KARIPAP PUSING (PASTEL KEONG)



Karipap atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai spiral curry puff adalah salah satu jajanan yang cukup populer di Malaysia, Singapura dan Thailand. Warga Johor Malaysia konon menyebutnya dengan nama epok-epok. Karipap sendiri terdiri dari berbagai macam jenis, antara lain adalah karipap daging, karipap ayam, karipa ikan atau temosa, karipap pusing dan juga karipap mini. Bisa dikatakan bentuknya mirip dengan pastel kalau di Indonesia.
Yang kubuat kali ini adalah karipap pusing.Disebut dengan karipap pusing mempunyai layer-layer di permukaan kulitnya yang mirip dengan puff pastry. Cara pembuatannya juga mirip dengan puff pastry, yaitu dengan cara melipat atau menggulung dan menggilas adonan. Kalau puff pastry bisanya menggunakan pastry margarin / lemak lipat, karipap hanya menggunakan shortening dan margarin biasa.
Sesuai dengan jenisnya, isian karipap bisa terbuat dari daging, ayam atau ikan. Biasanya diolah dengan bumbu kari yang kaya rempah atau juga dengan bumbu lada hitam. Karipap yang berisi olahan ikan, mirip dengan cita rasa samosa dengan aroma rempah yang cukup kuat. Pada perkembangannya isian karipap bisa disesuaikan dengan selera.

Ini adalah pertama kalinya aku mengikuti monthly even Pawon Ibu. Kebetulan sekali temanya adalah pastel keong atau karipap pusing. Kebetulan sekali kan, karena aku memang pengen bikin pastel keong atau karipap. Sebenarnya ini adalah karipap-ku yang kedua, kebetulan minggu lalu juga sempat membuatnya, tapi bablas gak terfoto, cuma mejeng di IG aja deh karipapnya hehehe.




Pertama kali membaca resep karipap pusing dari blog mbak Fifi. Gak bisa bayangin cara membuatnya walau sudah dibaca berulang kali hihihi. Pikirku pastinya ribet cara bikinnya dan beneran bisa pusing hehehe. Setelah googling ternyata banyak sekali tutorial cara membuat karipap pusing ini, terutama dari foodie blogger Malaysia. Bisa juga dilihat di youtube. Ternyata bikinnya gak seribet yang dibayangkan sebelumnya lho. Kalau udah pernah bikin puff pastry homemade, pasti bisa deh bikin karipap pusing. Untuk isiannya aku lebih senang memakai isian soun, ayam, wortel dan telur rebus. Pengennya sih bikin isian kari biar mirip dengan versi aslinya, tapi anak-anak kurang suka. Jadi milih jalur aman aja ya, bikin isian sesuai kesukaan mereka.




Resepnya tentu aku pakai sama persis dengan yang ada di blog mbak Fifi. Aku hanya membuat 1/2 dari resep berikut

KARIPAP PUSING

Bahan A :
100 gr mentega putih
50 gr margarin
300 gr tepung terigu

Bahan B :
700 gr tepung terigu
50 gr margarin
1,5 sdt garam
350 ml air

Cara Membuat :
- Campur bahan A, uleni hingga kalis. Bulatkan dan letakkan di wadah tertutup. Sisihkan.

- Campur bahan B, uleni hingga kalis. Bulatkan dan diamkan selama kurang lebih 15 menit.

- Bagi adonan A dan B menjadi 4 bagian yang sama. Bulatkan
Ambil 1 bagian adonan B, gilas tipis. Letakkan 1 bagian adonan A di tengahnya.



- Lipat adonan B hingga menutupi seluruh bagian adonan A. Bulatkan.



- Gilas adonan hingga tipis (jangan sampai sobek ya). Gulung memanjang.



- Gilas kembali hingga tipis dan gulung kembali sambil dipadatkan.



- Iris menjadi 4-5 bagian atau sesuai selera. Bila ingin membuat dalam ukuran besar, iris agak tebal. Lakukan hingga semua adonan habis.



- Ambil 1 bulatan, tipiskan dengan rolling pin. Beri isian sesuai selera.



- Pilin bagian tepi seperti pastel. Lakukan hingga habis.


- Panaskan minyak, goreng hingga coklat keemasan atau hingga matang.

- Angkat dan tiriskan.


Alhamdulillah...layernya keliatan..asyiiik!!!
Kulitnya renyah sekali, kata suamiku pastelnya pakai pastry ya Bund? heheheh. Layer dan teksturnya memang mirip puff pastry kan. Kemarin aku goreng siang menjelang sore, setelah dingin ada yang aku simpan di wadah tertutup dan ada yang tetap aku taruh di piring. Karipap yang cuma ditaruh di piring tetap renyah sampai malam harinya lho, walau tetap lebih renyah yang disimpan di wadah tertutup. Gimana dengan keesokan paginya? Naaah..kalau sampai besok pagi belum tau, karena karipap-nya keburu habis ^_^






Disajikan dengan saus sambal favorit atau dengan cabe rawit...pas sekali. Kalau karipap versi asli, gak disajikan dengan cabe rawit lho hehehe. Kalau ini mah karena kebanyakan orang Indonesia menikmati gorengan gurih dengan cabe rawit ya, jadi makan karipap pusing juga ikutan pakai cabe rawit hihihi.
Monggo dicobain bikin di rumah, siapa tau bisa jadi salah satu cemilan favorit keluarga. Cocok juga disajikan di berbagai acara atau sebagai isian snack box.







Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

16 komentar

komentar
Thursday, 19 December 2013 at 10:44:00 GMT+7 delete

Huaaaaa sangat menggoda karipapnya mbak :D

Reply
avatar
Thursday, 19 December 2013 at 17:07:00 GMT+7 delete

Mbak karipapnya cantik bangetttt....selasa kemaren aku juga bikin setelah blogwalking ke tempat mbak vivi, tapi hasilnya masih jauuh dari punya mbak vivi dan mbak nina hehehe....gimana ya mbak cara ikutan monthly event pawon ibu?

Reply
avatar
Wednesday, 25 December 2013 at 11:34:00 GMT+7 delete

mbak Melysa...aaah...pasti buatan mbak Melysa cantik juga, punyaku besarnya gak sama nih mbak heheheh. Cara ikutan pawon ibu tinggl gabung aja ke grup dan ikuti event setiap bulannya dengan posting di grup

Reply
avatar
Anonymous
Thursday, 26 December 2013 at 21:57:00 GMT+7 delete

Mbak,, koko aku goreng ada yg berhasil tp ada yg gak ya.... Dan bagian dalamnya kok agak mentah?? Kemungkinannya kenapa ya mbak.... trimssss.....

Ayu........

Reply
avatar
Anonymous
Saturday, 28 December 2013 at 15:27:00 GMT+7 delete

Salam kenal Bunda Nina, itu alas warna biru bergaris2 utk alas mengerjakan adonan karipap, namanya apa y?..keren karipapnya -Tari, Banten-

Reply
avatar
Saturday, 4 January 2014 at 09:30:00 GMT+7 delete

gak berhasil gimana ya? ada yang ambyar? bisa jadi gulungannya kurang rapat. Kalau adonan masih mentah bisa karena apinya terlalu besar, jadi dalam masih mentah sementara luarnya sudah gosong

Reply
avatar
Saturday, 4 January 2014 at 09:31:00 GMT+7 delete

Tari...itu namanya silicon mat, bisa dibeli di TBK besar atau OLS juga banyak yang jual

Reply
avatar
Intan
Saturday, 20 September 2014 at 07:29:00 GMT+7 delete

Dear mb Nina, aku sudah coba bikin karipapnya, hasilnya bagus banget sewaktu belum digoreng, jarang yang terbuka lapisannya, tapi begitu digoreng langsung lepas2 lapisannya hiks.
Kenapa ya? apa terlalu tipis menggilasnya? aku benar2 pusing ini hihihi. Mohon nasihatnya ya,penasaran pake banget.

Oiya aku jg sudah praktek resepnya bu Fat, aku lbh cocok pakai resep mb Fifi karena lbh mudah di handle dough nya. Tapi hasilnya sama... lapisannya banyak yg terbuka.

Waktu bikin resep NCC pas proses penggilasan dan pembentukan karipap, memang banyak yg sobek kulitnya, aku lem pakai air tapi ternyata gak bisa juga, dari 40 pcs yg selamat 23 pcs saja.

Nah waktu bikin resep mb Fifi hasil mentahnya jarang yg sobek, mulus, tetapi waktu digoreng banyak jg yg lapisannya lepas :(
Apa karena aku goreng dalam kondisi beku/dingin?

Terima kasih sebelumnya ya mb Nina :)

Reply
avatar
Wednesday, 24 September 2014 at 00:00:00 GMT+7 delete

Dear mbak Intan
sudah pernah mencoba menggorengnya langsung tanpa masuk kulkas terlebih dahulu? Selama ini saya aman-aman saja karena langsung digoreng dan memang belum pernah mencoba menggoreng dalam keadaan beku atau dingin.

Menurut saya, setelah dimasukkan kulkas, adonan akan menjadi lebih kering dibandingkan dengan apabila tidak dimasukkan ke dalam kulkas. Jadi lapisan yang seharusnya menempel jadi renggang dan setelah digoreng akan ada yang lepas. CMIIW ya mbak

Reply
avatar
Thursday, 21 May 2015 at 10:54:00 GMT+7 delete

Dear Mba Nina...

Aku juga sudah coba resep mba, kalau saya buatnya siang dan esok pagi kemudian mau saya bwa ke kantor. Kira2 basi tidak ya? Atau perlukah saya goreng dulu setengah matang di malam sore hari lalu pagi2 baru saya goreng lagi sampai matang?

Mohon dibantu pencerahannya :-) Pengen nyenengin temen2 dikantor ceritanya :-D
Terima kasih mba Nina sebelumnya :-)

Reply
avatar
Tuesday, 26 May 2015 at 21:28:00 GMT+7 delete

halo bunda Nia...dimasukkan di wadah tertutup aja dan disimpan di kulkas mbak, gak basi kok. Tapi ada beberapa teman yang pakai cara ini katanya lapisannya kurang keluar. Jadi mending digoreng 1/2 matang aja kali ya.

Reply
avatar
Friday, 3 July 2015 at 21:10:00 GMT+7 delete

Malam Bu Nina,,

Siang td q praktek buat ini,, pingin pastel trus gugling dan ketemu resep di blog Bu Nina,,
Bentuk blm sempurna tp rasanya enaaaaaak,,
Trima kasih ya Bu sdh berbagi ilmu,, semoga berkah u ibu dan semua,,,

Mau praktek lg karena ternyata ada step yg terlewat jd kurang banyak lapisan kulitnya hihi,,,

😘😘😘😘

Reply
avatar
Anonymous
Sunday, 12 July 2015 at 22:07:00 GMT+7 delete

Selamat malam mbak nina, tolong tanya kenapa ya adonan karipapnya saat d potong-potong masih terlihat layernya tapi saat d gilas layernya hilang,sehingga saat d goreng layernya hilang.solusinya apa ya mbak.terima kasih

Reply
avatar
Sunday, 16 April 2017 at 20:14:00 GMT+7 delete

Duuhh cantik banget mba foto karipap nya.😍😍😍

Reply
avatar
Wednesday, 19 April 2017 at 07:42:00 GMT+7 delete

Pagi Mba Nina, maaf mau tanya tepungnya pakai protein sedang / rendah mba? Makasih sebelumnya

Reply
avatar