ROTI JALA


Akhirnya ada kesempatan untuk nyobain cetakan roti jala. Cetakannya kudapatkan dari seorang sahabat di Medan sana. Roti jala tentunya sangat populer sebagai salah satu hidangan bagi masyarakat Melayu. Konon roti jala ini sebenarnya berasal dari India. Masyarakat Melayu biasa menyantap roti jala dengan kare. Untuk yang belum tau cetakan roti jala, seperti ini ya


Lucu ya cetakannya hehehehe. Kalau tidak punya cetakan ini, kita bisa tetap membuat roti jala, dengan cara memasukkan adonan ke dalam piping bag, kemudian gunting sedikit ujungnya baru kemudian dituang dengan cara diputar-putar di wajan datar.

Resep roti jala tentu saja kudapatkan dari sahabatku Uncu Vitry yang udah susah payah kirimin aku cetakan roti jala ini. Menyesuaikan dengan selera keluarga, aku tidak membuat roti jala untuk kemudian dinikmati dengan kare. Roti jala-nya aku isi dengan pisang, diberi coklat dan topping coklat leleh. Rasanya...enaaak deh. Check the recipe ya

ROTI JALA
source : Vitry Yanti
modified by Nina

Bahan:
120 gr tepung terigu all purpouse
350 ml susu atau santan yang tidak terlalu kental
1 butir telur ukuran besar
1/2 sdt garam
1,5 sdm minyak goreng
1/2 sdt vanilli bubuk

Isian:
Pisang, belah menjadi 2 bagian, goreng dengan mentega
meises secukupnya

Topping :
DCC leleh

Cara Membuat:
Kocok lepas telur, masukkan susu, aduk rata.
Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata dan tidak berbulir-bulir (saring bila perlu)
Masukkan vanilli bubuk, garam dan minyak goreng, aduk hingga rata kembali.
Panaskan wajan datar, oles tipis dengan mentega, tuang adonan ke dalam cetakan roti jala dan putar-putar di atas wajan.
Gunakan api yang sangat kecil agar tidak gosong, setelah matang, angkat dan lakukan hingga adonan habis.
Panas-panas, letakkan pisang dan meises di tengah roti, lalu lipat roti jala.
Hiasi denga DCC leleh, siap disajikan

Berikut roti jala yang baru diangkat dari wajan, lucu ya. Kriuk banget lho kalau masih hangat-hangat.


Kalau yang ini roti jalanya udah diisi pisang dan dilipat. Aku melipat jadi bentuk segitiga, ada juga yang melipat bentuk segiempat atau bahkan digulung. Sama cantiknya



Alhamdulillah roti jalanya laris manis. Padahal asli bikinnya lumayan lama juga loh, kan pake api super keciiil, belum lagi ribet harus bolak balik gendong adek yang penasaran pengen liat bunda-nya bikin apa ya ^_^



close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==