ANEKA SAUS / KECAP DALAM MASAKAN

Ketika kita membaca resep suatu masakan, ada kalanya kita menjumpai aneka saus dan kecap dalam bahan-bahannya. Penggunaannya diyakini bisa menambah cita rasa suatu masakan atau bahkan menjadikan rasa yang dominan. Penasaran juga berasal dari bahan apakah aneka saus tersebut, berikut ini adalah sedikit penjelasan yang aku ambil dari Wikipedia. Check it out ya ^_^

1. Saus Tiram (Oyster Sauce)
Saus tiram adalah saus kental yang berwarna coklat kehitaman yang terbuat dari bahan dasar tiram. Rasanya cukup dominan asin dan gurih. Saus tiram berkualitas baik, diperoleh dari tiram yang dimasak hingga mengental tanpa tambahan garam, MSG dan tanpa bahan pengawet. Saus tiram ada pula yang masih dijumpai potongan daging tiram di dalamnya, tapi aku sendiri belum pernah tau ya. Saus tiram kualitas tinggi, tentu saja harganya mahal sehingga untuk konsumsi masyarakat umum, saus tiram dibuat dari kaldu tiram ditambah tepung pengental dan gula karamel. 
Saus tiram banyak digunakan dalam berbagai menu Chinesse Food. Menu yang biasa memakai saus tiram sebagai bahan tambahannya antara lain adalah cap cay, tumis kailan, tumis kangkung, aneka olahan sea food dan sebagainya.

2. Saus / Kecap Inggris (Worcestershire Sauce)
Kecap inggris adalah saus berbentuk encer yang berwarna gelap dengan rasa asin dan aroma yang harum. Kecap inggris dibuat dari cuka, molase, gula jagung, air, sedikit cabai, kecap asin, lada hitam, anchovy, bawang bombay, bawang merah, cengkeh dan bawang putih.
Kecap inggris merupakan penyedap utama masakan daging sapi dan berbagai macam makanan baik yang dimasak ataupun tidak dimasak. Kecap inggris merupakan penyedap utama untuk caesar salad dan juga welsh rarebit (roti panggang dengan keju). Di Indonesia sendiri, kecap inggris banyak dipakai dalam berbagai menu, misalnya ayam goreng mentega, udang goreng mentega, bistik ataupun sapi lada hitam. Apabila kecap inggris dipadukan dengan kecap manis, jeruk limau, maka akan menghasilkan aroma yang benar-benar harum dan khas.

3. Kecap Manis dan Kecap Asin (Soy Sauce)
Kecap merupakan bumbu dapur wajib di setiap dapur. Kecap merupakan cairan berwarna hitam dengan rasa manis atau asin. Bahan dasar pembuatan kecap pada umumnya adalah kedelai atau kedelai hitam. Namun ada juga yang terbuat dari bahan dasar air kelapa yang umumnya berasa asin.
Kecap manis biasanya terbuat dari kedelai dan berbentuk cairan kental. Kecap asin yang cairannya lebih encer terbuat dari kedelai dengan komposisi garam lebih banyak atau bahkan menggunakan ikan laut. Selain menggunakan bahan-bahan tersebut di atas, kecap juga bisa dibuat dari ampas padat sisa pembuatan tahu.

4. Saus Tomat dan Saus Sambal (Tomato Sauce)
Saus tomat  adalah saus yang terbuat dari tomat yang sudah dimasak bersama gula, garam, cuka dan juga rempah-rempah lain seperti kayu manis dan cengkeh. Selain itu bawang bombay, seledri dan sayuran bisa ditambahkan dalam pembuatannya. Saus tomat mempunyai rasa yang masam bercampur dengan manis. Dalam perkembangannya, untuk menghasilkan saus tomat dengan harga yang lebih terjangkau, tomat hanya merupakan sebagian kecil dari bahan utamanya karena dicampur dengan berbagai bahan lain, misalnya pepaya yang sudah matang dan pewarna merah. Hal tersebut tentu saja akan menghasilkan saus tomat dengan warna yang lebih merah dan mengurangi  rasa asam khas tomat-nya. Dalam perkembangannya terdapat juga saus tomat yang diberi tambahan cabai sehingga menghasilkan saus tomat dengan rasa pedas dan dikenal luas dengan nama saus sambal.

5. Saus Teriyaki (Teriyaki Sauce)
Saus teriyaki  merupakan bumbu penyedap untuk olahan masakan jepang, yaitu teriyaki. Saus ini dibuat dari campuran kecap asin (shoyu), sake untuk memasak dan gula pasir dengan takaran 1:1. Selain itu biasanya ditambahkan mirin dalam pembuatan saus teriyaki. Mirin adalah bumbu dapur untuk masakan Jepang berupa minuman beralkohol  berwarna kuning, mengandung gula 40-50% dan alkohol 14%. So...hati-hati dalam memilih saus teriyaki ya, pastikan ada label halal di kemasannya, karena saus teriyaki yang asli memang mempunyai kandungan alkohol. Apabila sudah berlabel halal, maka bahan tersebut sudah disubstitusi dengan bahan yang halal tentunya.

Itu tadi sedikit sharing aja ya, berawal dari keingin tahuanku tentang asal muasal bahan-bahan yang biasa kupakai sehari-hari. Next time, belajar lagi dari Oom Wikipedia dan Oom Google, jadi bisa tahu lebih banyak lagi. Just sharing aja ya..semoga bisa menambah pengetahuan kita ^_^



close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==