MIE GORENG HIJAU



Olahan pertama dari mie hijau homemade yang sudah kuposting kemarin. Bikin yang gampang dan cepat aja untuk makan sore keluargaku, yaitu bikin mie goreng. Bahan-bahan pelengkapnya juga seadanya, sesuai stok yang ada di kulkas yaitu memakai ayam, sosis, sawi dan wortel. Kalau mau lebih lengkap bisa ditambahkan udang, bakso atau jamur. Aku tambahkan kripik pangsit sebagai pelengkapnya, karena memang gak punya pelengkap yang lain hehehe.
Siapapun pasti bisa membuat mie goreng. Dengan bumbu-bumbu minimalis kita bisa kok bikin mie goreng yang enak dan tidak kalah dengan mie goreng yang dijual di resto atau kaki lima. Karena kali ini aku memakai mie hijau, jadi lebih minimalis lagi deh, tidak memakai kecap manis dan saus tiram seperti yang biasa aku pakai. Aku cuma pakai kecap ikan aja. Bukan apa-apa sih...takutnya mie hijaunya warnanya jadi aneh heuheuheu. Kalau mau pakai juga gak apa-apa, pasti tambah mantap rasanya.

MIE GORENG HIJAU

Bahan :
250 gr mie hijau
1000 ml air + 1 sdm minyak goreng
100 gr fillet ayam
2 buah sosis, iris tipis
2 buah wortel potong korek api
2 ikat sawi hijau potong-potong
1 sdm kecap ikan
garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya
50 ml air
1 batang daun bawang, potong-potong
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
3 siung bawang putih
3 butir bawang merah
2 butir kemiri sangrai

Pelengkap :
bawang goreng
kripik pangsit

Cara Membuat :
- Didihkan air, masukkan mie hijau. Tambahkan minyak goreng dan rebus hingga lunak. Angkat dan tiriskan.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum.
- Masukkan ayam, aduk hingga berubah warna. 
- Masukkan sosis dan wortel. Aduk rata.
- Tambahkan air dan masak hingga wortel lunak. Bumbui dengan garam, gula pasir dan merica bubuk.
- Masukkan sawi, aduk rata.
- Masukkan mie hijau, tambahkan kecap ikan. Aduk rata dengan menggunakan sumpit. 
- Test rasa dan tambahkan bumbu hingga pas rasanya.
- Masukkan daun bawang, masak sebentar kemudian matikan api.
- Sajikan dengan taburan bawang goreng dan kripik pangsit.




Alhamdulillah...jadi menu makan sore yang nikmat. Karena kami keluarga pecinta mie, jadi gak heran kalau bikin mie selalu ludes laris manis, termasuk mie goreng hijau yang minimalis ini. Memakai mie homemade, tentu saja lebih enak dibandingkan kita memakai mie kering biasa. Mienya lebih lembut dan gurih.
Masih ada sisa mie hijau, requestnya diolah menjadi mie ayam jamur atau cwie mie malang. Siaap...laksanakan ^_^


MIE HIJAU HOMEMADE



Bismillahirrohmanirrohim
Kali ini kita bikin mie homemade yuuk. Lebih sehat, bersih dan terjamin kalau kita bikin sendiri di rumah kan. Cara pembuatan mie homemade cukup mudah dan bahannya juga simpel kok. Sekarang ini lagi trend mie sehat dengan berbagai warna yang cantik. Warna-warna tersebut diperoleh dari bahan alami yang ditambahkan pada pembuatan mie. Warna hijau bisa diperoleh dari sawi hijau atau bayam, orange dari wortel, ungu dari bunga telang atau ubi ungu atau merah dari buah bit. Mie dengan aneka warna tersebut tentunya sangat menarik dilihat, apalagi anak-anak pasti suka. Dengan tambahan bahan-bahan tersebut, mie tidak hanya cantik tapi juga bisa meningkatkan nilai gizinya.

Keluarga kami adalah penggemar mie. Segala macam olahan mie pasti laris manis, mulai dari mie goreng, mie ayam, cwie mie, mie kangkung, mie titi dan lain sebagainya. Biasanya aku membuat mie tanpa tambahan bahan lainnya, jadi warnanya hanya kuning seperti mie pada umumnya. Kali ini aku tambahkan sawi hijau dan jadilah mie hijau homemade.





Kali ini aku mencoba resep dari Tabloid Koki yang kulihat di blog Mbak Hesti. Biasanya aku membuat mie hanya dengan bahan tepung terigu, garam dan telur. Resep ini memakai tambahan tepung sagu. Berikut ini resepnya ya

MIE HIJAU HOMEMADE

Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi
1 sdm garam halus
2 sdm tepung sagu
3 butir telur ayam (bisa juga pakai telur bebek)
200 gr sawi hijau ---> blender dengan sedikit air ambil sarinya kurang lebih 100-150 ml 
(tambahkan bila kurang)

Cara Membuat :
- Dalam sebuah wadah campur terigu dan garam. Aduk hingga rata.
- Tambahkan tepung sagu, aduk kembali hingga tercampur rata.
- Ambil sari sawi hijau (aku pakai 150 ml), masukkan telur kemudian aduk hingga rata.
- Tuang campuran sari sawi hijau sedikit demi sedikit ke campuran tepung sambil diaduk hingga rata. Tambahkan sari sawinya bila adonan dirasa masih kering.
- Masukkan adonan ke dalam gilingan mie. Giling dengan nomer yang besar terlebih dahulu hingga halus. Sesekali beri tepung sagu agar tidak lengket.
- Kecilkan nomer gilingan hingga ketebalan yang diinginkan.
- Cetak mie sesuai selera, bisa bentuk pipih ataupun bulat. 
- Adonan mie siap digunakan.



Di foto ini warnanya beda ya hehehe. Ini foto di dapurku yang remang-remang, aslii saat proses berlangsung. Jadinya gak sempet mikir lighting karena tangan berlumuran tepung hihihi.

Mie homemade bisa tahan disimpan di kulkas selama kurang lebih 1 minggu. Kemas mie dalam wadah kedap udara dalam ukuran 1x pakai, misalnya dipacking masing-masing seberat 200 gr. Sebenarnya aku belum pernah juga menyimpan mie homemade sampai 1 minggu, karena keburu habis diolah. 
Mie hijau homemade ini bisa jadi salah satu solusi buat anak-anak yang tidak suka sayuran hijau. Mie-nya tidak terasa langu sayur sama sekali. Kata kakak Naira....Bunda ini mie pandan tapi kok kurang wangi ya pandannya hihihi. Dikiranya warna hijaunya dari pandan ^_^
Apabila tidak mempunyai gilingan mie, bisa menggunakan rolling pin untuk menggiling adonan. Giling berulang kali hingga halus dan ketebalannya sesuai selera kemudian potong dengan menggunakan pisau. 



Selamat mencoba ya..

PUKIS TOPPING COKLAT



Lagi-lagi postingan tentangn pukis. Sebenarnya udah beberapa kali posting pukis dan juga resepnya sama hehehe. Kebetulan kemarin ada orderan pukis dalam jumlah yang cukup banyak menurutku. Aku bikin sebanyak 2,5 kg terigu dan masih ada sisa sedikit buat keluarga. Dan yang sisa inilah yang iseng-iseng difotoin hehehe. Fotonya juga asal jeprat jepret aja karena hari sudah sore dan mendung gelap. Just..enjoy the picts yaa






Sesuai request, aku bikin pukis dengan topping meises. Pakai topping keju juga enak banget lho. Resepnya gak aku tulis lagi, bisa dilihat disini ya. Salah satu tips untuk membuat pukis yang awet empuknya adalah dengan mengoleskan margarin sesaat setelah pukis diangkat dari cetakannya. Seperti yang dilakukan abang-abang penjual pukis itu kan yaa.
^_^

BITTERBALLEN KEJU



Ada yang suka bitterballen? Sama donk kita hehehe. Bitterballen adalah kudapan yang konon aslinya berasal dari Belanda dan mirip dengan kroket. Bedanya kroket dibuat dari campuran kentang yang dihaluskan sedangkan bitterballen dibuat dari campuran daging, tepung terigu, margarin dan susu. Bitterballen biasanya berbentuk bulatan kecil, sedangkan kroket biasanya berbentuk lonjong. Baik bitterballen ataupun kroket, dibalut dengan tepung panir atau tepung roti dan kemudian digoreng. Biasanya disajikan dengan saus mayo ataupun mustard. 

Bitterballen ini cukup mudah cara pembuatannya dan bisa divariasikan menyesuaikan selera keluarga. Apabila bosan dengan isian daging sapi, bisa diganti dengan ayam, udang atapun tuna. Bitterballen yang kubuat kali ini tetap memakai resep yang biasa kupakai, bedanya aku menambahkan potongan keju di dalamnya. Lebih enak memakai keju quick melt, sehingga setelah digoreng akan ada lelehan keju di dalam bitterballen. Karena tidak ada stok keju quick melt, jadi aku pakai keju cheddar yang dipotong dadu. 






BITTERBALLEN KEJU

Bahan :
100 gr margarin
1 butir bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, memarkan dan cincang halus
150 gr tepung terigu serbaguna
350 ml susu cair
200 gr daging giling yang sudah ditumis dulu
garam, merica bubuk, pala bubuk dan gula pasir secukupnya
1 batang daun bawang, iris halus
50 gr keju cheddar potong dadu kecil

Pelapis :
3 butir telur, kocok lepas
(aku pakai stok putih telur)
tepung panir secukupnya

Cara Membuat :
- Panaskan margarin hingga leleh, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
- Masukkan terigu, aduk rata hingga berbulir-bulir.
- Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata dan kental.
- Masukkan daging giling yang sudah ditumis, bumbui dengan garam, merica bubuk, pala bubuk dan gula pasir. Aduk rata dan test rasa.
- Masukkan daun bawang. Aduk rata dan matikan api.
- Setelah hangat, bentuk bulatan kecil, beri isian keju dan bulatkan kembali. Lakukan hingga habis.
- Gulingkan bitterballen ke tepung panir, celupkan ke kocokan telur dan gulingkan kembali ke tepung panir hingga rata. Lakukan hingga habis.
- Diamkan di kulkas selama kurang lebih 30-60 menit sebelum digoreng agar tepung panir menempel sempurna.
- Panaskan minyak, goreng bitterbalen hingga coklat keemasan.
- Angkat dan tiriskan. Sajikan hangat.





Lembut di dalam dan crunchy di luar. Aslinya bitterballen ini berbentuk bulatan kecil ya. Kalau aku yang bikin, awalnya aja kecil-kecil, lama-lama bulatannya jadi tambah gede karena pengennya cepat-cepat selesai hehehehe. Kalau untuk dijual, lebih baik ditimbang bulatannya ya biar bentuknya bisa seragam dan cantik. 
Biasanya kami menyantap bitterballen ini memakai saus sambal favorit atau juga dengan saus mayo. Kadang ayah malah minta cabe rawit untuk menyantapnya. Indonesia banget deh ya hahaha. Bitterballen ini biasanya aku frozen juga. Aku bikin yang banyak sekalian, sisanya yang tidak digoreng dimasukkan ke wadah tertutup dan disimpan di freezer. Kalau pas males nguprek di dapur, tinggal keluarkan bitterballen, thawing sebentar dan siap digoreng. Nyam...nyaam...


Selamat mencoba ...semoga sesuai dengan selera keluarga ^_^

TELUR DADAR ASAM MANIS



Bismillahirrohmanirrohim...
Sharing menu yang simpel lagi ya. Emang bisanya bikin yang simpel-simpel euy. Kali ini adalah postingan tentang telur dadar. Yuup...siapapun pasti bisa bikin telur dadar kan. Bahkan kakak Naira pun sudah pinter bikin telur dadar. Biasanya telur dadar ini jadi salah satu emergency menu di pagi hari, karena ya itu bikinnya secepat kilat dan biasanya anak-anak suka. Hal itu berlaku juga di rumahku hehehe. Tapi....biasanya telur dadarnya aku 'dandani' sedikit lah, jadi gak hanya menyantap telur dadar dan nasi putih aja. Tujuannya tentu saja biar gak bosen dan anak-anak lebih lahap makannya. Salah satunya adalah dengan membuat telur dadar asam manis. Biarpun hanya telur dadar, tapi ternyata rasanya bisa jadi lebih istimewa. Membuatnya juga cukup mudah, cocok buatku yang susah bangun pagi dan sering masak kilat buat sarapan uuppss...hihihihi. Beneran deh bikinnya cepat kok, gak sampai 30 menit, telur dadar asam manis ini sudah siap dinikmati.





TELUR DADAR ASAM MANIS

Bahan :
4 butir telur
3 butir bawang merah
3 sdm tepung terigu
30 ml air matang
2 buah sosis, iris tipis
50 gr fillet ayam, rebus dan potong dadu kecil
1 batang daun bawang, iris halus
garam, gula pasir dan merica bubuk secukupnya
minyak goreng secukupnya

Bahan Saus Asam Manis :
1/2 butir bawang bombay, iris memanjang
2 siung bawang putih, memarkan dan cincang
4 sdm saus tomat
2 sdm saus sambal (boleh diskip)
1 sdm saus tiram
1/2 nanas, potong sesuai selera
2 sdm kacang polong
2-3 sdm gula pasir (atau sesuai selera)
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
300 ml air
1 sdm tepung terigu, larutkan dengan sedikit air
1 batang daun bawang, iris halus
1 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
- Telur dadar : Kocok lepas telur, masukkan bawang merah, sosis dan fillet ayam. Aduk hingga rata.
- Campur tepung terigu dan air, aduk hingga mengental kemudian masukkan ke dalam kocokan telur. Aduk hingga rata dan tidak menggumpal.
- Bumbui dengan garam, gula pasir dan merica bubuk. Aduk rata. Masukkan daun bawang.
- Panaskan wajan anti lengket, beri minyak secukupnya (aku goreng memakai multi pan atau bisa juga cetakan kue lumpur). Tuang adonan telur, masak hingga api kecil hingga kecoklatan baru dibalik. Masak hingga matang. Angkat dan tiriskan.
- Saus Asam Manis : Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan saus tomat, saus sambal dan saus tiram. Aduk rata.
- Masukkan kacang polong dan nanas. Aduk rata.
- Tuang air kemudian bumbui dengan gula pasir, garam dan merica bubuk. Test rasa hingga pas.
- Tuang larutan terigu sedikit demi sedikit hingga kekentalan yang diinginkan.
- Sesaat sebelum diangkat, masukkan daun bawang, aduk rata. Angkat,
- Siapkan piring saji, tata telur dadar di atasnya dan siram dengan saus asam manis.
- Siap disajikan hangat.

Notes :
- Pelengkap telur dadar bisa juga menggunakan udang, jamur atau kornet. Bisa juga ditambahkan irisan cabe bila suka.
- Lebih enak saus asam manis ditambahkan wortel, tapi tadi pas gak punya wortel hehehe.

Pengen lebih cepat lagi mengolah telur dadar asam manis ini...siapkan bahan-bahannya semalam sebelumnya. Pagi harinya tinggal cemplang cemplung aja deh. Disajikan dengan nasi hangat...Alhamdulillah nikmat sekali. 
Kalau kurang suka menyantap saus asam manis di pagi hari, bisa juga disajikan dengan saus bolognese homemade. Telur dadar ini juga pastinya nikmat disajikan sebagai pelengkap nasi goreng atau mie goreng.







Telur dadar asam manis ini special entry untuk PR Dapur Asiyah bulan Februari yang bertema Menu Sarapan Sehat Favorit Keluarga. Semoga berkenan yaa..

SUS ISI AYAM SOSIS



Bismillah...
Masih dalam usaha melawan baking blue yang betaaah banget nempel huhuhuhu. Baking blue tapi pengennya ngemil yang enak-enak dan gak mau beli. Siapa juga yang mau bikinin cemilan buatku hiiiks. Jadinya ya gini deh....niat bikin sus tapi maunya yang cepat selesai dan cepat dimaem. Caranya ya dengan menuang seluruh adonan beserta isiannya ke dalam pinggan. Gak pake ribet nyetakin satu persatu, gak pake lama mengisi fillingnya hihihihi. Jurus orang males ini yah. 

Karena lagi pengen cemilan yang gurih-gurih, jadi aku bikin sus dengan isian ayam dan sosis. Kebetulan kulkas juga lagi sepi, cuma ada telur 4 butir, ayam dan sosis aja. Melas banget deh pokoknya. Telur yang tinggal 4 butir itu bisa banget kalau diolah menjadi sus. Bikin tumisan isian juga asal cemplung aja deh, yang penting jadi. What a surpraise....ternyata sus isi ayam sosis yang seadanya ini ...enaaak banget. Laris manis pokoknya. Alhamdulillah..






SUS ISI AYAM SOSIS

Bahan Kulit Sus :
200 ml air
125 gr margarin
1 sdm gula pasir
100 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr tepung terigu protein sedang
4 butir telur ukuran sedang

Bahan Isian :
1/2 butir bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
100 gr fillet dada ayam, potong dadu kecil
3 buah sosis ayam, iris tipis
50-100 ml air
1 sdm tepung terigu
garam, gula pasir, merica bubuk dan pala bubuk secukupnya
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
- Kulit Sus : Didihkan air, gula pasir dan margarin. Masukkan campuran tepung terigu, aduk rata hingga kalis. Matikan api dan biarkan hangat.
- Setelah hangat, masukkan telur satu persatu sambil dikocok rata. Sisihkan.
- Isian : Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan fillet ayam dan sosis. Aduk hingga berubah warna.
- Masukkan tepung terigu, aduk rata dan tuang air. Bumbui dengan garam, gula pasir, merica bubuk dan pala bubuk. Test rasa.
- Masak hingga mengental. Angkat dan sisihkan.
- Siapkan loyang / pinggan, oles tipis margarin.
- Masukkan adonan sus ke dalam piping bag dan semprotkan ke dasar pinggan. Beri isian dan ratakan.
- Semprotkan kembali adonan sus di atas isisan hingga menutupi seluruh permukaannya. 
- Panggang dalam oven 180'C hingga matang dan berwarna kecoklatan.
- Angkat dan sajikan hangat.

Notes :
Bisa menggunakan tepung protein tinggi atau protein sedang saja ya. Kalau aku lebih suka dimix, sehingga kulit sus tetap kokoh dan juga tidak terlalu crunchy. 




Daan...ternyata baking blue parah merembet juga ke acara foto-foto. Malesnya minta ampun. Tiap hari masak dan bikin cemilan sederhana, tapi kebanyakan lewat aja tanpa difoto. Dipaksain foto juga hasilnya berantakan, seperti pada foto sus ini hihihi. Semoga cepat berlalu ya baking blue-nyaaa ^_^

KLEPON



Bismillahirrohmanirrohim....
Mulai posting di blog lagi setelah kurang lebih 1 minggu off. Kali ini adalah postingan tentang salah satu jajanan tradisional. Yups....jajanan tradisional memang gak pernah ngebosenin ya. Jenisnya beragam, kaya rasa dan biasanya dibuat dari bahan-bahan yang cukup simpel dan terjangkau. Kali ini aku membuat klepon.
Sebenarnya sudah cukup sering juga aku posting tentang klepon, tapi ternyata kebanyakan klepon ubi ya. Keluargaku sangat suka dengan klepon, tapi kalau Kakak dan Adek yang makan, mereka gak mau pakai kelapa heheheh. Jadi selalu aku sisihkan untuk mereka yang tidak ditaburi kelapa.

Biasanya kalau membuat klepon, aku gak pernah timbang-timbang lagi sih, karena memang klepon ini cukup mudah dibuat dan bisa dikira-kira takarannya. Tapi kali ini aku timbangin deh ya dengan base resep klepon NCC. Untuk takaran air, jangan berpatokan dengan takaran air di resep ya. Masukkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni dan dirasa adonan bisa dipulung / dibentuk. Untuk isiannya juga jangan mengisi terlalu penuh, agar klepon tidak pecah ketika dibentuk. Yuuuk...bikin klepon yuk




K L E P O N

Bahan :
250 gr tepung ketan
50 gr tepung beras
200 ml air daun suji hangat (bisa ditambah atau dikurangi)
2 sdt air kapur sirih
100 gr gula merah, sisir
1/2 butir kelapa, parut memanjang
1/2 sdt garam
air untuk merebus

Cara Membuat :
- Campur tepung ketan dan tepung beras. Aduk hingga rata.
- Campurkan air daun suji dan air kapur sirih. Aduk rata.
- Tuang sedikit demi sedikit ke campuran tepung, aduk rata hingga bisa dipulung atau dibentuk. Bila adonan dirasa masih kering, tambahkan lagi air daun suji sedikit lagi.
- Ambil sejumput adonan, pipihkan dan isi dengan gula merah. Bulatkan dan lakukan hingga habis.
- Didihkan air dan rebus klepon hingga mengapung.
- Angkat klepon yang sudah mengapung dan pindahkan ke wadah yang berisi air matang suhu ruang. Diamkan sejenak kemudian angkat dan tiriskan.
- Kukus kelapa parut dengan garam sebentar saja.
- Gulingkan klepon ke kelapa parut. 
- Siap dihidangkan.

Kalau males bikin air daun suji, bisa aja pakai pasta pandan biasa ya. Campurkan pasta pandan ke dalam air hangat dan aduk hingga rata. Siap dipakai deeh.




Alhamdulillah...nikmat untuk cemilan di sore hari. Untuk resep klepon ubi bisa dilihat disini ya. Klepon ubi ungu yang cantik bisa dilihat 'penampakannya' disini ya hehehe.

LBT #30 CANNELLONI PIE



Bismillahirrohmanirrohim
LBT challenge #30 temanya adalah savoury pie. Biasanya kita mengenal pie dengan cita rasa manis, misalnya fruit pie, apple pie, egg tart atau pie susu, blueberry pie dan lain sebagainya. Challenge kali ini adalah pie dengan cita rasa gurih. Ternyata savoury pie itu banyak sekali macamnya dan mudah dikreasikan sesuai selera kita. Aku sudah pernah beberapa kali membuat savoury pie, antara lain adalah mac pie atau quiche lorraine

Kali ini aku membuat paduan pasta dan pie, yaitu canneloni pie. Cannelloni adalah salah satu jenis pasta yang berbentuk silinder. Cannelloni biasanya disajikan dengan filling / isian dan disiram dengan saus. Tekstur cannelloni mirip dengan lasagna, sehingga apabila tidak tersedia cannelloni, bisa memakai lasagna sebagai bahan pengganti. Lasagna tersebut diberi isian di tengahnya dan digulung hingga menyerupai cannelloni. Selain populer di Italy, cannelloni juga sangat familiar di Uruguay dan Argentina. Biasanya disajikan sebagai hidangan keluarga di hari Minggu.




Cannelloni pie yang kubuat ini, sekilas mirip pizza ya hehehe. Hal ini karena aku memberikan topping mozarella yang berlimpah seperti yang biasa dijumpai pada topping pizza. Menurutku memang enak bila disajikan dengan mozarella, lelehan kejunya saat dihidangkan begitu menggoda.



CANNELLONI PIE

Bahan Crust Pie :
350 gr tepung terigu serbaguna
200 gr butter / margarin
3 kuning telur
75 ml air es

Cara Membuat :
- Campur tepung terigu dan butter / margarin. Aduk hingga rata menggunakan pisau pastry atau garpu hingga adonan berbulir-bulir.
- Masukkan kuning telur. Aduk rata.
- Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk memakai sendok kayu. Hentikan pemakaian air apabila dirasa sudah cukup kalis dan tambahkan apabila adonan masih terasa kering. Hal ini tergantung dari kondisi tepung masing-masing ya.
- Oles loyang pie bongkar pasang atau cetakan pie mini dengan margarin. Cetak adonan pie di atasnya.
- Apabila menggunakan loyang pie besar, oven dengan suhu 170'C hingga setengah matang. Letakkan biji-bijian di atasnya selama proses pemanggangan atau tusuk-tusuk dasar pie dengan garpu agar adonan tidak menggelembung.
- Angkat dan sisihkan.

CANNELLONI 

Bahan :
7  buah cannelloni
1 sdm minyak goreng
---> rebus cannelloni di air mendidih hingga al-dente. Tuangi minyak, angkat dan tiriskan.

Bahan Isian Cannelloni :
300 gr daging ayam giling (boleh juga pakai daging sapi)
1 butir bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
2 buah wortel, potong dadu kecil, rebus dahulu hingga empuk
50 gr jagung manis pipil
50 gr kacang polong
75 ml air
1 sdt garam
1/4 sdt gula pasir
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat Isian Cannelloni :
- Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga layu dan harum.
- Masukkan daging ayam giling, aduk rata hingga berubah warna.
- Masukkan wortel, jagung manis dan kacang polong.
- Bumbui dengan garam, gula pasir dan merica bubuk. Aduk rata.
- Tuang air, masak sebentar hingga meresap.
- Angkat dan siap digunakan.

Bahan Saus Cannelloni :
200 gr susu cair
50 gr keju cheddar parut
2 butir telur
1/2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk 

Cara Membuat :
- Panaskan susu cukup hingga hangat saja, masukkan keju cheddar parut. Aduk rata hingga keju larut. Angkat dari api.
- Setelah hangat, masukkan telur yang sudah dikocok lepas. Aduk hingga rata.
- Masukkan garam dan merica bubuk. Aduk rata.
- Saus siap digunakan.

Penyelesaian Cannelloni Pie :


- Siapkan cannelloni yang sudah direbus, masukkan isian ke dalamnya hingga penuh. 
- Tata cannelloni yang sudah diisi di atas crust pie.
- Tuang saus di atasnya hingga penuh.
- Panggang dengan suhu 180'C hingga setengah set (adonan bagian atas mulai kokoh), beri topping sesuai selera (aku pakai bawang bombay, tomat, keju mozarella dan taburan oregano). 
- Lanjutkan memanggang hingga matang.
- Angkat, biarkan hangat dan keluakan perlahan dari cetakannya.
- Siap disajikan hangat dengan saus sambal favorit.

Isian cannelloni bisa disesuaikan dengan selera keluarga ya. Bisa memakai jamur, bayam, smoked beef atau bahkan sosis. Bisa juga diisi memakai saus bolognese homemade. Wuuih...kayanya enak banget ya kalau pakai bolognese hehehe. Untuk toppingnya, silahkan disesuaikan juga dengan bahan-bahan yang ada. Apabila punya stok paprika bisa dipakai. Untuk taburannya bisa memakai keju quick melt apabila tidak punya stok mozarella di rumah. Tanpa taburan keju juga oke kok.




Alhamdulillah...puas dengan cannelloni pie ini. Penampilannya mungkin memang tidak cantik, rasanya sudah pas menurutku. Crust pie yang renyah dipadukan dengan isian yang lembut, cocok sekali dengan selera keluargaku. 




Thanks for the challenge LBT ^^  Happy baking with Lets get Baking Together. 

UDANG SAUS TIRAM....MUDAH, CEPAT & ENAK ^^



Repost tentang udang saus tiram. Menu yang simpel dan cepat serta tentu saja jadi favorit anak-anak. Biasanya aku bikin dadakan aja sesaat sebelum makan siang, jadi ketika kakak Naira pulang sekolah, udang saus tiram ini masih fresh dari kompor hehehe. Kebetulan kemarin masih ada sedikit udang di kulkas, jadi bikin yang gampang aja deh. 
Resep cemplang cemplung sudah pernah kuposting ya. Kali ini kutuliskan ulang




UDANG SAUS TIRAM

Bahan :
500 gr udang, buang kepalanya dan bersihkan
1 buah jeruk nipis, ambil airnya
1 butir bawang bombay, iris memanjang
2 siung bawang putih, memarkan dan cincang
4 sdm saus tiram
2 sdm saus tomat
1 sdm kecap manis
1/2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
2 sdt gula pasir
air secukupnya
1 batang daun bawang, potong-potong
minyak untuk menggoreng

Cara Membuat :
- Cuci bersih udang, kucuri air jeruk nipis dan diamkan selama 15 menit. Cuci bersih kembali.
- Panaskan minyak, goreng udang hingga matang. Angkat dan tiriskan.
- Ambil 2 sdm minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
- Masukkan saus tiram, saus tomat, kecap manis, garam, merica bubuk dan gula pasir. Aduk rata.
- Masukkan udang, aduk hingga rata dan tuang sedikit air. Test rasa hingga pas sesuai selera.
- Masukkan daun bawang, masak sebentar.
- Angkat dan sajikan hangat.



Monggo dicobain di rumah, siapa tau jadi salah satu menu favorit si kecil. 
Happy cooking ^^

CHEESY BOLOGNESE SCHOTEL



Bismillahirrohmanirrohim....macaroni schotel again ^^
Kebetulan masih punya saus bolognese homemade di kulkas, bahan-bahan untuk schotel juga lengkap di "kotak ajaib", jadi mari bikin schotel aja yuuk. Jangan bosen-bosen ya kalau postingannya lagi-lagi tentang macaronie schotel.
Karena aku ingin menambahkan saus bolognese sebagai lapisan di schotelku ini, jadi di adonannya aku tidak menambahkan daging giling ataupun kornet. Sebenarnya sih karena lagi gak punya stok aja hihihi. Tapi memang di saus bolognese homemade-ku daging gilingnya sudah berlimpah kok. Kali ini bikinnya juga tanpa saus putih atau saus bechamel, juga karena persediaan susu yang terbatas. Jadi sebenarnya walaupun bahan lengkap, tapi stoknya terbatas xixixix. Gak jadi halangan kan untuk bikin schotel ^^
Resep schotel bisa memakai resep sesuai selera aja ya, asal cemplang cemplung juga oke kok.







CHEESY BOLOGNESE SCHOTEL

Bahan Macaroni Schotel
200 gr macaroni, rebus hingga al-dente
1/2 butir bawang bombay cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
4 buah sosis, iris tipis
350 ml susu cair
3 butir telur kocok lepas
25 gr keju cheddar parut halus
25 gr keju parmesan halus
1/2 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt oregano
2 sdm minyak untuk menumis
keju cheddar parut secukupnya untuk topping

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
- Masukkan sosis, aduk rata hingga berubah warna.
- Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk. Masukkan macaroni, keju cheddar dan keju parmesan. Aduk perlahan.
- Bumbui dengan garam, gula dan merica bubuk. Matikan api.
- Setelah hangat, masukkan kocokan telur. Aduk perlahan hingga rata.
- Masukkan oregano, aduk rata.

Bahan Saus Bolognese Homemade :
5 buah tomat, blender hingga halus
1 kaleng kecil pasta tomat (aku pakai del monte)
250 gr daging giling
1/2 butir bawang bombay cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
50-100 ml air
1/2 sdt garam
1-2 sdm gula pasir (atau sesuai selera)
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt oregano
1 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
- Masukkan daging giling, masak hingga berubah warna.
- Tuang pasta tomat dan tomat blender. Aduk hingga rata.
- Bumbui dengan garam, gula pasir dan merica bubuk. Aduk rata.
- Tuang air sedikit demi sedikit. Masak hingga mengental.
- Masukkan oregano, aduk rata.
- Angkat dan siap digunakan.

Penyelesaian :
- Siapkan pinggan tahan panas (aku pakai ramekin kecil), oles tipis dengan margarin.
- Tuang adonan macaroni schotel hingga 1/2 pinggan, tuang saus bolognese di atasnya. Ratakan hingga menutupi seluruh permukaan.
- Tuang kembali dengan adonan macaroni
- Beri topping keju cheddar parut.
- Panggang dalam oven suhu 170'C hingga matang.
- Angkat dan sajikan hangat.

Yeaaay.....cheesy bolognese schotel ini jadi sarapan lezat keesokan harinya. Anak-anak tinggal pilih warna ramekin yang mereka suka aja. Jadi yang ada di foto ini berarti yang tidak dipilih anak-anakku hehehe.







Almost done !! Alhamdulillah...

Chessy bolognese schotel ini adalah entry untuk even NCC Cheese Culinary Week. Yeaaay...I've got the badge. Thanks NCC



AYAM SUWIR BUMBU RUJAK



Bismillahirrohmanirrohim....our menu today ^^
Hari ini tetep masak yang gampang dan praktis...ya seperti biasanya ya. Menu hari ini antara lain adalah tumis sawi tahu dan ayam suwir bumbu rujak. Buat anak-anak ada udang saus tiram dan bening bayam yang dimasak dadakan sesaat sebelum mereka makan siang. Kali ini postingan tentang ayam suwir bumbu rujak aja ya. 
Ayam bumbu rujak bukan berarti ayam yang diberi bumbu sambal rujak ya hehehe. Ayam bumbu rujak adalah salah satu sajian dari Jawa Timur. Biasanya ayam bumbu rujak adalah berupa ayam panggang yang disajikan dengan kuah kental berwarna merah. Mungkin sekilas mirip dengan ayam bumbu bali atau bumbu merah lainnya. Resepnya juga mirip-mirip ya, namanya aja yang lain di masing-masing daerah.
Karena kali ini aku ingin membuat ayam suwir, jadinya gak perlu repot-repot memanggang ayamnya. Bumbu yang digunakan sebenarnya sama aja dengan kalau membuat ayam panggang bumbu rujak. Menurutku memakan ayam suwir tentunya beda sensasinya jika dibandingkan memakan ayam potongan hehehe. Masak yuuk




AYAM SUWIR BUMBU RUJAK

Bahan :
500 gr fillet ayam (boleh fillet dada atau paha ya)
1 sdm air jeruk nipis
1 ruas lengkuas, memarkan
2 bantang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
2 helai daun salam
2 helai daun jeruk
2 sdt garam
1 sdm gula merah, sisir halus
1 sdt gula pasir
300 ml santan
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 cabe merah
2 cabe rawit (sesuaikan selera)
3 butir kemiri sangrai
1 cm jahe

Cara Membuat :
- Lumuri fillet ayam dengan air jeruk nipis. Biarkan sebentar.
- Rebus ayam hingga matang dan empuk, suwir-suwir. Sisihkan.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan serai, daun salam, daun jeruk dan lengkuas. Aduk hingga rata.
- Masukkan ayam, aduk hingga bumbu rata.
- Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk, bumbui dengan garam, gula pasir dan gula merah. 
- Kecilkan api, tutup wajan dan masak hingga santan menyusut.
- Angkat dan siap disajikan.

Dinikmati bersama nasi hangat...Alhamdulillah nikmat sekali. Lebih mantap kalau rasanya super pedas ya. Kalau aku gak bisa masak super pedas, karena anak-anak biasanya juga ikut ngicipin tuh hehehe. Kasian kalau terlalu pedas, mereka jadi gak bisa makannya.
Selain ayam suwir bumbu rujak, bisa juga kita mengolah ayam suwir cabe hijau, ayam suwir masak habang, ayam suwir rica, ayam suwir bumbu opor, ayam suwir bumbu kare, ayam suwir bumbu bali atau yang lebih simple ayam suwir saus tiram.  Silahkan dikreasikan sesuai selera keluarga. 






Selamat mencoba ya..

PUDING ROTI COKLAT



Setelah baking blue selama beberapa saat, akhirnya proyek pertama pedekate kembali dengan oven adalah bikin puding roti coklat. Ada beberapa teman yang bertanya, bisa juga baking blue ya hehehe. Pastinya bisa donk, pasti ada juga masa jenuhnya. Tapi di saat baking blue, aku malah deket-deket ama klakat dan wajan hihihi. Maksudnya bikin cemilan yang dikukus atau digoreng.
Udah cukup lama juga gak bikin puding roti, padahal ini adalah salah satu dessert favorit anak-anak. Kebetulan lagi ke supermarket dan liat roti tawar coklat, langsung deh kepikiran untuk membuat puding roti coklat. Kali ini aku membuat langsung di pinggan besar, jadi teksturnya aku mau yang lebih padat sehingga mudah dipotong. Bukan berarti jadi keras ya, teksturnya tentu saja tetap lembut khas puding roti. 

PUDING ROTI COKLAT

Bahan :
1 bungkus (12 lembar) roti tawar coklat
600 ml susu cair
125 gr gula pasir (atau sesuai selera)
3 butir telur
1 kuning telur
1 sdt vanilla
3 sdm margarin leleh
1 sdm coklat bubuk

Taburan :
chocochips (aku pakai choco crispy balls)
cherry kering 

Cara Membuat :
-  Panaskan oven 170'C. Siapkan pinggan tahan panas, oles tipis dengan margarin. Sisihkan.
- Potong-potong roti tawar, atau boleh juga disobek-sobek.
- Campur susu dengan gula pasir, aduk hingga larut. Kalau aku kemarin dipanaskan sebentar susunya cukup sampai gula larut. Angkat dan dinginkan.
- Masukkan telur, aduk hingga rata menggunakan whisk.
- Masukkan margarin leleh dan vanilla. Aduk rata kembali.
- Ambil 100 ml larutan susu, hangatkan kembali sebentar dan campur dengan coklat bubuk. Sisihkan.
- Tata 1/3 bagian roti tawar di dasar pinggan. Tuang 1/2 larutan susu, biarkan meresap.
- Taburi permukaannya dengan chocochips dan tata kembali roti tawar di atasnya.
- Tuang sisa larutan susu, biarkan meresap kembali.
- Tata kembali dengan sisa roti tawar dan tuang dengan larutan susu yang sudah dicampur dengan coklat bubuk.
- Taburi atasnya dengan chocochips dan cherry.
- Panggang dengan cara steam bake (panggang di atas air) selama kurang lebih 20 menit setelah itu turunkan suhunya menjadi 150 menit dan lanjutkan memanggang selama kurang lebih 30 menit atau hingga set. 
- Siap disajikan hangat atau dingin.




Kali ini fotonya pelit yaa...maksudnya cuma ada potongan kecil hehehe. Sebenarnya niat banget mau fotoin utuhnya, tapi ternyata udah keburu dipotong-potong. Jadi gak usah foto utuhnya ya, cukup foto sepiring kecil ini. Eh ya...ada nih foto pinggannya...ini dia hihihi..



Almost done ^^