NAGASARI



Nagasari atau dalam bahasa Jawa disebut Nogosari adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang terbuat dari tepung beras dan isian pisang. Tepung beras direbus dengan santan, diberi isian pisang, dibungkus daun kemudian dikukus. Kue ini masih bisa dijumpai dengan mudah di pasar tradisional dan sering juga disajikan saat acara-acara hajatan atau keagamaan. Tidak ada salahnya bila kita membuat sendiri di rumah dan mengenalkan kue ini kepada anak-anak kan hehehe

Kebetulan lagi-lagi panen pisang di kebun Mama. Keseringan bikin cake tentunya bosan, yang gak bosan ya dibuat pisang goreng hihihi. Tapi masa harus bikin pisang goreng terus, jadi salah satu alternatifnya ya diolah menjadi nagasari aja ya. Gunakan pisang yang manis dan jangan terlalu lembek ya, jadi nagasarinya mantap. Untuk takaran santan, sebenarnya jangan dijadikan patokan baku ya, karena bergantung juga pada kondisi tepung beras yang dipakai. Kalau mamaku bikin nagasari malah hanya pakai jurus kira-kira aja tuh. Resep yang kupakai sebagai berikut ya...

NAGASARI

Bahan :
250 gr tepung beras
100 gr gula pasir
1 sdt garam
800 ml santan
1 helai daun pandan, simpulkan
pisang, potong- potong
daun pisang untuk membungkus, secukupnya

Cara Membuat :
- Campur tepung beras dan sedikit santan, aduk  hingga rata.
- Campurkan sisa santan, garam, gula pasir dan daun pandan kemudian tuang campuran tepung beras.
- Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga adonan rata dan mengental menyerupai bubur. Matikan api.
- Ambil selembar daun pisang, letakkan 1 sdm atau secukupnya adonan, beri pisang di bagian tengah dan tutup kembali dengan adonan.
- Gulung daun pisang yang berisi adonan dan lipat kedua sisinya ke arah tengah.
- Lakukan hingga habis
- Kukus selama kurang lebih 30-35 menit hingga matang

Notes :
- Untuk hasil yang lebih kenyal bisa ditambahkan 25 gr tepung kanji dalam adonan. Nagasari yang hanya memakai tepung beras teksturnya akan lebih lembut. Silahkan disesuaikan dengan selera ya.
- Apabila menyukai manis, bisa ditambahkan takaran gula pasir,




Cukup sederhana bukan cara pembuatannya. Yuuk..kenalkan jajan tradisional ke anak-anak kita ^^

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

10 komentar

komentar
Monday, 16 December 2013 at 09:56:00 GMT+7 delete

makasih resepnya mbak.
di Gorontalo susah cari nogosari, kayaknya bikin sendiri gampang ya? tapi enggak tahu prakteknya hehehe

Reply
avatar
Anonymous
Monday, 16 December 2013 at 11:06:00 GMT+7 delete

saya ingin pasang iklan diblog ibu, kira2 boleh tidak bu..?

Reply
avatar
Monday, 16 December 2013 at 18:18:00 GMT+7 delete

bunda nina...aku baru aja makan nagasari...mamah aku bikin 2 rasa yg asin sm yg manis..emang enak apalagi klo dimakan anget2 pas ujan..

Reply
avatar
Tuesday, 17 December 2013 at 21:42:00 GMT+7 delete

nophi...cobain bikin yuuk, beneran gampang tinggal kumpulin semangat ya hehehe

Reply
avatar
Tuesday, 17 December 2013 at 21:42:00 GMT+7 delete

Anonymous...silahkan email ke bundanina1408@gmail.com

Reply
avatar
Tuesday, 17 December 2013 at 21:43:00 GMT+7 delete

Nurhalimah...betul banget, paling suka makan nagasari kalau masih hangat. Kalau saya lebih suka yang gurih, tapi dikasih yang manis juga gak bakalan nolak ^^

Reply
avatar
Monday, 23 December 2013 at 22:28:00 GMT+7 delete

Mbak,santannya yang kental atau cair ya?

Reply
avatar
Wednesday, 25 December 2013 at 11:27:00 GMT+7 delete

santan cair mbak, tapi sedang kekentalannya ya

Reply
avatar