Showing posts with label Daily Menu. Show all posts
Showing posts with label Daily Menu. Show all posts

TUNA ASAP KUAH SANTAN



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Masak apa hari ini? Gimana kalau masak ikan aja yuuuk. Sebenarnya saya gak tau juga namanya ini menu apa hihihi, jadi saya sebut aja kuah santan gitu ya. Kebetulan beberapa hari yang lalu dapat kiriman tuna asap yang gede-gede. Masya Allah...Alhamdulillah. Sampai beberapa hari tuna asapnya masih duduk manis di kulkas karena belum punya ide mau dimasak apa. Biasanya sih kalau ikan asap gitu saya suka bikin mangut, tapi kemarin lagi gak pengen bikin mangut hihihi.

Akhirnya hari ini tuna asapnya dikeluarin dari kulkas dan dimasak santan kuah merah gini. Dan...tau gak, hasilnya jadi mirip mangut juga hahaha cuma yang ini warnanya merah  sedangkan mangut yang biasa saya buat warnanya putih kekuningan dengan memakai bumbu iris aja. Jadi yaaa itu deh, aslinya saya gak tau nama yang pas buat menu ini. Kalau gak punya ikan asap gimana? Asyiknya kuah santan ini menurut saya asyik-asyik aja pakai ikan yang lain, bisa pakai lele, gurame, bawal dan aneka ikan yang berdaging tebal lainnya. Kalau gak pakai ikan asap, ikannya digoreng dulu bentar ya biar gak gampang hancur saat dimasak. Eitss...selain pakai ikan, bisa pakai ayam juga, enak lho. Bahkan ini aslinya saya tambahin tahu juga lho hihihi, tuh jadi nambah lagi laukkya kan.

Saran saya, jangan skip daun bawangnya ya, karena ini yang bikin tambah sedap. Tomatnya juga pakai yang banyak ya. Naaah kalau gak suka pete, boleh laah diskip. Saya juga sebenarnya gak ikut makan pete-nya kok hihihi. Cuma kata suami saya, memang beda aromanya kalau kuahnya dicemplungin pete, lebih sedep katanya. Suami pun paling makan pete-nya juga 1-2 aja hahaha. Eh ya kalau masakan dikasih pete gini, difoto juga jadi lebh potojenik lho heuheuheu.

Saya bikin tuna asap kuah santan ini, gak begitu pedas ya, semburat aja pedasnya biar anak-anak bisa ikut makannya. Cabe merahnya saya buang bijinya dan rawitnya juga diutuhin aja. Kalau penggemar pedas, boleh laaah rawitnya ikut dihalusin bersama bumbu lainnya.




TUNA ASAP KUAH SANTAN

Bahan :
2 ekor tuna asap, potong jadi 3 bagian
5 daun jeruk
2 batang serai, memarkan
2 ruas lengkuas, memarkan
10 cabai rawit utuh
1 papan petai
4-5 tomat, belah
2 batang daun bawang, potong panjang
600 ml air
200 ml santan
garam dan gula secukupnya
3 sdm minyak goreng

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 cabai merah, buang bijinya
1/2 sdt ketumbar
4 kemiri sangrai
2 cm kunyit

Cara Membuat : 
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun jeruk, serai dan lengkuas. Aduk hingga rata.
2. Tuang air, masukkan cabai rawit dan tomat, bumbui dengan garam dan gula. Masak hingga mendidih.
4. Tuang santan kemudian masukkan ikan asap, aduk-aduk perlahan ya agar ikan tidak hancur. Kecilkan api, masak hingga kuah menyusut dan meresap. Test rasa hingga sesuai selera ya.
5. Masukkan pete, masak kembali sebentar, matikan api
6. Siap disajikan




Dinikmati dengan nasi hangat, kerupuk dan juga tempe goreng, Masya Allah nikmatnyaaa

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

AYAM BAKAR BUMBU RUJAK



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Halooo...apa kabar? Semoga senantiasa diberikan rahmat hidayah dari Allah SWT ya. Kangen banget lama gak nge-blog, kemana aja buk? Apa kabarnya buk? Alhamdulillah saya dalam keadaan baik dan sehat, Alhamdulillah masih diberikan berbagai kesibukan. Jujur, saya dilanda blogging blue super akut, jadinya ya gitu deh gak posting-posting huhuhu. Padahal ya masih tetep bebikinan dan motret tapi seringnya cuma diposting di IG aja. Banyak DM yang saya terima menanyakan kenapa saya lama gak posting di blog. Masya Allah...terima kasih banyak atas segala perhatiannya ya. Bismillah semoga ke depannya semangat untuk nge-blog muncul lagi.

Postingan kali ini favorit banget, yaitu ayam bakar bumbu rujak. Apa tuh ayam bakar bumbu rujak? Yang jelas bukan ayam panggang yang dimasak memakai bumbu rujak buah atau rujak petis lho ya hihihih. Entahlah kenapa dinamakan ayam bumbu rujak, padahal bumbunya juga beda jauh dengan rujak yang biasa kita makan. Ayam bakar bumbu rujak ini adalah menu yang populer di Jawa, dibuat dengan 2x proses. Ayam bakar bumbu rujak ini lebih enak kalau menggunakan ayam kampung ya tetapi kalau mau memakai ayam negeri ya it's oke aja. Gunakan ayam kampung yang berukuran kecil aja agar lebih cepat empuk, yang saya pakai ini beratnya di bawah 1 kg. Proses pertama dalam pembuatan ayam bakar bumbu rujak adalah ayam dimasak dengan santan dan bumbu lengkap hingga bumbu meresap dan ayam menjadi empuk. Proses selanjutnya, ayam dipanggang sebentar di atas bara api. Biasanya ayam bumbu rujak ini sajikan dengan sisa bumbu santannya yang memang rasanya sudah enak.

Ayam bakar bumbu rujak tidak harus disajikan dengan lalapan seperti yang saya foto ini. Malah menurut saya ayam bakar bumbu rujak ini mudah dicocokkan (tsaaah...dicocokkan >_<) dengan berbagai lauk ataupun sayur. Potongan ayam bakar bumbu rujak bisa jadi menu di nasi campur, bisa juga untuk pelengkap lontong sayur atau bahkan nasi uduk.

Kemarin kebetulan dikasih ayam kampung utuh ukuran kecil, yang kebayang ya langsung ayam bakar bumbu rujak ini. Kalau biasanya saya bikin ayam bacem atau ayam kremes. Pas banget anak-anak terutama si kakak sudah mulai bosen dengan ayam goreng tepung gitu jadinya ya balik lagi ke selera asal ya, lidah Jowo hihihi. Bikinnya mudah kok dan in shaa Alah rasanya enaaak. Dimakan dengan nasi anget ngebul...hmmmm bisa cepet bocor deh magic com-nya hahaha.




AYAM BAKAR BUMBU RUJAK

Bahan :
1 ekor ayam kampung muda (saya pakai berat bersih 600 gr), potong-potong atau cukup dibelah saja
250 ml santan kental
600 ml santan encer
3 helai daun jeruk 
1 ruas lengkuas, memarkan
1 batang serai, memarkan
2 sdm minyak

Bumbu Halus :
9 butir bawang merah
7 siung bawang putih
5 cabe merah besar
5 cabe rawit atau sesuai selera
1 sdt ketumbar sangrai
4 kemiri bakar
1 sdm air asam jawa
2 sdm gula merah 
2 sdt garam

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, lengkuas, serai dan daum jeruk hingga harum dan matang
2. Masukkan ayam, aduk perlahan hingga tertutup bumbu kemudian tuang santan encer. Masak sambil sesekali diaduk.
3. Setelah santan mulai menyusut, tuang santan kental dan lanjutkan memasak hingga mulai mengeluarkan minyak. Test rasa ya.
4. Angkat ayam, bakar sebentar di atas bara api dan siap disajikan dengan sisa bumbu.




Gimana kalau gak usah dibakar? Yeeess..tetap enak, karna memang aslinya bumbu rujak ini gak usah dibakar juga gpp kan, ntar langsung aja disajikan. Bisa juga masaknya sekalian dimasukkan telur atau tahu, wuiiih...udah dapat tambahan lauk kan dalam sekali masak hihihi.

Selamat mencoba ya...semoga bermanfaat 

AYAM GORENG KEMIRI



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat Tahun Baru Muharam 1439H
Semoga di tahun ini kita senantiasa bisa lebih memperbaiki diri kita menjadi lebih baik lagi dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Semoga berkah dan rahmat senantiasa terlimpahkan untuk kita sekeluarga. Aamiin Allahumma Aamiin

Siapa sih yang gak suka ayam goreng, saya yakin banget kalau penggemar ayam goreng masih banyak banget kan ya hihihi. Termasuk anak-anak saya, terutama adek yang memang penggemar olahan ayam. Mulai dari ayam goreng mentega, ayam ala KFC sampai ayam model diungkep gini dia suka banget. Apalagi kalau digoreng mendadak sesaat sebelum makan, dinikmati dengan nasi hangat dan sambal. Masya Allah nikmatnya ya. 

Ayam ungkep juga suka jadi penyelamat disaat lagi gak sempat masak karena ayam ungkep ini bisa banget disimpan untuk stok. Ngungkep ayam sekalian banyak, simpan dalam wadah tertutup dan taruh deh di kulkas. Ayam ungkep ini selain digoreng juga biasanya saya jadikan pelengkap untuk mie atau nasi goreng. Praktis banget kan.

Kali ini saya bikin ayam goreng kemiri. Mirip-mirip dengan ayam goreng lengkuas, tapi yang dijadikan bumbu utama adalah kemiri. Rasanya enak banget, gurih. Pastikan kemiri disangrai terlebih dahulu ya agar aroma langunya hilang. Nanti sisa bumbunya ini digoreng terpisah dan bisa dijadikan pelengkap juga. Masya Allah...enaaak deh.







Resep berikut cukup untuk 1 kg ayam, jadi kalau mau bikin stok ayam ungkep dan disimpan, silahkan ditambahkan lagi bumbunya sesuai kebutuhan ya. 

AYAM GORENG KEMIRI

Bahan :
1 kg ayam, potong-potong
3 daun salam
2 batang serai, memarkan
3 ruas lengkuas, memarkan
1 liter air
1.5 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus :
100 gr kemiri sangrai
12 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdt ketumbar

Cara Membuat :
1. Campur air, bumbu halus, serai, daun salam dan lengkuas. Masak hingga mendidih.
2. Masukkan potongan ayam, bumbui dengan garam dan gula pasir. Masak dengan api sedang hingga air menyusut dan bumbu meresap. Matikan api.
3. Panaskan minyak, goreng potongan ayam hingga kecoklatan. Angkat dan tiriskan, kemudian goreng sisa bumbu hingga kering.
4. Siap disajikan.



Satu hal yang bikin saya suka kalau masak ayam ungkep gini adalah, masaknya bisa ditinggal ngerjain yang lain hihihi. Cukup diaduk sesekali aja, kita bisa deh masak sayurnya atau bikin lauk yang lain atau bahkan ditinggal beberes rumah. Asal jangan ditinggal ke pasar aja yaaa

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ^^

OSENG KIKIL MERCON



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Di tempat saya ada beberapa penjual kaki lima yang tendanya bertuliskan oseng mercon. Duuh bacanya aja rasanya udah kemecer ya hahaha, tapi saya gak pernah niat beli. Kalo oseng-oseng mah lebih baik bikin sendiri, kan gampang dan anti ribet juga bikinnya. Kebetulan saya punya kikil, pas banget kan kalau dibuat oseng mercon. Tapi sebenarnya kalau versi saya ini sih gak mercon-mercon amat sih, hadeeeh bahasanya aneh ya hahaha. Maksudnya gak pedes-pedes banget. Kalau buat pecinta pedes, pasti bilangnya kalau oseng saya ini gak pedes, tapi kalau buat saya sih udah lumayan nampol. Cocok buat obat mumet >_<

Saya sebenarnya jarang banget mengolah kikil, tapi kebetulan sekali saya dapat rejeki dikasih kaki sapi yang sudah direbus, kikilnya juga udah empuk banget. Masya Allah seneng banget. Selama ini kalau pengen masak kikil saya pasti pakai presto biar gak kelamaan ngerebusnya. Eh ya tulang kaki sapinya, saya masukkan waktu bikin kuah bakso dan waktu bikin sayur nangka. Bikin tambah enak karena jadi lebih gurih kuahnya.

Balik lagi ke oseng kikil mercon, saya sebutkan tadi kalau versi saya ini gak mercon-mercon amat, karena untuk 500 gr kikil saya cuma pakai 100 gr cabai rawit plus 50 gr cabai merah. Kalau mau lebih pedas silahkan ditambah aja sesuai selera ya. Untuk cabai hijau, saya cuma potong-potong aja, gak ikut diuleg kasar, maksudnya biar keliatan ada hijau-hijaunya gitu heuheueu, monggo kalau mau ikut diuleg kasar juga. Yuuk yang mau nyobain, Alhamdulillah enak lho






OSENG KIKIL MERCON

Bahan :
500 gr kikil (rebus atau presto hingga empuk dengan daun salam dan garam)
12 butir bawang merah
7 siung bawang putih
100 gr cabai rawit
50 gr cabai merah
50 gr cabai hijau, potong-potong
2 daun salam
2 daun jeruk
2 ruas lengkuas, memarkan
1 sdm gula merah
1 sdm kecap manis (optional)
1/2 sdt garam
3 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Goreng bawang merah, bawang putih, cabai rawit dan cabai merah. Angkat dan tiriskan kemudian uleg kasar.
2. Panaskan minyak tumis bumbu yang diuleg kasar, potongan cabai hijau, lengkuas, daun salam dan daun jeruk. Tumis hingga harum.
3. Masukkan potongan kikil, gula merah, garam dan kecap manis. Aduk rata dan masak hingga meresap. Test rasa hingga sesuai selera.
4. Angkat dan siap disajikan.



Dinikmati dengan nasi putih hangat plus kerupuk, masya Allah nikmatnya. Bener-bener bisa jadi obat laper dan obat mumet hahaha.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

ROTI JALA KARI KAMBING ALA FILIPPO BERIO OLIVE OIL



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Eid Adha Mubarak teman-teman semua. Semoga Allah senantiasi melimpahkan rahmat dan karunia-Nya untuk kita semua serta kita bisa menjadi hamba-Nya yang lebih baik lagi. Aamiin Allahumma Aamiin

Masak apa untuk sajian keluarga di Idul Adha ini? Kalau saya gak masak hihihi, nebeng di rumah Mama aja, Alhamdulillah kumpul keluarga kan, jadinya Mama masak-masak. Untuk teman-teman yang melaksanakan qurban, pasti mulai dari sekarang udah cari inspirasi mengolah daging qurban. Salah 1 yang bisa jadi inspirasi adalah membuat roti jala kari kambing seperti yang saya buat ini.

Roti jala kari adalah makanan yang sangat populer di daerah Melayu dan juga daerah Sumatera. Dinamakan roti jala karena bentuknya seperti jala yang digunakan menangkap ikan hihihi. Biasanya roti jala disajikan saat hari istimewa dengan menggunakan kari atau gulai. Kalau di daerah tempat tinggal saya, roti jala ini memang kurang populer tapi tidak ada salahnya untuk mencoba kan karena memang unik dan tentu saja enak. Acara keluarga jadi tambah istimewa dengan adanya roti jala kuah kari ini. Selain menggunakan daging kambing, boleh juga memakai ayam atau bahkan daging sapi ya.

Untuk membuat kari yang enak memang dibutuhkan rempah-rempah yang lumayan banyak jenisnya, salah satunya adalah daun kari atau kalau Mama saya bilangnya daun salam koja. Alhamdulillah saya dapat kiriman pohon kari dari ukhti shalihat sahabat saya. Masya Allah...jazakillah khairan katsir ya Uncu, hanya Allah yang bisa membalasnya.

Kali ini saya membuat roti jala kari kambing dengan memakai Filippo Berio Olive Oil. Pasti sudah pada tau donk kalau olive oil ini mempunyai lebih banyak manfaat dibandingkan minyak sayur biasa, diantaranya adalah memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Produk olive oil yang selalu saya pakai adalah produk dari Filippo Berio. Ada beberapa varian yang bisa dipilih, antara lain adalah Filippo Berio Pure Olive Oil, Filippo Berio Extra Virgin Olive Oil (EVOO), Filippo Berio Extra Light Olive Oil. Tersedia juga produk Filippo Berio yang lain yaitu Filippo Berio Pesto dan juga Filippo Berio Balsamic Vinegar of Modena. Monggo bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita ya atau kita beli aja semua variannya, pasti bermanfaat kok.




Untuk memasak roti jala kari kambing ini, saya memakai Filippo Berio Pure Olive Oil ya, seperti yang tampak pada foto. Silahkan kalau ingin mencoba resepnya.

KARI KAMBING

Bahan :
500 gr daging kambing, potong dadu
2 buah kentang, potong dadu
400 ml santan kental
800 ml santan sedang
1 batang kayu manis
2 butir kapulaga
2 bunga lawang / pekak
5 butir cengkeh
10 daun kari
2 batang serai, memarkan
1 sdm bubuk kari
garam, merica dan gula secukupnya
3 sdm Filippo Berio Pure Olive Oil

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
7 cabe merah keriting
3 cabe merah
2 cm kunyit
2 cm jahe

Cara Membuat :
1. Didihkan api, masukkan potongan daging kambing, masak dengan api besar sebentar saja. Angkat dan tiriskan kemudian buang kuahnya
2. Panaskan Filippo Berio Pure Olive Oil, tumis bumbu halus hingga matang dan harum kemudian masukkan potongan daging kambing.
3. Tuang santan sedang, masukkan rempah-rempah, garam, gula dan masak hingga daging 1/2 empuk.
4. Masukkan potongan kentang dan santan kental. Masak hingga daging empuk dan test rasa hingga sesuai selera. Matikan api.

ROTI JALA

Bahan :
120 gr tepung terigu serbaguna
1 butir telur ukuran besar (kalau kecil boleh pakai 2 butir)
350 ml susu cair
1 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
2 sdm Filippo Berio Pure Olive Oil

Cara Membuat :
1. Dalam wadah, kocok lepas telur kemudian masukkan gula pasir, garam dan susu. Aduk rata memakai hand whisk.
2. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga teksturnya halus. Bisa disaring bila perlu ya.
3. Masukkan Filippo Berio Purre Olive Oil, aduk rata memakai spatula.
4. Panaskan pan anti lengket, tuang adonan roti jala ke cetakan kemudian putar-putar di atas pan hingga membentuk jala. Masak sebentar hingga matang, lipat dan angkat. Apabila tidak ada cetakan roti jala, adonan bisa dimasukkan ke plastik segitiga (piping bag), gunting sedikit ujungnya dan siap dituang di atas pan.

Penyelesaian :
1. Siapkan piring saji, letakkan roti jala dan acar, siram dengan kuah kari beserta daging kambing.
2. Segera sajikan hangat.

Untuk acarnya saya memakai acar nanas dan ketimun. Bikinnya gampang, tinggal potong-potong nanas dan timun, tambahkan irisan cabe rawit dan bawang merah, beri garam, gula pasir dan cuka. Aduk rata dan siap disajikan. Kalau bisa jangan diskip acarnya ya, karena menurut saya acar ini yang jadi penyeimbang karena kuah karinya kan kental dan sedikit pedas, lebih enak ditambah acar yang segar ini.




Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^