JAPANESE CHEESE CAKE



Udah lama banget gak bikin JCC atau Japanese Cheese Cake. Untuk yang belum pernah nyobain, asliii cake yang satu ini enak banget. Teksturnya lembut sampai-sampai mirip dengan es krim. Rasa kejunya memang kurang terlalu kuat, apabila dibandingkan dengan cheddar cheese cake. Namun justru rasanya yang soft ini yang nagih lho. 

Membuat JCC relatif mudah, walau agak sedikit tricky. Namun kalau kita benar-benar memperhatikan resep, pasti bisa berhasil kok. Jaman dahulu kala (cieee), waktu pertama bikin JCC Alhamdulillah langsung berhasil kok. Foto dan cerita pertama bikin JCC bisa dilihat disini ya.




Resep yang kupakai kali ini tidak berbeda banyak dengan resep yang dulu kubuat. Hanya resep kali ini sudah dikonversi dengan loyang yang aku pakai. Resep JCC yang banyak bertebaran di dunia maya menurutku memang bersumber dari resep Yasaboga dan sudah dimodif lagi agar sesuai dengan selera. Demikian juga dengan resep yang kupakai ini ya, sumbernya dari Yasaboga ....

JAPANESE CHEESE CAKE

Bahan A :
125 gr cream cheese suhu ruang
20 gr butter
60 ml fresh cream / whipcream cair
50 gr keju cheddar parut halus

Bahan B :
30 gr tepung terigu protein sedang (ayak)
20 gr maizena (ayak)
3 kuning telur
1 sdt parutan kulit jeruk lemon
1 sdt vanilla

Bahan C :
3 putih telur
70 gr gula kastor
1 sdt air jeruk lemon

Topping :
Strawberry glaze
Fresh strawberry

Cara Membuat :
- Siapkan loyang bulat diameter 18cm, olesi alasnya dengan margarin, alasi kertas roti dan oles margarin kembali. Apabila menggunakan loyang yang ada sambungannya, bungkus bagian luar loyang dengan alumunium foil agar air dalam proses au bain marie tidak merembes masuk. Sisishkan.
- Panaskan bahan A di atas api kecil sambil diaduk-aduk hingga lembut dan rata. Masukkan api.
- Masukkan terigu dan maizena, aduk rata. Masukkan kuning telur, parutan kulit jeruk lemon dan vanilla. Aduk rata, Sisishkan.
- Siapkan wadah yang bersih dan kering, kocok putih telur hingga berbusa, masukkan air jeruk lemon dan gula kastor sedikit demi sedikit. Kocok hingga mengembang SOFT PEAK.
- Ambil 1/3 adonan putih telur, campur dengan adonan cream cheese, aduk rata.
- Tuang kembali adonan tersebut ke sisa adonan putih telur. Aduk balik hingga rata. Jangan terlalu lama mengaduknya ya.
- Tuang adonan ke dalam loyang, panggang dengan cara au bain marie / steam bake dengan suhu 160'C hingga matang dan permukaannya kecoklatan. Lamanya sesuai masing-masing oven ya, lakukan test tusuk dan test sentuh.
- Keluarkan dari oven, biarkan agak hangat baru kemudian balikkan ke piring saji.
- Setelah dingin, beri siraman strawberry glaze dan hias sesuai selera.
- Dinginkan dalam kulkas.

Note :
- Au bain marie adalah teknik memanggang di atas air, dimana loyang yang berisi adonan diletakkan di dalam loyang lain yang lebih besar dan sudah diisi air panas. Air panasnya jangan terlalu tinggi ya. Teknik au bain marie ini akan menghasilkan cake dengan tekstur yang lebih lembut.
- Kocokan putih telur SOFT PEAK atau disebut juga dengan kocokan puncak tumpul. Kocokan ini relatif kaku, ditandai dengan puncak adonan yang bentuknya berbukit-bukit atau membentuk puncak tumpul.Warnanya mengkilat dan terlihat lembut seperti krim kocok. Apabila gagang mixer diangkat, maka adonan yang menempel di kocokan akan ikut terangkat dan kemudian jatuh ke bawah.
- Untuk mengocok putih telur, pastikan wadah dan gagang mixer bebas dari air dan minyak yang menempel lainnya. Gunakan speed rendah untuk mengocok putih telur soft peak agar kocokan tidak menjadi cepat kaku menjadi fase hard peak.
- Cream of tartar bisa digunakan untuk membantu menstabilkan kocokan putih telur, tapi karena masih diragukan kehalalannya, maka bisa diskip dan memakai air jeruk nipis / lemon sebagai penggantinya.



Sayang banget fotonya terlalu terang ya...hihihi. Udah mati gaya mau foto-foto. Jadi...mending maem JCC aja yuuuk.



TCCC FOR PAK KIMUI



Triple Chocolate Caramel Cake (TCCC) yang jelas nyoklat banget. Cakenya aja udah nyoklat, ditambah dengan filling dan cover full ganache. Cocok sekali untuk chocolover. Sebagai pemanis diberi topping buah. Sayang sekali olesan cover atasnya kurang mulus ya...hadeeuuuuh >.<  Kali ini adalah TCCC untuk keluarga Kimui. Untungnya beliau berkenan dengan cake-nya.

Untuk resep TCCC menyusul ya...ntar aja kalau bikin lagi ditulis disini resepnya hihihih.




PINKY WHITE FOREST FOR VIO



White forest ini special kubuat untuk Violeta yang cantik dan kebetulan singgah di rumahku minggu lalu. Siapa Violeta? Dia adalah gadis kecil putri owner salah satu blog keren favoritku Dapur Hangus. Tuh kaaan...seneng banget bisa ketemuan dengan teman blogger hihihihi. Makanya diniatin banget uprek sebentar di dapur biar bisa icip-icip cake buatanku.

Basecake-nya 3 layer spongecake coklat ala Yongky yang lembut, dengan filling dan cover whipcream kocok. Dihiasi dengan dekor simpel dari coklat berwarna putih dan pink. Makanya kusebut pinky white forest ya hihihihi *jurus maksa keluar*. Udah gak ada ide lagi buat bikin dekor aja, jadinya ya dibuat seperti ini.

What a surpraise...ternyata Vio suka sekali liat cake-nya. Apalagi pink adalah warna favoritnya. Sejak masih di rumahku, dia dengan lucunya sudah mulai melepas pagar coklatnya dan mulai makan red cherry-nya. Lucuuuu banget deh, bikin gemes ^_^  Semoga Vio dan juga keluarganya juga suka dengan cake-nya ya...




MACARONIE SCHOTEL WITH MULTI PAN



Kalau ditanya apa yang jadi favorit di keluargaku, maka macaronie schotel aka makutel pasti termasuk yang ada di dalamnya. Semua suka dengan olahan pasta yang gurih ini. Bikinnya juga mudah dan bisa dikreasikan sesuai selera keluarga. Dan biar kata kandungan lemak makutel ini tinggi, tapi tentunya cukup bergizi untuk anak-anak. Bayangin aja, pasta yang mengandung karbohidrat, susu dan keju sebagai sumber protein dan juga bahan isian lainnya misalnya jamur, sosis, daging atau apapun yang bisa ditambahkan ke dalamnya.

Masih ada sisa keju mozarella di kulkas, entah kenapa yang terbayang bukannya bikin pizza tapi bikin makutel yang diberi topping mozarella. Hmmm...kalau ini sih sebenarnya berkaitan dengan malas. Kalau bikin pizza berarti harus ngeluarin mixer, atau bahkan nguleni sendiri. Belum lagi harus nyalain oven gas atau angkat-angkat otang. Duuh...emang malasnya gak ilang-ilang euy, masa hal kaya gitu aja jadi masalah hihihi. Tapi emang sebenarnya kan sudah terbayang makutel lezat yang bakal jadi favorit keluarga ^_^

Karena masih dalam rangka malas, maka kali ini aku bikin makutel memakai multi pan aja ya. Makutel ini kan anti gagal, makanya pede aja kalau pasti jadi deh. Untuk resepnya karna cukup sering bikin makutel, maka biasanya aku gak pernah nimbang-nimbang lagi deh, cukup pake jurus kiki alias kira-kira wekekekek. Bahan isiannya juga pakai yang ada di kulkas aja, makanya isiannya tuh sepi deh kayanya hihihi. Kurang lebih sebagai berikut yaa...

MACARONIE SCHOTEL WITH MULTI PAN

Bahan :
200 gr macaronie, rebus dengan 1 sdm minyak hingga al dente
1 butir bawang bombang, cincang halus
2 siung bawang putih, geprek dan cincang halus
500 ml susu cair
200 gr daging giling
4 sosis, iris tipis
1 lembar smoked beef, iris dadu
100 gr keju cheddar parut halus
1/2 sdt lada
1/4 sdt garam
1 sdt garam
1 sdt oregano
4 butir telur ukuran besar, kocok lepas
2 sdm margarin

Topping :
keju cheddar parut memanjang (skip, pakai mozarella)

Cara Membuat :
- Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
- Masukkan daging giling, aduk hingga berubah warna. Masukkan sosis dan smoked beef, aduk rata.
- Tuang susu cair sedikit demi sedikit, sambil diaduk rata kemudian masukkan macaronie.
- Masukkan keju cheddar parut, aduk rata.
- Bumbui dengan gula, garam dan lada. Test rasa. Matikan api.
- Masukkan telur sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan hingga tercampur rata. 
- Tuang ke dalam multi pan (aku oles tipis margarin), taburi dengan oregano.


Bahan Saus Bechamel :
2 sdm margarin (munjung)
4 sdm tepung terigu
400 ml susu cair
50 gr keju cheddar parut halus
garam, gula dan lada secukupnya

Cara Membuat :
- Lelehkan margarin, masukkan terigu sedikit demi sedikit hingga tercampur rata.
- Masukkan susu cair sedikit demi sedikit, sambil terus diaduk.
- Masukkan keju cheddar parut dan bumbui dengan garam, gula dan lada. Masak hingga lembut dan meletup-letup.
- Angkat dan tuang ke atas macaronie. Ratakan.

Penyelesaian : 
- Panggang macaronie hingga setengah matang, taburi dengan topping keju dan lanjutkan memanggang hingga matang dan topping kecoklatan.
- Angkat dan sajikan hangat dengan saus sambal favorit






Kalau udah ada makutel kaya gini nih, mendadak si adek gak doyan nasi deh, yang ada malah lahap banget menikmati makutelnya *gayaaa pisan si adek ya* hihihi. Gampang bikinnya dan cepat abisnya. Alhamdulillah.
Nah...bukan berarti kalau lagi malas gak bisa bikin camilan sehat buat keluarga kan *wink*, tuh tadi buktinya malas nge-mixer, malas nguleni, malas nyalain oven tapi jadi juga. Hahahah... Kalau ini sih karena narsisnya lagi kumat. >.<



Eh ya...kalau aku bikin makutel, hampir dipastikan memakai tambahan saus bechamel atau saus putih. Suka banget karena lembut dan pastinya ngeju.
Happy baking all ^_^

SUS VLA CUSTARD



Buat sus lagi, seperti biasa dibuat saat weekend buat bekal nginep di rumah Mama hihihi. Kali ini bikin sus klasik biasa, cuma dibentuk memanjang sehingga mirip eclair. Gak berani nyebut bikin eclair karena emang atasnya cuma dicoretin aja pakai DCC leleh dan bukannya dicelupkan :D
Isiannya sebenarnya adalah vla vanilla biasa, namun memakai tepung custard sehingga disebut vla custard. Resep aslinya hasil intip-intip di dapurnya Mbakyu Dida yang jelas oke punya. Kalau resep sus-nya aku pakai resep yang sudah biasa aku bikin.

SUS VLA CUSTARD

Bahan Sus :
125 gr margarin
200 ml air
150 gr tepung terigu protein sedang (bisa juga pakai protein tinggi atau dimix)
4 butir telur ukuran sedang

Cara Membuat :
- Masak air dan margarin hingga mendidih. Masukkan tepung terigu, aduk rata hingga kalis dan menjauh dari pinggiran panci. Angkat dan dinginkan.
- Masukkan telur satu persatu sambil dikocok hingga rata.
- Masukkan adonan ke dalam piping bag dan semprotkan di atas loyang yang telah dioles tipis margarin. Bentuknya sesuai selera aja ya dan beri jarak yang cukup karena adonan akan mengembang.
- Panggang suhu 200'C selama kurang lebih 20-30 menit hingga mengembang dan matang.
- Angkat dan dinginkan di atas cooling rack

Bahan Vla Custard :
500 ml susu cair
100 gr gula pasir (bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera)
50 gr tepung custard
2 butir kuning telur kocok lepas
sejumput garam
1-2 sdt vanilla
1 sdm butter

Cara Membuat :
- Larutkan tepung custard dengan sedikit susu. Campurkan dengan sisa susu, garam dan gula. Masak sambil terus diaduk.
- Masukkan kuning telur, aduk dan masak hingga meletup-letup. Angkat dari api.
- Tambahkan vanilla, aduk rata.
- Tambahkan butter, aduk rata.

Penyelesaian :
- Gunting bagian tengah sus tidak terputus, isikan dengan vla custard.
- Hias sesuai selera, siap disajikan.

Note :
- Sus bisa dibuat memakai tepung terigu protein sedang (misalnya merk segitiga biru) atau tepung terigu protein tinggi (misalnya merk cakra). Sama-sama bisa menghasilkan sus yang cantik, hanya beda di teksturnya saja. Apabila memakai tepung terigu protein sedang teksturnya akan lebih lembut, sedangkan bila memakai tepung terigu protein tinggi sus akan lebih kokoh. Disesuaikan dengan selera aja ya.
- Loyang yang akan digunakan jangan dioles margarin terlalu banyak, karena bisa mengakibatkan adonan sus bergeser-geser dan akhirnya akan menempel.
- Pastikan oven sudah benar-benar panas ketika adonan sus dimasukkan.
- Masih ingat kan aturan main untuk bikin sus, yaitu dioven dengan suhu tinggi dan jangan sekali-kali membuka pintu oven hingga buih-buih yang ada di sus hilang. Kalau pintu oven dibuka, maka sus tidak akan berongga dalamnya.
- Untuk menghasilkan vla yang mengkilat, aduk terus vla hingga agak dingin.




PENYETAN LELE



Salah satu variasi menu penyetan....pakai lele goreng. Menu penyet memang terkenal di Jawa Timur. Bisa memakai ayam, bebek, iga, telur atau bahkan tahu tempe. Tinggal disesuaikan aja dengan selera. Biasanya kalau yang dijual di warung-warung itu, sambelnya heboh banget pedesnya jadi ada juga yang menyebutnya sebagai sego sambel alias nasi sambel. Biasanya memakai sambel terasi, tapi suka-suka aja deh memakai sambel aja, yang penting dipenyet hihihi. Namanya juga menu penyetan ya pastinya dipenyet donk.

Kali ini aku membuat penyetan lele memakai sambel terasi yang ditambahkan daun kemangi dan air jeruk nipis di dalamnya. Rasanya cocok dengan selera keluargaku. Resep yang kupakai sebenarnya pakai kira-kira aja sih. Seperti biasa kalau masak ya seringnya asal cemplung aja. Kurang lebih resepnya sebagai berikut yaa...

PENYETAN LELE

Bahan :
500 gr lele ukuran sedang, cuci bersih dan buang kotorannya
3 siung bawang putih
1 ruas jahe
2 cm kunyit
2 sdt ketumbar
1-2 sdt garam
minyak goreng secukupnya

Bahan Sambal :
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
4 cabe merah
5 cabe rawit
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
2 sdt gula merah
1 sdt terasi goreng
1 buah tomat ukuran kecil
1 genggam kemangi
1 sdt air jeruk nipis
 minyak goreng secukupnya

Pelengkap :
lalapan sesuai selera

Cara Membuat :
- Haluskan bawang putih, garam, jahe, kunyit dan ketumbar. Oleskan pada lele yang sudah dibersihkan. Diamkan sejenak hingga bumbu meresap.
- Panaskan minyak, goreng lele hingga kering. Angkat dan tiriskan.
- Sambal : Panaskan minyak, goreng bawang putih, bawang merah, cabe merah, cabe rawit dan tomat. Angkat dan tiriskan.
- Haluskan bahan-bahan yang telah digoreng, tambahkan garam, gula pasir, gula merah dan terasi. Uleg hingga agak halus (jangan terlalu halus ya), tambahkan kemangi dan air jeruk nipis. Uleg hingga rata.
- Sajikan lele di atas sambal dan penyet perlahan. 

Makan dengan penyetan lele dan nasi panas....paas banget. Enak lagi kalau ada sayur asemnya. Tapi tadi pas gak bikin sayur asem euy, biasaa lagi sok sibuk xixixixi. Alasaan...padahal sebenarnya pemalas >.<



AREM-AREM BAKAR



Kesampaian bikin arem-arem lagi. Ingat kalau Papa suka banget ama arem-arem. Beberapa kali kalau aku jalan keluar seringnya nitip belikan arem-arem dan seringnya gak dapet :(  Jadi dibela-belain deh bikin sendiri. Arem-arem yang ini sebenarnya resepnya tidak berbeda jauh dengan yang dulu pernah kuposting disini. Hanya takarannya saja yang berubah dan kebetulan kali ini aku bikin yang versi bakarnya. Soal rasa sebenarnya mirip-mirip ya antara yang dibakar dan versi aslinya, tapi beneran deh aroma bakaran ini bisa menggugah selera (terutama buat yang lagi laper hihihi).

Arem-arem sendiri sebenarnya mirip dengan lemper ya. Hanya saja kalau lemper terbuat dari ketan, kalau arem-arem terbuat dari beras. Isian arem-arem juga berbeda dengan lemper. Biasanya isiannya berupa sambel goreng, jadi ada cita rasa pedasnya. Arem-arem tentunya cukup mengenyangkan karena memang biasa dimakan sebagai pengganti nasi di waktu sarapan. Laah...kan emang nasi yang dibungkus ya hehehehe.

Isiannya aku cuma pakai ayam aja. Lebih enak kalau dikasih sayuran atau bahkan dibuat sambel goreng kentang. Ada juga yang memakai oncom sebagai isiannya. Disesuaikan aja sesuai selera dan bahan-bahan yang ada ya. Berikut ini resep aku tuliskan lagi dengan takaran bahan yang berbeda dengan yang kuposting dahulu.

AREM-AREM BAKAR 

Bahan :
500 gr beras, cuci bersih
1400 ml santan dari 1,5 butir kelapa
2 lembar daun salam
2-3 sdt garam
daun pisang secukupnya untuk membungkus

Bahan Isi :
400 gr fillet ayam, potong dadu kecil
2 sdt garam
1/2 sdt garam atau secukupnya sesuai selera
2 lembar daun salam
2 ruas lengkuas, memarkan
300 ml santan
segenggam daun kemangi kemangi
2 sdm minyak goreng

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
4 siung bawang putih
5 cabai merah
10 cm kencur

Cara Membuat :
- Isi : Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan dan salam dan lengkuas. Aduk rata.
Masukkan fillet ayam, aduk hingga berubah warna.
- Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk, bumbui dengan garam dan gula. Masak hingga santan menyusut. Masukkan daun kemangi dan aduk hingga layu. Angkat dan sisihkan.
- Rebus santan, daun salam dan garam sambil diaduk. Rebus hingga mendidih.
- Masukkan beras, aduk hingga santan meresap. Angkat.
- Siapkan daun pisang, sendokkan nasi di atasnya, beri isian dan ratakan. Padatkan dan bungkus dengan rapi. Lakukan hingga semua habis.
- Kukus selama kurang lebih 75 menit.
- Bakar sebentar di atas grill atau bara api sebentar saja hingga efek bakarnya terlihat.
- Angkat dan siap disajikan




Sebenarnya aku lebih suka arem-arem yang pedas. Tapi karena anak-anakku juga suka arem-arem, jadi diskip aja deh cabe rawitnya. Alhamdulillah bisa lahap mereka menikmati arem-arem ini. Gara-gara arem-arem ini, jadinya rawon yang kubuat gak laku deeh >.< Semua milih untuk makan arem-arem dibanding makan nasi rawon hihihihi. 



BROWNIES KUKUS MEKAR



Maksud hati menuruti request juragan kecilku yang kemarin minta dibuatin brownies kukus kesukaannya.  Karena hari ini gak ada pesanan browkus, jadinya bundanya berusaha untuk nyobain resep yang lain. Ingat kalau beberapa saat yang lalu di milis dan grup ada yang sharing browkus mekar dengan resep Ny. Liem. Akhirnya siang tadi nguprek sebentar di dapur dan jadilah brownies kukus mekar iniiih...

Hasilnya?? Naira protes >.<  Kok brownies kukus kaya gini sih Bunda? Rasanya juga gak sama dengan yang biasa dibikin. Hihihi...Akhirnya dijelasin kalau Bundanya lagi nyobain resep baru dan dia bisa mengerti. Manggut-manggut sambil mulai makan brownies kukus-nya. Alhamdulillah...


BROWNIES KUKUS MEKAR NY LIEM

Bahan A :
400 gr gula 
4 butir telur
320 ml susu / air
1 sdt vanilla

Bahan B :
400 gr tepung terigu all purpouse
50 gr coklat bubuk
1 sdt baking powder

Bahan C :
20 gr cake emulsifier

Bahan D :
chocochips secukupnya

Cara Membuat : 
- Campur dan ayak bahan B, sisihkan.
- Kocok bahan A dengan menggunakan mixer selama kurang lebih 5 menit.
- Masukkan bahan B, sambil terus dikocok dengan mixer kecepatan rendah hingga tercampur rata.
- Masukkan bahan C, teruskan mengocok dengan kecepatan tinggi hingga adonan kental sekali. Masukkan chocochips, aduk rata.
- Tuang dalam cetakan bolu kukus yang sudah dialasi dengan paper case hingga penuh.
- Masukkan dalam kukusan / klakat yang sudah dipanaskan terlebih dahulu. Kukus dengan api besar selama kurang lebih 20 menit.
- Angkat dan biarkan hangat.





Begitu buka klakat....taraaa...mekar juga. Udah harap-harap cemas aja takutnya gak mekar. Memang mekarnya belum bisa benar-benar merekah yang seperti bunga itu ya. Tapi gak apa lah daripada mingkem . Edisi menghibur diri ini mah hahahaha :D Sempat terpikir untuk membuat browkus mekar ini dengan metode all in one. Tapi ada yang bilang kalau pakai all in one, jadinya bukan bikin browkus donk, tapi bikin bolu kukus. Bener juga yaa....jadinya nurut resep aja deh.

Tekstur browkus mekar ini memang lembut, tapi rasanya kurang nyoklat seperti resep browkus Ny. Liem yang biasa aku pakai. Itu kalau menurutku lho. Enakan yang mana? Semua kembali ke selera masing-masing ya.






PIE SUSU (EGG TART)



Sebenarnya sudah beberapa kali bikin pie susu, tapi ternyata belum pernah diupload disini ya. Kebetulan sekali beberapa waktu yang lalu Ricke owner Ordinary Kitchen sharing resep pie susu yang biasa dibuatnya. Akhirnya aku cobain deh resepnya. Alhamdulillah rasanya tidak mengecewakan alias uenaak. Thanks sharingnya Bund ^_^
Pie susu sendiri dikenal sebagai oleh-oleh dari Bali. Hmm...memang terkenal banget ya pie susu bali. Sekarang udah gak terlalu heboh banget kalau dapat oleh-oleh pie susu, udah bisa bikin sendiri sih *gayaaa banget* hihihihi.

Langsung aja kutulis resepnya disini ya. Untuk crust pie bisa memakai resep andalan masing-masing. Kalau aku biasanya memakai resep Joy of Baking atau NCC. Nah kali ini pengen mencoba resep crust pie seperti yang disharing Ricke

PIE SUSU (EGG TART)

Bahan :
500 gr tepung terigu serbaguna
300 gr margarin / butter (aku mix)
2 sdm munjung gula kastor
3 kuning telur

Cara Membuat :
 - Campur semua bahan menjadi satu dengan memakai pisau pastry atau kalau tidak punya bisa diaduk memakai sendok kayu. Aduk adonan hingga berbulir-bulir dan tercampur rata.
- Padatkan dan bulatkan adonan hingga mudah dipulung.
- Cetak adonan dalam cetakan pie yang sudah dioles tipis minyak atau margarin. Lakukan hingga adonan habis. Sisihkan.

Bahan Filling :
1 kaleng susu kental manis
400 ml air
8 kuning telur kocok lepas
30 gr tepung custard
2 sdt vanilla

Cara Membuat :
- Campur susu kental manis dan air, aduk hingga rata.
- Masukkan kuning telur, aduk rata.
- Masukkan tepung custard dan vanilla, aduk rata dan saring.
- Siap digunakan

Penyelesaian :
- Tuang filling ke dalam adona pie yang sudah dicetak sampai penuh.
- Pangang dengan suhu 160'C hingga filling set dan kekuningan (ovenku sekitar 50 menit).
- Angkat dan keluarkan dari oven.
- Biarkan dingin baru dikeluarkan dari cetakan.


Tips :
- Bila memakai otang, gunakan api yang kecil ya. Kalau api terlalu besar maka kulit pie akan terlalu coklat sedangkan fillingnya belum set.
- Api yang terlalu besar bisa juga mengakibatkan filling akan membentuk cekungan ketika sudah set. Jadinya kurang cantik deh.




Pie susu ini enak banget kalau dinikmati dalam keadaan dingin. Kulit pie-nya juga tetap renyah dan fillingnya jadi lebih enak deh. Jangan kuatir, fillingnya gak amis kok, walau isinya sebagian besar susu dan telur. Dicobain yuk bikin pie susu homemade ^_^



NASI KORNET



Sebenarnya gak tau apa nama yang pas buat nasi ini >_<. Bikinnya pake jurus cemplang cemplung dan memanfaatkan bahan-bahan yang ada. Dan herannya....anakku kok doyan banget yak?? Padahal yang bikin tadinya gak yakin deh, kalau nasi ini ada yang mau hihihihi.
Kebetulan di rumah masih ada sekaleng kornet isian parcel lebaran yang lalu. Tanggal kadaluarsa masih lama, sayang lah kalo gak diolah. Akhirnya iseng-iseng bikin nasi yang dicampur dengan kornet. Memakai tambahan bahan-bahan seadanya, yaitu jagung manis dan juga fillet ayam yang dipotong kecil-kecil. Gak nyambung banget sih sebenarnya, karna kaldu yang digunakan untuk memasak nasi ini adalah kaldu ayam juga hahahaha. Tapi ternyata...hasilnya lumayaaan.

Berikut ini resepnya ya. Kalau ingin mencoba silahkan dimodif sesuai selera, karena memang ini asal cemplang cemplung aja

NASI KORNET

Bahan :
400 gr beras, cuci bersih
800 ml air kaldu (aku pakai air kaldu ayam)
1 kaleng kornet 
1/2 kaleng jagung manis pipil (bisa pakai jagung manis biasa ya)
200 gr fillet ayam, potong dadu kecil
1 butir bawang bombay, iris halus
2 siung bawang putih, geprek dan cincang halus
1-1,5 sdt garam
2 sdm margarin untuk menumis

Cara Membuat :
- Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
- Masukkan kornet, aduk hingga berubah warna dan berbulir-bulir.
- Masukkan fillet ayam, aduk rata hingga berubah warna.
- Masukkan beras, aduk rata. Masukkan jagung manis.
- Masukkan 200 ml air kaldu, aduk rata dan biarkan hingga meresap.
- Tambahkan lagi 200 ml air kaldu, aduk perlahan dan tutup panci atau wajan hingga meresap.
- Aduk nasi sesekali agar tidak hangus dan tambahkan sisa air kaldu sedikit demi sedikit. Bumbui garam dan masak hingga meresap.
- Matikan api dan pindahkan nasi ke dalam kukusan. Kukus selama kurang lebih 15 menit.
- Angkat dan siap disajikan.





Untuk pelengkapnya lagi-lagi gak nyambung banget, karena aku bikin cream soup yang memang favorit anak-anakku. Nyambung gak nyambung yang penting bersyukur banget karena anak-anak bisa menikmati menunya ^_^




Cream soup ala kadarnya...tanpa pemakaian susu evaporasi, dengan isian wortel, jagung manis, daging asap dan sosis. Yummyyy....

JAPANESE ROLL CAKE (LBT#20)



Akhirnya niat bikin Japanese Roll Cake yang tertunda sekian lama, terwujud juga dengan adanya LBT#20 ini. Dari dulu pengen bikin tapi keburu keder duluan karena gak bisa gambar hehehe. Gambar di kertas aja jadinya gak karuan, apalagi gambarin kue >_<
Ini adalah JRC ke-2 ku. Sebelum ini bikin dengan gambar lebah, modal nekad sih memang. Tapi ternyata ketika jadi sayap-sayap lebahnya banyak yang terkelupas karena nempel di kertas roti. Adonannya kurang tebal, padahal sudah memakai pisau tipis ketika melepas kertas rotinya. Akhirnya buat lagi dan kali ini bikin motif yang sederhana aja deh, yaitu motif kulit sapi. Harusnya hitam ya warnanya, tapi takutnya malah jadinya abu-abu, jadinya pakai warna coklat aja deh. Maksaa...

Resep aku lihat di Diary Dapurku punya Ummu Afif. Untuk tutorial di youtube, antara lain bisa diklik disini. 

Bahan A :
3 butir kuning telur
35 gr gula kastor
40 ml minyak sayur kualitas baik (pakai olive oil)
40 ml air (pakai susu cair)
1 sdt vanilla
70 gr tepung terigu serbaguna (pakai protein rendah) ---> ayak

10 gr coklat bubuk ---> ayak

Bahan B :
1 putih telur
5 gr gula kastor
sejumput maizena
5 gr tepung terigu (skip...lupa gak masukin tadi)

Bahan C :
3 putih telur
1/2 sdt air lemon
25 gr gula kastor
1 sdt maizena

Cara Membuat :
- Siapkan loyang 22x22 cm atau 24x24cm (hasilnya tipis kaya punyaku). Oles dasar loyang dengan margarin dan alasi kertas roti tanpa dioles lagi. Gambar motif sesuai selera.
- Bahan A : kocok telur dan gula hingga mengembang dan berwarna putih. Masukkan minyak, air, vanilla dan tepung. Kocok terus hingga kental.
- Bahan B : kocok putih telur hingga berbusa, tambahkan gula dan maizena, Kocok hingga soft peak.
- Buat adonan motif dengan cara menambahkan 2 sdm adonan A ke dalam adonan B, aduk lipat hingga rata. Masukkan adonan motif ke dalam piping bag dan semprotkan ke atas loyang sesuai motif yang diinginkan. Panggang dalam oven 170'C selama 1 menit. Angkat.
- Bahan C : Kocok putih telur dan air lemon hingga berbusa. Masukkan gula dan maizena. Kocok hingga soft peak.
- Ambil sedikit adonan C, campurkan ke adonan A, aduk rata. Tambahkan sisa adonan A dan coklat bubuk. Aduk balik hingga rata (jangan terlalu sering mengaduk ya). Tuang hati-hati ke dalam loyang.
- Angkat loyang dan pukul-pukul dasar loyang dengan menggunakan spatula, untuk mengeluarkan udara dalam adonan.
- Panggang dalam oven 170'C selama kurleb 20 menit. Angkat dan keluarkan dari loyang.
- Kelupas kertas roti dengan hati-hati (bisa menggunakan bantuan spatula atau pisau tipis agar motif tetap cantik), dinginkan.
- Balikkan kembali dan oles dengan filling sesuai selera. Gulung dan padatkan.




Permukaannya gak mulus ya...kena garis-garis kertas roti tuh, haduuh. Mungkin lain kali kertas rotinya harus benar-benar mulus, biar hasilnya lebih bagus lagi. Karena aku pake loyang 24x24 cm yang hasilnya terlalu tipis, jadi tengahnya aku beri irisan kue hihihi. Maksudnya biar gulungannya bisa lebih besar.




Rasanya sih lembut seperti halnya cake Japanese lainnya. Tapi aku pribadi lebih suka dengan roll cake biasa yang lebih banyak kuning telurnya hihihi...lidah ndeso nih namanya. Belum puas banget dengan JRC-ku kali ini. Masih penasaran untuk bisa bikin lagi. Ntar yaa....kalo pas luang bikin lagi.



Adonan motif yang sudah dituang.


Fresh from the oven....memang dari awalnya udah gak mulus hihihihi

ONBITJKOEK



Onbitjkoek adalah salah satu kue khas dari Belanda. Kue ini aromanya juga khas karena memakai rempah-rempah yang bikin harum. Rempah-rempah tersebut diantaranya adalah kayu manis, pala dan juga cengkeh. Tuuh...kebayang kan gimana harumnya. Kalau untuk aku yang pemalas ini, tentunya cari yang praktis aja ya, yaitu dengan memakai bumbu spekoek yang bisa dengan mudah didapatkan di supermarket atau TBK hehehehe. Tapi...next time janji deh mau coba bikin bumbu spekoek sendiri, semoga aja malasnya bisa pergi jauh-jauh :D

Sebenarnya aku sudah lama pengen bikin onbitjkoek ini. Tapi ingat aja kata mamaku, katanya kue ini seret karena tidak memakai mentega atau margarin. Katanya sih, biasanya orang-orang biasa menikmati kue ini dengan dioles mentega atau margarin. Nah...lho..denger kata-kata 'seret' itu deh yang bikin aku akhirnya gak jadi bikin, takut aja kuenya gak laku dimakan euy. 
Kalau resep yang ini, tanggung gak seret deh dan tetap lembut. Resepnya aku dapetin dari salah satu teman di grup dan facebook, yaitu Teh Elya Peppy yang baik dan pinter banget masak. Teh Elya ini kayanya sering bikin onbitjkoek dan ternyata resepnya memakai mentega / margarin leleh. Jadinya pembuatannya mirip dengan spongecake tapi yang ini harum bumbu spekoek-nya terasa banget. Teh Elya...nuhun ya resepnya ^_^
Pengen nyobain juga...yuuk mari cheki-cheki resepnya. 

ONBITJKOEK

Bahan :
8 butir kuning telur
4 putih telur
100 gr gula palem
50 gr gula pasir
1 sdt emulsifier
125 gr tepung terigu serbaguna
25 gr susu bubuk full cream
1 sdt bumbu spekoek
150 gr margarin, lelehkan
almond / kenari secukupnya untuk taburan

Cara Membuat :
- Siapkan loyang tulban (aku pakai loyang loaf), oles tipis dengan margarin dan taburi sedikit terigu. Sisihkan.
- Campur dan ayak, tepung terigu, susu bubuk dan bumbu spekoek. Sisihkan.
- Kocok telur, gula dan emulsifier hingga mengembang dan kental berjejak.
- Dengan mixer speed rendah, masukkan campuran tepung. Aduk hingga rata.
- Masukkan margarin leleh, aduk balik hingga rata.
- Tuang ke dalam loyang, oven dengan suhu kurleb 170'C. Setelah 1/2 matang (kurleb 20 menit) beri taburan almond dan lanjutan memanggang hingga matang (kurleb 15-20 menit lagi). Lakukan test tusuk dan test sentuh. Angkat
- Keluarkan dari loyang dan dinginkan di cooling rack.



Tuh...keliatan kan lembutnya. Suka banget dengan aroma gula palem dan rempah-rempahnya. Harum banget dan manisnya pas buatku yang memang kurang suka cake yang terlalu manis. Kalau makan onbitjkoek ditemani segelas teh hangat, kayanya pas banget deh, apalagi kalau pakai baju jadul dan bergaya ala noni noni Belanda *mulai ngelantur gak jelas* Hehehehehe.



My baby...abis mandi langsung minta sepotong onbitjkoek. Anteng deh nonton Barney and friends sambil menikmati kuenya ^_^



Fresh from the oven. Fotonya burem karena dijepret malem-malem, jadi sekalian aja diedit jadi antik-antik gini >.<

DONAT ABON



Ada lebihan adonan dough pizza orderan beberapa hari yang lalu, jadi aku bikin donat aja. Kebetulan udah lama juga pengen bikin donat abon tapi selalu aja malas duluan karena harus nguleni. Karna ini sekalian nebeng dengan dough pizza, jadinya gak ada alasan ya buat malas. Kan tinggal bulat-bulatin aja. Walau tidak memakai kentang ataupun tepung komachi, donat ini gak kalah empuknya lho. Sayangnya gak bisa menyisihkan untuk keesokan harinya, karena udah keburu ludes. hihihih... Maksudnya sih pengen tau, kalau udah diinapkan semalam, donatnya tetap empuk atau berubah jadi keras.

Resep dough-nya dulu sudah pernah aku posting juga disini. Dulu aku pertama tau resep ini dari kliping Femina jadul yang dikasih salah seorang keluargaku. Gak ada salahnya aku tuliskan kembali ya. Kalau kebanyakan dengan resep berikut, bisa bikin 1/2 resep aja ya...

DONAT ABON 

Bahan Adonan Biang :
200 gr tepung terigu protein tinggi
150 ml air es
1/2 sdt ragi instan

Bahan Dough :
150 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr tepung terigu protein sedang
1 sdt ragi instan
40 gr gula kastor
30 gr susu bubuk
2 butir kuning telur
100 ml air es
1 sdt garam
50 gr margarin

Topping :
mayonaise dan abon secukupnya

Cara Membuat :
- Adonan Biang : campurkan terigu protein tinggi, air es dan ragi instan. Aduk rata dan diamkan selama kurang lebih 1 jam.
- Campurkan terigu, susu bubuk, ragi instan, dan gula. Aduk rata. Tambahkan adonan biang dan uleni hingga rata. 
- Masukkan kuning telur dan air es sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis.
- Tambahkan margarin dan garam. Uleni hingga kalis dan elastis. Diamkan selama kurang lebih 30-40 menit atau sampai mengembang 2x lipat. (tutup dengan serbet bersih yang dibasahi sedikit air ya).
- Kempiskan adonan, bagi sama besar dan bentuk bulat (aku timbang @50 gr).
- Letakkan adonan di atas loyang yang sudah ditaburi tepung, diamkan selama kurang lebih 20-30 menit.
- Panaskan minyak, goreng donat hingga matang dan kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
- Oles bagian atasnya dengan mayonaise dan beri taburan abon.
- Siap dihidangkan.





Kalau kurang suka dengan donat topping abon, bisa dikreasikan dengan topping sesuai selera aja ya. Dikasih lelehan coklat pasti yummy, diberi meises juga enak atau diberi taburan gula halus juga oke. Monggo berkreasi dengan donat ^_^

ROTI SOBEK KABOCHA



Masih punya kabocha alias labu jepang yang belum diolah, sebelumnya kan udah dibikin jadi kue lumpur labu. Karena lagi gak pengen makan cake jadinya kepikiran untuk bikin roti aja. Belum pernah nyoba sih sebelumnya, makanya penasaran banget. Pengennya bisa dapat roti yang warnanya cantik juga, seperti hal-nya roti ubi ungu yang warnanya kereeen. 

Sebenarnya sih, bikin roti ini dalam rangka menyambut kembalinya oven tangkring alias otang-ku. Uhuuuy... Ceritanya oven itu kan ditaruh di garasi ya (maklum dapurnya imut sih), dan ketabrak mobil. Entah siapa yang salah tuh, mobilnya atau ovennya ya? hihihi....Ovennya sih baik-baik aja, tapi kacanya pecah berantakan....hiiiks. Udah lama juga minta ama suamiku untuk gantiin kacanya, tapi gak kesampaian terus. Padahal untuk baking sehari-hari untuk keluarga aku lebih suka pakai oven tangkring dibanding pakai oven gas. Maklum aja ya...udah jadi soulmate lama banget ^_^  Jadinya roti ini tadi aku panggang menggunakan oven tangkring jadul-ku lho.

Back to the my bread *ngelantur ngomongin oven sih*. Original recipe yang kupakai untuk pembuatan roti sobek ini aku lihat di blog-nya Mbak Hesti. Tentunya sudah dimodif lagi karena aku memakai kabocha yang teksturnya berbeda dengan ubi ungu seperti yang digunakan mbak Hesti. Resep roti ubi ungu Mbak Hesti bisa dicheki-cheki disini. Yang pasti karena kandungan air kabocha yang lebih tinggi, maka takaran air yang aku kurangi dibandingkan resep aslinya.

Berikut resep yang sudah aku sesuaikan dengan lagi ya. Aku bikin 1/2 dari resep asli dan jadi 8 bulatan roti sobek.

ROTI SOBEK KABOCHA

Bahan :
175 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr tepung terigu protein sedang
35 gr susu bubuk
40 gr gula pasir halus
80 gr kabocha (labu jepang) ---> kukus dan haluskan
5 gr ragi instan (aku pakai 1/2 bungkus fermipan)
1 kuning telur
60 ml air hangat
30 gr margarin
1/2 sdt garam

Filling : 
meises, coklat, selai, keju atau sesuai selera

Olesan :
1 kuning telur + 3 tetes susu cair

Cara Membuat :
- Masukkan ragi dalam air hangat dan biarkan 15 menit sampai berbusa.
- Dalam suatu wadah, campurkan tepung terigu, susu bubuk, gula halus, kabocha, kuning telur dan larutan ragi. Aduk rata dan uleni hingga kalis.
- Setelah adonan kalis, masukkan margarin dan garam, uleni lagi hingga kalis dan elastis.
- Bulatkan adonan dan simpan di dalam wadah, tutup dengan serbet bersih yang lembab. Diamkan selama kurang lebih 45 menit (Proofing 1)
- Kempiskan adonan, bagi-bagi dan timbang adonan menjadi sama beratnya (aku masing-masing 50 gr). Bulatkan dan beri filling. Tata di loyang yang sudah dioles tipis margarin (aku pakai loyang loaf). Lakukan hingga adonan habis.
- Diamkan adonan selama kurang lebih 30 menit atau sampai mengembang 2x lipat (Proofing 2)
- Beri olesan dan taburan sesuai selera (aku pakai wijen aja) dan panggang selama kurang lebih 12-15 menit dengan suhu 200'C.
- Angkat dan olesi dengan butter atau margarin.





Yihaaa....rotinya lembuuut banget. Sebenarnya kurang puas sih ama warnanya, mauku bisa lebih kuning lagi. Tapi kalau labunya kebanyakan, takutnya dough-nya jadi terlalu lembek. Kabocha memang rasanya lebih tawar bila dibandingkan dengan labu biasa, maka gak heran kalau roti ini pun juga gak kerasa kabocha-nya. Hanya aromanya masih terasa kok dan yang paling penting warnanya jadi lebih kuning kan dibanding roti biasa. 



Kesukaan anak-anakku....roti sobek dengan filling selai strawberry. Roti sobek hangat dinikmati di sore hari yang hujan ditemani secangkir teh poci....nikmatnyaa. Alhamdulillah...
Yuk coba bikin roti homemade ^_^

DEVIL'S FOOD CAKE FOR YUNA


Devil's Food Cake ini dipesan oleh Aluna Restalia untuk sahabatnya Yuna yang kebetulan berdomisili di Kediri. Spesial diorder tepat di hari ulang tahun Yuna yang ke-18. Aluna tau kue-kue buatanku ya dari blog aja, karena kebetulan dia berdomisili di Depok. Jauhnyaa dari Kediri :D

Saat mendekor DFC ini, harus melawan kepala yang terasa berat karena flu. Rasanya udah pengen merem aja karena pengaruh obat flu yang bikin ngantuk. Akhirnya bisa selesai tepat waktu juga, walau secara pribadi aku kurang puas dengan dekornya yang kurang rapi >.<
Maafkan ya Aluna dan Yuna, semoga tetap berkenan dengan cake-nya



3 Layer DFC dengan filling simple sirup dan selai strawberry sesuai request Aluna. Dicover full ganache yang super nyoklat dan diberi topping strawberry, jeruk mandarin dan red cherry. Agak keluar dari pakem DFC ya yang sebenarnya juga menggunakan filling ganache. Gak apa deh, tetap nyoklat kok. 



Happy Bornday Yuma....wishing all the best for you in your special day. Thanks for ordering ya Aluna. Semoga persahabatannya tetap langgeng selamanya. Aamiin.

I LOVE PANDAN CAKE !!!

Postingan iseng banget hihihi. Cuma buat nunjukin pandan roll cake ajah. Padahal fotonya juga jelek >_<
Aku emang suka banger dengan yang namanya pandan cake. Suka dengan harum aroma pandannya, suka juga dengan warna hijaunya yang segar dan juga yang paling penting suka dengan rasanya yang enak serta teksturnya yang lembut *halaaah*






Kalau yang dibawah ini foto steamed pandan roll cake. Ada sisa adonan orderan rainbow roll cake...biasa deh, diperdayakan untuk camilan keluarga dan lagi-lagi jadilah yang ijo-ijo :D Karena adonannya sedikit banget, jadinya dituang di loyang 20x20cm. Imuut banget jadinya



DARI DAPUR NAYS #1

Beberapa foto-foto seadanya yang berhasil diambil sebelum orderan sampai ke customer Dapur Nays. Foto-foto ini adalah foto untuk cake non dekor ya.  Fotonya selalu dengan keburu-buru jadi harap maklum kalau jadinya seadanya banget.



Brownies kukus aneka topping, Alhamdulillah cukup banyak peminatnya. Jadinya suka males foto-foto orderan brownies kukus, udah keseringan soalnya.



Klappertaart, yang ini versi original. Yang lainnya gak sempet kefoto karena udah diambil yang punya hehehehe.



Roll cake. Alhamdulillah banyak juga yang suka dengan roll cake yang kubuat dengan menggunakan resep warisan Mama. Foto yang ini adalah foto zebra roll cake.



Cake tape. Yang sempat kefoto ini requestnya tanpa keju, kalau aku sih lebih seneng yang pakai keju donk hihihihi. Kembali ke selera masing-masing ya.



Rainbow Roll Cake. Varian baru yang lagi nge-trend banget. Bikinnya super rempong, tapi seneng aja liat hasilnya yang cantik...cieeee...



Pizza...pizza....yang pengen ngicipin pizza homemade monggo ya hihihihih. Kali ini meat lover pizza dengan topping jamur champignon, sosis dan tentu saja daging giling. Mozarella-nya gak boleh lupa ya ^_^




Puding susu coklat dengan vla vanilla. Sluuurp....

Jazakillah, Thank You, Matur Nuwun, Terima Kasih untuk semua customerku. Semoga bisa jadi berkah buat kita semua. Aamiin Ya Rabb