ALMOND BANANA CAKE





Bismillah...
Ceritanya nih waktu belanja buah ke gerai buah langganan, ngeliat ada pisang cavendish yang sudah mulai menghitam. Sudah matang sekali, tapi tidak busuk dan tampilannya jelas tidak menarik hati. Akhirnya aku beli aja, lumayan cuma dikasih harga 5000 untuk 5 buah pisang cavendish yang lumayan besar. Sebenarnya asli gak punya ide mau dibikin apa dan seperti biasa akhirnya mentok juga deh dibikin banana cake hehehe.
Banana cake memang cukup simpel membuatnya dan mudah divariasikan. Tadinya sempat pengen bikin banana chocochips crumble cake lagi, tapi pas buka-buka kulkas ngeliat masih ada stok almond slice yang lumayan banyak. Jadi...kali ini kita bikin almond banana cake aja yuk. 





Selain almond, bisa juga menggunakan kacang-kacangan yang lain, seperti kenari, mede, walnut atau bahkan kacang tanah cincang. Kalau gak pakai kacang-kacangan juga tetap enak kok, tapi judulnya jadi banana cake aja ya hehehe. Kebetulan waktu aku bikin cake ini, ada teman-teman kakak yang sedang belajar kelompok di rumah, jadi aku bikin agak banyak. Dari resep berikut ini aku dapat 1 loyang cake tulban  ukuran 20 cm dan 6 buah cupcake.

ALMOND BANANA CAKE

Bahan :
230 gr butter
250 gr gula pasir halus
50 gr gula palem
1 sdt vanilla
2 butir telur ukuran besar
350 gr tepung terigu serbaguna
2 sdt kayu manis bubuk
1 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
4 buah pisang, lumatkan dengan garpu (kurleb 400-500 gr)
90 ml, buttermilk (bisa pakai susu cair biasa atau yoghurt cair)
100 gr almond slice (panggang sebentar dan cincang kasar)

Cara Membuat :
1. Panaskan oven 180'C, oles loyang dengan margarin dan taburi dengan terigu. Sisihkan.
2. Campur dan ayak tepung terigu, kayu manis bubuk, baking powder dan soda kue. Sisihkan.
3. Dalam sebuah wadah, kocok butter bersama gula pasir halus dan gula palem hingga lembut dan gula larut (kurang lebih selama 3 menit). Masukkan vanilla, kocok hingga rata.
4. Masukkan telur satu persatu sambil terus dikocok.
5. Masukkan campuran terigu bergantian dengan buttermilk, diawali dan diakhiri dengan terigu. Kocok rata kemudian masukkan pisang yang sudah dihaluskan. Kocok rata sebentar.
6. Masukkan almond cincang, aduk rata. Jangan overmix ya.
7. Panggang selama kurang lebih 40 menit, lakukan test tusuk dan test sentuh.
8. Angkat dan biarkan hangat baru dikeluarkan dari loyang.

Note :
Bila dibuat cupcake, sesuaikan waktu memanggangnya ya, pastinya lebih cepat dibanding dengan waktu memanggang cake ukuran besar. Waktu pemanggangan juga tergantung dari oven masing-masing, jadi jangan terpaku pada waktu yang tercantum di resep.






Selalu suka dengan banana cake, karena walaupun padat, tetapi teksturnya tetap moist. Almond banana cake ini walau sudah diinapkan semalam, tetap moist juga teksturnya. Aroma pisang dipadukan dengan aroma gula palem dan kayu manis, memang selalu cocok ya. Alhamdulillah...


Ini yang versi cupcake. Aku tambahkan sedikit chocochips untuk toppingnya, bisa juga kalau memakai topping almond slice.

Selamat mencoba, semoga bisa jadi salah satu varian banana cake favorit keluarga.
Happy Baking

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

6 komentar

komentar
Tuesday, 4 November 2014 at 10:39:00 GMT+7 delete

Mba, punten kalau masaknya dikukus dengan resep ini bisa juga kan ya?

Reply
avatar
Sunday, 9 November 2014 at 21:26:00 GMT+7 delete

sepertinya bisa mbak Diah, tapi saya belum pernah nyoba resep ini dikukus jadi tidak bisa kasih review hasilnya gimana.
In shaa Allah nanti saya sharing resep banana cake versi kukus ya mbak

Reply
avatar
Tuesday, 25 November 2014 at 13:39:00 GMT+7 delete

mbak nina...saya penggemar blog mbak.sering sekali coba resep2 mbak nina yg enak2...oiya, saya udh coba resep diatas tp kok 1 resep cm jd 1loyang brownies uk 10x20 dan 3cup cake ya mb. trus permukaannya retak sepertinya suhu terlalu tinggi.pdhal udh ikutin resep pake suhu 180c. tp dr rasa bener2 enaaak banget...pisangnya terasa. makasih ya mb resepnya :)

Reply
avatar
Tuesday, 25 November 2014 at 21:11:00 GMT+7 delete

hai mbak Della. Kok dikit juga ya jadinya, saya kurang tau apa penyebabnya. Permukaan retak memang bisa karena suhu terlalu tinggi. Masing-masing oven kan beda tuh ya mbak, jadi kadang walau suhu sama 180 tapi bisa jadi panasnya beda. Jadi memang kita harus mengenali karakter oven kita. CMIIW ya

Reply
avatar
Friday, 19 December 2014 at 06:57:00 GMT+7 delete

Teh Nina, selamat ya resepnya mengantarkan mbak jadi blogger of the month-nya IDFB. Ijin praktekin resepnya ya teh... salam kenal dari Balikpapan dan jg member IDFB :)

Reply
avatar
Monday, 22 December 2014 at 22:26:00 GMT+7 delete

Salam kenal mbak Amelia...
Alhamdulillah mbak...makasih ya ^^

Reply
avatar