WONTON SOUP (PANGSIT REBUS)



Ini salah satu menu yang kumasak untuk buka puasa tadi. Kebetulan badan lagi kurang fit, sepertinya mulai terkena gejala flu jadi pengennya makan dan minum yang anget-anget. Tadinya sempat terpikir untuk membuat menu andalan di saat badan kurang fit yaitu misoa kuah. Setelah buka-buka kulkas ternyata masih punya kulit pangsit. Akhirnya ganti acara deh, gak jadi bikin misoa kuah tapi kita bikin wonton soup atau sup pangsit aja yuuk. 

Pangsit (wonton) adalah makanan yang terdiri dari lembaran kulit pangsit dan diisi dengan daging cincang. Kulit pangsit dibuat dari campuran tepung terigu, air dan garam. Adonan kulit pangsit ini digiling tipis dan kemudian dipotong-potong bentuk persegi sesuai ukuran yang diinginkan. Kulit pangsit dapat kita buat sendiri di rumah atau kita bisa membelinya dengan mudah di pasar atau supermarket. Kalau yang tipe-tipe pemalas kaya aku ini, kayanya lebih sering belinya deh daripada bikin kulit pangsit sendiri hihihi. Pangsit bisa berisi daging ayam, udang atau sayuran. Aslinya masyarakat Cina mengisi kulit pangsit dengan daging babi namun setelah menyesuaikan dengan budaya Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim, maka kini banyak dijumpai pangsit dengan isian ayam atau udang.Pangsit bisa dimasak dengan cara direbus atau digoreng. Apabila digoreng maka teksturnya akan renyah, dan apabila direbus maka kulitnya akan menjadi lembut. 

Kali ini aku bikin pangsit yang direbus dan digoreng. Kebetulan tidak ada stok udang, jadi aku pakai full ayam. Memang akan lebih mantap bila memakai campuran ayam dan udang, tapi dengan hanya memakai ayam aja sudah cukup enak kok. Pangsit ini bisa disajikan sebagai pelengkap bakso atau kalau di Malang disebut dengan bakwan. Selain itu pangsit juga sangat cocok disajikan sebagai pelengkap mie. Karena kali ini judulnya wonton soup, jadi aku gak pakai bakso atau mie ya ^^




WONTON SOUP (PANGSIT REBUS)

Bahan :
15 lembar kulit pangsit (aku menggunakan yang siap pakai)
sawi atau pokcoy secukupnya
air secukupnya untuk merebus
minyak goreng secukupnya

Bahan Isian :
150 gr ayam giling
2 siung bawang putih, haluskan
1 batang daun bawang, iris halus
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/2 sdt minyak wijen

Bahan Kuah :
2 liter kaldu ayam kampung
1 batang seledri, simpulkan
2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/4 sdt pala bubuk
1/4 sdt gula pasir
1/2 sdt minyak wijen

Pelengkap :
daun bawang / kucai, iris halus
bawang goreng

Cara Membuat :
- Pangsit : Campurkan seluruh bahan isi. Aduk hingga rata.


- Ambil selembar kulit pangsit, beri isian secukupnya di bagian tengah 


- Lipat bentuk segitiga, rekatkan sisi-sisinya dengan menggunakan air. 


- Buat lekukan di bagian tengah kemudian tarik ke belakang 2 sisi samping pangsit dan lekatkan jadi 1




- Didihkan air, rebus pangsit hingga matang. Angkat dan tiriskan. Untuk membuat pangsit goreng, panaskan minyak, goreng pangsit hingga kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
- Kuah : Untuk membuat kuah kaldu yang bening, didihkan air beserta tulang ayam kampung dengan api kecil hingga mendidih. Saring dan ambil sebanyak 2 liter. 
- Masak kembali air kaldu beserta daun seledri hingga mendidih, bumbui dengan garam, merica bubuk, gula pasir dan lada bubuk.
- Menjelang diangkat, masukkan minyak wijen.
- Angkat dan siap digunakan.

Penyelesaian :
- Dalam mangkok saji, tata pangsit dan sawi yang sudah dipotong-potong.
- Panas-panas, tuangkan kuahnya kemudian taburi daun bawang dan bawang goreng.
- Siap disajikan hangat bersama pangsit goreng.


Foto yang ini  tanpa sambal dan bawang goreng yaaa...karena ini semangkok wonton soup buat adek. Buat bundanya yang lengkap dengan sambal dan bawang goreng, disajikan sewaktu buka puasa tentunya. Kalau menjelang waktu berbuka, udah gak sempat lagi ngadain acara foto-foto heheheh.  Lagian saat wonton soup ini difoto-foto, sambelnya belum bikin >_<





Alhamdulillah...wonton soup ini dapat acungan 2 jempol dari kakak dan adek. 
Selamat mencoba ya...

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

5 komentar

komentar
Wednesday, 16 September 2015 at 08:28:00 GMT+7 delete

Saya sih belinya di pasar tradisional, banyak di tempat saya. Di supermarket biasanya juga ada kok

Reply
avatar
Saturday, 9 January 2016 at 21:22:00 GMT+7 delete

Untuk pangsit rebusnya tidak perlu dikukus dulu ya? Saya pernah buat lgsg direbus pangsitnya jadi lembek kematengan mba ..

Reply
avatar
Sunday, 10 January 2016 at 08:15:00 GMT+7 delete

Bisa aja kalo mau dikukus, tapi saya lebih suka langsung direbus aja

Reply
avatar
Wednesday, 13 January 2016 at 11:09:00 GMT+7 delete

Bunda Nina..kuahnya bening bgt! Aku nyoba kok nggak sebening itu, trik nya dong bunda ��

Reply
avatar