OVERNIGHT SOFT BUN



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Halooo...lagi pada long weekend ya, menikmati liburan bersama keluarga. Alhamdulillah saya dan keluarga gak ada acara liburan di luar kota alias di rumah saja, jadi gak ikut kena macet heuheuheu. Paling keluar untuk makan aja dan beli buku serta printilan buat anak-anak. Itu udah bikin mereka senang. 

Kalau di rumah aja dan pengen baking, boleh donk dicoba resep yang satu ini. Overnight soft bun ini dipopulerkan di IG oleh momy cantik yang jago banget bakingnya Tintin Rayner. Saya sudah lama penasaran pengen nyobain dan baru kesampaian kemarin. Pertama kali bikin, belum puas dengan hasilnya karena menurut saya seratnya kurang panjang. Next time harus bikin lagi karena berarti ada yang kurang bener nih di saya, buka dari resepnya lho yaa. Jangan nyalahin resep ya kalau hasil yang kita buat tidak sama dengan aslinya, beda tangan beda hasil atuh walaupun resepnya sama hehehe.

Overnight soft bun ini adalah roti yang dibuat dengan metode sponge & dough. Mirip dengan metode thangzong, resep ini memakai adonan biang. Bedanya adalah adonan biang diistirahatkan lebih lama, yaitu disimpan di kulkas selama kurang lebih 16 jam. Kelebihan dari roti yang menggunakan metode ini adalah roti lebih empuk, rasa lebih gurih dan umur roti diyakini lebih lama alias gak gampang berjamur. Konon dari teman-teman yang mencoba, roti yang berumur 5 hari masih empuk. Roti saya cukup 2 hari saja karena udah ludes hihihi. Beneran tetap empuk, asalkan disimpan di wadah tertutup ya. Roti yang menggunakan metode ini juga diyakini lebih gurih karena proses peragian yang lambat dari biangnya. Roti ini juga gak bakal overproofing karena takaran biang sudah disesuaikan dengan perbandingnya ragi an tepung. Adonan roti akan mengembang perlahan, apalagi adonan biang yang masuk kulkas, raginya akan bekerja lambat banget. Adonan ini bisa dibuat 1 atau 2 kali proofing. Kalau dibuat dengan 2x proofing maka hasilnya akan lebih bagus. Naaah....kebetulan saya kemarin lagi gak ada waktu untuk 2x proofing, jadi hanya sekali aja deh proofingnya. In shaa Allah mau bikin juga yang 2x proofing aaah.




Roti saya ini agak-agak eksotis yaa, kalau gak mau dibilang gosyoong hahaha. Maklum lagi baking roti malah ditinggal keluyuran ngurus ini itu, jadinya ya gini ini deh eksotiiiis. Gak apa-apa yang penting hasilnya enaaak.

OVERNIGHT SOFT BUN
(source : Tintin Rayner)

Bahan Adonan Biang Overnight :
150 gr tepung terigu protein tinggi
150 ml air hangat yang dicampur dan diaduk rata dengan 1 sdt ragi instan
---> aduk rata semua bahan memakai sendok, tutup cling wrap dan simpan di kulkas 16 jam

Bahan Roti :
250 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr tepung terigu protein sedang
8 gr ragi instan
80 gr gula pasir
1 butir telur utuh
1 kuning telur
40-50 ml susu cair
80 gr butter
1/2 sdt garam

Bahan Olesan :
1 butir telur + 2 sdm susu cair

Cara Membuat :
1. Dalam bowl, campur terigu, gula dan ragi. Aduk hingga rata.
2. Masukkan susu cair dan telur, susu cair dituang sedikit demi sedikit aja ya sambil diaduk rata.
3. Masukkan adonan biang, uleni atau mixer hingga kalis.
4. Masukkan butter dan garam, uleni atau mixer hingga kalis dan elastis. Bulatkan dan diamkan 30 menit.
5. Kempiskan adonan, bentuk, beri isian sesuai selera dan letakkan di loyang. Diamkan hingga mengembang 2x lipat.
6. Oles dengan bahan olesan dan panggang dengan suhu 180'C hingga matang. Waktu pemanggangan tergantung dengan oven masing-masing ya dan juga ukuran roti. Apabila roti dibentuk kecil-kecil tentunya lebih cepat matang.
7. Angkat, panas-panas olesi butter dan siap dihidangkan.




Bikinnya memang lama ya karena adonan biang kan diistirahatkan cukup lama, tapi bukan berarti ribet. Kan bikin adonan biangnya juga gampang banget. Hasil roti ini sepadan kok dengan waktu pembuatannya. Recomended deh pokoknya.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ^^

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

5 komentar

komentar
Anonymous
Tuesday, 13 December 2016 at 14:41:00 GMT+7 delete

Ass. Bun mau tanya...kalo bikin roti gapapa kan di oven pakai api bawah aja? metode pembuatan roti yg paling recommended yg mana mnrut bunda? Mhon d jwab bun...makasi

Reply
avatar
Thursday, 15 December 2016 at 18:22:00 GMT+7 delete

saya kalau ngoven roti selalu api bawah saja kok, gak pernah pakai api atas. Penggunaan api tergantung masing-masing oven ya, karena karakter berbeda. Yang paling recomended, water roux dan overnight ini

Reply
avatar
Anonymous
Sunday, 12 February 2017 at 20:01:00 GMT+7 delete

Boleh tahu kenapa tepung terigu protein tinggi di campur dengan protein sedang? Apa Ada bedanya kalau terigu protein tinggi saja?

Reply
avatar
Tuesday, 2 May 2017 at 04:07:00 GMT+7 delete

Bun, klo misal bahan biang kelupaan gak dimasukin kulkas selama 8 jam gimana ya?

Reply
avatar
Thursday, 6 July 2017 at 23:18:00 GMT+7 delete

Halo mbak.

ak mau tanya ttg metode over night.klo resep asliny pake 2 tepung(high&low prorein) kmd utk biang ny tepung yg dipake mix

low&high protein?atau hanya high saja atau bgmn?kmd airny yg utk biang di ganti susu uht bisa?



terima kasih

Saya sdh coba dgn metode 2 tepung biangny dan hasilny msh kalah sama tangzong.dan adonan yg di kulkas 16 jam tak pengaruh pada hasil akhir rotinya

Reply
avatar