BROWNIES !!





Bismillahirrohmanirrohim
Kangen baking dan kangen brownies! Kali ini pengen classic brownies yang tanpa tambahan macam-macam bahan. Postingan ini memang judulnya hanya brownies aja ya hehehe. Soalnya gak tau lagi mau kasih nama apa. Kalau dikasih nama double chocolate brownies, yaa kan emang biasanya brownies pakai 2 macam coklat, mau dikasih judul classic brownies yang ada takut salah hihihi. Jadi judulnya cukup brownies aja.

Setelah kemarin-kemarin sering banget bikin brownies yang dipadukan dengan berbagai bahan, kali ini aku pengen menikmati brownies yang memang rasanya brownies. Nah lhoo...gimana tuh. Maksudnya brownies yang memang terasa nyoklatnya, tanpa "gangguan" rasa dari bahan lainnya. Pengennya sih maem brownies yang masih terasa sedikit pahit-pahitnya dari coklatnya itu. Bahan-bahannya tentu saja cukup simpel, demikian juga cara membuatnya. Bisa dibuat tanpa mixer dan tinggal aduk-aduk aja. Karena lagi males ngeluarin timbangan, kali ini aku pakai measuring cup aja ya. Untuk dark chocolate, aku pakai 1 batang ditambah sedikit sisa potongan, kurang lebih totalnya 175 gr. Kalau belum punya measuring cup, bisa dilihat konversi cup ke gram disini.





BROWNIES !!

Bahan :
7 sdm butter
175 gr dark cooking chocolate
2 butir telur ukuran besar
1 cup gula pasir halus
1 cup tepung terigu serbaguna
1/4 cup coklat bubuk
1/8 sdt garam halus
1/2 sdt vanilla
1/4 sdt baking powder

Cara Membuat :
1. Panaskan oven 180-190'C, siapkan loyang 20 cm, olesi margarin, alas kertas roti hingga sisi-sisinya dan oles margarin kembali. Sisihkan.
2. Campur dan ayak tepung terigu, garam halus, vanilla dan baking powder. Sisihkan.
3. Double boil (tim) butter, dark cooking chocolate dan coklat bubuk yang sudah diayak hingga leleh. Angkat dan dinginkan.
4. Dalam suatu wadah, campurkan telur dan gula pasir halus. Aduk rata dengan menggunakan hand whisk atau bisa juga memakai mixer. Kocok hingga gula larut. 
5. Masukkan campuran butter dan coklat. Kocok hingga rata.
6. Tuang campuran terigu, aduk dengan menggunakan spatula hingga rata. Jangan overmix ya, cukup hingga adonan tercampur.
7. Tuang ke dalam loyang, panggang selama kurang lebih 30 menit. 
8. Keluarkan dari oven, dinginkan di atas rak kawat baru kemudian dipotong-potong







Alhamdulillah...rasa dan teksturnya seperti yang aku mau. Shinny crustnya memang tidak terlalu heboh, bahkan di bagian tepi gak kebagian lapisan shinny crust-nya. Tapi aku suka banget, manisnya pas buatku, masih kerasa pahit coklat di langit-langit mulut dan teksturnya chewy. Kalau suka dengan brownies yang kering, waktu pemannggangan bisa ditambah ya, tentu saja disesuaikan dengan karakter oven masing-masing. Kalau terasa kurang nyoklat, bisa ditambahkan lagi dark coklatnya ya. 
Bikin brownies itu asyiik. Resepnya bisa disesuaikan dengan selera kita masing-masing, demikian juga dengan bahan tambahannya tanpa takut gagal. Maklum yaaa...yang nulis ini penggemar brownies.

Selamat mencoba 

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

10 komentar

komentar
Thursday, 15 January 2015 at 12:15:00 GMT+7 delete

mba boleh tanya beli takaran sendok2 n cup itu beli dmn ya? tks

Reply
avatar
Wednesday, 21 January 2015 at 23:36:00 GMT+7 delete

saya beli di TBK sini mbak Andika, yang jual on line juga banyak kok

Reply
avatar
Saturday, 7 March 2015 at 19:52:00 GMT+7 delete

Teh nina, barusan sy buat mmg bener ada rasa pahitnya. ..apa bisa diganti dengan milk coklat y teh?

Reply
avatar
Sunday, 8 March 2015 at 16:50:00 GMT+7 delete

Assalamualaikum mba nina, slm kenal ya..
Boleh tau gak ya, biasa mba nina pake cooking chocolate merk apa? Trims mba sebelumnya..

Reply
avatar
Sunday, 8 March 2015 at 17:08:00 GMT+7 delete

Ogt mba.. nanti coba aq lihat di TBk cup nya.. trs mau tanya yg butter 7 sdm itu kira2 brp gram ya perbandingannya makasih mba nina 😊

Reply
avatar
Wednesday, 11 March 2015 at 21:40:00 GMT+7 delete

teh Tuty...iya betul, saya lebih suka brownies yang kerasa pahit-pahitnya gini sih. Kalau mau pakai milk coklat bisa aja kok, ntar rasanya lebih manis

Reply
avatar
Wednesday, 11 March 2015 at 21:41:00 GMT+7 delete

Waalaikumsalam mbak Yulia
Saya biasa pakai collata

Reply
avatar
Wednesday, 11 March 2015 at 21:41:00 GMT+7 delete

mbak Andhika, coba ditimbang sendiri aja ya mbak. Biasanya kalau resep yang pakai cup gini, saya udah gak pernah nimbangin lagi hehehe.

Reply
avatar
ReniShima
Wednesday, 3 February 2016 at 11:06:00 GMT+7 delete

Mba.... ovennya pake api bawah atau pake api atas-bawah y?trims... ^__^

Reply
avatar
Friday, 5 February 2016 at 22:39:00 GMT+7 delete

Kalau saya cukup api bawah aja mbak reni, tapi kadang masing2 oven beda mbak

Reply
avatar