CINNAMON ROLL



My first cinnamon roll. Kemana aja buk kok baru sekarang bikin cinnamon roll heheheh. Padahal ini adalah roti favoritku. Kalau kebetulan ada kesempatan bermalam di hotel, pasti aku memilih roti ini sebagai salah satu menu breakfast. Yups...cinnamon roll memang sangat terkenal, mudah didapatkan dan tentunya punya banyak penggemar, termasuk saiyaa. Karena memang menyukai hal-hal yang berbau kayu manis, makanya gak heran ya kalau suka banget ama cinnamon roll.

Selama ini suka males bikin roti karena prosesnya yang lumayan lama dan ngrasa gak bisa untuk bentuk-bentuk adonan roti. Tapi demi cinnamon roll idaman, ya diniatin juga donk. Benar aja, bentuknya gak ada cantik-cantiknya sama sekali dan juga gak rapi. Harap dimaklumi ya :)  Insya Allah kalau ada kesempatan mau coba bikin lagi, siapa tau hasilnya masih lebih mendingan dibanding yang ini hehehehe.

Untuk resepnya kuadaptasi dari soft bread NCC. Suka banget bikin roti sobek atau roti kasur dengan resep tersebut dan kali ini aku bikin juga untuk cinnamon roll. Berikut resepnya ya, yang berwarna biru adalah modif dariku..

CINNAMON ROLL

Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi
(400 gr protein tinggi + 100 gr protein sedang)
100 gr gula pasir (pakai gula kastor)
11 gr ragi instant
1/2 sdt bread improver (optional)
4 kuning telur
100 gr margarin
200 ml air es + 100 ml untuk cadangan
(pakai 200 ml susu + 50 ml air es)
1/2 sdt garam

Filling :
3 sdm gula palem
1/2 sdt kayu manis
kismis secukupnya

Cara Membuat :
- Dalam bowl, campurkan tepung terigu, gula dan ragi. Aduk rata.
- Masukkan 200 ml air dan kuning telur. Aduk dan uleni hingga rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga kalis.
- Masukkan margarin dan garam. Uleni hingga kalis dan elastis.
- Bulatkan adonan dan tutup wadahnya dengan plastik wrap atau serbet bersih yang lemba. Diamkan hingga mengembang 2x lipat, kurleb 30-45 menit.
- Kempiskan adonan dan bagi adonan menjadi 2 bagian sama berat.
- Gilas adonan menjadi ukuran kurang lebih 30x25 cm.
- Taburi permukaannya dengan campuran gula palem dan kayu manis. Sisakan 1 cm pada setiap sisinya.
- Taburi kismis.
- Gulung adonan dari sisi yang lebih panjang.
- Kerat-kerat adonan untuk menandai kemudian potong dan angkat perlahan.
- Tata di atas loyang yang sudah dialasi kertas roti atau dioles margarin.
- Panggang suhu 180'C selama kurleb 15 menit (aku 5 menit terakhir pakai api atas agar lebih kecoklatan).
- Angkat dan siap dinikmati



Waaah....biar kata bentuknya gak karuan dan gak ada cantik-cantiknya, tapi aku seneeeng banget. Akhirnya bisa menikmati cinnamon roll homemade. Sesuai dengan apa yang aku mau. Alhamdulillah. Sekarang yang jadi PR adalah harus bisa bikin dengan penampilan yang lebih mendingan daripada yang ini hahahaha. Practice make perfect, right?




Selain cinnamon roll, adonannya kubuat roti isi favorit anak-anak. Diisi dengan selai rasberry dan coklat kismis, udah seneng banget mereka berdua. Masih ada sisa roti untuk keesokan harinya, dipanaskan sebentar, siap dinikmati untuk sarapan. Tetap empuk lho... ^_^



BUBUR MANGGUL - MADURA (IDFB #9)



IDFB Challenge #9 is congee atau porridge atau bubur. Ini adalah challenge yang sangat berkesan bagi saya, karena dengan adanya challenge ini pengetahuan saya akan ragam hidangan tradisional Indonesia terutama bubur semakin bertambah. Sependek pengetahuan saya, bubur dengan citarasa gurih tidak jauh dari bubur ayam ataupun bubur manado. Ternyata...bubur dengan citarasa gurih sangat banyak macamnya. 

Diantara sekian banyak bubur tersebut, saya tertarik dengan bubur manggul. Selama ini saya tidak pernah membayangkan kalau bubur sumsum dapat dipadankan dengan sambel goreng udang dan juga serundeng. Selama ini saya beranggapan bahwa bubur dengan citarasa gurih kebanyakan mirip-mirip dengan bubur ayam, yaitu cara pembuatannya dari beras dan bukan dari tepung beras seperti halnya bubur manggul ini. 

Bubur manggul sendiri merupakan bubur tradisional yang berasal dari Madura. Penampilannya sederhana, yaitu dengan ditaburi serundeng. Biasanya penjual bubur manggul di Madura menyajikan bubur manggul sebagai siraman lontong lengkap dengan serundengnya. Ada pula yang menambahkan sambel goreng udang dalam penyajiannya. Dahulu di daerah Ampel Surabaya, masih banyak ibu-ibu asal Madura yang menjajakan bubur manggul ini, tapi sekarang sudah jarang sekali. Kalau di daerah Madura tentunya bubur manggul ini masih mudah ditemui. Naah...karena penasaran dengan rasa bubur manggul ini, terutama yang disajikan dengan sambel goreng, jadi mari uprek di dapur ^_^



Resep bubur manggul saya dapatkan dari milis NCC.  Berikut ini resepnya

BUBUR MANGGUL (MADURA)

BUBUR SUMSUM
Bahan :
125 gr tepung beras
1200 ml santan dari 1 butir kelapa
2 daun pandan, simpulkan
1/2 sdt garam

Cara Membuat  :
- Campur tepung beras, garam dan 1/2 bagian santan. Aduk hingga rata.
- Rebus sisa santan bersama daun pandan sambil diaduk hingga mendidih.
- Kecilkan api dan masukkan larutan tepung beras. Aduk dengan sendok kayu hingga rata.
- Masak bubur hingga meletup-letup, angkat dari api dan sisihkan.

SAMBEL GORENG UDANG
Bahan :
250 gr udang kupas
2 sdm minyak goreng untuk menumis
2 lembar daun salam
1 cm lengkuas
400 ml santan dari 1/4 butir kelapa
3 sdt gula merah
2 sdt air asam jawa
garam dan gula pasir secukupnya

Bumbu Halus :
3 cabe merah
3 cabe rawit
2 siung bawang putih
2 butir kemiri sangrai
1 ruas lengkuas, cincang

Bumbu Iris :
5 butir bawang merah, iris agak tebal
3 siung bawang putih, iris tipis
1 cabe merah, iris halus

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bumbu iris hingga layu. Tambahkan bumbu halus, tumis hingga harum.
- Masukkan udang, daun salam dan lengkuas. Masak hingga udang berubah warna.
- Tuang santan sedikit demi sedikit, bumbui dengan gula merah, gula pasir, garam dan air asam jawa.
- Masak hingga santan menyusut, bumbu meresap dan matang.
- Angkat dan sisihkan.

SERUNDENG KUNING
Bahan :
200 gr kelapa 1/2 tua parut memanjang
2 siung bawang putih, tumis hingga 1/2 matang
1/2 sdt garam
1 cm kunyit
2 lembar daun jeruk, buang tulangnya dan iris halus

Cara Membuat :
- Jemur kelapa parut hingga agak kering.
- Haluskan bawang putih, garam, kunyit dan daun jeruk.
- Campurkan kelapa parut dengan bumbu halus kemudian sangrai dengan api kecil hingga matang.
- Dinginkan dan simpan di dalam wadah kedap udara.

Penyelesaian Bubur Manggul :
- Siapkan mangkok, isi dengan bubur sumsum secukupnya.
- Beri sambal goreng udang dan taburi dengan serundeng.
- Beri tambahan daun kemangi bila suka
- Siap dihidangkan.




Rasanya....unik. Bubur sumsum yang gurih dipadukan dengan sambel goreng udang yang pedas ditambahkan dengan taburan serundeng yang juga gurih. Untuk saya yang baru pertama kali makan, gak nyesel lho...karena memang ternyata enak juga menikmati bubur sumsum dengan cita rasa gurih-pedas seperti ini. Maklum aja selama ini saya menikmati bubur sumsum kalau tidak dengan santan gula merah ya dengan kuah kolak heheheh.


Serundeng kuning yang gurih dan harum daun jeruknya terasa. Serundeng kuning ini berbeda dengan serundeng yang biasanya terasa manis. Dinikmati dengan bubur sumsum atau bahkan dengan nasi putih hangat juga enaaak ^_^



Demikian persembahan saya untuk IDFB...semoga bisa menambah pengetahuan tentang ragam hidangan tradisional Indonesia dan turut melestarikan kuliner nusantara. 

APPLE PIE



Buat apple pie ini entah kapan, sudah lupa saking lamanya ^_^ Dan ternyata baru aja inget kalau fotonya masih duduk manis di laptop, biasa entah lupa atau emang males kadang suka tipis banget bedanya hahahah.
Tapi tentunya masih ingat sekali betapa effort-nya aku saat bikin apple pie ini. Dibuat mendadak karena ide yang tiba-tiba datang. Di tengah-tengah pembuatannya, dapat kabar kalau ada masalah di tempat kerja. Duuh...kalau udah ada berita kaya gini, bakalan gak konsen uprek di dapurnya. Tapi karena sudah kepalang tanggung, jadinya ya jalan terus sambil disambi telpon dan mondar mandir gak karuan hihihihi.

Alhamdulillah jadi juga kan apple pie-nya, walau dengan bentuk yang gak layak disebut apple pie deh kayanya >.<  Jadinya difoto dari segi mana pun gak akan ketemu cantiknya...hiiiks. Tapi tetap bersyukur karena biar jelek, apple pie ini tetap laris manis. Entah karena memang beneran enak atau karena keluargaku pengen nyenengin aku yang lagi bingung gak karuan karena ada masalah tadi hahahah.
Setelah agak tenang dan mencoba menghayati acara makan apple pie, baru deh nyadar kalau memang enak kok apple pie-nya...cieee..

Next time pengen bikin lagi, semoga jadinya lebih bagus. Untuk resepnya sudah cocok banget dengan resep yang kupakai ini, yaitu resep dari Joy of Baking yang sudah dimodif oleh Ricke. Here's the recipe

APPLE PIE

Bahan Crust :
250 gr tepung terigu serbaguna
2 sdm gula bubuk (gula kastor)
175 gr margarin / butter beku, potong dadu
1/2 sdt garam
5 sdm air es (bisa ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan)

Bahan Filling :
3 buah apel (aku pakai apel Fuji)
1 sdt air jeruk lemon
50-75 gr gula pasir halus (aku pakai 60 gr)
1-2 sdm gula aren bubuk (atau bisa pakai gula merah yang disisir halus)
1/2 sdt kayu manis bubuk
sejumput garam
1 sdm maizena
25 gr margarin / butter beku, potong dadu kecil

Olesan :
1 kuning telur, kocok lepas

Cara Membuat Crust :
- Campur terigu, gula bubuk dan garam. Aduk rata.
- Masukkan margarin, proses dengan pisau pastry atau memakai 2 pisau biasa hingga adonan berbulir-bulir.
- Masukkan air es sedikit demi sedikit sambil diuleni dengan sendok kayu hingga kalis. Hentikan penambahan air jika dirasa sudah kalis atau tambahkan air jika dirasa masih kering.
- Bulatkan adonan, bungkus dengan plastik wrap dan masukkan lemari es selama kurang lebih 45-60 menit.

Cara Membuat Filling :
- Kupas apel dan iris tipis. Campur dengan air jeruk lemon, aduk rata.
- Masukkan gula pasir halus, gula aren, kayu manis bubuk dan garam. Aduk rata.
- Simpan di lemari es minimal selama 30 menit hingga apel berair atau keluar juice-nya.
- Keluarkan dari lemari es, taburi maizena dan aduk rata.
- Panaskan apel bersama juice-nya di atas api kecil hingga mengental dan apel agak lunak.
- Angkat dan sisihkan.

Assembly :
- Ambil adonan, sisakan sebagian untuk penutup bagian atas pie.
- Gilas tipis, dan letakkan di loyang pie bongkar pasang diameter 18 cm yang telah dioles margarin. Rapikan adonan hingga menutup seluruh permukaan loyang.
- Tuang 1/2 bagian filling apel di atas adonan, kemudian tata butter / margarin beku di atas filling secara menyebar.
- Tuang kembali sisa filling, ratakan.
- Gilas sisa adonan crust untuk penutup bagian atas. Bisa dipotong memanjang dan membentuk lattice (anyaman) seperti yang kubuat, bisa juga dicetak menggunakan cookies cutter atau diletakkan langsung di atas loyang (bentuk lingkaran sesuai loyang).
- Oles dengan kuning telur dan panggang dengan suhu 180'C selama 45-60 menit hingga matang kecoklatan dan juice apple-nya terlihat mendidih. Angkat.
- Biarkan dingin baru keluarkan dengan hati-hati dari loyangnya.



Beberapa step by step yang sempat diabadikan. Selebihnya udah gak sempat lagi, karena udah gak konsen sama sekali ama apple pie-nya. Harap maklum yaa..




Trust me...apple pie ini enak banget. Crust pie yang renyah dipadukan dengan filling apel yang manis dan harum. Suka sekali dengan aroma filling aple yang dipadukan dengan kayu manis. Sebisa mungkin pemakaian kayu manis jangan diskip ya, karena kayu manis ini yang membuat aroma apple pie ini begitu khas.
Jadi cukup sepotong? Kalau aku belum cukup >.<



MACARONIE SCHOTEL FOR LBT'ERS



Ini potluck yang kubawa untuk acara kumpul-kumpul LBT'ers kemarin. Lagi-lagi aku bawa macaronie schotel seperti tahun lalu heheheh. Soalnya bener-bener gak punya ide lagi mau bikin apa, jadinya ya schotel  lagi yaa. Tentu saja ada sedikit modifikasi dibanding dengan yang kubawa tahun lalu.

Kali ini aku membuat macaronie schotel lengkap dengan saus bechamel. Sebagai variasi diberi topping yang terbuat dari adonan sus. Kriuuk deh jadinya. Semoga LBT'ers bisa berkenan dengan potluck yang kubawa kali ini. Seperti biasa suka gak pedee kalo bikin potluck euy.




Untuk resepnya aku gak posting lagi ya, soalnya sudah sering posting resep macaronie schotel. Pada intinya sama aja kok resepnya. Tinggal disesuaikan aja dengan selera kita, misalnya kalau ingin yang lebih lembut bisa ditambahkan susunya. Cara pembuatannya pun juga sama, tetap simple. Selain dipanggang dengan cara biasa, aku juga sering membuat macaronie schotel dengan pemanggangan steam bake. Seperti macaronie yang kubuat kali ini. Adonan sus sebagai topping kutambahkan ketika macaronie schotel sudah setengah matang, jadi agar tekstur macaronie schotel tidak terlalu kering jadinya aku panggang dengan cara steam bake. Steam bake-nya juga pakai cara abal-abal hihihihihi. Adonan macaronie schotel diletakkan di rak tengah, sedangkan rak bawah aku letakkan loyang yang berisi air.




Naah...kalau yang ini japrem untuk keluargaku ya...

Semoga berkenan ya LBT'ers. Semoga ada kesempatan untuk ketemu lagi. ^_^

PUTU AYU



My first entry for Dapur Aisyah. Tema bulan Februari ini adalah kue tradisional. Hmmmm....paling bingung kalau tema-tema tradisional gini. Karena banyak banget kue tradisional kesukaanku dan pengennya dibuat semua hahahaha...kaya sok kerajinan aja ya. 
Akhirnya setelah bingung antara lapis beras dan putu ayu, maka aku memutuskan membuat putu ayu aja. Selain karena kami sekeluarga memang suka putu ayu, pembuatannya pun relatif mudah. Kalau bagiku yang paling penting adalah waktu pembuatannya juga cepat dibanding membuat lapis beras hihihih...ujung-ujungnya kesitu juga ^_^

Resep putu ayu ini aku dapatkan dari teman dekatku. Kebetulan beliau juga bakul kue homemade di kotaku dan putu ayu ini adalah salah satu andalan jualannya. Dengan seijin beliau aku sharing resepnya ya....





Manisnya sudah pas menurutku, kalau suka yang lebih manis takaran gula bisa ditambahkan sampai 250 gr ya. Pada beberapa resep ada yang memakai santan sebagai pengganti air. Kalau aku sudah cocok dengan resep ini yang hanya memakai air atau air kelapa. Keduanya sudah pernah aku coba dan Alhamdulillah hasilnya memuaskan.
Anak-anak suka dengan putu ayu, tapiiii...mereka berdua gak doyan kelapanya >.<  Jadinya kelapanya disingkirkan. Kalau bikin putu ayu tanpa kelapa? Nah lhoo...namanya bukan putu ayu donk jadinya :D



CA SAWI EBI



Salah satu simple menu hari ini, request dari juraganku yang memang suka dengan ca sawi. Sangat mudah pembuatannya, hanya memakai bumbu-bumbu iris, jadi gak perlu keluarin ulekan ya. Bumbu-bumbunya juga cukup sederhana dan yang penting bagiku hanya perlu waktu sebentar, menu ini sudah siap dihidangkan di meja makan hihihi.
Aku tambahkan teri dan ebi kering ke dalamnya dan menurutku itu bikin tambah enaak lho. Karena sudah memakai teri, aku tidak memakai lagi saus tiram. Biar gak terlalu asin. Bumbu-bumbunya asal cemplung aja ya, silahkan memakai jurus kira-kira sesuai kebutuhan dan selera keluarga. Mau yang super pedas tinggal tambahkan cabe-nya, kalau gak suka pedas, bisa diskip aja cabe rawitnya ya.



Taraaaa....dalam sekejab sudah matang dan siap dinikmati dengan nasi hangat. Lauknya suka-suka aja ya, bisa dengan ayam goreng, ikan goreng. Kalau aku cukup dengan tempe mendoan sudah terasa nikmat banget. 
Happy simple cooking ^_^



BROWNIES EDUN



Ini dia....brownies edun ala Pak Sahak Pribadi yang bikin aku penasaran. Beberapa waktu yang lalu Pak Sahak menulis resep ini di FB dan juga sudah banyak dicoba oleh teman-teman. Satu hal yang membuatku penasaran dengan resep ini adalah pemakaian emulsifier dan selai dalam adonan browniesnya. Sependek pengetahuanku, tekstur brownies biasa tidak memerlukan emulsifier. Sedangkan aku juga belum pernah mencoba brownies dengan penambahan selai di adonannya.
Jadi daripada penasaran....mari kita uprek sebentar di dapur. Aku tambahkan sedikit kismis di dalam adonannya.

BROWNIES EDUN

Bahan :
100 gr dark cooking chocolate
100 gr margarin
(lelehkan coklat bersama margarin)
100 gr selai blueberry
100 gr selai kacang (skip, gak punya)

180 gr tepung terigu serbaguna
20 gr maizena
30 gr coklat bubuk (aku pakai tulip noir)
5 butir telur
200 gr gula pasir
1 sdt emulsifier
2 sdm susu kental manis
kismis secukupnya
almond sangrai untuk taburan

Cara Membuat :
- Panaskan oven 180'C, siapkan loyang (aku pakai 20x20x4 cm), oles margarin, alasi kertas roti hingga melebihi sisi-sisi loyang, oles margarin kembali. Sisihkan.
- Campur dan ayak tepung terigu, maizena dan coklat bubuk. Sisihkan.
- Kocok telur, gula dan emulsifier hingga setengah mengembang
- Masukkan campuran tepung dan susu kental manis. Kocok kembali hingga mengembang (kurleb 5-10 menit)
- Masukkan campuran margarin dan coklat ke dalam adonan, aduk rata.
- Masukkan selai blueberry dan selai kacang. Aduk rata.
- Masukkan kismis aduk rata.
- Tuang adonan ke dalam loyang dan beri taburan almond sangrai
- Oven selama 25-35 menit hingga matang.
- Angkat, biarkan hangat dan keluarkan dari loyang dengan cara menarik kertas rotinya.
- Dinginkan di atas cooling rack dan potong sesuai selera



Sesuai dugaanku, teksturnya berbeda dengan brownies biasa. Brownies edun ini teksturnya lebih lembut dan moist. Penambahan selai dalam adonan juga menjadikan rasanya unik. Enak deh dan layak untuk dicoba.  Kalau aku pribadi memang lebih suka dengan brownies biasa yang nyoklaaat....duh kok jadi bayangin super fudgy brownies ya wahahahah.  Tapi semua kembali kepada selera masing-masing ya


Keliatan kan teksturnya yang lebih halus dan moist ?

PUFF PASTRY PIZZA (LBT#22)



LBT Challenge #22 is....homemade puff pastry. Yeeeay....gini deh senengnya ikut grup, berkat adanya challenge jadinya mau gak mau harus bikin sendiri dan gak tergantung ama puff pastry siap pakai. Hihihihi. 
Sebenarnya udah lama pengen bikin homemade puff pastry, tapi apa daya rasa malas mengalahkan keinginan buat belajar. Alhamdulillah sekarang bisa bikin juga.

PUFF PASTRY merupakan pastry yang mengandung banyak Lemak/mentega dan berlapis-lapis, dimana setiap lapisannya begitu tipis,crispy dan sangat rapuh, menjadikan pastry ini begitu ringan karena banyak berisi udara. Point penting yang dibutuhkan untuk membuat puff pastry adalah menyisipkan mentega dan udara sebanyak mungkin ke dalam tepung saat adonan diolah dengan cara menggilas, menekuk dan mendinginkannya tanpa bekerja terlalu berlebihan pada adonan.
Terlalu banyak menggilas dan menarik adonan akan membuatnya elastis, sehingga pastry menjadi bantat, kurang berlapis-lapis. Proses mendinginkan adonan juga sangat penting, karena jika mentega mencair maka akan berubah menjadi minyak dan meresap ke dalam tepung yang menjadi penyebab pastry tidak berlapis.

Dari satu adonan puff pastry akan bisa dikreasikan menjadi berbagai macam varian. Bisa yang manis, misalnya rhum horn, portugese egg tart, molen bandung ala kartika sari dan sebagainya. Kalau yang gurih misalnya dikreasikan menjadi quiche, pastry isi keju atau sosis, pizza bahkan kastengel. Banyaaak banget deh. Silahkan disesuaikan dengan selera keluarga

Untuk kali ini aku membuat puff pastry pizza. Kebetulan masih ada saus bolognese dan sedikit mozarella, jadi segera dimanfaatkan aja. Untuk isiannya lagi-lagi memakai yang ada di kulkas yaitu sosis dan smoked beef. Untuk resep adonan puff pastry, aku memakai resep dari bu Sisca Soewitomo. Resepnya cukup simple dan insya Allah siapapun bisa membuatnya.

PUFF PASTRY PIZZA

Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi
1 butir telur
1/2 sdt garam
200 gr air es
50 gr margarin
200 gr korsvet

Topping Pizza :
saus bolognese secukupnya
1/2 bawang bombay iris bulat
keju mozarella secukupnya (bisa juga pakai quick melt ya)
2 sosis, tumis sebentar kemudian potong-potong
2 lembar smoked beef potong kotak
sejumput oregano
or...anything you like ya

Cara Membuat :
- Campur tepung terigu, garam, telur dan air es, aduk rata. Tambahkan margarin dan uleni hingga 1/2 kalis.
- Bulatkan adonan, bungkus dengan plastik wrap kemudian istirahatkan selama 15-20 menit.
- Keluarkan adonan, gilas hingga setebal kurleb 1 cm dan membentuk segi empat.
- Pipihkan korsvet, kemudian letakkan di tengah adonan. Lipat adonan ke arah tengah hingga korsvet tertutup sempurna (jangan sampai bocor ya). 
- Bungkus plastik wrap dan simpan di dalam pendingin selama kurang lebih 10 menit.
- Keluarkan adonan, giling menjadi bentuk persegi panjang. Lipat sisi kanan dan kirinya ke tengah adonan, kemudian lipat lagi menjadi ke salah satu sisi (lipatan ganda). Simpan kembali ke dalam pendingin selama 10 menit.
- Keluarkan adonan, giling kembali dan ulangi lipatan seperti di atas dan simpan kembali ke dalam pendingin selama 10 menit. Ulangi langkah ini sebanyak 3 kali.
- Keluarkan adonan, pipihkan adonan dan lipat menjadi lipatan 2, simpan di kulkas selama 20 menit.
- Keluarkan adonan kemudian gilas tipis dan siap dibentuk sesuai selera


Assembly :
- Panaskan oven 200'C
- Potong puff pastry sesuai dengan ukuran loyang yang akan dipakai.
- Letakkan di loyang yang sudah dioles tipis margarin atau dialas kertas roti.
- Tusuk-tusuk bagian tengah dengan garpu.
- Tuang saus bolognese homemade di tengah loyang, ratakan dengan menyisakan space 1-2 cm di pinggir loyang.
- Tata bawang bombay, sosis dan smoked beef. Taburi oregano keju mozarella parut.
- Panggang selama kurang lebih 20-25 menit hingga pastry berwarna kecoklatan dan keju meleleh.
- Angkat dan hidangkan hangat dengan saus sambal favorit

Untuk resep saus bolognese homemade, sudah pernah kuposting sebelumnya, bisa dilihat disini ya. Untuk beberapa variasi topping pizza, bisa diintip-intip lagi disini.



Alhamdulillah layernya kelihatan ya. Rasanya juga kriuk banget dan lebih enak dibanding puff pastry siap pakai lho hihihi, lebih guriiih. Karena teksturnya yang ringan, jangan heran kalau puff pizza ini cepet habisnya. Gak berasa lho kalau cuma makan sepotong, jadinya ambil lagiii ^_^



Coba-coba bikin pastry model baling-baling. Gak rapi euy >.< Isiannya sosis dan sisa saus bolognese. Ada juga yang kuisi dengan selai strawberry, jadinya gak karuan karena selainya meleber kemana-mana, tapi justru itu yang jadi rebutan anak-anak heheheh.


MARMER CAKE JADUL



Ini dia salah satu cake dengan resep Pak Sahak Pribadi yang belakangan ini jadi virus buat para penyuka baking hihihihi. Selain marmer cake jadul, resep Pak Sahak lainnya yang lagi ngetrend adalah brownies edun. Nanti juga akan diposting disini ya. Sekarang postingan tentang marmer cake jadul dulu.

Marmer cake memang sudah cukup dikenal sejak lama. Cara pembuatannya yang relatif mudah dan hasil jadinya yang cantik membuat cake ini menjadi favorit banyak orang. Yakin aja deh, pasti sudah pada pernah bikin marmer cake kan? Tapi....resep yang satu ini memang trully recomended to try. Kenapa? Ya soalnya enaaak. Cakenya lembut banget dan bahan-bahan yang digunakan juga cukup sederhana. Selain itu tentu saja karena pembuatannya yang relatif cepat dan mudah. 
Aku membuat 1/2 dari resep asli untuk loyang tulban ukuran 20 cm. Yuuk...cheki-cheki resepnya

MARMER CAKE JADUL

Bahan :
5 butir telur
125 gr gula pasir (aku pakai gula kastor)
1 sdt emulsifier
1 sdt vanilla
150 gr tepung terigu serbaguna
15 gr maizena
15 gr susu bubuk
100 gr margarin (aku mix butter + margarin), lelehkan
50 gr minyak sayur
1-2 sdt pasta coklat atau pasta black forest

Cara Membuat :
- Panaskan oven 180'C. Siapkan loyang tulban 20 cm, oles margarin dan taburi tepung. Sisihkan.
- Campur dan ayak tepung terigu, maizena dan susu bubuk.
- Kocok telur, gula pasir, emulsifier, vanilla dan campuran tepung hingga mengembang dan kental (all in one method).
- Campurkan margarin / butter leleh dengan minyak sayur, kemudian tuang sedikit demi sedikit ke dalam adonan. Aduk balik hingga tercampur rata dan homogen.
- Ambil 2 sendok sayur adonan, beri pasta coklat. Aduk rata.
- Tuang adonan putih ke dalam loyang, kemudian tuang adonan coklat di atasnya.
- Buat motif marmer dengan bantuan, garpu atau tusuk sate.
- Oven hingga matang selama kurang lebih 30-45 menit (tergantung masing-masing oven ya). Lakukan tes tusuk dan tes sentuh.
- Angkat dan segera keluarkan dari loyang agar cake tidak menciut.




Trust me...cake-nya lembuuut banget. Yang pasti laris manis bener deh di rumahku. Cepet bener habisnya. Tau-tau kok udah tinggal 1/4 loyang aja hihihihi. Bener-bener bisa jadi resep andalan niy kayanya.
Yuks yang mau nyobain bikin juga. Happy baking yaa ^_^



MINI BLACK FOREST ROLL



Kayanya memang lagi suka yang mini-mini deh ya. Soalnya lagi-lagi bikin roll cake mini. Kali yang dibuat mini adalah black forest roll. Salah satu alasan kenapa lagi suka yang mini-mini adalah karena biar anak-anak gampang maemnya hihihi. Hanya dengan 2-3 hap, abis deh kuenya ^_^

Kali ini ingin membuat black forest roll memakai resep Ricke. Kalau biasanya sih aku memakai resep roll cake yang biasa kubuat dan mengganti sedikit terigunya dengan coklat bubuk. Naah...kali ini saatnya mencoba resep baru. Yuuk

MINI BLACK FOREST ROLL

Bahan :
12 kuning telur
6 putih telur
125 gr gula kastor
1 sdm cake emulsifier (skip)
2 sdm air
50 gr tepung terigu serbaguna
10 gr maizena
40 gr coklat bubuk (aku pakai Tulip Noir)
20 gr susu bubuk
1/4 sdt baking powder
1 sdt pasta black forest (optional)
130 gr butter, lelehkan (bisa juga dimix dengan margarin atau full margarin)
selai rasberry (bisa juga pakai selai blueberry / strawberry / vla dark cherry)
chocolate glaze untuk olesan (bisa juga pakai buttercream / whipcream)
DCC serut untuk topping
cherry merah untuk hiasan

Loyang :
2 buah loyang  24x24x4 cm
1 buah loyang 32x32x4 cm
(aku memakai loyang 30x30x4 cm)

Cara Membuat :
-Panaskan oven 190'C. Siapkan loyang, alasi dengan kertas roti dan oles margarin. Sisihkan.
- Campur dan ayak tepung terigu, maizena, coklat bubuk, susu bubuk dan baking powder. Sisihkan.
- Kocok telur, gula kastor, air dan emulsifier hingga mengembang, kental pucat dan berjejak. Masukkan pasta black forest. Kocok hingga rata.
- Masukkan campuran terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dengan memakai spatula atau dikocok dengan mixer kecepatan rendah. Aduk rata hingga bagian pinggir bowl.
- Masukkan butter leleh sedikit demi sedikit sambil diaduk balik hingga benar-benar rata dan homogen.
- Tuang ke dalam loyang sambil diratakan permukaannya.
- Panggang dalam oven selama kurang lebih 20-25 menit hingga permukaannya kecoklatan dan berkulit, namun masih lentur ketika disentuh. Jangan over bake ya, nanti cake bisa pecah saat digulung.
- Angkat dari oven

Penyelesaian :
- Bagi cake menjadi 2 bagian sama besar kemudian oles dengan selai hingga rata.
- Gulung masing-masing bagian sambil dipadatkan. Jadi akan ada 2 gulungan ya.
- Siram permukaan atas cake dengan chocolate glaze atau dioles dengan buttercream / whipcream. 
- Setelah chocolate glaze agak set, beri hiasan coklat serut dan cherry
- Dinginkan ke dalam kulkas dan potong-potong sesuai selera.




Jadinya mini bin mungil hihihihi. Mantap cakenya, lembut dan nyoklat banget. Buat chocolovers bisa dicoba resep ini, karena memang hasilnya memuaskan.
Eh ya kenapa aku memakai chocolate glaze? Selain karena memang pengen bener-bener nyoklat, alasan lainnya adalah karena males ngocok whipcream heheheh...biasa kaaan lagu lama malesnya kumat >.<
Kebetulan stok buttercream juga tinggal dikit banget, jadi daripada ngocok whipcream, aku milih bikin chocolate glaze aja deh, yaitu melelehkan coklat bersama dengan unsalted butter. Tambah nyoklaaat.




MY FIRST TUMPENG



My big project for this month. Selain big project, ini adalah proyek super nekat (bonek...bonek) hihihihi. Yeaaay.....it's my first tumpeng. Sebelumnya gak pernah kebayang sama sekali bakal bisa bikin tumpeng sendiri, tapi....selalu ada yang pertama kan ^^
Yang ada di pikiran banyak orang termasuk aku, bikin tumpeng itu super ribet dan repot. Dan memang setelah aku mengalaminya, hal itu benar adanya. Tapi walaupun ribet dan repot bukan berarti kita tidak bisa belajar untuk membuatnya kan. Teringat aja akan tulisan Bu Fatmah, kalau bikin tumpeng itu mudah, asalkan kita bisa mempersiapkan diri dengan baik. Hmmmm....apa yang Bu Fatmah katakan itu benar-benar jadi support buat aku. Terima kasih ya bu, atas segala inspirasi dan sharingnya.

Bagi orang Jawa, tumpeng sarat dengan makna. Sejak dahulu tumpeng biasanya disajikan dalam acara-acara penting misalnya berbagai acara selamatan. Pada perkembangannya tumpeng kini banyak disajikan juga untuk acara ulang tahun, acara selamatan nujuh bulanan, acara perkawinan bahkan acara selamatan pindah kantor atau rumah. Nasi tumpeng yang berbentuk kerucut memiliki makna tersendiri yaitu bahwa seharusnya manusia semakin hari semakin menyatu dengan Sang Pencipta baik jiwa dan raganya. Sebenarnya tidak ada lauk pauk yang baku sebagai pelengkap nasi tumpeng, tapi biasanya memang ada beberapa lauk yang khas misalnya perkedel, ayam ingkung, urap-urap dan juga telur. Pada perkembangannya, isian tumpeng semakin luas dan disesuaikan dengan selera. Untuk nasinya biasanya memang memakai nasi kuning, ada juga yang memakai nasi uduk bahkan nasi putih biasa.

Dan.....ini lah hasil jadinya. Masih jauuuh dari kata sempurna dan masih perlu perbaikan di sana sini. Banyak sekali pelajaran yang kudapat setelah belajar membuat tumpeng ini. Setidaknya kalau yang akan datang ada kesempatan untuk membuat tumpeng lagi, harus lebih memanage waktu dan tenaga dengan lebih baik lagi. 




Back to my tumpeng yaaa. Jadinya tumpeng ini kupersiapkan selama 2 hari. Sehari sebelum hari H, pagi-pagi setelah antar sekolah Naira aku belanja ke pasar sambil bawa catatan mantra....eh salaah maksudnya catatan bahan belanjaan hihihihi. Aktivitas masih seperti biasanya, mengurus berbagai kerjaan yang lain. Setelah itu baru mempersiapkan bumbu-bumbu yang akan dipakai untuk keesokan harinya. Bumbu untuk ayam bakar, opor tahu tempe dan juga bumbu sambel goreng segera disiapkan. Thanks to my blender yang sudah membuat segalanya menjadi lebih mudah dan cepat hahahaha. Kering kentang dibuat sehari sebelum hari H dan disimpan di wadah kedap udara agar tetap renyah. Kentang untuk sambal goreng juga disiapkan sehari sebelumnya, pada saat hari H tinggal mencampur dengan bumbu dan memberi santan. Telur rebus juga sudah disiapkan sehari sebelumnya. Semua bumbu dan bahan dimasukkan ke dalam kulkas hingga siap diolah keesokan harinya. Tampah dan segala pernak perniknya juga ikut disiapkan. Sebenarnya untuk perkedel kentang juga bisa disiapkan sehari sebelumnya sehingga pada saat hari H tinggal goreng aja. Tapi karena kentangnya kurang, jadinya aku bikin dadakan.

And the day...subuh sudah siapin beras yang akan dipakai. Kelapa juga sudah siap dibuat santan. Saat memasak nasi bisa juga disambi mempersiapkan yang lain, misalnya membuat mie goreng, menggoreng kentang untuk perkedel atau merebus sayur untuk urap-urap. Setelah nasi, mie goreng dan urap-urap selesai, baru mengolah ayam bakar dan sambel goreng kentang serta opor tahu tempe. Fiuuuh....kompornya berasa kurang ya >.<  Hiasan-hiasan tumpeng juga ikut dipersiapkan di sela-sela masak. Jangan lupa rendam di dalam air es agar bisa merekah cantik. Last minute...hampir kelupaan membuat telur puyuh bumbu kecap. 
Eh ya kenapa aku pakai telur puyuh dan bukan telur rebus biasa, karena kebetulan hari Minggu kemarin dapat kiriman telur puyuh mentah dari seorang teman. Jumlahnya lumayan banyak juga, jadi diolah aja untuk pelengkap tumpeng ini. So...just enjoy the picts yaa..



Nyetak tumpengnya belum rapi sama sekali hehehehe


Ayam bakar. Sengaja gak dibuat ingkung, karena tampahnya kecil ^^


Sambel goreng yang gak pakai hati ampela...hadeeuh, lupa beli >.<


Lauk favoritku...perkedel kentang


Dadar rawis dan telur puyuh bumbu kecap (foto sekali jepret dan ternyata bluur sodara...sodara..hadeuuh). 


Favoritku juga...urap-urap


Kering tempe


Mie goreng 


Opor tahu tempe


Untuk pelengkapnya, aku sesuaikan dengan selera keluargaku. Jadinya terkesan suka-suka aja ya lauknya hihihihi. Menatanya juga belum ngerti tata caranya, jadi masih terlihat asal taruh aja. Next time Insya Allah belajar lagi yaaa...
Pernak pernik tumpeng yang seadanya bukan karena ingin dekor yang minimalis, tapi memang akunya yang belum bisa bikinnya ^_^. Yang ada cuma memakai wortel, timun, cabe merah dan kulit tomat. Sekali lagi harap dimaklumi sodara..sodara.


Persiapan tampah. Maaf tidak semua bisa terdokumentasi, saking ribetnya jadi lupa dengan acara jepret-jepret.

Alhamdulillah....selesai big project bulan ini. Masih harus belajar dan berlatih lagi agar hasilnya bisa lebih bagus. Special tumpeng ini kubuat untuk Milad suamiku. Barakallahu Ayah....semoga selalu bisa jadi pemimpin keluarga yang terbaik, diberikan kesehatan, kebahagiaan dan tercapai segala asa. Aamiin.
Kebetulan juga Milad suamiku bertepatan dengan hari jadi pernikahan kami (ehm...). Hanya berharap semoga Allah senantiasa memberikan bimbingan serta kemudahan agar bisa mencapai keluarga Samawa. Aamiin.
Tidak ada acara special, hanya makan bersama keluarga saja. Itupun sebelum tumpengnya jadi kita udah makan duluan karena gak tahan dengan aroma masakan yang sedap hahahaha. Selebihnya nasi tumpengnya dikirim ke rumah mama dan dimasukkan ke dalam kotak :)