TRIPLE CHOCOLATE BROWNIES



Bismillahirrohmanirrohim
Akhirnya ikutan juga bikin brownies yang lagi happening di grup. Yuup...triple chocolate brownies. Kalau judul aslinya yang diposting oleh Ummu Allegra adalah triple choco brownies sungai chocolatoz. Panjaang ya hehehe. Kenapa di judul asli ada kata-kata sungainya? Karena memang di permukaan atas ada gurat-gurat berwarna kecoklatan, jadinya dikatakan Ummu Allegra sebagai brownies sungai. Lucu juga kan ya.
Pertama melihat fotonya di grup...ampuuun deh browniesnya memang seksi banget deh. Keliatan banget lapisan shinny crust khas brownies, ada guratan coklat yang dikatakan sebagai sungai tadi dan juga ada taburan chocochips yang melimpah. Gak heran kalau akhirnya brownies ini jadi ngehits banget dan banyak yang penasaran ingin mencobanya.

Brownies ini konon mempunyai tekstur yang chewy pada bagian dalamnya namun renyah di luarnya. Disebut sebagai triple chocolate brownies karena memang memakai coklat bubuk, dark cooking chocolate dan juga chocochips. Biasanya pembuatan brownies memakai butter atau bisa juga margarin, sedangkan brownies yang ini memakai minyak goreng. Triple chocolate brownies ini juga memakai 2 macam gula, yaitu gula pasir dan gula palem. Tambah bikin penasaran kan gimana rasanya. Jadilah beberapa hari yang lalu aku nguprek di dapur untuk bikin brownies. Bangun pagi jam 4 dan langsung menuju dapur hihihi. Lagi rajin nih? Sebenarnya gak lagi rajin, tapi memang pada waktu itu jadwalnya padat sekali dan kebetulan pas bangun yang kebayang ya brownies, jadi sekalian aja bikin. Tumben yaa >_<






Resep asli dari Ummu Allegra memakai 3 buah loyang 30x10x4cm. Aku hanya membuat 1/2 dari resep asli dan menggunakan loyang 20x20x4 cm. Bila ingin hasil yang lebih tipis bisa memakai loyang 22x22x4 cm ya. Aku modif sedikit dengan mengurangi takaran gulanya. Monggo disesuaikan dengan selera keluarga.

TRIPLE CHOCOLATE BROWNIES

Bahan :
3 butir telur
150 gr gula pasir (aslinya 200 gr)
100 gr gula palem (aslinya 125 gr)
115 ml minyak goreng
1 sdt vanilla bubuk
100 gr coklat masak, lelehkan
200 gr tepung terigu protein sedang
25 gr coklat bubuk
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
chocochips secukupnya 

Cara Membuat :
- Panaskan oven 190'C, siapkan loyang 20x20x4 cm atau 22x22x4 cm. Oles margarin atau minyak dan alas dengan kertas roti hingga sisi-sisinya. Sisihkan.
- Campur dan ayak tepung terigu, coklat bubuk, baking powder dan soda kue. Sisihkan.
- Kocok telur, gula pasir, gula palem dan vanilla bubuk selama 2-3 menit, hanya sampai gula larut. Saat mengocok, mixer digerakkan bolak balik dan jangan searah ya.
- Masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit sambil dimixer bolak-balik. Bisa juga diaduk memakai sendok kayu atau spatula ya.
- Masukkan minyak goreng, aduk hingga rata.
- Masukkan sebagian chocochips. Aduk rata.
- Tuang coklat masak leleh, sisakan sedikit untuk topping ya. Aduk rata.
- Tuang adonan ke dalam loyang. Buat motif coklat leleh di atasnya dengan menggunakan sendok dan taburi sisa chocochips.
- Panggang dengan suhu 190'C selama 20 menit dan letakkan loyang di rak atas. 
- Turunkan suhu menjadi 150'C dan pindahkan loyang ke rak tengah (kalau yang ovennya 2 rak, berarti dipindah ke rak bawah ya). Panggang selama 20-25 menit. Jangan melebihi waktu tersebut ya karena bila overbaked, tekstur browniesnya tidak akan chewy bagian dalamnya.
- Angkat dan dinginkan baru kemudian dipotong-potong.

Notes :
- Loyang pertama kali diletakkan di rak atas dan dioven menggunakan suhu tinggi agar bisa mendapatkan lapisan shiny crust khas brownies, yaitu lapisan tipis yang retak-retak itu lhoo.
- Setelah dipanggang selama 20-25 menit dengan suhu 150'C, kemungkinan tekstur brownies ketika dipegang belum set sekali. Nanti setelah dingin brownies akan set dan didapatkan tekstur yang chewy.
- Apabila suka dengan brownies yang bagian dalamnya kering, waktu pemanggangan bisa ditambah.




Alhamdulillah...cocok banget dengan resep ini. Kebetulan aku memang suka dengan brownies yang teksturnya chewy seperti ini tetapi bagian luarnya tetap renyah. Sayangnya motif coklat di atasnya kurang keliatan ya. Mungkin karena aku memakai coklat bubuk yang pekat, jadinya kurang terang permukaan browniesnya. Selain itu motifnya juga aku ngasal aja sih ngasihnya hehehe. Next time better..
Masih ada sisa 2 potong dan diinapkan, waah...jadi tambah legit browniesnya. Recomended untuk dicobain deh resepnya.

Selamat mencoba ya..

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

28 komentar

komentar
Tuesday, 26 August 2014 at 12:05:00 GMT+7 delete

mauuuuuuu..... hehehehe. pengen segera buat tapi choco chip nya ga ada, jadi manyun dl deh, hahahaha. top browniesnya mba nina

Reply
avatar
Tuesday, 26 August 2014 at 22:01:00 GMT+7 delete

makasiiih Ocha. Eh gak pake chocochip juga gak apa lhoo, cuma judulnya jadi duo chocolate brownies ya hehehe

Reply
avatar
Tuesday, 26 August 2014 at 22:02:00 GMT+7 delete

fotonya bikin mulut gw mangap & pengen nelen monitor, asli mantap bener

Reply
avatar
Sunday, 31 August 2014 at 21:38:00 GMT+7 delete

Salam kenal mbak Nina. Saya Ridha di Balikpapan.Fotonya cakeeep deh. Rajin amat mbk,jam 4 pagi udh nge-baking.hihi. Browniesnya sekseh sekalih. ^^

Reply
avatar
Sunday, 31 August 2014 at 21:49:00 GMT+7 delete

Mbak nina, klo punya oven cm 1 baris aja gimana ya? Gak bs dipindahin ke rak atas/bwh alias cm manteng di tengah2 aja nih...
Makasih responnya :)

Reply
avatar
ratnasari
Wednesday, 3 September 2014 at 10:27:00 GMT+7 delete

Salam, kenal mba Nina, di resep asli kan telurnya 3 butir, kl mba bikin 1/2 resep telurnya pake brp mba? 1,5 butir, 1 butir, atau 2 butir? Makasih sebelumnya.

Reply
avatar
Thursday, 4 September 2014 at 23:38:00 GMT+7 delete

Walah...jiahahaha...ayoo bikin daripada nelen monitor :D

Ridha...makasiiih ya say. Ini kebetulan aja lagi rajin jam 4 udah baking, kejadian langka lho hihihi

Reply
avatar
Thursday, 4 September 2014 at 23:39:00 GMT+7 delete

mbak Yanie...ya gpp mbak, ngovennya ya cukup di baris itu aja

Reply
avatar
Thursday, 4 September 2014 at 23:41:00 GMT+7 delete

Ratnasari...salam kenal ya. Kalau mau bikin 1/2 resep, pakai 2 telur aja mbak, ukuran standar ya. Kalau besar, bisa 1,5

Reply
avatar
Anonymous
Sunday, 21 September 2014 at 23:51:00 GMT+7 delete

Assalamualaikum mba nina, tanya ya mba brownies ini lebih enak mana sm fudgy brownies ya ?.. apa rasanya ttp enak ya mba brownies pake gula palm?..
Klu fudgy brownies sih udah 2 kali bikin dan mmng enak. Trima ksh.

Reply
avatar
Tuesday, 23 September 2014 at 23:53:00 GMT+7 delete

Waalaikumsalam warahmatullah
Kalau saya suka semua hehehe..maklum hoby banget makan brownies. Kalau suka dengan brownies yang intens rasa coklatnya, pilih super fudgy brownies. Gula palem tidak terlalu terasa kok aromanya di brownies ini.
Jadi kalau nanya enak yang mana, kembali pada selera masing-masing ya.

Reply
avatar
Monday, 29 September 2014 at 15:39:00 GMT+7 delete

Aslm. mbak... pengen banget deh bikin ini penasaran :)saya penggemar blognya mbak, kalau cari inpirasi masak, pasti ke blognya mbak.Sekarang saya terinspirasi juga untuk menulis lagi di blog, Mbak boleh gak kalau saya menuliskan nama/ link mbak di blog nya saya? :)

Reply
avatar
Monday, 29 September 2014 at 18:08:00 GMT+7 delete

Hai Mba Nina, salam kenal ^_^
Boleh tau, dari bbro resep brownies yang sudah mba praktekkan di blog ini mana yg paling Mba suka?
Thks

Reply
avatar
Tuesday, 30 September 2014 at 23:25:00 GMT+7 delete

Hai mbak Rina
yang sesuai dengan selera saya super fudge brownies dan triple chocolate brownies ini mbak. Untuk cheese brownies saya suka yang resep David Lebovitz

Reply
avatar
Tuesday, 30 September 2014 at 23:27:00 GMT+7 delete

Waalaikumsalam mbak Rizki
Terima kasih mbak berkenan mengunjungi blog saya. Silahkan bila ingin mencantumkan blog saya di blog pribadi mbak Rizki ^_^

Reply
avatar
Anonymous
Monday, 6 October 2014 at 15:39:00 GMT+7 delete

Mbak nina salam kenal...kenapa ya mbak setiap sy bikin brownies gak mau keluar lapisan shiny crustnya? Kira2 salahnya dimana ya mbak? Sy pakai api atas bawah loyang sy taruh dirak paling bawah mbak
Terima kasih ya mbak berkenan menjawab...

~ Ayu Setiawan ~

Reply
avatar
Monday, 6 October 2014 at 23:40:00 GMT+7 delete

salam kenal mbak Ayu...
selain memakai suhu tinggi pada awal pemanggangan, harus menggunakan gula yang halus dalam adonannya mbak. Kalau pakai gula pasir yang tidak dihaluskan, biasanya tidak keluar lapisannya. CMIIW

Reply
avatar
Anonymous
Tuesday, 7 October 2014 at 21:17:00 GMT+7 delete

Ow begitu ya mbak, kadang kan diresep cuma dicantumkan gula pasir biasa itu berarti tetap harus dihaluskan dulu ya mbak untuk bisa menampilkan si shiny crustnya? Makasih ya mbak, maaf pertanyaannya mendasar bgt sy baru belajar bikin kue nie mbak...

~ Ayu Setiawan ~

Reply
avatar
Wednesday, 15 October 2014 at 21:19:00 GMT+7 delete

untuk membuat cake memang lebih baik gula pasir diblender dulu mbak Ayu. Tapi kadang saya suka malas, kalau membuat spongecake yang biasanya mengocoknya agak lama tidak saya blender, tapi kalau membuat type butter cake atau brownies panggang dihaluskan dulu ya, demikian juga kalau membuat cookies

Reply
avatar
Sunday, 25 January 2015 at 17:07:00 GMT+7 delete

Haii mbak nina, aku panggang browniesnya sudah sesuai dengan caranya yang mbak nina sebutkan, tetap shiny crust nya tetep gak muncul kenapa yaa mbak? Klo minyaknya aku ganti dengan mentega/margarin pengaruh gak yaa? Thx 😊

Reply
avatar
Sunday, 25 January 2015 at 17:10:00 GMT+7 delete

Mbak nina, aku uda mengikutin caranya agar shiny crustnya keluar, tapi aku gak berhasil, salahnya dmana yaa mbak? Dan jika minyaknya di ganti mentega/margarin bedanya apa? Thx mbak.

Reply
avatar
Sunday, 1 February 2015 at 18:48:00 GMT+7 delete

Mau Tanya dong mba. Kalo pake microwafe pake mode api atas bawah atau bawah? Makasih

Reply
avatar
Tuesday, 10 February 2015 at 21:00:00 GMT+7 delete

mbak Lingga....kalau minyak diganti butter atau margarin menurut saya gak ngaruh ke shinny crust karena memang aslinya brownies itu pakai butter. Menurut saya harus ngotak ngatik suhu oven juga deh mbak karena karakter masing-masing oven beda

Reply
avatar
Tuesday, 10 February 2015 at 21:01:00 GMT+7 delete

mbak Maulia...mohon maaf saya gak pernah baking brownies pakai microwave, jadi saya gak ngerti mbak. Maaf ya

Reply
avatar
Anonymous
Tuesday, 16 June 2015 at 11:01:00 GMT+7 delete

Mbak Nina, kalau tidak ada gula palem apa bisa dihilangkan saja atau gula pasirnya perlu ditambah lagi? Terima kasih :)
Lita

Reply
avatar
Saturday, 29 August 2015 at 18:02:00 GMT+7 delete

Mba Riana saya sudah coba bikin browniesnya Alhamdulillah melted dan coklat bgd tp kenapa bentuknya ga sebagus mba riana yaa? Punya ku dalamnya terlalu lembek jadi pas dipotong hancur kemana2 itu kenapa ya mba, apa kurang terigu atau gimana? dan atasnya sih keras crunchy gtu mba..

Reply
avatar
Monday, 11 July 2016 at 23:33:00 GMT+7 delete

salam kenal mba nina, saya tessa, mau nanya saya buat, ndak pke choco chip, kok dalamnya ndak nyoklat bgt ya jdinya?? wrnanya jdi coklt agak muda gtu, apa krna tdk pke chocolte chip? makasih sebelumnya

Reply
avatar
Monday, 28 November 2016 at 18:58:00 GMT+7 delete

Assalamualaikum bunda nina, bun saya buat brownies pakai oven gas tapi kenapa gak keluar shyni crust nya

Reply
avatar