RAWON IGA



Bismillahirrohmanirrohim

Mulai beraktivitas di dapur lagi ^^ Ternyata saya tetap kangen dengan dapur setelah 2 minggu gak bebikinan. Mulai kangen juga dengan masakan rumahan, kangen bikin kue-kue dan tentu saja kangen mencoba resep-resep baru. Pertama memulai aktivitas di dapur, masaknya juga yang gampang-gampang tapi ngangenin, misalnya sayur asem, bening bayam, pindang goreng atau ayam bumbu bacem. Kan waktu mudik kemarin gak makan menu-menu tersebut hehehe. Jadinya berasa enaak banget. Setelah mulai aktif memasak lagi, mulai deh puyeng lagi mikir besok mau masak apa....teteeup deh kalau itu.

Kebetulan kakak Naira ada request rawon. Maklum lah selama mudik kemarin, tentu saja kami gak makan rawon yang bisa dengan mudah dijumpai di Jatim hehehe. Ternyata rawon mah ngangenin juga ya, jadilah saya setuju untuk masak rawon request kakak. Kebetulan juga tukang sayur bawa iga, jadinya sekalian aja saya bikin rawon iga. Untuk adek yang suka makan daging empuk-empuk, tentu saya tetap menambahkan daging has. Jadilah rawon ini isinya campur-campur, yaitu iga, tetelan dan daging has. 

Sayangnya rawon iga ini gak bisa terlalu pekat warnanya, gak bisa hitam dan cenderung kecoklatan. Gak tau deh kenapa saya tuh gak lulus-lulus kalau disuruh milih kluwek. Pasti lebih banyak yang isinya jelek bahkan gak bisa dipakai, dibandingkan dengan yang hitam heuheuheu. Tapi harus tetap bikin rawon lah walau dengan kluwek seadanya, jadi harap maklum ya kalau rawon saya kali ini warnanya gak hitam cantik ^^




RAWON IGA

Bahan :
750 gr iga sapi, potong-potong
300 gr daging sapi (saya mix has dan tetelan)
2 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
5 helai daun jeruk
1 ruas lengkuas, memarkan
1 batang daun bawang, potong-potong
1 sdt gula pasir
2-4 sdt garam atau sesuai selera
2 sdm minyak untuk menumis
2 liter air (tambahkan bila perlu)

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 buah kluwek, keruk isinya (kalau isinya kering, seduh dengan air hangat)
1 sdt ketumbar
3 butir kemiri, sangrai
1 cm kunyit bakar

Pelengkap :
Tauge pendek
Bawang goreng
Krupuk udang
Telur asin
Sambal terasi

Cara Membuat :
1. Rebus iga dan daging dalam air mendidih hingga setengah empuk. Ambil dagingnya, potong-potong dan saring air kaldunya. Masukkan kembali potongan daging dan iga ke dalam air kaldu.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga, serai, lengkuas dan daun jeruk hingga matang dan harum. Masukkan ke dalam kuah rebusan.
3. Bumbui dengan garam dan gula pasir, masak hingga iga dan daging empuk dan bumbu meresap. Test rasa hingga sesuai selera. Apabila air sudah menyusut dan daging belum empuk, bisa ditambahkan air panas secukupnya saja ya dan jangan lupa bumbui lagi hingga pas.
4. Sesaat sebelum diangkat, masukkan potongan daun bawang. Matikan api.
5. Sajikan dengan pelengkap.

Notes :
- Pengen masak rawon iga plus daging yang empuk tanpa lama? Gunakan panci presto untuk mengempukkan iga dan dagingnya. Tapi hasilnya, bumbu kurang meresap jika dibandingkan dengan yang dimasak lama bersama bumbu ya.
- Tumis bumbu halus hingga benar-benar matang ya, agar bumbu tidak terasa langu.
- Bisa ditambahkan irisan tomat menjelang diangkat, jika suka.
- Rawon enak dinikmati setelah diinapkan karena bumbunya akan semakin meresap. 




Entah karena lama gak makan rawon atau memang rawonnya yang enak, semua bilang enaaaak... Alhamdulillah. Paling asyik sih memang bikin sendiri di rumah karena bisa puas maemnya, puas mencari-cari daging di sela-sela iga maksudnya hihihi. 

Happy cooking...Semoga bermanfaat ya ^^

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »