffin yang sudah dioles tipis margarin, taburi atasnya dengan keju parut.
7. Panggang dengan suhu 170'C selama kurang lebih 25 menit.
8. Angkat dan sajikan hangat dengan saus sambal favorit. 


Naaah...ini versi yang memakai skillet.

Kalau mau lebih special, bisa memakai saus putih atau bahkan saus bolognese. Kejunya bisa juga memakai mozarella, tanggung deh tambah mantap rasanya. Kalau buat saya versi standar seperti yang saya buat ini udah lumayan banget laah buat sarapan hihihi.

Happy baking...semoga bermanfaat ya ^^

BIHUN GORENG AJA ^^



Bismillahirrohmanirrohim

Welcome May ^^ Sssttt...postingan gak penting banget ya, pasti pada bisa kan tuh bikin bihun goreng. Kalau saya sih sama aja dengan bikin mie goreng. Tinggal menyesuaikan mau bikin bihun atau mie goreng yang gimana hihihi. Iiiih...bikin bingung bahasanya euy. Maksudnya tuh kalau mau bikin ala Jawa ya saya pakainya kecap manis aja, tanpa aneka saus, trus biasanya saya tambahkan juga tauge untuk pelengkapnya. Kalau mau yang ala-ala oriental, tinggal pakai aneka saus. Biasanya saya pakai saus tiram dan kecap ikan aja. Ada juga yang pakai minyak wijen, okee aja tetap enak.

Bihun goreng ini sebenarnya adalah menu left over hehehe. Ceritanya waktu beberapa waktu yang lalu masak tauto, saya gak punya soun untuk pelengkapnya. Adanya cuma bihun dan ternyata nyeduhnya kebanyakan euy. Tautonya udah abis, bihunnya masih ada sepiring. Alhasil bihun itu masuk kulkas dan keesokan harinya baru diolah untuk sarapan. Tinggal menambahkan pelengkap yang ada di kulkas, jadi deeh. Kali ini saya cuma pakai telur yang diorak-arik, wortel dan pokcoy aja. Bumbunya mah cuma bawang putih yang dimemarkan, kecap manis, kecap ikan, saus tiram, garam dan merica bubuk secukupnya. Kalau ditambahin ayam atau bakso pasti enak yaa, tapi lagi gak punya hihihi. Jangan lupa kasih irisan daun bawang dan beri taburan bawang goreng ya, bikin tambah sedaaap.

 

Happy Cooking ^^

MIE GORENG NAN SIMPEL UNTUK SARAPAN



Bismillahirrohmanirrohim

Postingan gak penting lagi nih hiiiks. Pastinya siapa aja bisa donk bikin mie goreng, eh ini kok masih aja posting tentang mie goreng hahaha. Gak apa-apa ya, mohon dimaklumi karena kebetulan aja pas punya foto mie goreng. Trus karena saya juga lagi sok sibuk ngurus kerjaan ini itu, jadi gak sempat nyobain resep baru di dapur hehehe.

Pasti banyak yang suka donk dengan mie goreng. Salah satu menu yang enak disajikan pagi, siang, sore ataupun malam. Eittsss...itu kata saya sih yang memang penggemar mie. Biasanya saya bikin pas sarapan, karena selain cepat juga bahan pelengkapnya bisa menyesuaikan isi kulkas. Tau sendiri donk kalau untuk ibu-ibu seperti saya ini, saat pagi adalah saat-saat yang penuh dengan kehebohan. Jadinya biasanya masak yang simpel aja untuk sarapan. Kebetulan saya masih punya udang, cumi dan bakso. Jadilah semua tumplek blek saya masukkan ke dalam mie goreng. Sebenarnya saya juga udah ngocok telur mau dibuat orak arik untuk pelengkap mie. Tapiii karena faktor U kali ya, telurnya lupa tuh gak diapa-apain dan sampai mie nya habis mangkok telurnya masih duduk manis di dekat kompor. Hadeeeh parah. Soo... pelengkapnya silahkan sesuai selera dan sesuai isi kulkas aja ya hihihi

Untuk membuat mie goreng ini biasanya saya menggunakan air kaldu, yang fungsinya sebagai penyedap juga untuk mempercepat wortel empuk. Kalau gak ada air kaldu, pakai air biasa boleh laaah. Sedikit tips apabila kita membuat mie goreng dalam jumlah yang banyak, biasanya saya menambahkan kecap langsung pada mie yang sudah ditiriskan dan kemudian diaduk hingga rata menggunakan sumpit atau garpu. Pernah nyobain, kecap dimasukkan ketika dimasak, hasilnya jadi gak rata. Entah ini sayanya yang gak bisa ngolahnya atau gimana, jadinya sampai sekarang kalau bikin mie yang banyak, kecap selalu saya masukkan sebelum mie dimasukkan wajan. Kalau bikinnya cuma sedikit, yaaa langsung aja deh kecap dimasukkan di wajan.

MIE GORENG

Bahan :
200 gr mie kering, rebus sebentar hingga lunak atau siram air panas
3 siung bawang putih, memarkan
200 gr udang, kupas kulitnya dan kerat punggungnya
100 gr cumi-cumi, buang tinta dan kulitnya, potong-potong
5 bakso, iris tipis
1 ikat sawi, potong-potong
1 wortel, iris tipis korek api
3 sdm kecap manis
1 sdm kecap ikan
2 sdm saus tiram
garam, gula pasir dan merica bubuk secukupnya
1 sendok sayur air kaldu
2 sdm minyak goreng

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum kemudian masukkan udang, cumi dan wortel. Aduk hingga rata.
2. Masukkan kecap manis, kecap ikan, saus tiram, garam, gula pasir dan merica bubuk. Aduk rata.
3. Tuang air kaldu, masak hingga wortel empuk  kemudian masukkan bakso dan sawi. Aduk dan test rasa hingga sesuai selera. Masak hingga kaldu menyusut.
4. Masukkan mie, aduk rata,
5. Angkat dan sajikan dengan taburan bawang goreng atau acar. 




Don't skip your breakfast yaa ...semoga bermanfaat ^^

MIE GORENG DI TAHUN BARU 1437H



Bismillahirrohmanirrohim

HAPPY ISLAMIC NEW YEAR 1437H
Semoga dengan bergantinya tahun ini, semakin bertambah juga semangat kita untuk Hijrah menjadi lebih baik lagi. Aamiin Allahumma Aamiin.

Walaupun hari ini tanggal merah, hari libur karena tahun baru, tapi tidak ada acara special. Yang ada malah kami sekeluarga bermalas-malasan di tempat tidur berempat hihihi. Sampai akhirnya saya harus prepare sarapan dan bingung mau bikin apa. Akhirnya saya bikin french toast dan juga mie goreng ini. Gak nyambung lagi? Harap maklum yaa hahaha.

Postingan gak penting banget ya tentang mie goreng >_<, tapi gak apa-apa yaa. Mie goreng memang sering jadi penyelamat saya disaat saya gak punya ide mau bikin apa dan juga pas lagi diburu waktu. Anak-anak juga selalu suka dengan mie goreng, mulai dari mie goreng yang paling sederhana cuma pakai telur dan sosis sampai nasi goreng jawa spesial. Dan seperti biasa kalau bebikinan gini selalu menyesuaikan dengan stok bahan di kulkas.

Mie goreng yang saya buat tadi pagi juga sebenarnya cukup simpel. Saya cuma pakai telur, sosis dan ayam. Ayam yang saya pakai juga ayam ungkep yang memang sering saya stok di kulkas. Parahnya, telur yang sudah saya siapkan untuk dibuat orak-arik di mie goreng ini malah kelupaan huhuhu. Akhirnya bikin telur ceplok aja.  Sayurannya saya cuma punya tauge dan selada, padahal enak juga ya kalau pakai sawi atau kol. Kalau mau lebih lengkap, bisa juga pakai wortel dan buncis, pasti lebih enak. Bumbu yang saya pakai juga sederhana aja, kali ini saya gak pakai kemiri. Kalau bikin mie goreng jawa, baru deh saya pakai kemiri. 

MIE GORENG

Bahan :
200 gr mie basah / mie kering yang direbus hingga matang
4 siung bawang putih
1/2 sdt merica butiran
1 sdt garam
1 butir telur, kocok lepas
4 sosis, iris tipis
200 gr ayam (saya pakai ayam ungkep yang disuwir)
3 sdm saus tiram
4 sdm kecap manis
1 sdm kecap ikan
3 sdm saus tomat / saus sambal
50 gr tauge
2 cabe merah, iris serong
1 batang daun bawang, iris
2 sdm minyak

Pelengkap :
Selada
Bawang goreng
Kerupuk

Cara Membuat :
1. Haluskan bawang putih bersama merica dan garam.
2. Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum, masukkan cabe merah, sosis, ayam dan telur orak-arik (bila pakai). Aduk hingga rata.
3. Tuang kecap manis, kecap ikan, saus tiram dan saus tomat. Aduk hingga rata.
4. Masukkan mie dan tauge. Aduk-aduk hingga semua tercampur rata. Test rasa hingga sesuai selera.
5. Menjelang diangkat, masukkan irisan daun bawang.
6. Angkat dan hidangkan dengan pelengkap. 




Never skip your breakfast ya ^^
Semoga bermanfaat & happy cooking. 

KWETIAU SIRAM



Bismillahirrohmanirrohim

Kwetiau adalah sejenis mie yang berwarna putih dan terbut dari beras. Kwetiau sangat populer di kalangan etnis Tionghoa khususnya etnis Hokkian dan Tio Ciu. Biasanya kwetiau diolah menjadi kwetiau goreng ataupun yang berkuah dengan menggunakan bakso ikan, sosis babi, telur bebek, daging sapi dan tentu saja ayam. Seiring dengan berkembangnya waktu, kini banyak dijumpai olahan kwetiau yang halal dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Pertama kali tau kwetiau, saat saya masih jadi anak kost di Tembalang - Semarang. Inget aja kalau dulu suka banget beli kwetiau di salah satu warung kaki 5 yang terletak di bawah jembatan tol hihihi. Biasanya beli bareng temen-temen kost dan saling ngicipin menu satu sama lain. Bikin kangeeen sama jaman saat muda dulu yaa cieee. Nah...kali ini saya mengolah kwetiauw untuk menu sahur dan berbuka. Lhoo...kok sahur dan buka pakai kwetiauw? Pertama bikin kwetiau untuk pak suami saat sahur dan waktu itu kakak Naira sahur pakai nasi tim. Ketika berbuka dia minta buatin juga kwetiau seperti punya ayahnya, jadi bikin kwetiau lagi laah hihihi. Bikinnya gampang dan cepat, ini juga dibikin mendadak sesaat sebelum adzan maghrib. Jadi harap maklum kalau fotonya burem-burem gimanaaa gitu ya. Fotoinnya juga kilat aja lah, keburu maghrib. Sebenarnya ini adalah kwetiauw siram, tapi kok kuahnya gak keliatan ya. Setelah selesai foto baru nyadar kalau nuang kuahnya kurang banyak, jadi gak keliatan hahahah.

Bahannya saya sesuaikan aja dengan yang ada di kulkas. Kebetulan cuma punya ayam, bakso dan udang. Cemplungin semua ke dalam kuah kwetiau. Kalau mau lebih komplet bisa ditambahkan cumi atau bahkan membuat kwetiau siram daging sapi. Yummyyy


KWETIAU SIRAM

Bahan :
100 gr kwetiau kering
3 siung bawang putih, memarkan
1/2 bawang bombay, iris memanjang
100 gr fillet ayam, potong dadu kecil
50 gr udang
5 bakso sapi, iris tipis
1 ikat sawi, potong-potong
3 sdm saus tiram
2 sdm kecap manis
1 sdm kecap ikan
1-2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
1 sdt minyak wijen
300 ml air kaldu (boleh pakai air biasa)
1 sdm tepung sagu larutkan dengan sedikit air (boleh pakai terigu atau maizena)
1 batang daun bawang, iris
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Seduh kwetiau dengan air mendidih selama kurang lebih 10 menit hingga lunak, tiriskan kemudian siram dengan air dingin. Sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan layu. Masukkan ayam dan udang, aduk hingga berubah warna.
3. Masukkan bakso, sawi, saus tiram, kecap ikan, kecap manis. Aduk hingga rata.
4. Tuang air kaldu, kemudian bumbui garam, merica bubuk dan gula pasir. Masak hingga mendidih.
5. Masukkan larutan tepung sagu sedikit demi sedikit hingga kekentalan yang diinginkan. Test rasa hingga sesuai selera.
6. Menjelang diangkat, masukkan minyak wijen dan irisan daun bawang. Aduk rata dan matikan api.
7. Siramkan kuah dan isiannya di atas kwetiau yang sudah ditata di piring saji. Sajikan hangat.





Bisa jadi salah satu menu praktis untuk sahur dan berbuka. Selamat menunaikan ibadah di bulan Ramadhan ya, in shaa Allah berkah segala ibadahnya.

Happy cooking, semoga bermanfaat ^^

MIE AYAM



Bismillah

Kembali postingan tentang mie yaa. Bikin mie ayam ini udah bulan lalu sih, tidak berselang lama dengan waktu bikin cwie mie. Memang lagi hobby bikin mie yang berkuah, karena memang cocok banget dinikmati di musim hujan seperti ini. Postingan tentang mie ayam sebenarnya juga udah banyak ya di blog saya ini, tapi gak apa ya kalau saya repost lagi. 

Salah satu kunci kelezatan mie ayam selain kuah adalah penggunaan minyak ayam bawang. Minyak ayam bawang terbuat dari minyak yang dikeluarkan oleh bagian berlemak ayam kemudian ditambahkan dengan bawang putih dan tentu saja minyak goreng. Kalau kita beli mie ayam di abang-abang, bisa dilihat setiap menyajikan mie dalam mangkok, maka akan dituang juga minyak berwarna kekuningan, naah..itu lah minyak ayam bawang. Mirip dengan minyak bawang yang jadi kunci lezatnya nasi goreng dan mie goreng khas Kediri.






MIE AYAM 

Bahan :
300 gr mie basah atau mie kering yang direbus hingga matang
1 ikat sawi hijau, potong-potong
Bakso
Krupuk pangsit
Bawang goreng
Saus sambal
Acar (gak pakai)
Minyak ayam bawang

Bahan Tumisan Ayam :
250 gr fillet ayam, potong dadu kecil 
2 sdm minyak untuk menumis
3 siung bawang putih, geprak dan cincang halus
5 sdm kecap manis atau sesuai selera
2 sdm saus tiram
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
1/2 sdm tepung terigu yang dilarutkan dengan sedikit air (optional)

Cara Membuat Tumisan Ayam :
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum dan layu, masukkan ayam, aduk hingga berubah warna.
2. Tuang kecap manis, saus tiram, garam, merica dan gula. Masak hingga ayam meletup-letup.
3. Kentalkan dengan larutan tepung sagu, aduk rata. Test rasa hingga sesuai selera.
4. Angkat dan sisihkan.

Bahan Kuah :
1,5 liter air kaldu (dari air yang direbus bersama tulang ayam dan dimasak dengan api kecil)
2 siung bawang putih, memarkan
2 cm jahe, geprek
2-3 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdm minyak goreng
2 batang daun bawang, iris halus

Cara Membuat Kuah Kaldu:
1. Dalam sebuah panci, panaskan minyak goreng kemudian tumis bawang putih dan jahe hingga harum.
2. Masukkan air kaldu, kemudian bumbui dengan garam dan merica bubuk.
3. Masak hingga mendidih kemudian angkat dan taburi dengan irisan daun bawang.

Bahan Minyak Ayam Bawang :
200 ml minyak sayur
3 siung bawang putih
1 cm kunyit
1 cm jahe
250 gr kulit ayam

Cara Membuat Minyak Ayam Bawang :
1. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang putih, jahe dan kunyit hingga harum. Masukkan kulit ayam dan masak dengan api kecil hingga keluar minyak dari kulit ayam
2. Tambahkan sisa minyak, masak hingga kulit kering.
3. Angkat, dinginkan dan saring kemudian bisa disimpan di wadah kedap udara.

Penyelesaian :
1. Dalam mangkuk saji, tuang minyak ayam dan beri mie diatasnya. Aduk rata dengan memakai sumpit atau garpu hingga minyak ayam tercampur dengan mie ayam.
2. Seduh sawi hijau dengan kuah panas hingga layu, kemudian letakkan di atas mie.
3. Tambahkan bakso, kerupuk pangsit, bawang goreng dan acar bila suka.
4. Hidangkan dengan kuah

Panjaaang resepnya, tapi bukan berarti ribet bikinnya. Percaya deh bikin mie ayam itu mudah dan kita bisa puas menikmati hasilnya bersama keluarga di rumah.

Selamat mencoba ^^



CWI MIE



Bismillahirrohmanirrohim

Ini postingan kesekian kalinya tentang cwie mie, kalau gak salah postingan ke-3, gak apa-apa ya. Akhir-akhir ini memang lagi suka bikin mie yang berkuah seperti ini. Selain bikin cwie mie, saya juga sering bikin mie ayam atau mie ayam jamur. Mungkin karena lagi musim hujan ya, jadi pengennya menikmati yang anget-anget gitu. Pastinya udah pada tau kan cwie mie? Cwie mie adalah sejenis mie ayam yang berasal dari Malang. Mirip kok dengan mie ayam biasa, yang membedakannya adalah cwie mie memakai ayam yang disuwir halus. Seperti yang sudah saya tulis di postingan yang dulu, suwiran halus ayam itu yang jadi ciri khas cwie mie. Jadi jangan ngaku makan cwie mie kalau ayamnya dipotong dadu seperti halnya mie ayam hehehe.

Beberapa teman pembaca blog saya ada yang mengatakan, pengen juga membuat cwie mie sendiri di rumah, tapi setelah membaca resepnya yang panjaaang jadinya mikir-mikir lagi hehehe. Percaya deh, resep boleh saja panjang tapi membuat cwie mie tidak seribet dan sesusah yang dibayangkan. Minyak ayam bawang bisa kita buat sehari sebelumnya atau bahkan jauh-jauh hari dan disimpan di botol kedap udara. Membuat tumisan ayamnya juga gak susah kok. Yang mungkin agak lama adalah membuat kaldu yang akan digunakan untuk kuah, tapi itu pun juga bisa buat sebelumnya. Kalaupun dibuat pada saat hari H, disaat merebus kaldu kita bisa memasak yang lain kan. Kalau tidak mau repot membuat kaldu, boleh deh pakai kaldu bubuk non MSG yang sudah banyak beredar. Jadi percaya deh kalau bikin sendiri bakal lebih enak dan puas maemnya hihihi. 

 




CWIE MIE 

Bahan :
500 gr basah atau mie kering yang direbus hingga matang
Daun selada secukupnya
Bawang goreng secukupnya
Daun bawang secukupnya, iris tipis
Bakso ayam (boleh pakai bakso sapi atau bakso ikan)
Krupuk pangsit
Minyak ayam bawang
Kecap ikan
Minyak wijen
Acar timun dan cabe rawit

Bahan Taburan Ayam :
500 gr ayam cincang
3 siung bawang putih, cincang halus
2 cm jahe, cincang halus
1 sdt minyak wijen
1 sdt gula pasir
2 sdt garam (atau sesuai selera)
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm bawang putih goreng
2 sdm minyak

Cara Membuat Taburan Ayam :
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan jahe hingga harum.
2. Masukkan ayam, aduk-aduk hingga berubah warna dan kaku.
3. Bumbui dengan saus tiram, minyak wijen, gula, garam dan merica bubuk. Masak hingga matang dan kering. Angkat dan dinginkan.
4. Campur tumisan ayam dengan bawang putih goreng kemudian giling sebentar hingga teksturnya menjadi lebih halus. Bisa menggunakan grinder atau food processor.
5. Siap digunakan

Bahan Minyak Ayam Bawang :
200 ml minyak sayur
2 siung bawang putih
1 cm kunyit
2 cm jahe
1 sdt merica
200 gr kulit ayam

Cara Membuat :
1. Memarkan bawang putih, kunyit dan jahe.
2. Ambil sedikit minyak, tumis bawang putih, kunyit dan jahe hingga harum.
3. Masukkan kulit ayam, kecilkan apinya.
4. Masak hingga keluar minyak dari kulit ayamnya kemudian tambahkan sisa minyak. Masak hingga kulit kering.
5. Angkat, dinginkan dan saring kemudian simpan di wadah kedap udara.

Bahan Kuah :
Tulang ayam secukupnya 
2 liter air
3 siung bawang putih, memarkan
3-4 sdt garam (sesuai selera)
2 sdt gula

Cara Membuah Kuah :
1. Rebus tulang ayam dengan air dengan menggunakan api kecil selama kurang lebih 2 jam.
2. Saring kuahnya dan tambahkan air secukupnya.
3. Masukkan bawang putih, garam dan gula. Masak kembali dengan api kecil hingga mendidih.
4. Siap digunakan.

Penyajian Untuk 1 Mangkok :
1. Campurkan mie  dengan 1 sdt minyak ayam, 1 sdt kecap ikan dan 1/2 sdt minyak wijen. Aduk hingga rata.
2. Siapkan mangkok saji, tata selada di atasnya dan tuangkan mie.
3. Taburi mie dengan ayam, bawang merah dan daun bawang.
4. Letakkan bakso, krupuk pangsit dan acar.
5. Sajikan dengan kuah dan saus sambal.





Alhamdulillah...cwie mie selalu jadi favorit keluarga saya, jadi setiap bikin ini selalu laris manis. Seneng aja liat kakak dan adek nambah-nambah setiap makan cwie mie ini. Jangan bosan ya kalau nanti bakal ada beberapa repost tentang mie kuah. 

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^