RICH CHOCOLATE PUDDING



Biar sudah masuk musim penghujan, gak ada salahnya kan kalo bikin puding? Kan kalo siang panas juga tuh, hujannya pagi atau sore atau yang paling sering malem hihihi. Ngeles deh ya. Aslinya sih karena lagi males aja bikin yang ribet, maunya bikin yang enak, gampang dan cepat. Kalau bisa sih maunya dibikinin, tapi siapa juga yang mau bikinin wkwkwkwk. Karena lagi pengen yang nyoklat-nyoklat jadi dibuatlah puding coklat. Jadi gak ada cake coklat, yaa puding coklat pun jadilah hihihi.

Kali ini aku membuat rich chocolate pudding. Sesuai dengan namanya, puding ini intens sekali rasa coklatnya sehingga cocok buat choco lovers. Disajikan lengkap dengan vla vanilla...Alhamdulillah terasa nikmat sekali. Resepnya diadaptasi dari Sedap dan dimodifikasi agar sesuai dengan selera keluarga.

RICH CHOCOLATE PUDDING

Bahan :
1,5 bungkus agar-agar bubuk plain
1 sdt jelly bubuk
180 gr gula pasir (bisa ditambah atau dikurangi)
30 gr coklat bubuk, ayak (aku pakai yang pekat)
1/4 sdt garam
1200 ml susu cair
200 gr dark cooking chocolate, potong-potong
2 kuning telur kocok lepas

Cara Membuat :
- Campurkan agar-agar bubuk, jelly bubuk, gula pasir, coklat bubuk, garam dan susu cair. Masak dengan api sedang sambil terus diaduk hingga mendidih.
- Masukkan potongan dark cooking chocolate. Aduk sampai larut kemudian matikan api.
- Ambil 1 sendok sayur adonan, campurkan dengan kocokan telur dan aduk rata. Masukkan kembali campuran ini ke dalam rebusan puding. Aduk cepat agar tidak berserabut.
- Nyalakan api kembali dan masak hingga mendidih.
- Tuang ke dalam cetakan yang sudah dibasahin dengan air matang.
- Dinginkan hingga bisa dikeluarkan dari cetakan.

VLA VANILLA

Bahan :
600 ml susu cair
100 gr gula pasir
1/4 sdt garam
10 gr maizena, larutkan dengan sedikit air
2 kuning telur, kocok lepas
1 sdt vanilla

Cara Membuat :
- Campurkan susu, gula dan garam. Masak sambil diaduk hingga meletup-letup.
- Masukkan larutan maizena, masak kembali hingga mendidih. Matikan api.
- Ambil 1 sendok sayur kemudian campurkan dengan kuning telur. Aduk rata.
- Masukkan lagi ke dalam rebusan susu, aduk cepat agar tidak berserabut. Nyalakan api dan masak sampai mendidih. Matikan api.
- Angkat dan masukkan vanilla. Aduk rata.
- Biarkan dingin dan siap disajikan bersama puding.





Menurutku pas manisnya. Rasanya tidak melulu manis, ada sedikit rasa pahit dari coklatnya. Tapi bukan berarti rasanya pahit lho ya, anakku aja suka kok. Dalam sekejap 2 potong puding beserta vla ludes dimakannya hihihi. Untuk pelengkapnya aku memakai whipcream dan wafer roll. Tambah yummy.
Buat yang ngerasa choco lovers, rich chocolate pudding ini bisa dicoba ya ^_^



Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

7 komentar

komentar
Sunday, 1 December 2013 at 18:46:00 GMT+7 delete

Susu cairx pake yg sprti apa bund?ato merek ap?maap secara sy msh junior,,hihi,,

Reply
avatar
Tuesday, 3 December 2013 at 21:38:00 GMT+7 delete

boleh pakai susu sapi murni atau susu UHT, misal merk ultra

Reply
avatar
Anonymous
Wednesday, 13 May 2015 at 14:20:00 GMT+7 delete

susu cairnya diganti dgn SKM yg diaduk dgn air..boleh gak mba Nina..?

Reply
avatar
Thursday, 14 May 2015 at 05:34:00 GMT+7 delete

bisa aja, tapi takaran gula tentunya berubah karena SKM kan sudah manis

Reply
avatar
Monday, 24 August 2015 at 10:48:00 GMT+7 delete

Bun Alhamdulillah sy sdh mencoba resepnya namun sy ganti dg skm dan manisnya pas, anak2 pun suka semua. Namun ketika puding sy mengeras kenapa bagian atasnya keras ya bun seperti butiran pasir gtu pas dimakan, apakah memang seperti itu? atau ada yg salah dr cara memasaknya? Jadi kalau saya mau hidangkan untuk anak2 harus sy potong dulu bun bagian atasnya.. mohon penjlasannya ya bun.. trima kasih.. salam ^Filin

Reply
avatar
Monday, 24 August 2015 at 10:52:00 GMT+7 delete

Bunda Nina saya sdh coba resepnya Alhamdulillah anak2 suka. Tapi kenapa bagian atas puding sy mengeras ya bun dan ketika dimakan berpasir gtu jd klo sy sediakan untuk anak2 harus sy potong dan sy buang bagian atasnya bun.. mohon penjelasannya ya bun.. terima kasih..

Reply
avatar
Tuesday, 22 December 2015 at 23:17:00 GMT+7 delete

Biasanya karena DCC langsung dicemplungin ke adonan bun. Mmg sifatnya DCC kalo kena panas tinggi lumernya jd berpasir. Next, dicairkan dulu aja DCC-nya baru dicampur ke adonan spy ga berpasir ^_^

Reply
avatar