SOTO TANGKAR



Bismillahirrohmanirrohim

Soto tangkar adalah salah 1 dari beragam jenis soto, menu khas Indonesia. Soto tangkar berasal dari daerah Betawi dan sekilas mirip dengan soto betawi ya. Kata "tangkar" berasal dari bahasa Betawi yang artinya adalah iga. Yuup...soto tangkar memang menggunakan iga sebagai bahan utamanya. 

Menurut sejarah, pada jaman penjajahan Belanda, para bangsawan yang akan berpesta, menyiapkan seekor sapi untuk disembelih dan dijadikan hidangan pada pesta tersebut. Bagian tertentu dari sapi akan disisihkan dan diberikan kepada para pekerja. Bagian tersebut antara lain adalah bagian kepala, jerohan dan juga iga. Oleh para pekerja, bagian-bagian tersebut kemudian diolah menjadi berbagai masakan, salah satunya adalah soto tangkar.

Soto tangkar memang mirip dengan soto betawi ya. Harusnya soto tangkar kuahnya berwarna kuning kemerahan karena memang menggunakan cabe merah di bumbu halusnya. Nah...kok soto tangkar buatan saya ini gak kuning kemerahan? Maklum, cabenya cuma pakai 2 biji aja hihihi. Bukan karena harga cabe mahal lho, tapi memang menyesuaikan dengan selera anak-anak aja. Kebetulan mereka suka dengan olahan iga, jadi ya gak apa lah kalau sotonya jadi gak berasa pedas kuahnya. Kan bisa ditambahi sambal hehehe. Ada juga yang memasak soto tangkar dengan menambahkan cabe rawit mentah yang sudah digiling. Hmmm...bayanginnya aja udah enak banget, kebayang pedasnya itu heboh.




SOTO TANGKAR

Bahan :
1 kg iga sapi
1 liter air
700 ml santan
1 batang serai, memarkan
1 ruas lengkuas, memarkan
2 daun jeruk
2 daun salam
2 sdm minyak sayur

Bumbu Halus :
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
4-5 cabe merah (saya cuma pakai 2)
2 sdt ketumbar
1 sdt merica butiran
1/2 sdt jintan
2 sdm gula merah
2-3 sdt garam

Pelengkap :
Bawang goreng
Daun bawang, iris-iris
Air jeruk nipis
Emping (optional)

Cara Membuat :
1. Rebus iga sapi dengan hingga 1/2 empuk atau boleh juga pakai presto ya biar cepat.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas dan serai. Aduk hingga layu kemudian masukkan ke dalam rebusan iga.
3. Tuang santan, masak dengan api kecil hingga bumbu meresap dan iga menjadi empuk. Test rasa hingga sesuai selera.
4. Angkat dan sajikan hangat dengan pelengkap.




Alhamdulillah...laris manis, cuma cukup untuk sekali makan aja hahaha. 

Happy cooking....semoga bermanfaat ya ^^

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

komentar