ROTI TAWAR PANDAN



Bismillahirrohmanirrohim
Haloo...masih dalam rangka libur baking nih, jadi yang diposting sebenarnya adalah foto-foto lama. Roti tawar pandan ini bikinnya hampir sebulan yang lalu dan ternyata baru muncul sekarang hehehe, maklum malasnya lagi kumat ^_^
Sebenarnya lumayan sering bikin roti tawar sendiri, baik itu yang plain, pandan ataupun coklat. Kali ini saya posting yang versi pandan dulu ya. Resepnya masih setia dengan resep yang kudapat dapat dari Buku Sedap. Dari resep tersebut bisa divariasikan menjadi beberapa varian roti tawar. Resepnya sendiri sudah kumodif sedikit yaitu dengan memakai tepung protein tinggi dan sedang, serta aku tidak memakai bread improver. 

ROTI TAWAR PANDAN

Bahan :
400 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr tepung terigu protein sedang
20 gr susu bubuk
2 sdt tagi instan
40 gr gula pasir
300 ml air es
40 gr mentega / margarin
1/2 sdt garam
1/2 sdt pasta pandan

Cara Membuat :
- Campur tepung terigu, susu bubuk, ragi dan gula pasir. Aduk rata.
- Campurkan pasta pandan ke dalam air es, aduk rata kemudian tuang sedikit demi sedikit ke campuran tepung sambil diuleni hingga kalis.
- Masukkan mentega dan garam, uleni hingga kalis dan elastis. Bulatkan adonan dan diamkan 30-45 menit.
- Kempiskan adonan, bagi menjadi 4 bagian sama besar dan bulatkan kembali. Diamkan 10 menit.
- Giling adonan memanjang kemudian gulung sambil dipadatkan.
- Letakkan di loyang roti tawar (aku pakai yang ada tutupnya) ukuran 30x10x12 cm yang sudah dioles margarin dan dialas kertas roti. Bila memakai loyang tertutup, olesi tutupnya dengan mentega putih atau margarin. Tutup loyang hingga 3/4 bagian.
- Diamkan selama 40-50 menit hingga adonan setinggi 3/4 loyang. Tutup rapat loyang dan diamkan 20 menit.
- Oven dengan suhu 180'C selama 50 menit atau hingga matang.
- Angkat, buka tutupnya dan keluarkan dari loyang. Dinginkan.







Sepintas kalau hanya membaca resepnya, terkesan ribet ya membuat roti tawar sendiri, jauuh lebih praktis membeli di abang-abang yang lewat di depan rumah. Walaupun ribet, tapi sesuai kok dengan hasilnya. Kita juga bisa menikmati roti dengan tenang tanpa khawatir ada bahan pengawet di roti tersebut. Kalau aku biasanya mulai bikin roti tawar sore hari, malamnya matang dan disimpan di plastik atau wadah tertutup agar roti tetap empuk. Esok harinya siap deh disajikan saat sarapan.
Selamat mencoba membuat roti tawar di rumah ya ^_^

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

12 komentar

komentar
Monday, 19 May 2014 at 12:11:00 GMT+7 delete

Rotinya cantiik Mbak.... Seratnya baguus ^^

Reply
avatar
Monday, 19 May 2014 at 13:48:00 GMT+7 delete

enak tu rotinya ..
yammm jadi kepengen ni..
:D

Reply
avatar
Tuesday, 20 May 2014 at 15:52:00 GMT+7 delete

Mba ini klo diuleni pake tangan seperti nguleni donat ya ,harus dg tenaga ekstra gt??ato cukup ringankah nguleni ini pake tangan..*niat pengen coba tp membaca kata2 uleni smpe kalis udh capek duluan heheheheh

Reply
avatar
Wednesday, 21 May 2014 at 08:27:00 GMT+7 delete

Terima kasih mbak Citra Ummu Fatima ^_^

Reply
avatar
Wednesday, 21 May 2014 at 08:28:00 GMT+7 delete

mbak Ikka kalau pakai tangan memang butuh tenaga ektra mbak, apalagi tepungnya sampai 500 gr hehehe. Coba buat 1/2 resep aja dulu

Reply
avatar
Friday, 23 May 2014 at 19:31:00 GMT+7 delete

Mba Nina,nguleninya pake tangan ataw breadmaker ya mba,,,
Cantik sekali penampakan rotinya,,,

Reply
avatar
Tuesday, 27 May 2014 at 22:12:00 GMT+7 delete

terima kasih Eby, ini saya uleni pakai mixer heavy duty

Reply
avatar
Anonymous
Monday, 25 August 2014 at 21:14:00 GMT+7 delete

ini jadinya brp loyang?

Reply
avatar
rose
Monday, 2 March 2015 at 15:49:00 GMT+7 delete

Bingung mba...bulatkan adonan..kembangkan bagi 4 bulatan kembangkan..yg pas digiling panjang itu 4 bulatan dijadikan 1 trus digiling gitu ya

Reply
avatar
Thursday, 5 March 2015 at 22:44:00 GMT+7 delete

setelah diuleni, adonan dibulatkan trus dikembangkan.
Setelah mengembang, dibagi 4 bagian yang dibentuk bulat dan kembangkan lagi.
Setelah itu masing-masing dari 4 bagian itu digiling

Reply
avatar
Monday, 30 November 2015 at 08:46:00 GMT+7 delete

Seperti yg mba nina bilang, lbh praktis beli di abang2 yg lewat. Begitu jg keluarga saya, pas saya udh bkin resep dr mba eh pd gk doyan. Lebih menggoda roti dr abang2 yg lewat. Syeediih :'(

Reply
avatar