TEPO TAHU




Bismillahirrohmanirrohim
Tepo tahu adalah salah satu makanan khas yang berasal dari kota Ngawi - Jawa Timur. Ada juga yang menyebutkan kalau tepo tahu berasal dari Magetan yang memang letaknya berdekatan dengan Ngawi alias tetangga hehehe. Tepo sendiri mirip dengan lontong namun teksturnya lebih lembut. Bentuk tepo juga berbeda dengan lontong. Apabila lontong dibungkus daun pisang dengan bentuk memanjang, maka tepo biasanya dibungkus dengan bentuk segitiga sehingga menyerupai piramid. Bisa dikatakan kalau tepo tahu berarti mirip dengan lontong tahu atau ada juga yang menyebutnya tahu tek. Lontong tahu atau tahu tek biasanya disajikan dengan bumbu kacang atau kalau ditempatku bumbu kacangnya dicampur dengan petis. Sedangkan tepo tahu tidak memakai bumbu kacang tapi memakai kuah berwarna coklat. Menurutku tepo tahu ini lebih mirip dengan kupat tahu magelang ya heheheh, hanya beda di bumbu dan pelengkapnya saja.

Tepo tahu seperti halnya lontong tahu atau kupat tahu, terdiri dari tahu goreng atau tahu telur goreng dengan pelengkap yang terdiri dari tauge, kol, seledri dan bawang goreng. Tepo tahu memakai taburan kacang tanah goreng juga sebagai pelengkapnya, bahkan ada juga yang memakai irisan tomat. Rasa kuahnya sedap lho, padahal bahan-bahannya juga simpel sekali. Ada semburat asam dari air asam jawa, manis dan aroma yang khas dari gula merah dan juga pastinya rasa pedas dari cabe rawitnya. Biasanya disajikan dengan krupuk yang sudah diremuk atau krupuk kecil.






Kali ini aku tidak membuat tepo sendiri, tapi memakai lontong biasa yang kubeli di tukang sayur langganan hehehe. Semoga masih bisa dikatakan sebagai tepo tahu ya ^^

TEPO TAHU
(untuk 2 porsi)

Bahan :
2 buah tepo / lontong (boleh juga kalau adanya ketupat)
2 blok tahu, potong dadu
2 butir telur kocok lepas
1/2 sdt garam
100 gr kol, cincang halus
50 gr tauge, siram dengan air panas atau direbus sebentar 
2 batang seledri, cincang halus
3 sdm kacang tanah goreng
bawang merah goreng secukupnya
minyak goreng 

Bahan Kuah :
2 siung bawang putih, goreng
5 buah cabe rawit, goreng
2 sdm gula merah, sisir halus
2 sdm air asam jawa 
300 ml air mendidih
3-4 sdm kecap manis
garam dan gula secukupnya

Cara Membuat :
- Rendam tahu dengan garam dan sedikit air, sebentar saja kemudian campurkan dengan kocokan telur. Panaskan minyak kemudian goreng hingga telur berserabut dan tahu matang. Angkat dan tiriskan.
Apabila ingin membuat tahu telur yang padat, maka gunakan minyak sedikit saja agar tahu telur hasilnya padat. Apabila ingin membuat tahu telur dengan telur berserabut dan tahu masih memisah, gunakan minyak yang banyak.
- Kuah : Haluskan bawang putih, cabe rawit dan gula merah. Pindahkan ke mangkok dan tambahkan air asam jawa serta air mendidih. Aduk hingga rata. Tambahkan kecap manis serta garam dan gula hingga rasanya pas.

Penyajian :
- Siapkan piring saji, tata tepo / lontong dan tahu telur di atasnya.
- Tambahkan kol, tauge, seledri, kacang tanah dan bawang goreng. 
- Tuang kuah dan siap disajikan dengan krupuk kecil atau krupuk yang sudah diremuk.

Notes :
- Bisa juga disajikan tanpa memakai telur
- Bisa memakai tauge panjang seperti yang dipakai untuk urap atau tauge kecil seperti yang dipakai untuk pelengkap rawon. Kalau aku suka pakai tauge panjang. Bisa juga ditambahkan irisan tomat.
- Ada yang tidak memakai air asam jawa dan sebagai gantinya memakai cuka. Silahkan disesuaikan dengan selera ya.
- Kalau kurang suka dengan kuah yang encer bisa ditambahkan sedikit kacang tanah yang dihaluskan. Jangan terlalu banyak ya, karena nanti bisa terlalu kental kuahnya.



Bagiku tepo tahu ini bisa jadi salah satu alternatif menu lontong tahu. Selama ini kalau bikin lontong tahu seringnya pakai bumbu kacang yang dicampur petis. Enak juga lho, tapi kalau pengen yang lebih seger, tepo tahu ini bisa dicoba ya.
Kakak Naira doyan juga lho, walaupun kepedesan hehehe. Biasanya kalau bikin bumbu kacang selalu bikin 2 versi yaitu pedas dan tidak pedas. Kalau tadi gak sempat bikin yang gak pedas ternyata Naira udah minta makan. Alhamdulillah...ludes. Kalau adek lebih suka gadoin tahu telurnya aja.

Selamat mencoba ^^

TUMIS AYAM PAPRIKA



Postingan tentang simpel menu lagi ya. Kali ini aku membuat tumis ayam paprika. Terinspirasi dari tumis daging sapi paprika buatan Mbak Citra Ummu Fatima, aku buat dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Kebetulan ada paprika merah dan hijau sisa bikin pizza beberapa waktu yang lalu, ada juga ayam yang sudah dibuat fillet. Tinggal uprek sebentar di dapur, jadi deh menu yang sedap ini. Karena bikinnya cukup mudah dan cepat, jadi biasanya aku buat sesaat sebelum dihidangkan. Irisan fillet ayam sudah dibumbui dulu dan disimpan di lemari es, bawang bombay dan paprika sudah diiris dan disiapkan, jadi sesaat sebelum makan tinggal cemplang cemplung aja. Cepat dan praktis.






TUMIS AYAM PAPRIKA

Bahan :
500 gr fillet dada ayam
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdm air jeruk nipis
1/2 buah paprika hijau (ukuran besar), potong dadu kecil atau sesuai selera
1/2 buah paprika merah (ukuran besar), potong dadu kecil atau sesuai selera
5 cabe rawit utuh (sesuaikan selera, bisa juga diiris tipis)
1 butir bawang bombay, iris memanjang
2 siung bawang putih, memarkan
5 sdm kecap manis
2 sdm kecap asin
1/2 sdt lada hitam
garam dan gula secukupnya
minyak untuk menumis

Cara Membuat :
- Pukul-pukul fillet dada ayam sebentar saja hingga agak lunak kemudian potong dadu kecil. Letakkan dalam wadah, beri garam, merica bubuk dan air jeruk nipis. Aduk rata dan biarkan 20 menit (aku simpan 2 jam di kulkas).
- Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga layu dan harum. Masukkan fillet ayam, aduk hingga berubah warna.
- Masukkan paprika dan cabe rawit. Aduk rata.
- Masukkan kecap manis, kecap asin, lada hitam, garam dan gula pasir. Aduk rata. Test rasa hingga pas sesuai selera.
- Masak hingga bumbu meresap, angkat dan siap disajikan hangat.

Sedaap juga rasanya...Alhamdulillah. Sebenarnya kalau menuruti kata hati pengennya sih bikin yang pedees banget, tapi kasian anak-anak gak bisa makannya. Bundanya juga males kalau masak dobel-dobel hihihi. Jadi cukup aku cemplungin cabe rawit utuh aja. Untuk yang suka pedas, cabe rawitnya bisa diiris halus atau bisa juga memakai cabe bubuk. 
Semoga bisa jadi salah satu inspirasi menu di rumah yaa. Happy cooking ^^


NO KNEAD BREAD (MEMBUAT ROTI TANPA DIULENI)



Bismillahirrohmanirrohim...
Kita bikin roti yuuk. Biasanya membuat roti identik dengan menguleni. Adonan roti perlu diuleni agar menjadi kalis dan elastis sehingga didapatkan roti yang empuk dan lembut. Kalau kita mempunyai bread maker atau mixer heavy duty, tentunya tidak perlu menguleni secara manual. Kalau gak punya...berarti harus menyingsingkan lengan baju untuk menguleni hehehe. Gerakan menguleni adonan roti mirip dengan gerakan mencuci baju manual, ada juga yang membanting-banting adonannya agar segera mendapatkan tekstur adonan yang kalis elastis. Jadi bikin roti itu tanpa bantuan mesin memang capek dan lama. Capek menguleni dan lama menunggu masa fermentasi.

Ternyata sekarang ini membuat roti tidak harus menguleni adonan. Cukup aduk-aduk adonan, tanpa harus dibanting-banting bisa juga jadi roti yang lembut. Ada beberapa resep roti tanpa diuleni dan aku sudah mencoba 2 resep. Hasilnya...not bad lah, enaak dan lembut kok. Resep yang akan diposting berikut ini adalah resep dari Sangjin Ko, master natural bread yang menetap di Korea. Beliau sudah menerbitkan buku yang sangat menarik, yaitu "Rahasia Membuat Roti Sehat & Lezat dengan Ragi Alami" dan juga "Membuat Sendiri Aneka Roti, Cookies & Kue Lezat 100% Tanpa Dioven". Tuuh...judulnya aja menarik kan. Monggo bisa hunting di toko buku yaa (promosiii).

Kembali ke no knead bread alias roti tanpa diuleni. Selain tanpa diuleni, roti ini juga tanpa telur. Aku membuat roti ini sebelum tidur lho hihihi. Sengaja dibuat malam karena pengennya sarapan keesokan harinya pakai roti ini. Start ngadon jam 10 malam, sekitar  jam 11 lebih adonan sudah masuk kulkas dan siap dioven keesokan paginya. Untuk hasil yang lebih lembut, adonan memang perlu disimpan di kulkas selama kurang lebih 5-6 jam atau semalaman. Kalau mau langsung dipanggang juga gak apa sih. Naah...ini dia tekstur roti tanpa diuleni yang kubuat. 




Keliatan banget kan lembutnya. Beneran deh...empuk dan lembut rotinya. Karena aku melanjutnkan mengolahnya selesai subuh, jadi udah gak kepikiran deh ya buat dibentuk macam-macam. Kembali ke selera awal...bikin roti sobek aja hihihi. Aslinya sih emang gak bakat bikin aneka bentuk roti yang cantik-cantik itu. Apalagi ini bikinnya subuh, ya udah deh dibuletin aja heuhehehe. Untuk isiannya aku pakai coklat, karena memang itu kesukaan anak-anak. Silahkan disesuaikan dengan selera yaa..

NO KNEAD BREAD

Bahan :
120 ml susu
100 ml air
40 gr gula pasir halus (bisa diblender dulu)
4 gr garam halus
6 gr ragi instan
260 gr tepung terigu protein tinggi
40 gr tepung terigu protein sedang
30 gr mentega cair

Isian :
sesuai selera, bisa coklat, aneka selai, keju atau daging

Olesan :
1 kuning telur + 1 sdm susu cair

Cara Membuat :
- Tuang susu dan air dalam mangkok, kemudian masukkan gula dan garam. Aduk hingga gula larut.
- Taburkan ragi instan pada mangkok tersebut dan diamkan 5 menit. Jika ragi sudah tercampur dengan air, aduk dengan sendok hingga larut.
- Masukkan campuran terigu yang sudah diayak, lalu aduk menggunakan sendok kayu hingga membentuk adonan yang kenyal.
- Masukkan mentega cair dan aduk hingga rata. Tekstur adonan akan basah dan lengket.
- Tutup mangkok dengan plastik wrap atau bisa juga menggunakan serbet bersih. Fermentasikan selama 20 menit.
- Setelah 20 menit, taburi tangan dengan tepung terigu dan kempiskan adonan. Balik adonan bagian bawah dan bentuk bulat. Fermentasikan lagi selama 20 menit. Ulangi proses fermentasi ini selama 3x.
- Setelah 3x proses fermentasi, adonan bisa disimpan di kulkas selama 5-6 jam atau semalaman. Kalau mau langsung dibentuk dan dioven juga bisa ya. 
- Keluarkan adonan dari kulkas, kempiskan dan dibagi menjadi beberapa bagian. Aku timbang @50 gr dan dibulatkan kembali. Diamkan selama 15 menit.
- Adonan siap diberi isian atau dibentuk sesuai selera. (aku buat roti sobek, jadi adonan dipipihkan, beri isian dan bulatkan kembali).
- Tata adonan di loyang yang sudah dioles margarin.
- Beri bahan olesan dan panggang suhu 190'C selama 15 menit.
- Setelah dikeluarkan dari oven, panas-panas oles dengan butter. Siap disajikan.





Sisa adonan aku taruh di cupcase dan diberi topping saus bolognese homemade serta keju mozarella. Enaak jadinya. Foto-fotonya seadanya aja ya, keburu dibuat sarapan nih. Roti sobeknya juga rada-rada brownie gitu atasnya alias terlalu coklat yaa hahahah. Maklum...kalau pagi kan ribet banget tuh, sampe lupa kalau lagi ngoven roti >_<
Cocok sekali dengan resep ini...bisa dikreasikan menjadi aneka bentuk roti sesuai selera yaa.
Selamat mencoba..


PUMPKIN DONUT (DONAT LABU KUNING)



Bismillahirrohmanirrohim
Memberdayakan sisa pure labu kuning di freezer, aku bikin donat labu kuning (pumpkin donut). Bikinnya udah lama sih, kira-kira seminggu yang lalu. Ceritanya pagi-pagi adek liat acara di TV tentang pembuatan donat, langsung ingat deh dia kalau Bundanya sudah lama gak bikin donat hehehe. Padahal anak-anak kebanyakan suka dengan donat ya. Adek paling suka kalau kue di sekolahnya adalah donat, dengan bangganya dia cerita kalau dapat donat dari bu gurunya. Donatnya juga bukan donat dengan aneka topping itu, tapi cukup donat dengan taburan gula halus saja. Donat yang sederhana gitu aja adek udah suka banget. Jadi begitu dia pagi-pagi minta dibuatkan donat, langsung keingat kalau masih ada pure labu kuning di kulkas, dibuat donat labu aja yaa.

Resepnya diadaptasi dari donat kentang NCC. Aku buat hanya sedikit, memakai 250 gr tepung terigu karena menyesuaikan dengan jumlah pure labu yang aku punya. Donatnya juga tanpa hiasan apa-apa, hanya ditaburi gula halus seperti donat yang biasa dinikmati adek di sekolahnya. Alhamdulillah ...gini aja udah laris manis donatnya.






DONAT LABU KUNING (PUMPKIN DONUT)

Bahan :
250 gr tepung terigu protein tinggi
25 gr susu bubuk full cream
6 gr ragi instan
60 gr gula pasir
100 gr pure labu kuning (labu kuning dikukus, haluskan dan dinginkan)
40 ml air dingin
2 butir kuning telur
35 gr margarin
1/4 sdt garam halus

Taburan :
gula halus (gula donat)

Cara Membuat :
- Dalam wadah, campur tepung terigu, susu bubuk, gula pasir dan ragi instan. Aduk hingga rata.
- Masukkan pure labu, tuang kuning telur dan air dingin. Uleni hingga rata dan setengah kalis.
- Masukkan garam dan margain, uleni terus hingga kalis dan elastis. Adonan memang akan terasa lengket, karena kadar air dalam labu yang lebih tinggi, dapat ditambahkan sedikit terigu (jangan banyak-banyak ya) dan taburi tangan dengan terigu. Teruskan menguleni hingga tidak lengket dan kalis elastis.
- Istirahatkan adonan selama 15 menit.
- Kempiskan adonan, bagi adonan (aku timbang @45 gr). Diamkan kembali selama 20 menit hingga mengembang.
- Lubangi tengahnya menjadi bentuk donat (aku memakai cetakan donat) dan goreng sampai berwarna kuning kecoklatan.
- Angkat dan tiriskan. Taburi dengan gula donat atau bisa dihias sesuai selera.

Notes :
- Saat menggoreng donat, gunakan api sedang cenderung kecil agar donat tidak cepat gosong dan matang merata. Pastikan donat digoreng dalam minyak yang sudah panas.
- Gunakan sumpit, buat gerakan memutar pada lubang donat ketika donat mulai digoreng dan merekah. Gerakan memutar ini membantu terbentuknya donat yang bundar.
- Gunakan minyak padat agar hasil gorengan donat lebih cantik. Tapi selama ini aku sering hanya memakai minyak goreng biasa.
- Jangan terlalu sering membolak balik donat yang sedang digoreng. Setelah donat kecoklatan salah satu sisinya, segera balikkan dan lanjutkan menggoreng hingga kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Donat yang terlalu sering dibolak balik ketika digoreng akan menyerap minyak dalam jumlah yang banyak.
- Tiriskan donat di atas kertas roti dalam posisi berdiri, agar minyaknya turun.




Donatnya empuuk banget. Aku paling suka liat warnanya yang kuning cantik. Gak butuh waktu lama, donat ini tau-tau udah abis aja hehehe. Maklum bikinnya juga sedikit ya. Yang paling senang tentu saja adek dan kakaknya, karena mereka berdua memang hobby banget makan donat. Walau donatnya tanpa hiasan apa-apa, hanya ditaburi gula halus seadanya (daaan...tidak rapi heuheheuhe). 
Selamat mencoba ya ^_^

ARSENAL BDCK FOR FANDI



Alhamdulillah....ini adalah orderan yang sempat dikerjakan beberapa hari yang lalu. BDCK tema Arsenal yang dipesan oleh Vindi untuk ultah Fandi yang ke 21. Request dekor full fondant dan memakai edible logo Arsenal. Dan inilah hasilnya...

2 Layer spongecake coklat lembut, didekornya simpel dan minimalis. Tulisan happy birthday dibuat dari papan coklat sesuai request Vindi.





Terima kasih orderannya ya mbak Vindi. Selamat ulang tahun untuk Fandi...Barakalllah..

FETTUCCINE AGLIO E OLIO



Fettuccine adalah salah satu jenis pasta yang berasal dari Italia. Pasta sendiri adalah makanan olahan yang banyak digunakan pada masakan Italia dan berasal dari campuran tepung terigu, telur, air dan garam. Pasta dijadikan berbagai hidangan setelah dimasak terlebih dahulu dengan cara direbus. Pasta mempunyai beragam bentuk dan ukuran. Konon di Italia sendiri ada lebih dari 650 jenis pasta dan hampir setiap tahun tercipta pasta jenis baru (Wikipedia).
Di Indonesia, pasta yang populer adalah spaghetti, makaroni dan lasagna. Kita dapat dengan mudah mendapatkan menu-menu pasta populer tersebut di berbagai resto dan bahkan sekarang banyak pula olahan pasta homemade dengan berbagai variasinya. Di Indonesia, fettuccine memang kalah populer dibandingkan dengan spaghetti. Fettuccine berbentuk pipih seperti kwetiau namun lebih tebal. Rasanya menurutku sama saja dengan spaghetti. Karena bentuknya yang pipih dan tebal ini, untuk merebusnya membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan apabila kita merebus spaghetti.

Biasanya kita mengolah fettuccine atau spaghetti dengan tambahan saus bolognese. Kalau kita tidak mempunyai stok saus bolognese di rumah, mungkin bisa mencoba yang satu ini fettuccine aglio e olio atau bila memakai spaghetti tentunya menjadi spaghetti aglio e olio.






Aglio e olio dalam bahasa Italia berarti garlic and oil atau bawang putih dan minyak. Spaghetti / fettuccine aglio e olio merupakan salah satu menu tradisional Italia yang konon berasal dari daerah Abruzzo. Dibandingkan dengan olahan pasta yang memakai saus bolognese, menu yang satu ini rasanya lebih minimalis tentunya karena hanya memakai bawang putih dan olive oil. Biasanya ditambahkan pula cabai bubuk, parsley sebagai garnish dan taburan keju parmesan untuk memperkaya rasa. Dalam resep tradisional pasta aglio e olio, memang tidak memakai tambahan keju. Pasta aglio e olio bisa dipadukan dengan seafood, smoked beef ataupun ayam. Kali ini aku mencoba membuat olahan fettuccine aglio e olio dengan memakai smoked beef. Karena tidak mempunyai parsley, jadi aku pakai saja irisan seledri sebagai garnishnya (jurus ngawuur hihihi). Aku tambahkan juga kacang polong beku, irisan cabe merah dan parmesan cheese. Semula aku mengira rasanya akan sangat biasa saja, tapi ternyata rasanya tidak kalah enak dibandingkan dengan pasta yang memakai saus bolognese. Rasanya memang terasa lebih light karena bumbu-bumbu yang minimalis, tapi enaaak. Yang paling kusuka dari aglio e olio tentu saja karena pembuatannya yang cepat dan mudah hehehe. 

FETTUCCINE AGLIO E OLIO

Bahan :
200 gr pasta fettuccine (pakai spaghetti juga boleh)
1 liter air
2 sdm olive oil
3 siung bawang putih, memarkan
1 cebe merah, buang bijinya dan iris tipis
3 lembar smoked beef, potong memanjang
2 sdm kacang polong beku
1 sdt garam
1/4 sdt merica hitam
1/2 sdt gula pasir

Taburan :
parsley cincang (aku gak punya)
1 sdm keju parmesan parut

Cara Membuat :
- Rebus pasta hingga al dente (matang tapi belum terlalu lembek). Angkat dan tiriskan.
- Panaskan olive oil, tumis bawang putih dan irisan cabe hingga harum. 
- Masukkan smoked beef dan kacang polong. Aduk rata. Bumbui dengan garam, merica hitam dan gula pasir. 
- Masukkan pasta fettuccine, aduk sebentar hingga rata. Test rasa hingga sesuai selera.
- Angkat dan hidangkan panas dengan taburan parsley dan keju parmesan parut.

Notes :
- Apabila memakai keju parut, hati-hati dalam penggunaan garam ya agar tidak terlalu asin ^^
- Bisa juga kalau tidak memakai merica, jadi hanya memakai bumbu garam dan gula




Silahkan divariasikan sesuai selera ya. Bisa jadi salah satu pilihan apabila bosan dengan olahan pasta yang biasanya kita buat. Kalau aku sih menu yang gampang dan cepat kaya gini, bakal sering dibuat deh kayanya hehehe. Alhamdulillah...fettuccine aglio e olio buatanku ini laris manis alias ludes dalam waktu singkat ^^


IGA KUAH PEDAS



Beberapa hari ini kondisi badan agak kurang sehat karena terkena flu. Mungkin karena kecapean atau juga karena faktor cuaca. Disini siang hari terik sekali sampai terasa perih menusuk kulit, tapi sore harinya bisa turun hujan deras. Alhamdulilah. Kalau udah kaya gini, pengennya makan yang pedas-pedas. Bakso super pedas sudah, mie kuah pedas juga sudah, saatnya membuat iga yang juga pedas hihihi. 
Kebetulan di kulkas masih ada stok iga. Rencana awal membuat rawon iga, akhirnya ganti haluan menjadi iga kuah pedas. Sempat pengen membuat sup iga asam pedas, tapi cari belimbing wuluh gak dapet-dapet. Kalau cuma pakai tomat hijau saja menurutku kurang mantap asamnya. 

Biasanya iga sering dibuat menjadi menu iga bakar atau iga goreng ya. Iga kuah pedas ini bisa menjadi variasi  selain iga bakar atau goreng yang sudah cukup populer. Bikinnya gampang aja kok, cuma memang membutuhkan waktu yang lama saat merebus iga agar benar-benar empuk dagingnya. Kalau aku biasanya pakai presto kurang lebih 20 menit agar dagingnya empuk. Ambil air kaldunya dan saring, siap deh dimasak. 




IGA KUAH PEDAS

Bahan :
1 kg iga
2 liter air (tambahkan bila perlu)
8 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
2 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
10 cabe rawit
3 sdt garam
2 sdt gula pasir
1 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
7 siung bawang putih
5 butir bawang merah
2 cabe merah
10 cabe rawit
3 butir kemiri, sangrai
1/2 sdt ketumbar
1 sdt merica butiran

Cara Membuat :
- Rebus iga hingga empuk (aku pakai panci presto selama 20 menit). Ambil kuah kaldunya, saring dan masukkan kembali iga.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum kemudian masukkan ke dalam rebusan iga.
- Tambahkan daun jeruk, serai dan cabe rawit. Bumbui dengan gula dan garam.
- Tutup panci dan masak hingga bumbu meresap. Test rasa hingga sesuai selera.
- Angkat dan hidangkan hangat.


Whuaaah...segar dan mantap pedasnya. Pedasnya tidak hanya terasa dari cabe yang dipakai tapi pedas mericanya juga terasa. Benar-benar obat flu mujarab buatku hahaha. Ternyata setelah diinapkan, malah jadi lebih enak lho. Kuahnya menjadi lebih keruh, bumbu semakin meresap dan tambah pedas. Kalau foto-foto ini sesaat setelah matang, jadi kuahnya masih bening. Biarpun pedas, ternyata anak-anakku doyan lho. Kakak dan adik memang gak berani pakai kuahnya karena memang kuahnya itu yang pedas banget, jadi mereka asyik deh mencari-cari daging yang masih menempel di iga hahaha. Kayanya memang itu yang paling seru kalau menikmati iga.
Selamat mencoba ^^


PUDING KARANG



Bismillahirrohmanirrohim
Ini foto lama yang sebenarnya sudah beberapa kali diposting juga. Puding karang atau puding gula merah. Dinamakan puding karang karena puding ini mempunyai motif yang mirip karang di dalamnya. Motif karang ini didapatkan dari penambahan telur dalam adonan puding. Puding karang bisa dibuat dari puding bening atau tanpa santan. Artinya motif karang didapatkan hanya dari serabut-serabut telur yang dimasukkan ke dalam adonan. Ada lagi puding karang yang dibuat dari puding bersantan. Santan yang digunakan tidak boleh terlalu kental, karena apabila santan terlalu kental maka motif karangnya tidak terlihat. 

Puding karang atau puding gula merah ini sebenarnya puding jadul ya, alias puding kuno. Tidak heran kalau puding ini banyak disukai oleh orang yang sudah sepuh juga, contohnya ya Mamaku sendiri hehehe. Beliau bukanlah penggemar puding, apalagi kalau puding dengan campuran susu...big..big NO deh pokoknya. Tapi kalau puding gula merah, beliau suka sekali. Mungkin waktu beliau kecil dulu sudah terbiasa menikmati puding gula merah ini ya hehehe. 




Untuk membuat puding karang, bisa memakai resep sesuai selera ya. Resep yang akan kutulis berikut ini beda dengan yang pernah kuposting dahulu disini. Silahkan saja menggunakan resep gula merah andalan masing-masing yaa..

PUDING KARANG

Bahan :
1 bungkus (7 gr) agar-agar plain
850 ml santan encer (jangan terlalu kental)
175 gr gula merah, sisir halus
40 gr gula pasir (atau sesuai selera)
sejumput garam
1 butir telur ukuran besar, kocok lepas
2 helai daun pandan, simpulkan

Cara Membuat :
- Panaskan santan dan gula merah. Aduk hingga gula larut dan saring.
- Campur bubuk agar-agar, gula pasir dan garam, tuangkan larutan santan dan gula merah, kemudian masukkan daun pandan.
- Masak sambil diaduk dengan api sedang hingga mendidih. Matikan api.
- Ambil 2 sendok sayur adonan, masukkan ke dalam kocokan telur dan aduk hingga rata.
- Nyalakan api, tuang telur dan aduk cepat hingga berserabut. Masak kembali hingga mendidih. Matikan api.
- Tuang ke cetakan agar-agar yang sudah dibasahi air. Biarkan uap panasnya hilang baru didinginkan ke dalam lemari es.
- Siap disajikan dingin.






Teksturnya lembut, tapi masih bisa dijadikan puding potong. Kalau mau lebih kokoh lagi takaran santan bisa dikurangi menjadi 750 ml ya. Rasa manisnya sudah pas menurut seleraku, kalau mau lebih manis bisa ditambahkan sesuai selera aja. Ingin menikmati puding karang dengan sensasi lain? Bisa ditambahkan kopi bubuk di adonannya, jadi deh puding karang kopi. Kalau yang lebih spesial bisa ditambahkan potongan kelapa muda yang diletakkan di dasar cetakan. Tuangkan adonan pelan-pelan sehingga hasilnya bisa cantik.
Ternyata puding jadul juga bisa jadi puding yang istimewa kan dan yang pasti puding ini tetap jadi favorit.


NASI BAKAR PRAKTIS



Kenapa dinamakan nasi bakar praktis? Karena nasi bakar ini memanfaatkan sisa nasi dan sisa lauk hehehe. Biasanya kalau ada sisa nasi, yang paling sering sih pastinya dibikin nasi goreng. Memang nasi goreng adalah menu yang praktis dan simpel, cocok buat sarapan. Sisa nasi bisa juga dibuat bitterbalen nasi yang disukai anak-anak. Nah...kali ini sisa nasinya dibuat nasi bakar aja ya. Jauh lebih simpel dibandingkan kita membuat nasi bakar yang biasanya harus menanak nasi terlebih dahulu hehehe. Yang ribet cuma bungkusinnya aja kok. Lebih gampang lagi kalau kita juga punya sisa lauk, tinggal campur aja deh sama nasinya. Kebetulan aku baru bikin (lagi) ayam suwir cabe hijau. Sekalian bikin banyak dan sisanya kubuat nasi bakar ini. Bisa juga pakai campuran ayam suwir bumbu rujak atau bahkan sambel goreng ati ampela

Sekilas nasi bakar praktis yang kubuat ini kurang menarik ya, karena tidak ada warna merahnya hehehe. Jodohnya pakai ayam suwir cabe hijau, jadinya memang sengaja gak dikasih warna merah. Kalau mau lebih cantik, bisa pakai ayam yang berbumbu merah, ditambahkan cabe merah yang diiris tipis. Fotonya juga seadanya, paling 10x jepret, karena keburu ke rumah Mama. Gak mikir deh mau dibuat style gimana, yang penting taruh di meja dengan props seadanya dan jepreet. Ternyata dari 10x jepret itu gak ada yang bagus hahahaha...nasib deh ya. Foto yang dimuat disini udah yang paling mendingan diantara yang gak bagus itu tadi hihihi. Eh ya karena nasinya tinggal dikit, jadi sengaja dibungkusin kecil-kecil, biar jadi banyak >_< 




NASI BAKAR PRAKTIS

Bahan :
2 piring nasi 
daun salam
serai, ambil bagian putihnya, potong memanjang
daun kemangi secukupnya
2 sdt minyak wijen
1 sdt kecap ikan
garam dan merica secukupnya
daun pisang dan batang lidi secukupnya

Bahan Campuran :

Cara Membuat :
- Campurkan nasi dengan minyak wijen, kecap ikan, garam dan merica serta bahan campuran (ayam suwir cabe hijau atau apapun sesuai selera). Aduk hingga rata dan test rasa.
- Ambil selembar daun pisang, letakkan selembar daun salam, batang serai dan daun kemangi. Beri 2-3 sdm campuran nasi dan gulung sambil dipadatkan. Sematkan lidi.
- Lakukan hingga habis.
- Kukus nasi selama kurang lebih 20 menit (kalau pakai nasi yang panas dan teksturnya masih lunak, tidak perlu dikukus lagi). Angkat.
- Bakar nasi hingga kecoklatan di setiap sisinya. 
- Siap disajikan.







Nyaaam....rasanya gak kalah enak dengan nasi bakar yang bikinnya ribet itu lho. Kunci nasi bakar praktis yang enak adalah....buat campuran lauknya seenak mungkin. Biarpun lauknya sederhana tapi kalau rasanya sedap, nasi bakarnya juga ikut sedap deh.  

FRUITS SALAD



Bismillahirrohmanirrohim...
Masih dalam edisi postingan salad ya. Kalau kemarin posting salad Indonesia, kali ini postingan tentang salad buah. Keluarga kami pecinta buah, bahkan kakak Naira itu gak pernah nolak yang namanya buah, apa saja dia mau. Kalau adek masih pilih-pilih, yang paling disukainya semangka. Karena semua hobby buah, tidak heran kalau kami juga suka salad buah. Bahkan beberapa waktu yang lalu Naira sempat bilang ke Bundanya kalau ulang tahun nanti tidak usah bikin cake, tapi salad buah aja hahaha. Gak perlu nunggu ulang tahun lah ya untuk bikin salad buah kesukaannya.

Kami paling sering menikmati buah dalam bentuk buah potong. Buahnya divariasikan aja setiap hari jadi tidak bosan. Selain itu buah dinikmati dengan bentuk juice atau smoothies. Salad buah tentunya bisa jadi variasi menikmati buah yang cukup menyenangkan. Rasanya segar, cocok sekali dinikmati di siang hari yang panas. Biasanya aku bikin siraman / dressing salad memakai yoghurt, kadang memakai mayonaise dan susu kental manis. Terkadang diberi taburan keju cheddar di atasnya. Kali ini aku pengen nyobain memakai air jeruk nipis juga sebagai campurannya dan tanpa keju. Maksudnya biar lebih kerasa segarnya, tanpa 'diganggu' rasa keju. Buahnya silahkan disesuaikan dengan selera aja ya. Ini buah-buahan yang kupakai...







FRUITS SALAD

Bahan (sesuaikan selera & kebutuhan) :
Semangka
Melon
Apel
Buah naga putih
Anggur
Jelly (aku bikin yang rasa blueberry)
Selada

Siraman / Dressing :
Yoghurt
Mayonaise
Susu Kental Manis
Air jeruk nipis / lemon

Cara Membuat :
- Potong dadu semua buah dan jelly, tata di piring saji, tambahkan selada.
- Campur yoghurt, mayonaise dan susu kental manis. Aduk rata.
- Tambahkan air jeruk nipis, aduk rata dan siramkan di atas salad.
- Segera sajikan.

Notes :
- Salad buah paling enak disajikan dalam keadaan dingin, jadi dinginkan dahulu buah-buahan yang akan dipakai.
- Sesaat setelah diracik, segera sajikan karena kalau terlalu lama akan berair.

Buah-buahan lain yang bisa dipakai antara lain adalah strawberry, kiwi, jeruk atau nanas. Anything you like ^^  Enak juga lho kalau diberi campuran jagung manis rebus.
Daan....ternyata memang enak lho kalau siramannya diberi air jeruk nipis. Segeer banget. Tingkat asam dan manisnya silahkan disesuaikan dengan selera aja ya.





Selamat berkreasi dengan salad buah. Syegeeer ^_^

MONTHLY EVENT PI #32 TRANCAM



Salad adalah jenis makanan yang terdiri dari campuran sayur-sayuran dan bahan-bahan makanan siap santap. Salad didefinisikan oleh The Dictionary of American Food and Drink, sebagai makanan yang berupa sayur-sayuran hijau yang disiram dengan berbagai bumbu dan saus, kemudian ditambahkan dengan sayuran atau buah-buahan lain. Selama ini salad seolah identik dengan makanan western. Yang populer tentu saja campuran sayur dan buah-buahan kemudian disiram dengan dressing. Dressingnya bisa berupa mayonaise, thousand island, mustard dan lain sebagainya. Padahal Indonesia memiliki berbagai macam jenis salad yang tidak kalah lezatnya apabila dibandingkan salad ala western.

Indonesian salad yang populer antara lain adalah gado-gado, urap, pecel, aneka rujak, asinan atau juga karedok. Masih banyak lagi beragam jenis salad Indonesia yang menarik untuk dinikmati. Untuk monthly event Pawon Ibu ini aku membuat 'trancam atau terancam'




Trancam adalah salah satu salad Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah. Sekilas trancam ini mirip dengan urap dan karedok. Mirip dengan urap karena sama-sama menggunakan campuran kelapa parut yang sudah diberi bumbu. Perbedaannya antara urap dan trancam adalah, sayuran yang dipakai pada urap direbus terlebih dahulu, sedangkan sayuran pada trancam mentah semuanya. Hal ini yang membuat trancam mirip dengan karedok, karena sama-sama menggunakan sayuran mentah. Bedanya karedok memakai bumbu kacang sebagai campurannya. 

Ada beberapa versi pembuatan trancam baik dari bumbu ataupun proses pembuatannya. Yang pasti sayur yang digunakan wajib sayur mentah ya, karena kalau direbus berarti bukan trancam namanya. Ada trancam yang menggunakan tempe bakar sebagai campurannya, ada yang memakai tempe kukus, bumbunya ada yang memakai terasi, ada pula yang mengukus atau menyangrai dulu bumbunya agar lebih tahan lama bahkan ada yang menambahkan air jeruk limau juga. 

Sayuran yang biasanya digunakan dalam pembuatan trancam antara lain adalah kacang panjang, tauge pendek, timun, daun kemangi dan petai cina. Ada juga yang menggunakan sawi putih dan kol yang diiris halus. Silahkan disesuaikan dengan selera ya. Bumbu kelapa parutnya juga cukup sederhana yaitu bawang putih, kencur, kemiri dan cabe. Ada yang menambahkan bawang merah juga sih, tapi kalau aku bikin ya yang seperti dibuat Mama, yaitu tidak memakai bawang merah dan juga tidak memakai campuran tempe bakar.
Trancam biasanya disajikan sebagai pelengkap ayam bakar atau ayam goreng seperti layaknya urap. Bisa juga disajikan sebagai menu pelengkap tumpeng dan yang pasti enak banget kalau digadoin lho. 







TRANCAM 

Bahan (sesuaikan dengan kebutuhan) :
5 helai kacang panjang, potong kecil-kecil
1 buah timun, buang bijinya dan potong dadu kecil
50 gr tauge pendek, bersihkan kulitnya
2 genggam daun kemangi, iris halus
petai cina (kali ini tidak pakai)
1/2 butir kelapa, parut memanjang

Bumbu Halus :
5 siung bawang putih
1 cabe merah besar
5 cabe rawit (sesuaikan selera pedas)
2 butir kemiri, sangrai
1 ruas kencur
2 helai daun jeruk
garam dan gula secukupnya

Cara Membuat :
- Campur bumbu halus dengan kelapa parut (bisa dikukus selama 10-15 menit agar tidak cepat basi).
- Campurkan bumbu kelapa dengan sayuran, aduk rata.
- Siap disajikan di piring saji dan segera hidangkan.

Trancam yang dibuat dari bahan-bahan mentah ini sebaiknya segera dimakan sesaat setelah diracik ya. Pemakaian timun bisa mengakibatkan trancam ini berair apabila tidak segera dinikmati. Rasanya enak lhoo. Sayuran segar yang renyah dipadukan dengan bumbu kelapa yang gurih pedas, mantaap deh. Eh ya trancam yang kubuat ini, bumbunya terlihat pucat karena memang hanya memakai 1 buah cabe merah besar. Kalau suka dengan warna bumbu kelapa yang lebih merah, bisa ditambahkan cabe merahnya. Tingkat pedas juga silahkan disesuaikan dengan selera masing-masing.




Selamat mencoba...semoga cocok dengan selera keluarga ^^

CAKE PISANG COKLAT KETAN HITAM



Bismillahirrohmanirrohim....
Postingan tentang resep banana cake lagi ya ^^   Sebagai penggemar banana cake, tidak heran kalau aku sering sekali hunting beragam resep banana cake. Selalu penasaran setiap membaca resep-resep banana cake, apalagi kalau judulnya atau penjelasan dari resep itu "menggoda". Misalnya aja gini nih judulnya...best ever banana cake, soft and moist banana cake, best banana cake recipe. Bagiku itu tambah bikin penasaran hihihi. 

Seperti biasa, setiap membeli pisang aku selalu menyisihkan 2-3 buah untuk diolah. Olahan itu bisa berupa nugget pisang, lumpia pisang atau pisang aroma atau tentu saja banana cake alias cake pisang favorit. Kali ini aku membuat cake pisang dengan resep yang sudah cukup lama ku bookmark, yaitu cake pisang coklat ketan hitam. Baca judulnya aja udah kebayang gimana enaknya pisang dipadukan dengan coklat dan tepung ketan hitam. Pastinya legit dan moist. Resep ini ku bookmark dari salah satu blog inspiratif, yaitu milik Bunda Yulyan Parwati. Original recipe diambil dari Sajian Sedap







CAKE PISANG COKLAT KETAN HITAM

Bahan :
200 gr margarin
125 gr gula pasir halus (blender dulu ya)
150 gr pisang ambon kupas, haluskan (aku pakai 200 gr pisang raja)
4 butir telur
75 gr tepung terigu protein sedang
25 gr coklat bubuk
100 gr tepung ketan hitam
1 sdt baking powder (aku pakai 1/2 sdt)

Cara Membuat :
- Panaskan oven 180'C. Siapkan loyang tulban 20-22 cm, oles margarin dan taburi dengan sedikit coklat bubuk.
- Campur dan ayak, tepung terigu, coklat bubuk, tepung ketan hitam dan baking powder. Sisihkan
- Kocok margarin dan gula pasir halus hingga lembut.
- Tambahkan telur satu persatu bergantian dengan sebagian campuran tepung. Kocok hingga rata.
- Masukkan pisang, kocok rata dengan mixer kecepatan rendah. Tambahkan sisa tepung dan teruskan mengocok hingga rata.
- Tuang ke dalam loyang dan oven selama kurang lebih 40 menit atau hingga matang.
- Angkat dan biarkan hangat kemudian potong-potong sesuai selera.

Beneraaan....rasanya legit dan moist. Perpaduan ketan hitam, pisang dan coklat ternyata memang enak sekali. Tekstur "pasir" dari ketan hitam memang tidak terlalu terasa, tapi rasanya tetap legit. Aroma pisang dan coklat juga menambah enaknya cake ini. Cake yang sudah diinapkan semalam, ternyata tambah legit lho.
Beneran deh...resep ini recomended banget buat dicobain




Sebenarnya di rumah yang hobby makan cake ketan hitam cuma aku sih, tapi kalau dipadukan dengan pisang dan coklat seperti ini semua juga doyan hehehe. Adek aja pas hangat-hangat langsung habis sepotong. Ayah juga awalnya gak tau kalau ini cake ketan hitam, karena dominan aroma coklat dan pisangnya :D