KWETIAU SIRAM



Bismillahirrohmanirrohim

Kwetiau adalah sejenis mie yang berwarna putih dan terbut dari beras. Kwetiau sangat populer di kalangan etnis Tionghoa khususnya etnis Hokkian dan Tio Ciu. Biasanya kwetiau diolah menjadi kwetiau goreng ataupun yang berkuah dengan menggunakan bakso ikan, sosis babi, telur bebek, daging sapi dan tentu saja ayam. Seiring dengan berkembangnya waktu, kini banyak dijumpai olahan kwetiau yang halal dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Pertama kali tau kwetiau, saat saya masih jadi anak kost di Tembalang - Semarang. Inget aja kalau dulu suka banget beli kwetiau di salah satu warung kaki 5 yang terletak di bawah jembatan tol hihihi. Biasanya beli bareng temen-temen kost dan saling ngicipin menu satu sama lain. Bikin kangeeen sama jaman saat muda dulu yaa cieee. Nah...kali ini saya mengolah kwetiauw untuk menu sahur dan berbuka. Lhoo...kok sahur dan buka pakai kwetiauw? Pertama bikin kwetiau untuk pak suami saat sahur dan waktu itu kakak Naira sahur pakai nasi tim. Ketika berbuka dia minta buatin juga kwetiau seperti punya ayahnya, jadi bikin kwetiau lagi laah hihihi. Bikinnya gampang dan cepat, ini juga dibikin mendadak sesaat sebelum adzan maghrib. Jadi harap maklum kalau fotonya burem-burem gimanaaa gitu ya. Fotoinnya juga kilat aja lah, keburu maghrib. Sebenarnya ini adalah kwetiauw siram, tapi kok kuahnya gak keliatan ya. Setelah selesai foto baru nyadar kalau nuang kuahnya kurang banyak, jadi gak keliatan hahahah.

Bahannya saya sesuaikan aja dengan yang ada di kulkas. Kebetulan cuma punya ayam, bakso dan udang. Cemplungin semua ke dalam kuah kwetiau. Kalau mau lebih komplet bisa ditambahkan cumi atau bahkan membuat kwetiau siram daging sapi. Yummyyy


KWETIAU SIRAM

Bahan :
100 gr kwetiau kering
3 siung bawang putih, memarkan
1/2 bawang bombay, iris memanjang
100 gr fillet ayam, potong dadu kecil
50 gr udang
5 bakso sapi, iris tipis
1 ikat sawi, potong-potong
3 sdm saus tiram
2 sdm kecap manis
1 sdm kecap ikan
1-2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
1 sdt minyak wijen
300 ml air kaldu (boleh pakai air biasa)
1 sdm tepung sagu larutkan dengan sedikit air (boleh pakai terigu atau maizena)
1 batang daun bawang, iris
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Seduh kwetiau dengan air mendidih selama kurang lebih 10 menit hingga lunak, tiriskan kemudian siram dengan air dingin. Sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan layu. Masukkan ayam dan udang, aduk hingga berubah warna.
3. Masukkan bakso, sawi, saus tiram, kecap ikan, kecap manis. Aduk hingga rata.
4. Tuang air kaldu, kemudian bumbui garam, merica bubuk dan gula pasir. Masak hingga mendidih.
5. Masukkan larutan tepung sagu sedikit demi sedikit hingga kekentalan yang diinginkan. Test rasa hingga sesuai selera.
6. Menjelang diangkat, masukkan minyak wijen dan irisan daun bawang. Aduk rata dan matikan api.
7. Siramkan kuah dan isiannya di atas kwetiau yang sudah ditata di piring saji. Sajikan hangat.





Bisa jadi salah satu menu praktis untuk sahur dan berbuka. Selamat menunaikan ibadah di bulan Ramadhan ya, in shaa Allah berkah segala ibadahnya.

Happy cooking, semoga bermanfaat ^^

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »