GONGSO ATI AMPELA



Gongso adalah salah satu menu legendaris yang berasal dari tanah kelahiranku, Semarang. Gongso dalam bahasa Jawa, artinya adalah ditumis dalam waktu yang agak lama. Selama ini kuliner populer dari Semarang yang sering disebut adalah lumpia, tahu gimbal atau bandeng presto. Yang belum pernah merasakan menu gongso ini, kayanya wajib mencoba kalau kebetulan singgah di Semarang. Aslinya gongso ini bahannya adalah babat, sehingga disebut dengan babat gongso. Gongso bercita rasa pedas manis yang menggugah selera. Cukup disajikan dengan lalapan dan nasi putih hangat...bisa bikin ketagihan lho hehehe. Ada yang bilang kalau menu gongso ini bikin kolesterol naik karena memakai jerohan. Yaa...sesekali gak apa-apa ya, kan gak tiap hari tuh makan jerohan hehehe.

Dulu ketika masih kuliah di Semarang, aku sering banget beli menu gongso. Di daerah Tembalang - Semarang, dulu gongso tidak terbatas dengan isian babat saja, tapi ada juga gongso ayam, gongso ati ampela dan juga gongso telur. Penampilannya pun berbeda jika dibandingkan dengan menu asli gongso, yaitu ada penambahan kol dan ada sedikit kuah. Pokoknya menu gongso ini jadi menu favorit kami anak kost hehehe. Masih ingat aja kalau bulan Ramadhan tiba, biasanya malam-malam beli gongso dan saat sahur kami tinggal menghangatkan sebentar, siap deh jadi menu sahur yang lezat. Jadi membuat gongso ini sekaligus jadi obat kangen juga dengan menu kuliner Semarang.

Kalau kali ini aku bikin gongso ati ampela dan bukannya gongso babat, sebenarnya karena memang aku gak doyan babat. Selain gak doyan, aku juga gak bisa mengolah babat. Kebetulan ada stok ati ampela ayam kampung di kulkas, jadi terpikir deh untuk diolah menjadi gongso ati ampela. Resep yang kutulis disini sebenarnya tidak otentik dengan gongso ala Semarang. Aku sesuaikan lagi dengan selera keluarga. Biasanya kalau penjual gongso di Semarang, cukup memakai bumbu iris saja dan babat tidak diungkep bersama bumbu-bumbu. Karena aku tidak pernah memakai penyedap ketika memasak, aku rebus ati ampela ini bersama bumbu ungkep, jadi bumbunya meresap dan ati ampelanya juga terasa lebih sedap. Silahkan disesuaikan dengan selera masing-masing ya.




GONGSO ATI AMPELA

Bahan :
10 pasang ati ampela ayam
5 butir bawang merah, iris tipis
3 sdm kecap manis
garam dan gula pasir secukupnya
150 ml air
3 sdm minyak goreng

Bumbu Ungkep :
3 butir bawang merah, haluskan
2 siung bawang putih, haluskan
1 sdm gula merah, sisir halus
2 helai daun salam
2 cm  ruas lengkuas, memarkan
2 cm jahe, memarkan
1/2 sdt ketumbar halus

Bumbu Halus :
5 cabe merah keriting
7 cabe rawit
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 cm kunyit, dibakar

Cara Membuat :
- Rebus ati ampela dalam air bersama bumbu ungkep hingga empuk dan meresap. Angkat dan potong kecil-kecil.
- Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah hingga matang dan harum. Masukkan ati ampela.
- Tumis hingga agak kering. Angkat dan sisihkan.
- Dengan memakai sisa minyak tumisan tadi, masukkan bumbu halus. Tumis hingga matang dan harum.
- Masukkan ati ampela dan beri kecap manis. Bumbui dengan garam dan gula pasir kemudian tuang air. Masak hingga meresap kemudian test rasa.
- Teruskan memasak hingga kering, atau boleh juga kalau lebih suka yang sedikit berkuah.
- Angkat, taburi bawang goreng dan siap disajikan hangat.

Bisa juga ditambahkan irisan tomat bila suka atau seperti gongso versi jaman aku nge-kost dulu, memakai tambahan kol. Enak juga kok.




Selamat mencoba ^^

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

6 komentar

komentar
cha
Wednesday, 23 April 2014 at 20:17:00 GMT+7 delete

kalau buat gongso ayam juga sama caranya mba? ayamnya di ungkep dulu baru di goreng, gt? makasih atas jawabannya

Reply
avatar
Thursday, 24 April 2014 at 00:05:00 GMT+7 delete

Waah pas banget punya stok ati ampela, nyontek resepnya ya mbak.
oh iya, misal ditambah kentang bisa gak ya mbak? Makasih ^_^

Reply
avatar
Thursday, 24 April 2014 at 22:55:00 GMT+7 delete

gak usah diungkep gpp mbak Cha, cukup direbus dan disuwir-suwir saja karena memang aslinya mas-mas yang jual gongso itu tidak diungkep. Kalau diungkep memang lebih meresap bumbunya

Reply
avatar
Thursday, 24 April 2014 at 22:56:00 GMT+7 delete

Bisa aja sih mbak Ivonie, tapi aslinya gongso ya tanpa penambahan kentang hehehe. Yang bisa ditambahkan paling ya kol (kubis)

Reply
avatar
Esty
Saturday, 20 September 2014 at 20:37:00 GMT+7 delete

Wuaaah jd kangen... Keinget banget dulu ada warung nasi gongso langganan didpn MPD... Nasi gongso ayam/telur bener2 menu andalan anak kost :) mksh udh sharing resepnya mbak...

Reply
avatar
Tuesday, 23 September 2014 at 23:57:00 GMT+7 delete

Iyaah...dulu ada di depan MPD sama dekat Toko Tembalang itu. Menu andalan anak kost yang nikmat banget. Kalau favorit saya dulu justru gongso telur atau ayam.

Reply
avatar