PUFF PASTRY PIZZA (LBT#22)



LBT Challenge #22 is....homemade puff pastry. Yeeeay....gini deh senengnya ikut grup, berkat adanya challenge jadinya mau gak mau harus bikin sendiri dan gak tergantung ama puff pastry siap pakai. Hihihihi. 
Sebenarnya udah lama pengen bikin homemade puff pastry, tapi apa daya rasa malas mengalahkan keinginan buat belajar. Alhamdulillah sekarang bisa bikin juga.

PUFF PASTRY merupakan pastry yang mengandung banyak Lemak/mentega dan berlapis-lapis, dimana setiap lapisannya begitu tipis,crispy dan sangat rapuh, menjadikan pastry ini begitu ringan karena banyak berisi udara. Point penting yang dibutuhkan untuk membuat puff pastry adalah menyisipkan mentega dan udara sebanyak mungkin ke dalam tepung saat adonan diolah dengan cara menggilas, menekuk dan mendinginkannya tanpa bekerja terlalu berlebihan pada adonan.
Terlalu banyak menggilas dan menarik adonan akan membuatnya elastis, sehingga pastry menjadi bantat, kurang berlapis-lapis. Proses mendinginkan adonan juga sangat penting, karena jika mentega mencair maka akan berubah menjadi minyak dan meresap ke dalam tepung yang menjadi penyebab pastry tidak berlapis.

Dari satu adonan puff pastry akan bisa dikreasikan menjadi berbagai macam varian. Bisa yang manis, misalnya rhum horn, portugese egg tart, molen bandung ala kartika sari dan sebagainya. Kalau yang gurih misalnya dikreasikan menjadi quiche, pastry isi keju atau sosis, pizza bahkan kastengel. Banyaaak banget deh. Silahkan disesuaikan dengan selera keluarga

Untuk kali ini aku membuat puff pastry pizza. Kebetulan masih ada saus bolognese dan sedikit mozarella, jadi segera dimanfaatkan aja. Untuk isiannya lagi-lagi memakai yang ada di kulkas yaitu sosis dan smoked beef. Untuk resep adonan puff pastry, aku memakai resep dari bu Sisca Soewitomo. Resepnya cukup simple dan insya Allah siapapun bisa membuatnya.

PUFF PASTRY PIZZA

Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi
1 butir telur
1/2 sdt garam
200 gr air es
50 gr margarin
200 gr korsvet

Topping Pizza :
saus bolognese secukupnya
1/2 bawang bombay iris bulat
keju mozarella secukupnya (bisa juga pakai quick melt ya)
2 sosis, tumis sebentar kemudian potong-potong
2 lembar smoked beef potong kotak
sejumput oregano
or...anything you like ya

Cara Membuat :
- Campur tepung terigu, garam, telur dan air es, aduk rata. Tambahkan margarin dan uleni hingga 1/2 kalis.
- Bulatkan adonan, bungkus dengan plastik wrap kemudian istirahatkan selama 15-20 menit.
- Keluarkan adonan, gilas hingga setebal kurleb 1 cm dan membentuk segi empat.
- Pipihkan korsvet, kemudian letakkan di tengah adonan. Lipat adonan ke arah tengah hingga korsvet tertutup sempurna (jangan sampai bocor ya). 
- Bungkus plastik wrap dan simpan di dalam pendingin selama kurang lebih 10 menit.
- Keluarkan adonan, giling menjadi bentuk persegi panjang. Lipat sisi kanan dan kirinya ke tengah adonan, kemudian lipat lagi menjadi ke salah satu sisi (lipatan ganda). Simpan kembali ke dalam pendingin selama 10 menit.
- Keluarkan adonan, giling kembali dan ulangi lipatan seperti di atas dan simpan kembali ke dalam pendingin selama 10 menit. Ulangi langkah ini sebanyak 3 kali.
- Keluarkan adonan, pipihkan adonan dan lipat menjadi lipatan 2, simpan di kulkas selama 20 menit.
- Keluarkan adonan kemudian gilas tipis dan siap dibentuk sesuai selera


Assembly :
- Panaskan oven 200'C
- Potong puff pastry sesuai dengan ukuran loyang yang akan dipakai.
- Letakkan di loyang yang sudah dioles tipis margarin atau dialas kertas roti.
- Tusuk-tusuk bagian tengah dengan garpu.
- Tuang saus bolognese homemade di tengah loyang, ratakan dengan menyisakan space 1-2 cm di pinggir loyang.
- Tata bawang bombay, sosis dan smoked beef. Taburi oregano keju mozarella parut.
- Panggang selama kurang lebih 20-25 menit hingga pastry berwarna kecoklatan dan keju meleleh.
- Angkat dan hidangkan hangat dengan saus sambal favorit

Untuk resep saus bolognese homemade, sudah pernah kuposting sebelumnya, bisa dilihat disini ya. Untuk beberapa variasi topping pizza, bisa diintip-intip lagi disini.



Alhamdulillah layernya kelihatan ya. Rasanya juga kriuk banget dan lebih enak dibanding puff pastry siap pakai lho hihihi, lebih guriiih. Karena teksturnya yang ringan, jangan heran kalau puff pizza ini cepet habisnya. Gak berasa lho kalau cuma makan sepotong, jadinya ambil lagiii ^_^



Coba-coba bikin pastry model baling-baling. Gak rapi euy >.< Isiannya sosis dan sisa saus bolognese. Ada juga yang kuisi dengan selai strawberry, jadinya gak karuan karena selainya meleber kemana-mana, tapi justru itu yang jadi rebutan anak-anak heheheh.


Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »

12 komentar

komentar
Wednesday, 16 April 2014 at 15:40:00 GMT+7 delete

Wow ... salut saya.
Lapisan puff pastynya mirip bgt sama yg dijual dlm kotak ke-emasan.
Saya blm sanggup utk buatnya. Baru mau buat minggu ini, ini pun pake puff pastry instan utk mendapatkan pizza puff pastry ....
Hmmm ......pengen bisaaaaaaa ;-)

Reply
avatar
Wednesday, 16 April 2014 at 20:31:00 GMT+7 delete

Hayuuk dicoba bikin puff pastry sendiri mbak, ternyata hasilnya lebih enak dibanding yang siap pakai lhoo

Reply
avatar
Meralda Nindyasti
Monday, 14 July 2014 at 15:01:00 GMT+7 delete

mbak, kapan kita bikin puff pastry pake telor dan kapan enggak?

sy searching rata2 ga pake telor, apakah hasilnya beda?

ato khusus kl dibuat pizza, lbh cocok pake telor? makasi infonya ya

Reply
avatar
Monday, 14 July 2014 at 20:30:00 GMT+7 delete

memang ada resep yang pakai telur dan tanpa telur mbak. Hasil kurang lebih sama kok, walau ada yang bilang renyah yang tanpa telur. Tapi menurut saya dengan resep yang ini juga sudah cukup renyah. Bisa dicoba kedua resep yang memakai dan tanpa telur mbak untuk membandingkan hasilnya

Reply
avatar
Wednesday, 23 July 2014 at 16:19:00 GMT+7 delete

Salam kenal mba Nina..mksdny pendingin freezer ap d chiller ya?

Reply
avatar
Thursday, 16 July 2015 at 22:32:00 GMT+7 delete

mbak nina, mau nanya nih. klo mmau buat croissant apakah sama juga memakai puff pastry seperti resep diatas atau beda lagi adonan kulitnya? tq

Reply
avatar
Thursday, 30 July 2015 at 20:51:00 GMT+7 delete

Croissant beda lagi resepnya. Bisa aja sih dibikin dari puff pastry, tapi hasilnya beda

Reply
avatar
Anonymous
Wednesday, 26 August 2015 at 16:45:00 GMT+7 delete

salam kenal mbk nina..mau tanya ding..korsvet itu apa ya..?trus biasanya dijual dimana ya..?kl buat puff nya gak pake korvset gpp kah..? -vita-

Reply
avatar
Thursday, 5 November 2015 at 14:54:00 GMT+7 delete

mbak itu airnya bneran 200gr ya? bukan ml kan?
aku pengen banget bikin puff pastry sendiri (merasa tertantang :D) soalnya selama ini ngandalin puff pastry siap pakai

Reply
avatar
Tuesday, 23 February 2016 at 06:55:00 GMT+7 delete

nggak sengaja lewat ... pengen bikin haha

Reply
avatar
Bunda BelvKeen
Sunday, 9 October 2016 at 19:24:00 GMT+7 delete

mbak, semisal pada saat adonan digulung, korsvetnya pecah. apa yg bakal terjadi ya setelah adonan matang / dioven?
bisa dikoreksi gak adonannya kalo korsvetnya sampe keluar dari lipatan?
terima kasih atas sharingnya

Reply
avatar