PUDING KARANG



Bismillahirrohmanirrohim
Ini foto lama yang sebenarnya sudah beberapa kali diposting juga. Puding karang atau puding gula merah. Dinamakan puding karang karena puding ini mempunyai motif yang mirip karang di dalamnya. Motif karang ini didapatkan dari penambahan telur dalam adonan puding. Puding karang bisa dibuat dari puding bening atau tanpa santan. Artinya motif karang didapatkan hanya dari serabut-serabut telur yang dimasukkan ke dalam adonan. Ada lagi puding karang yang dibuat dari puding bersantan. Santan yang digunakan tidak boleh terlalu kental, karena apabila santan terlalu kental maka motif karangnya tidak terlihat. 

Puding karang atau puding gula merah ini sebenarnya puding jadul ya, alias puding kuno. Tidak heran kalau puding ini banyak disukai oleh orang yang sudah sepuh juga, contohnya ya Mamaku sendiri hehehe. Beliau bukanlah penggemar puding, apalagi kalau puding dengan campuran susu...big..big NO deh pokoknya. Tapi kalau puding gula merah, beliau suka sekali. Mungkin waktu beliau kecil dulu sudah terbiasa menikmati puding gula merah ini ya hehehe. 




Untuk membuat puding karang, bisa memakai resep sesuai selera ya. Resep yang akan kutulis berikut ini beda dengan yang pernah kuposting dahulu disini. Silahkan saja menggunakan resep gula merah andalan masing-masing yaa..

PUDING KARANG

Bahan :
1 bungkus (7 gr) agar-agar plain
850 ml santan encer (jangan terlalu kental)
175 gr gula merah, sisir halus
40 gr gula pasir (atau sesuai selera)
sejumput garam
1 butir telur ukuran besar, kocok lepas
2 helai daun pandan, simpulkan

Cara Membuat :
- Panaskan santan dan gula merah. Aduk hingga gula larut dan saring.
- Campur bubuk agar-agar, gula pasir dan garam, tuangkan larutan santan dan gula merah, kemudian masukkan daun pandan.
- Masak sambil diaduk dengan api sedang hingga mendidih. Matikan api.
- Ambil 2 sendok sayur adonan, masukkan ke dalam kocokan telur dan aduk hingga rata.
- Nyalakan api, tuang telur dan aduk cepat hingga berserabut. Masak kembali hingga mendidih. Matikan api.
- Tuang ke cetakan agar-agar yang sudah dibasahi air. Biarkan uap panasnya hilang baru didinginkan ke dalam lemari es.
- Siap disajikan dingin.






Teksturnya lembut, tapi masih bisa dijadikan puding potong. Kalau mau lebih kokoh lagi takaran santan bisa dikurangi menjadi 750 ml ya. Rasa manisnya sudah pas menurut seleraku, kalau mau lebih manis bisa ditambahkan sesuai selera aja. Ingin menikmati puding karang dengan sensasi lain? Bisa ditambahkan kopi bubuk di adonannya, jadi deh puding karang kopi. Kalau yang lebih spesial bisa ditambahkan potongan kelapa muda yang diletakkan di dasar cetakan. Tuangkan adonan pelan-pelan sehingga hasilnya bisa cantik.
Ternyata puding jadul juga bisa jadi puding yang istimewa kan dan yang pasti puding ini tetap jadi favorit.


Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

komentar
Thursday, 27 March 2014 at 11:27:00 GMT+7 delete

mbak Nina setelah beku amis gak siy mbak secara pake telur? Atau apa ada caranya utk menghilangkan amis telur?

makasih ya mbak

Reply
avatar
Thursday, 27 March 2014 at 21:13:00 GMT+7 delete

gak amis sama sekali mbak, yang ada aroma gula merahnya.

Reply
avatar