RESEP DASAR KOREAN BREAD



Harap maklum ya kalau postingan akhir-akhir ini adalah tentang per-rotian. Sebenarnya ini dalam rangka uji banding (cieeh...istilahnya) tentang 3 resep roti yang memang bikin aku penasaran. Yang pertama adalah Potato Bread, kemudian Bluder dan yang terakhir yang kali ini aku buat yaitu Korean Bread. Pengennya sih aku bisa tau perbedaan tekstur diantara ketiga resep tersebut dan kira-kira mana yang lebih sesuai untuk selera keluargaku. Pada masing-masing resep ini aku skip penggunaan bread improver-nya ya. 

Sebenarnya sudah cukup lama tau tentang adonan dasar Korean Bread. Yang bikin aku tertarik adalah pemakaian tepung ketan pada biang rotinya. Pertama kali tau karena duluuu banget pernah dimuat di Tabloid Koki, tapi karena "saking rajinnya" gak dibikin-bikin deh >.<  Kemarin sempat nyari-nyari lagi Tabloid Koki tersebut dan gak ketemu hihihihi. Entah ada yang minjem atau ada di rumah Mamaku, gak jelas juga. Yang kuinget cuma perbandingan tepung ketan dan air mendidih adalah 1:1, tapi resep rotinya....kagak inget. Akhirnya browsing deh dan ketemu dengan resep yang ada di blog Teh Ike Hermawan. Daan...jadilah aneka roti dengan bentuk yang aneh ini hahahaha. Roti bisa dibentuk dan diberi isian sesuai selera masing-masing ya

RESEP DASAR KOREAN BREAD

Bahan Biang :
50 gr tepung ketan
50 ml air mendidih

Bahan Dough :
500 gr tepung terigu protein tinggi
(aku pakai 400 gr protein tinggi + 100 gr protein sedang)
100 gr gula pasir halus
11 gr ragi instan
15 gr susu bubuk
2 butir telur
200 ml air es
(aku pakai 200 ml susu UHT dingin)
100 gr butter
1 sdt garam
1/8 sdt bread improver (skip)

Bahan Isi :
sesuai selera, aku memakai selai kacang dan selai blueberry

Olesan :
kuning telur + sedikit susu cair, aduk rata

Cara Membuat :
- Biang : seduh tepung ketan dengan air mendidih. Aduk hingga tercampur kental dan kalis. Sisihkan.
- Campur tepung terigu, gula, ragi instan dan susu bubuk.
- Tambahkan telur dan air es sedikit demi sedikit. Uleni hingga kalis.
- Tambahkan butter dan garam, uleni kembali hingga 3/4 kalis. Masukkan adonan biang, uleni hingga kalis dan elastis.
- Bulatkan dough, diamkan selama 20-30 menit dengan ditutup serbet bersih atau plastik wrap hingga adonan mengembang (proofing 1).
- Kempiskan adonan, timbang masing-masing 40-50 gr (atau sesuai selera). Bulatkan adonan dan diamkan selama 10-15 menit (proofing 2).
- Bentuk dan beri isian sesuai selera kemudian diamkan selama 30-40 menit (proofing 3).
- Oles dengan bahan olesan, beri hiasan selai di atas adonan (kalau ingin dengan hiasan seperti yang aku buat) atau bisa diberi topping sesuai selera.
- Panggang dalam oven 190'C selama 15-20 menit hingga matang dan berwarna kecoklatan.

Notes :
Dough yang kalis elastis adalah
- adonan yang sudah licin, tidak lengket di tangan
- apabila ditipiskan dan dibentangkan dengan kedua tangan, maka adonan tersebut tidak mudah robek



Teksturnya cukup lembut dan empuk, seperti halnya roti yang memakai adonan biang. Berikut tekstur dalamnya yaa, semoga bisa terlihat cukup jelas.




Aneka roti dengan bentuk yang gak seragam hahahaha. Kayanya memang gak bakat bentuk-bentuk roti deh, jadi besok balik lagi ke roti sobek aja ya >.<

Dari ketiga resep adonan dasar roti yang telah kucoba ini, semuanya enak, empuk dan lembut walau tanpa penambahan bread improver. Tapi aku dan suamiku lebih cocok dengan tekstur dari Potato Bread dan Bluder. Tapi karena pembuatan bluder yang lebih lama, tentunya aku memilih  Potato Bread untuk digunakan sebagai resep andalan. Selain itu bahan-bahannya lebih ekonomis ya :) Semua kembali pada selera masing-masing ya. Untuk tau...yuuk dicobain bikin roti ^_^

KUE LUMPUR KEJU



Entry kedua untuk Dapur Aisyah. Bulan ini temanya adalah modifikasi kue basah tradisional. Dibuat last minute menjelang selesainya bulan ini, Alhamdulillah gak sampai ketinggalan  ya. 
Sebenarnya banyak ide untuk tema bulan ini, saking banyaknya sampai gak kesampaian semua :(  Akhirnya baru tadi kuputuskan untuk membuat kue lumpur aja deh. Selain karena seluruh keluarga suka, juga karena bahan-bahannya sudah ada semua. Mari mengeksekusi kue lumpur ^_^

Resepnya selalu memakai resep andalan dari NCC, karena memang sudah cocok banget dengan resep ini. Modifikasinya berupa tambahan keju cheddar parut di adonan dan juga dengan topping kejunya. Rasanya....tetap enak !!!




Kue lumpur memang mudah dikreasikan dengan berbagai macam modifikasi sesuai selera. Bisa memakai ubi ungu, tape atau bahkan labu. Dulu sudah pernah diposting juga kue lumpur yang memakai kabocha atau labu Jepang. Silahkan dilihat disini ya. 
Eh ya...foto-fotonya jeleeeek. Entah kenapa lagi gak mood aja untuk jepret-jepret. Apa karena kecapean bikin kue lumpur?? hahahaha...alasaaan !!




BLUDER



Sudah lama penasaran ama roti bluder. Kebayang aja ama roti dengan tekstur lembut dan empuk dengan bentuk yang menul-menul. Duuh...jadi tambah pengen ajah >.<  Bluder biasanya menggunakan kuning telur yang cukup banyak sehingga bisa menghasilkan roti yang lembut dan empuk tanpa penambahan bread improver. Hmmm....lebih aman kan untuk dikonsumsi.
Akhirnya minggu lalu disempatkan untuk bikin roti bluder sendiri. Memakai resep dari buku "Bluder Roti Kuno - Tahan Lama" yang kulihat dari Pawonomah. Resep ini memakai 10 kuning telur dengan isian yang bisa disesuaikan dengan selera. Tanpa diberi isian juga sudah enak lho..

Proses pembuatannya memang cukup lama, karena proofingnya yang hampir 5 jam. Tapi itu semua terbayar dengan hasilnya yang cukup memuaskan. Berikut resepnya ya

BLUDER

Bahan I :
300 gr tepung terigu protein tinggi
2 gr ragi instan
200 ml susu cair

Bahan II :
10 kuning telur
150 gr gula pasir
5 gr ragi instan
50 ml susu cair
200 gr tepung terigu protein tinggi
150 margarin
2 gr garam

Bahan Olesan :
1-2 butir kuning telur yang dicampur dengan sedikit susu cair

Isian :
Sesuai selera, aku pakai mayo + smoked beef,
selai kacang dan ada juga yang pakai coklat

Cara Membuat :
- Aduk dengan mixer (bila memakai hand mixer memakai baling-baling spiral ya), seluruh bahan I hingga kalis. Diamkan selama 2 jam dengan ditutup serbet bersih.
- Kocok kuning telur, gula, ragi dan susu cair hingga tercampur.
- Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil terus dimixer sampai tercampur.
- Masukkan adonan ini ke dalam adonan I, mixer kembali hingga homogen (bisa juga dengan diuleni ya).
- Tambahkan margarin dan garam, mixer / uleni kembali hingga kalis elastis
( jika adonan terasa lengket sekali dan belum menyatu, bisa ditambahkan terigu sedikit demi sedikit hingga didapat adonan yang kalis, tapi jangan kebanyakan ya).
- Proofing selama 40 menit.
- Kempeskan adonan, timbang masing-masing @50gr dan bentuk bulat. Proofing kembali 15 menit.
- Ambil adonan, gilas menggunakan rolling pin untuk membuang anginnya. Isi dengan bahan isian dan bentuk bulat (yang rapi ya).
- Letakkan adonan dalam cup, lakukan hingga semuanya habis dan proofing kembali selama 2 jam.
- Panaskan oven 190'C, olesi permukaan bluder dengan bahan olesan dan beri bahan taburan bila suka.
- Oven selama 15-20 menit (tergantung masing-masing oven ya), hingga permukaannya berwarna coklat keemasan.
- Angkat dan panas-panas olesi dengan butter.





Tuh lihat tekstur bludernya yang berserat halus. Empuuk dan lembut banget. Alhamdulillah anak-anak juga suka, mereka paling suka yang isi coklat dan selai kacang. Kalau juragan di rumah, jangan ditanya lagi hihihih. Eh ya...sampai esok harinya, teksturnya tetap oke lho. Dinikmati saat sarapan bersama teh atau kopi hangat, pas banget deh.






Bluder dalam proses proofing. Udah keliatan menul-menulnya ya hihihi.

Selamat mencoba semoga sesuai dengan selera keluarga ya ^_^

MIE GORENG ASAM PEDAS ALA THAI



Just my simple dish, tapi percaya deh rasanya bikin ketagihan hihihi. Sebenarnya aku kurang suka memasak. Lebih menikmati baking dan membuat aneka jajanan. Tapi walau kurang suka memasak, aku dituntut untuk bisa memasak demi keluarga heheheh. Makanya harap dimaklumi kalau selama ini aku hanya bisa menyajikan simple menu untuk keluargaku. Yang penting apa yang kusajikan aman dan sesuai dengan selera keluarga.

Yaaah...kok malah curcol soal menu hihihi. Ini adalah salah satu menu simple yang kubuat kemarin. Special hanya untuk aku dan suamiku. Kakak Naira ikut makan sih, cuma dikit aja karna dia gak tahan pedesnya. Pake embel-embel special untuk aku dan suami ya karena mie goreng ini cukup pedas, setidaknya buat aku ya. Untuk tingkat kepedasannya bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.
Actually...aku gak ngerti juga di Thai sono ada menu seperti ini atau gak hihihihi. Dinamakan mie asam pedas ala Thai karena memang memakai sambal Bangkok ^_^  Untuk pelengkapnya bisa disesuaikan dengan selera ya. Harusnya pakai bakso ikan lebih mantap nih, tapi karena gak punya ya...skip aja deh. Pakai yang ada di kulkas aja.

MIE GORENG ASAM PEDAS ALA THAI

Bahan :
250 gr mie kering
1 sdm minyak wijen
200 gr pokcoy (bisa pakai sawi hijau ya)
150 gr tauge, siangi
1 butir bawang bombay, iris halus
2 siung bawang putih, geprek dan cincang halus
200 gr udang kupas
100 gr fillet ayam, potong dadu kecil
1 batang kekian ayam
2 cabe rawit, iris-iris (sesuai selera)
100 ml sambal bangkok
2 sdm kecap manis
garam dan gula secukupnya
75 ml air kaldu
2 lembar daun bawang, iris
2 sdm minyak + 1 sdm margarin

Cara Membuat :
- Rebus mie kering hingga al dente (jangan terlalu lama ya), angkat dan tiriskan. Beri minyak wijen, aduk rata.
- Panaskan minyak dan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga layu dan harum.
- Masukkan udang, fillet ayam dan kekian. Aduk hingga berubah warna.
- Masukkan pokcoy dan tauge, aduk rata.
- Masukkan mie, sambal bangkok, kecap manis dan cabe rawit. Aduk rata.
- Tuang air kaldu sedikit demi sedikit, bumbui dengan garam dan gula. Test rasa.
- Masak hingga air meresap, tambahkan daun bawang.
- Angkat dan siap disajikan hangat.




Ampun deh, hanya memakai 3 cabe rawit tapi aku bisa bener-bener kepedesan >.<  Mau berhenti makan juga susah banget, karena enaaak. Tapi kalau gak pedas, ya namanya bukan mie goreng asam pedas ya. 
It's worth to try...enaak deh..

LAPIS SURABAYA GREEN TEA



Nge-lapsur lagi yuuk. Ada sisa telur 15 butir dan entah kenapa yang terbayang kok ya hanya lapsur heuheuheu. Kalo ini mah emang karena pengen maem lapsur aja ya ^_^  Yaaah daripada ntar kebayang-bayang lapsur mulu, jadi singkirkan rasa malas dan uprek sebentar di dapur. 

Kali ini aku membuat lapsur green tea. Base resepnya masih tetap memakai resep Mbak Rachmah seperti yang sudah pernah aku posting dahulu ya. Hanya karena antara malas dan rajin, aku membuat dengan cara all in one method, yaitu seluruh bahan dikocok menjadi 1 hingga kental kecuali butter leleh. Bisa juga membuat dengan memakai spongecake method, yaitu telur dan gula dikocok hingga mengembang dan kental, baru dimasukkan tepung terigu dan menyusul dimasukkan butter leleh. 
Sebenarnya lapis surabaya yang merupakan salah satu jenis buttercake, dibuat dengan cara mengocok butter terlebih dahulu, seperti yang tercantum pada resep NCC. Cara tersebut sudah pernah aku posting disini dan juga disini.

Karena resep asli memakai 30 telur dan aku hanya punya stok 15 telur, jadinya aku bikin 1/2 dari resep dibawah ini dan memakai loyang sekat 3 ukuran 30x30x4 cm. Kalau gak punya loyang sekat bisa juga memakai 3 buah loyang brownies ukuran 30x10x4 cm atau silahkan dikonversi sesuai kebutuhan masing-masing ya. Berikut aku tuliskan resep yang full yaaa...

LAPIS SURABAYA GREEN TEA 

Bahan :
30 kuning telur
6 putih telur
300 gr gula pasir
20 gr cake emulsifier
1/2 sdt vanilla
160 gr tepung terigu protein rendah / sedang
30 gr susu bubuk full cream
25 gr maizena
300 gr butter, lelehkan
2-3 sdt green tea powder / matcha powder (larutkan dengan sedikit air)
selai nanas secukupnya (bisa juga memakai buttercream)

Cara Membuat :
- Panaskan oven 160'C. Siapkan 3 loyang ukuran 22x22x4 cm, olesi margarin, alasi kertas roti dan oles margarin kembali.
- Campur dan ayak tepung terigu, susu bubuk dan maizena.
- Kocok telur, gula, cake emulsifier dan campuran tepung hingga mengembang dan kental.
- Masukkan vanilla, kocok hingga rata.
- Tuang butter leleh sedikit demi sedikit sambil diaduk balik menggunakan spatula hingga tercampur rata.
- Bagi adonan menjadi 3 bagian, tuang 2 bagian kuning ke dalam loyang dan campur 1 bagian adonan dengan green tea powder, aduk rata. Tuang adonan hijau ke dalam loyang.
- Oven selama kurang lebih 25 menit (tergantung masing-masing oven ya) hingga matang dan permukaannya berwarna kecoklatan. Lakukan tes tusuk dan tes sentuh.
- Keluarkan dari oven dan balikkan.

Penyelesaian :
- Ambil 1 bagian kuning, oles dengan selai.
- Oles bagian hijau dengan selai, susun di atas adonan kuning sambil ditekan perlahan hingga merekat.
- Oles bagian kuning dengan selai dan susun di atas bagian hijau sambil ditekan perlahan.
- Diamkan sebentar dalam lemari es dan potong sesuai selera.




Lembut bangeeet. Apalagi aku paling suka dengan aroma green tea. Untuk penggemar green tea bisa dicoba ya untuk bikin lapis surabaya green tea. Lapis Surabaya memang enak dikarenakan pemakaian kuning telur yang seabreg dan juga butter. Tapi kalau pertama kali mencoba dan takut gagal, pakai margarin aja dulu ya. Tetap enak kok ^_^



ZUPPA SOUP (REPOST)



Repost tentang zuppa soup ya ^_^ Dulu sudah pernah posting juga dan bisa dilihat disini. Zuppa soup merupakan perpaduan dari cream soup dengan kulit pastry yang renyah. Zuppa soup disajikan hangat dan banyak digemari karena rasanya yang enak dan juga penampilannya yang unik.

Kebetulan masih punya sisa puff pastry homemade dan kebetulan juga Naira request cream soup, jadi sekalian aja dibuatin zuppa soup. Pagi-pagi bahan disiapin semua, termasuk bawang yang sudah diiris-iris, jam 8 sudah keluar rumah untuk menjemput rejeki (eheeem) sampai akhirnya sebelum makan siang sudah mendarat di rumah lagi. Uprek sebentar di dapur, akhirnya....taraaa zuppa soup jadi tepat waktu. Kalau adek begitu cream soup matang langsung makan dengan nasi daaan setelah itu masih nambah dengan zuppa soup. Hmmmm...kayanya emang kelaparan euy hihihihi.

Di postingan lama aku sharing resep cream soup yang tidak menggunakan susu, karena kali ini ingin membuat soup yang lebih creamy maka aku memakai susu evaporated. Base resepnya masih tetap memakai punya Ricke dan dimodifikasi lagi dengan bahan-bahan yang kupunya.

ZUPPA SOUP

Bahan :
Puff pastry homemade
(resep bisa dilihat disini)
atau bisa memakai puff pastry siap pakai
(bisa dibeli di TBK atau swalayan besar)

3 sdm margarin
5 sdm terigu
1 bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, geprek dan cincang halus
100 gr fillet ayam, potong dadu
3 buah sosis, potong sesuai selera
2 lembar smoked beef, potong kotak kecil
2 buah wortel, potong dadu kecil
1 buah jagung manis, pipil
1 - 2 butir telur kocok lepas
1 liter air kaldu
100 ml susu evaporasi
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk

Olesan :
1 butir kuning telur
2 sdm susu cair

Cara Membuat :
- Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
- Kecilkan api, masukkan terigu sambil terus diaduk rata.
- Tuang air kaldu sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga air habis.
- Masukkan ayam, sosis, smoked beef, wortel dan jagung manis. Bumbui dengan garam, merica dan gula pasir. Masak hingga mendidih dan kental.
- Masukkan susu evaporasi, masak kembali sambil diaduk-aduk.
- Tuang telur kocok di saringan yang diletakkan di atas panci sup, dan tekan-tekan agar keluar dari saringan dan berserabut di kuah sup.
- Masak sebentar dan matikan api.
- Panaskan oven 200'C, siapkan cup tahan panas.
- Tuang sup ke dalam cup (jangan terlalu penuh ya), tutup dengan kulit pastry yang sudah dipotong sesuai besar cup.
- Olesi dengan bahan olesan dan panggang hingga berwarna kecoklatan.
- Angkat dan siap disajikan hangat.




Tuh...keliatan kan layernya :)  Karena aku menuang sup ke dalam ramekin dalam keadaan panas, jadinya kulit zuppa soupnya bisa menggelembung ke atas (high dome). Apabila kita menuang sup dalam keadaan dingin, maka kulit pastrynya akan mengembang dan terlihat berlapis-lapis. Soal rasa sama aja yaaa....hanya penampilannya yang sedikit berbeda.




Anyone?? Yuks dicoba bikin sendiri di rumah, jadi gak harus pergi ke resto waralaba terkenal itu untuk bisa makan zuppa soup hehehehe. Bikin sendiri pastinya lebih puas kan :)



GETHUK GULUNG



Gethuk merupakan salah satu jajanan tradisional yang berasal dari Jawa. Banyak sekali variasi gethuk yang dengan mudah dapat ditemui, antara lain adalah gethuk lindri, gethuk goreng Purwokerto (my fave's one), gethuk coklat dan lain-lainnya. Sedikit cerita tentang gethuk goreng, dulu banget waktu hamil Naira, aku sempat pengeeen banget ngerasainnya. Entah ngidam atau gak, soalnya juga sudah memasuki trimester ketiga tuh pengennya. Di tempatku tinggal tentu saja gak ada yang jual gethuk goreng dan terakhir kali aku makan gethuk tersebut saat aku ada kegiatan lab dengan teman-teman kampusku. Haduuh udah lama banget deh pokoknya. Jadi keliatannya selain memang pengen gethuknya, juga karena aku waktu itu kangen dengan teman-teman kuliah hihihi. Akhirnya aku bisa dapat juga lho gethuk gorengnya, karena kebetulan suamiku lagi mondar mandir ke Jakarta dan naik kereta api. Beli lah di saat kereta transit di Purwokerto. Hasilnya...anaknya gak ngileran kan heuheuheheu.

Kepanjangan ah cerita tentang gethuk gorengnya >.<  Kali ini aku membuat variasi gethuk yang digulung. Pernah liat Farah Quinn bikin gethuk gulung ini, dengan bahan-bahan yang memang cukup sederhana, yaitu singkong kukus yang dihaluskan dan dicampur dengan gula pasir, margarin, santan kental dan juga garam. Tapi sewaktu membuat gethuk gulung kemarin, sebelum aku tambahkan santan kental, gethuknya teksturnya sudah pas menurutku. Kalau ditambahkan santan kental lagi, takutnya nanti malah terlalu lembek. Jadi aku skip santan kentalnya. Resep di web Farah Quinn bisa dilihat disini.
Untuk membuat gethuk gulung ini, pastikan kita mengetahui tekstur singkong yang kita gunakan ya, jadinya nanti tidak terlalu lembek atau terlalu keras dan tentu saja bisa digulung dengan mudah.
Bentuk gulunganku sendiri masih jelek banget ya, belum bisa bulat.  Next time dicoba lagi.





Eh ya...divariasikan dengan rasa coklat, mocca, strawberry atau apapun yang disukai boleh juga lho. Karena aku pandan lovers ya tetap pakai yang pandan donk heheheh.




Gethuk gulung ini special untuk event NCC Jajanan Tradisional Indonesia Week.
And I've got the badge !!! Keren dan lucuu ya badge-nya ^_^



FRUITY BLACK FOREST FOR DEWI - KRISHNA




Fruity Black Forest ini dibuat minggu lalu sebagai salah satu hantaran di acara Dewi dan Krishna. Request-nya  fruity black forest karena tertarik dengan yang pernah kubuat beberapa waktu yang lalu. Sempat puyeng juga ketika hunting buah naga putih, karena di tempatku yang gampang ditemui adalah buah naga merah. Muter-muter, akhirnya nemu juga buah naga putih di salah satu minimarket, itu pun tinggal 2 dan dikasih tau ama tukang buah langganan hihihihi. Makasih infonya ya mas :)

3 Layer spongecake coklat ala Yongky yang lembut dengan filling vla dark cherry dan tak lupa diberi siraman simple syrup. Cover full buttercream dengan topping buah strawberry, jeruk mandarin, buah naga, cherry hijau dan cherry merah. Seger banget deh ^_^




Terima kasih orderannya ya. Semoga lancar acaranya dan menjadi keluarga yang SAMAWA. Aamin Allahumma Aamiin.


RED VELVET CUPCAKES

Haiiii...lama juga ya gak posting di blog. Kebetulan ada beberapa acara keluarga yang cukup menyita waktu, jadi dapurnya tutup sementara dan juga belum ada waktu untuk OL.
Kali ini mau posting salah satu cake yang sempat booming beberapa waktu yang lalu. Sampai sekarang pun cake ini masih banyak pengemarnya. Red Velvet Cake (RVC).
Hayoo..siapa yang belum pernah ngerasain cake dengan warna merah marun yang cantik ini? Kalau belum pernah ngerasain, yuuk dicoba buat sendiri di rumah.
Bikinnya mudah, asal kita benar-benar memperhatikan dan mengikuti resep ya. Waktu pembuatannya juga tidak terlalu lama kok. Kebetulan beberapa waktu yang lalu, aku bikin cupcake dengan tema flower cupcakes dan memakai RVC sebagai base cupcake-nya. Karena masih ada sisa 3 pcs cupcake, jadinya disempatkan deh difoto seadanya. Padahal sih sisa cupcake-nya ini bentuknya gak karuan lho >.<
Ini dia penampakannya



Gunakan coklat bubuk yang berwarna coklat kemerahan ya, jangan yang pekat agar warna merah marun-nya nanti bisa keluar. Resep di atas adalah resep yang bersumber dari Ricke Indriani dan Yadi Hf, yaitu resep yang tidak memakai buah bit sebagai pewarna. Maklum di tempatku susah banget cari buah bit, jadi memakai resep ini yang memakai food colouring sebagai pewarnanya. Insya Allah kalau suatu saat bisa ketemu buah bit, akan mencoba resep yang memakai buah tersebut.

Apabila akan dijadikan cake, biasanya terdiri dari 3-4 layer dengan memakai cream cheese frosting sebagai filling dan covernya.. Hmmm...bayangin aja gimana enaknya RVC yang lembut dan legit dipadukan dengan gurihnya cream cheese frosting. Yummy...

Berikut hasil flower cupcake-nya yaa





POTATO BREAD



Nge-bread again ^_^. Keluargaku suka makan roti dan bahkan lebih menikmati roti dibandingkan cake. Hanya saja terkadang juragan dapurnya suka males bikin roti karena prosesnya yang lebih lama dibandingkan membuat cake hehehe. Kali ini terkena virus potato bread yang sempat booming beberapa waktu lalu. Penasaran banget pengen bikin sampe kebawa mimpi (halaaah >.<) hihihihi.
Akhirnya disempatin buat dan puas banget akan hasilnya. Soal bentuk harap maklum ya, karena belum bisa bentuk-bentuk adonan roti yang cantik, jadilah dibikin roti sobek aka roti kasur (lagiii). Anak-anakku memang lebih seneng dengan roti sobek, karena mereka bisa 'nyobek' roti sendiri sambil menerka-nerka apa yaaa isiannya ^_^





Resepnya memakai punya Ricke dan aku beri isian sesuka hati. Maksudnya sih menyesuaikan apa yang ada di kulkas ya ^_^ Jadilah potato bread ini dengan isian keju cheddar + quick melt, coklat dan juga smoked beef + mayo. Diisi selai pastinya juga enak banget. Silahkan dikreasikan sesuai selera keluarga masing-masing. Berikut ini resepnya ya...

POTATO BREAD

Bahan A :
200 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr tepung terigu protein rendah
7 gr ragi instan
65 gr gula pasir (pakai gula kastor)
10 gr susu bubuk full cream

Bahan B :
2 kuning telur
125 ml susu cair dingin (bisa diganti dengan air es)

Bahan C :
100 gr kentang kukus, haluskan
35 gr margarin / butter
1/4 sdt garam
1 sdt vanilla susu

Bahan Olesan :
1 kuning telur + 1 sdm susu cair

Cara Membuat :
- Campur jadi 1 bahan A, aduk rata.
- Masukkan bahan B, diawali dengan kuning telur dan susu cair sedikit demi sedikit. Hentikan penambahan susu apabila adonan sudah basah atau tambahkan apabila adonan masih kering.
- Uleni hingga kalis dan tidak menempel di bowl.
- Masukkan bahan C, uleni kembali. Adonan akan menjadi lengket karena penambahan kentang. Uleni hingga kalis dan mulus.
- Pindahkan adonan ke meja yang sudah ditaburi terigu, uleni kembali sebentar dengan gerakan seperti mencuci baju. Jika terasa lengket bisa ditambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit. Uleni hingga kalis elastis.
- Bulatkan adonan, letakkan di bowl yang sudah dioles minyak dant tutup dengan serbet bersih yang lembab. Istirahatkan hingga mengembang 2x lipat, kurang lebih selama 45-60 menit (proofing 1).
- Setelah mengembang, kempiskan adonan, uleni kembali sebentar hingga adonan lentur kembali.
- Timbang adonan (untuk roti sobek ini aku timbang @50 gr) dan bentuk bulat. Simpan di loyang yang sudah dioles margarin. Istirahatkan kembali selama 10-15 menit (proofing 2).
- Beri isian secukupnya, tata kembali dalam loyang dan istirahatkan kembali selama 30-45 menit (proofing 3).
- Panaskan oven 200'C, sesaat sebelum dioven olesi adonan dengan bahan olesan. Panggang selama kurang lebih 20-25 menit hingga permukaannya kecoklatan.
- Angkat dan keluarkan dari oven. Panas-panas beri olesan butter/margarin.





Rotinya empuuuk dan lembut banget walau tanpa penambahan bread improver. Bahkan sampai keesokan harinya teksturnya tidak berubah sama sekali. Sengaja bikin roti sore hari jadi sisa rotinya bisa dinikmati saat sarapan pagi. Tetap empuk dan lembut.




Tuh...lihat teksturnya....keliatan kan lembutnya. Rasanya juga enak dan pastinya kita makan tanpa rasa was-was akan penambahan bahan pengawet lainnya.



Adonan roti setelah proofing terakhir, siap dioles dan langsung dioven deh.

Yang pengen bikin roti empuk dan lembut tanpa bantuan bread improver, yuuk mari dicoba potato bread ini. Insya Allah puas dengan hasilnya.

PANDAN HOKKAIDO CHIFFON CUPCAKES



Masih dalam edisi Hokkaido Chiffon Cupcakes (HCC), kemarin aku juga bikin yang versi pandan lho. Sebagai penyuka aroma-aroma pandan, sebenarnya aku lebih milih yang ini dibandingkan yang black forest lho. Tapi untuk LBT tetap aku setorkan yang black forest seperti yang sudah aku posting kemarin.

HCC pandan ini memakai resep chiffon cake NCC yang sebelumnya sudah pernah aku posting disini. Untuk HCC ini aku hanya membuat 1/2 dari resep asli dan jadi 7 cup. Untuk isiannya aku memakai filling vla pandan seperti yang dulu digunakan Bunda Ricke saat membuat martabak bolu pandan. Resep aslinya silahkan klik disini ya.

PANDAN HOKKAIDO CHIFFON CUPCAKES

Bahan :
70 gr tepung terigu protein rendah (bisa juga pakai all purpouse ya)
10 gr susu bubuk full cream
10 gr maizena
1/2 sdt baking powder
25 gr gula kastor
50 ml minyak sayur 
50 ml santan
70 gr kuning telur
1 sdt pasta pandan

150 ml putih telur
75 gr gula kastor
1/4 sdt garam halus
1 sdt air jeruk nipis

Cara Membuat :
- Panaskan oven 170'C
- Campur dan ayak tepung terigu, susu bubuk, maizena dan baking powder. Tambahkan gula kastor. Aduk rata.
- Buat lubang di tengahnya kemudian tuang kuning telur. Aduk dengan menggunakan whisker sambil dituangi minyak sayur dan santan.
- Aduk hingga menjadi adonan pasta halus. Sisihkan.
- Dalam suatu wadah yang kering dan bebas minyak, kocok putih telur hingga berbusa.
- Masukkan air jeruk lemon dan garam.
- Masukkan gula kastor sedikit demi sedikit. Kocok hingga SOFT PEAK.
- Ambil 1/3 bagian adonan putih telur, campurkan dengan adonan pasta. Aduk balik hingga rata.
- Tuang kembali ke adonan putih telur sedikit demi sedikit sambil diaduk balik hingga rata.
- Tuang adonan ke dalam cupcase hingga 3/4 penuh.
- Panggang selama kurang lebih 25 menit hingga matang (lakukan test tusuk dan test sentuh).
- Angkat dan dinginkan.

VLA PANDAN

Bahan :
100 ml santan encer 
1/8 sdt garam
2 sdm susu kental manis
1 lembar daun pandan, simpulkan
1/2 sdt pasta pandan
1 sdm maizena dilarutkan dengan sedikit air

Cara Membuat :
- Masak santan bersama garam, susu kental manis, pasta pandan dan daun pandan. Masak hingga mendidih.
- Masukkan larutan maizena, aduk hingga kental dan meletup-letup.
- Angkat dan dinginkan, siap untuk digunakan.

Penyelesaian :
- Masukkan vla pandan ke dalam piping bag dan semprotkan ke dalam cake yang sudah dilubangi tengahnya.
- Semprotkan hingga vla meluap keluar.
- Siap disajikan.



Teksturnya yang lembuuut, khas chiffon cake. Lebih enak disajikan dingin, tapi kalau udah gak sabar buat nyobain ya gak perlu nunggu keluar kulkas ya ^_^



PINK OMBRE CAKE FOR VIDA



Pink Ombre Cake ini dipesan oleh Hamzah untuk Vida untuk memperingati anniversary. Dulu keluarga Vida sudah pernah menikmati juga cake dari Dapur Nays, yaitu rainbow cake. Alhamdulillah sekarang repeat order. Mas Hamzah request ombre cake warna pink dengan filling buttercream dan taburan keju cheddar yang banyaaak heheheheh.

4 Layer spongecake ala Yongky yang lembut dengan filling buttercream special dan taburan keju parut yang melimpah. Sempat mati gaya saat dekor, apalagi dekornya pagi-pagi sesaat sebelum cake diantar.
Makanya gak heran ya kalau fotonya juga ikut gak karuan gini hihihihi. Eh ya Mas Hamzah minta cake-nya diberi tulisan tapi tulisannya panjaaan banget. Kalau ditulis dengan papan coklat juga bakalan nutupin cake-nya deh . Akhirnya aku beri kartu kecil untuk menuliskan kata-kata dari mas Hamzah tersebut.

Terima kasih orderannya...insya Allah pernikahannya barokah dan bisa menjadi keluarga SAMAWA. Aamiin



BLACK FOREST HOKKAIDO CHIFFON CUPCAKES (LBT#23)



LBT#23 challenge is Hokkaido Chiffon Cupcakes. Daaan...challenge LBT ini juga yang mengakhiri edisi baking blue heuheuheu. Kayanya memang tepat banget deh kalau bulan ini temanya adalah Hokkaido Chiffon Cupcakes (HCC). Aku penasaran dengan cake ini sejak bulan lalu, sudah dapat resepnya, bahan juga sudah lengkap, tapi apa daya eksekusi gak jadi-jadi juga hihihih. Edisi pemalas untuk yang kesekian kalinya euy. Bulan lalu ketika silaturahmi LBT'ers sempat pengen bikin HCC ini, tapi takut gagal karena belum pernah bikin.

Hokkaido Chiffon Cupcakes sendiri adalah chiffon cake yang yang dituang ke dalam cupcase. Tekstur cake-nya tentu saja sama dengan tekstur chiffon cake yang lembut dan ringan. Base resepnya juga sama dengan chiffon cake, yaitu membuat adonan pasta dan menyatukannya dengan adonan putih telur. HCC yang baru matang akan menciut, karena memang tidak dibalik seperti halnya chiffon cake biasa. Setelah dingin, HCC akan diberi filling vla dan akan membuat cake kembali 'naik'. Hmmm...kebayang kan enaknya.




Untuk LBT#23 ini aku membuat HCC versi coklat, yaitu Black Forest Hokkaido Chiffon Cupcakes. Resep aslinya kulihat dari Cuisin Paradise. Untuk coklat bubuknya aku memakai yang dark seperti yang biasa kupakai untuk membuat black forest cake. Fillingnya memakai vla dark cherry, seperti halnya classic black forest. Berikut ini resepnya yang sudah kumodifikasi ya

BLACK FOREST HOKKAIDO CHIFFON CUPCAKES

Bahan :
3 kuning telur
20 gr gula kastor
35 ml minyak goreng kualitas baik
50 ml susu cair
1/4 sdt vanilla
1-2 sdt pasta black forest (optional)
60 gr tepung terigu protein rendah
10 gr coklat bubuk (pakai yang dark)
3 putih telur
1/2 sdt air jeruk lemon
25 gr gula kastor

Filling :
vla dark cherry

Cara Membuat :
- Panaskan oven 170'C 
- Kocok kuning telur dan gula kastor dengan menggunakan whisker hingga gula larut. 
- Tambahkan minyak dan susu cair. Aduk rata.
- Masukkan tepung terigu dan coklat bubuk dengan cara diayak. Tambahkan vanilla dan pasta black forest. Aduk rata dan sisihkan.
- Dalam suatu wadah yang kering serta bebas minyak, kocok putih telur hingga berbusa.
- Tambahkan air jeruk lemon dan gula kastor sedikit demi sedikit. Kocok hingga soft peak.
- Ambil 1/3 bagian adonan putih telur, tuang ke adonan kuning telur. Aduk balik hingga rata.
- Masukkan kembali ke adonan putih telur secara bertahap sambil diaduk balik hingga rata.
- Tuang ke dalam paper case hingga 3/4 penuh dan oven selama 20-25 menit hingga matang.
- Angkat dan dinginkan.
- Buat lubang di tengah cake, semprotkan vla dark cherry hingga vla meluap keluar.
- Beri dusting gula halus. Siap disajikan.

VLA DARK CHERRY

Bahan :
1 kaleng dark cherry, tiriskan air dan buahnya
300 ml air dark cherry (dari air dark cherry kalengan dan ditambahkan air hingga 300 ml)
50-75 gr gula pasir (sesuai selera)
4 sdm maizena, larutkan dengan sedikit air

Cara Membuat :
- Belah dark cherry menjadi 4 bagian, sisihkan.
- Panaskan air dark cherry dan gula pasir hingga mendidih. Masak dengan api sedang sambil sesekali diaduk.
- Masukkan larutan maizena, kecilkan api dan masak terus hingga meletup-letup dan mengental. Matikan api.
- Masukkan potongan dark cherry, aduk rata.
- Setelah dingin, masukkan ke dalam piping bag dan siap digunakan.



Bahan-bahan vla dark cherry. Ini lho yang bikin black forest jadi enaaak ^_^




Lembut, nyoklat dan ada sensasi asam segarnya. Yang penasaran pengen nyobain...yuks dicoba bikin sendiri. HCC bisa dikreasikan menjadi begitu banyak varian yang sesuai dengan selera kita.
Thanks LBT for the challenge ^_^

DARI DAPUR NAYS #3

Beberapa orderan yang sempat difoto (seringnya sih kelewat). Orderan dari customer Dapur Nays. Terima kasih untuk orderannya. Semoga bisa jadi barokah buat kita smua. Aamiin...


Browkus oval. Masih menggunakan resep yang sama dengan browkus yang biasa dibuat, hanya kali ini memakai loyang oval dan bisa ditambahkan filling. Bisa dipilih filling coklat atau keju.



Browkus potong topping keju parut. Cocok lho sebagai salah satu isian snack box ^_^



Amris atau Risol mayo.



Frozen Amris



Sus vla custard. My fave one...yummyyy

PISANG AROMA



Masih dalam edisi baking blue dan juga dalam rangka memanfaatkan kulit lumpia siap pakai, akhirnya aku bikin pisang aroma. Kalau di tempatku biasa menyebutnya dengan pisang karamel. Nama pisang aroma sendiri lebih familiar di daerah Jawa Barat ya. Sejak dulu sukaa banget ama pisang yang dibungkus kulit lumpia ini, tapi juga males kalau beli. Gimana gak males ya, kalau penampilannya udah kaya pisang tenggelam di tambang minyak aja euy >.<

Jadilah begitu punya stok kulit lumpia, pisang aroma ini selalu masuk item yang harus dibuat. Kebetulan sekali masih ada 1 sisir pisang raja, maka diniatin uprek sebentar di dapur. Bikinnya gampang banget, siapapun pasti bisa. Untuk having fun masak bersama anak-anak di dapur, juga oke lho, karena mereka pasti senang banget bikinnya.



Karena kulit lumpia yang kupakai ukurannya lumayan gede, jadinya aku potong jadi 4 bagian ya. Kalau gak dipotong ntar jadinya gedee banget dan susah gorengnya ^_^
Untuk isian bisa dimodifikasi sesuai selera. Selain bikin versi aslinya yang memakai gula pasir, aku coba juga memakai meises dan juga keju quick melt sebagai isiannya. Enak juga sih, tapi aku lebih suka yang memakai gula pasir. 





Sukaaa banget ama lelehan karamelnya. Pisang dipadukan dengan kulit lumpia yang renyah, jadi bikin susah berhenti makan, kriuk-kriuk teruus hahahah. Anak-anak suka, bundanya juga hobby deh ama jajanan kaya gini.