KUE LUMPUR LABU



Bikin kue lumpur (lagi dan lagi). Kali ini bikin yang memakai labu. Kebetulan punya kabocha atau labu jepang yang masih duduk manis di sudut dapur, jadi harus segera diberdayakan. Liat tuh penampilan kue lumpur labunya, cantik kan *pede-nya kumat* hihihihi. Rasanya juga dijamin enak, lembuuut banget deh. Yah...gimana lagi, bikin sendiri, dimakan sendiri akhirnya ya dipuji sendiri juga.

Resepnya masih memakai resep andalan dari NCC, karena aku udah cocok banget dengan resep tersebut. Aku bikin 1/2 dari resep asli dan jadi kurang lebih 30 pcs kue lumpur ukuran sedang.

KUE LUMPUR LABU

Bahan :
500 gr kabocha / labu jepang (pakai labu biasa juga oke)
250 gr tepung terigu
250 gr gula pasir
3 kuning telur
2 putih telur 
1/2 sdt garam
1 sdt vanilli
500 ml santan dari 1/2 butir kelapa (aku pakai 450 ml)
100 gr margarin, lelehkan
1 lembar daun pandan, simpulkan
kismis secukupnya untuk toping 

Cara Membuat :
- Kukus labu, panas-panas haluskan hingga lembut dan biarkan dingin.
- Rebus santan bersama daun pandan hingga mendidih, dinginkan.
- Kocok telur dan gula pasir hingga gula larut, putih dan mengembang. Masukkan garam dan vanilli sambil terus dikocok.
- Tuang santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk rata.
- Masukkan terigu sedikit demi sedikit berselang-seling dengan labu. Aduk hingga rata.
- Masukkan margarin leleh, aduk rata.
- Panaskan cetakan kue lumpur, oles tipis margarin. Tuang adonan hingga 3/4 penuh, tutup.
- Setelah 1/2 matang taburi topping, tutup kembali dan masak hingga matang.
- Angkat dan dinginkan.




Pemakaian santan pada kue lumpur labu ini sedikit dikurangi dari resep aslinya karena labu memiliki kadar air yang lebih banyak dibandingkan dengan bila memakai kentang. Jadinya tetap lembut banget. Bahkan ada yang bilang kalau rasanya lebih enak dibandingkan dengan kue lumpur kentang lho. Tentunya semua kembali pada selera masing-masing ya...
Eh ya...warna kue lumpur ini asli lho tanpa pewarna sama sekali. Warna kabocha yang orange cantik bikin kue lumpur ini jadi cerah juga warnanya ^_^



CUMI MASAK KARE (IDFB Challenge#7)



Masak kare yuuk. Konon kare atau curry berasal dari India. Masakan ini kemudian menjadi makanan yang cukup populer dengan berbagai macam variasi. Di Indonesia, khususnya Sumatra kare menjadi masakan yang dengan mudah dapat dijumpai baik itu sebagai menu di meja makan ataupun di rumah makan. Kare sendiri terbuat dari berbagai macam rempah-rempah sehingga cita rasanya menjadi cukup khas.
Di Indonesia, salah satu bahan utama pembuatan kare adalah santan. Sedangkan di India selain menggunakan santan, kare juga biasa dimasak dengan menggunakan yoghurt atau susu. (source : IDFB)

Kebetulan IDFB (Indonesian Food Blogger) Challenge #7 kali ini mengusung tema Indonesian curry. Di Indonesia kare memang dapat divariasikan dengan berbagai macam bahan, misalnya seafood, ayam, daging kambing, jerohan, daging sapi dan juga sayuran.
Ini adalah pertama kalinya aku ikut meramaikan IDFB Challenge. Sebenarnya kurang pede juga untuk ikut karena kemampuan untuk jeprat jepret yang masih terbatas banget, belum lagi ilmu masaknya juga masih pas-pasan. Tapi karena ingin mendapatkan pengalaman dan ilmu baru, nekad aja ya ikut meramaikan IDFB heheheheh.

Karena kebetulan ada stok cumi, jadi aku pakai aja ya untuk diolah menjadi cumi masak kare. Dulu pernah juga posting resepnya disini, sedangkan original recipe bisa diklik disini. Namun kali ini aku mengolahnya tanpa menggunakan bahan isian. Berikut ini resepnya ya...

CUMI MASAK KARE

Bahan :
500 gr cumi ukuran sedang
1 sdm air jeruk nipis
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1 ruas lengkuas, memarkan
1 batang serai, memarkan
2 asam kandis
500 ml santan
1 sdm bubuk kare (optional)
1,5 sdt garam
1 sdt gula pasir
1/2 sdt merica bubuk
10 cabe rawit
1 sdm minyak goreng

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3 cm kunyit (bakar)
3 butir kemiri sangrai
1 sdm ketumbar butiran
1 sdt jinten

Cara Membuat :
- Bersihkan cumi-cumi, buang tintanya, masukkan kepala cumi ke dalam badannya dan sematkan dengan lidi. Kucuri cumi dengan air jeruk nipis dan beri garam serta merica secukupnya. Diamkan selama kurang lebih 20 menit.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan benar-benar matang. Masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas, asam kandis dan serai. Aduk rata.
- Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk, masak hingga mendidih. Bumbui dengan garam, merica, gula dan bubuk kare. Test rasa hingga pas.
- Masukkan cumi, masak sebentar hingga bumbu meresap. Masukkan cabe rawit.
- Matikan api dan siap dihidangkan.





Gak pede banget ama fotonya euy, secara gak nyadar-nyadar kalo cuminya tuh tenggelam >.< Selama ini kalau masak kare, memang lebih suka dengan kuah yang banyak, karena anak-anakku kurang suka dengan kare yang terlalu kental. Jadi harap maklum ya kalau penampilan kare-nya jadi begini *maksaaa*


And this is it....


ANGRY BIRD BDCK for MY DAUGHTER



What do you think about this cake? Look like angry bird or just scary bird? *tutup muka pake serbet* hihihihihi. Maksud hati memang ingin membuat angry bird BDCK, tapi entahlah menurutku jadinya lebih milih scary bird, alias gak miriiip. >.< Pertama kali bikin cake dengan model seperti ini, jadi memang pengalaman menggambar di atas cake masih nol besar. Harap maklum aja ya kalau hasilnya jadi gini. 

Angry Bird BDCK (wanna be) ini kubuat spesial di hari ulang tahun anakku. NO party, No special occasion for her, jadi cake ini hanya untuk dinikmati bersama keluarga aja. Memang tidak membiasakan perayaan ulang tahun ke anak-anakku. Karena adek suka banget dengan angry bird, makanya bundanya nekad banget bikin cake ini.  Kalau si adek tentu aja gak protes cake ini mirip atau gak dengan aslinya, yang penting angry bird ^_^




Base cake-nya adalah 3 layer orange cake, dengan filling buttercream dan jeruk mandarin. Buttercream-nya juga memakai aroma jeruk, jadi haruum banget. Seperti biasa, base cake ini menggunakan resep spongecake Yongky yang kemudian dimodif menjadi orange cake. Udah cocok banget dengan resep ini, karena memang lembut dan enak banget.



My little birthday girl yang susaaah banget kalau difoto. Ada aja tingkahnya yang bikin susah untuk bergaya di depan kamera. Boneka angry bird dan tempat pensil kakaknya dipaksa mejeng juga bareng cake ultah-nya, tapi tetap aja dia muter-muter gak bisa diam hihihihi.


Penampakan cake ketika sudah diiris. Gak rapi banget yaaa >.< Alhamdulillah semua suka dengan rasa cake-ya.

Eid Milad my little girl Azmah Zulfa Mufida, Barakallahu....many best wishes from Ayah and Bunda. Semoga kelak kau bisa menjadi cahaya bagi keluarga dan agamamu. Aamiin ya Rabb

PUDING VLA ALA KFC



Biar kata sekarang lagi musim penghujan, di kotaku biasanya kalau siang tetap aja terik. Mulai mendung biasanya sekitar jam 2 siang. Puding vla ini sengaja kubuat untuk putriku. Jadi sepulang sekolah dia bisa langsung menyantapnya. 

Resep puding ini aku liat di salah 1 blog favoritku yaitu milik Mbak Hesti. Udah lama juga aku keep resepnya, Alhamdulillah kesampaian juga bikinnya *walau telaat banget*. Biasanya kalau lagi jalan-jalan ke mall, anak-anak suka minta makan di KFC dan memilih salah 1 paket untuk anak. Bisa dipastikan ada puding coklat dengan vla yang enaak bange di paket tersebut. Penasaran banget pengen bisa bikin vla seenak itu, karna pastinya lebih baik kita bikin sendiri di rumah. Akhirnya ketemu juga ama resep ini daaan...ternyata rahasianya ada di pemakaian susu evaporated. Penasaran pengen bikin juga....monggo berikut ini resepnya ya

PUDING VLA ALA KFC

Bahan :
1 bungkus agar-agar plain
1/2 kaleng susu kental manis coklat
1 sdm coklat bubuk (aku pakai Tulip)
150 gr gula pasir (bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera)
1/2 sdt garam
1 liter air (bisa diganti susu cair)

Bahan Vla ala KFC
1 kaleng susu evaporated F&N
200 ml susu UHT plain
6 sdm gula pasir
2 sdt maizena + 2 sdt tepung custard
1/2 sdt vanilla

Cara Membuat :
- Puding : campurkan semua bahan kecuali gula dan garam. Aduk-aduk hingga rata dan saring. Tuang ke dalam panci.
- Tambahkan gula pasir dan garam. Masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih. Tuang ke dalam cetakan puding yang sudah dibasahi air atau ke dalam cup puding. Dinginkan.
- Vla : Campur semua bahan kecuali gula pasir. Aduk rata hingga tidak bergerindil dan saring bila perlu.
- Tambahkan gula dan masak hingga meletup-letup.
- Angkat dan dinginkan.
- Sajikan puding dingin bersama  vla




Pudingnya lembut banget, anak-anak pasti suka. Yang paling aku suka memang vla-nya, udah mirip lho dengan ala KFC *maksa abis pokoknya* hehehehe. Vla ini gak cuma cocok disajikan dengan puding coklat ya, tapi bisa juga dengan puding jeruk, puding mangga atau puding favorit lainnya.



Puding fresh dari kulkas langsung difoto-foto ^_^. Abis difoto langsung disantap, cocok banget dinikmati siang-siang yang terik. Yuuk dicoba bikin untuk anak-anak di rumah. Sekali lagi, gak cuma anak-anakku yang suka lho, ayah bundanya doyan banget .




PANDAN CHIFFON CAKE



Nge-chiffon lagi, kali ini bikin chiffon pandan. Sengaja kubuat untuk bekal yang akan kubawa saat ke luar kota. Gayaaa euy ke luar kota bekalnya chiffon hihihihi. Sebenarnya chiffon ini kurang berhasil. Di bagian atasnya masih nampak basah atau belum kering, padahal waktu pemanggangan sudah lama bangeeet. Yang bikin juga udah ngantuk berat, karena chiffon ini dibuat tengah malam. Akhirnya nekad kukeluarkan aja dari oven dan langsung dibalikkan. Esok paginya baru kukeluarkan dari loyaaang dan ada lapisan tipis seperti bantat di bagian atasnya. Huhuhuhuhu.

Karena cuma sedikit aja, jadinya kuiris dan penampakan di foto ya lapisan yang baik-baik ajaa euy :D Rasanya....tetap juara menurutku (bikin sendiri, dimakan sendiri daaan....dipuji sendiri hahahah). Belum tentu juara menurut orang lain lho ya. Maklum aja, yang bikin pecinta pandan dan chiffon cake. Resepnya aku memakai resep favorit dari NCC yang sudah terbukti enaknya.

PANDAN CHIFFON CAKE

Bahan Adonan Pasta :
50 gr gula kastor
20 gr susu bubuk full cream
20 gr tepung maizena
140 gr tepung terigu (aku pakai protein rendah)
1 sdt BPDA (aku pakai 1,5 sdt BP biasa)
100 ml minyak sayur
100 ml santan
140 gr kuning telur (kurleb dari 9 kuning telur)
1 sdm pasta pandan

Bahan Adonan Putih Telur :
300 ml putih telur (kurleb dari 9 putih telur)
150 gr gula kastor
1/2 sdt garam halus
1 sdt air jeruk nipis

 Cara Membuat :
- Panaskan oven 150'C
- Adonan Pasta : campur gula kastor, susu bubuk, maizena, tepung terigu dan BP. Buat lubang di tengahnya dan tuang telur sambil diaduk searah dari arah dalam menggunakan whisker.
- Tuangi minyak sayur dan santan. Aduk hingga menjadi adonan pasta halus. Masukkan pasta pandan, aduk rata dan sisihkan.
- Adonan Putih Telur : Kocok putih telur hingga berbusa, masukkan air jeruk nipis, garam dan gula pasir sedikit demi sedikit. Kocok hingga soft peak.
- Campurkan adonan putih telur ke dalam adonan pasta, sedikit demi sedikit. Aduk perlahan hingga tercampur rata.
- Tuang ke dalam loyang chiffon diameter bawah 20 cm tanpa dioles apapun ( kalau aku, sebelum dituang adonan, loyang dimasukkan oven hingga panas, kemudian diperciki air matang baru kemudian dituangkan adonan).
- Panggang selama kurang lebih 90 menit hingga matang , lakukan test tusuk dan test sentuh (jika ditekan permukaannya kembali membal).
- Keluarkan dari oven, panas-panas balikkan loyang dengan disangga kaki-kaki loyang atau bila tidak ada bisa disangga dengan botol.
- Biarkan dalam keadaan terbalik hingga dingin.
- Jalankan pisau tipis di sekeliling loyang untuk mengeluarkan kue, demikian juga di dasarnya.
- Potong-potong sesuai selera.




Suka banget dengan lembutnya chiffon cake ini, apalagi kalau ditambah harumnya aroma pandan. Yummeeeh. Dan jadinya chiffon cake ini cuma sedikit aja yang dijadikan bekal ke luar kota, soalnya sebagian besar udah disantap saat sarapan hihihi.
Alhamdulillah....seneng banget kan kalau buatan kita laris manis dinikmati keluarga.



SAMBEL GORENG ATI



One of my favourite menu. Sukaaa banget ama yang namanya sambel goreng ati aka sambel goreng kentang. Seingatku menu ini udah jadi favoritku sejak masih kecil dulu. Inget aja kalau dulu suka megap-megap menahan rasa pedas ketika menyantapnya hihihih. Antara kepedasan, tapi juga keenakan dan itu bikin susah berhenti makan *wink*.
Seperti halnya di keluarga lain, menu ini menjadi menu yang wajib ada di hari-hari special, misalnya Lebaran atau saat Mamaku membuat nasi kuning kalau ada anaknya atau cucunya yang berulang tahun. Karena memang makanan favorit, menu ini gak cuma ada di hari special aja kan ya. Seperti hari ini yang kusempatkan membuat sajian istimewa ini untuk menu keluargaku.

Aku lebih senang sambel goreng ati yang 'nyemek-nyemek' (haduuh....apa ya bahasa Indonesia-nya?). Menurutku lebih mantap dibandingkan yang kering. Tapi semua balik lagi ke selera masing-masing ya. Untuk yang mengurangi atau menghindari santan, bisa diskip santannya.
Melihat penampilan sambel goreng ati yang kubuat sepertinya pedeees banget kan ya. Padahal aslinya gak terlalu pedas hehehehe. Aku hanya memakai 3 buah cabe rawit, namun memakai hampir 250 gr cabe merah besar. Sengaja bikin yang gak terlalu heboh pedasnya karena Naira juga suka dengan sambel goreng ini. Kasian kalau dia gak bisa menikmati gara-gara Bundanya bikin yang terlalu pedas. Kalau pemakaian cabe merah yang banyak, agar warnanya bisa merah cantik. Kalau gak suka hati sapi, bisa diganti dengan hati dan ampela ayam. Versiku ditambah dengan telur puyuh rebus, dan tidak memakai pete. Monggo sesuai selera aja yaaa


SAMBEL GORENG ATI

Bahan :
500 gr kentang, kupas, potong dadu dan goreng
300 gr hati sapi (rebus hingga empuk dan goreng sebentar)
15 butir telur puyuh rebus
2 lembar daun salam
1 ruas lengkuas, geprek
150 ml santan kental
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
2 butir kemiri sangrai
250 gr cabe merah besar
3 buah cabe rawit (sesuai selera)
1 sdt air asam jawa
1 sdm gula pasir (sesuai selera)
1/2 sdm garam (sesuai selera)

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun salam dan lengkuas. Aduk rata.
- Masukkan hati sapi, aduk rata dan biarkan sebentar.
- Tuang santan kental sedikit demi sedikit sambil diaduk. Masukkan kentang dan telur puyuh rebus. 
- Masak hingga bumbu meresap dan santan menyusut. Test rasa.
- Angkat dan sajikan.

Jodohnya sambel goreng ini sebenarnya adalah opor. Tapi hari ini aku gak bikin opor, tapi cukup dengan bening bayam dan tak lupa tempe mendoan. Bagiku....it's absolutely yummeeh ^_^



PASTEL TUTUP (LBT#19)



Pastel tutup adalah salah satu snack gurih yang tidak sudah tidak asing lagi. Bisa dikatakan kalau pastel tutup adalah  sajian pie ala Indonesia, sehingga orang Belanda menyebutknya sebagai Indische Pastel. Bahan utama yang biasa digunakan dalam pembuatan pastel tutup adalah kentang yang dihaluskan dengan isian berupa daging giling, sayuran, telur rebus, jamur dan juga soun / bihun. Pastel tutup dapat dikatakan sebagai salah satu snack yang kaya gizi. Gimana gak kaya gizi ya, karena di dalamnya terkandung karbohidrat dan protein yang cukup tinggi. 




Kebetulan banget kalau di bulan ini, tema LBT#19 adalah pastel tutup. Favoritku banget deh. Duluuu...pernah juga posting posting tentang pastel krukup aka pastel tutup ini. Sebenarnya setiap bikin pastel tutup selalu pakai jurus cemplang cemplung aja. Disesuaikan dengan seleraku dan juga bahan-bahan yang ada di kulkasku ^^. Kali ini aku membuat pastel tutup dengan isian tuna. Enak juga kok. Lagi gak punya jamur di kulkas, yang ada cuma jagung manis, telur puyuh dan wortel aja. Dimaafkan ya, kalau isiannya seadanya. Untuk isiannya aku juga membuat yang versi kering, jadi tidak terlalu creamy karena menyesuaikan dengan selera suamiku.


PASTEL TUTUP

Bahan Pure Kentang :
1 kg kentang kualitas baik
4 sdm margarin + butter (aku mix keduanya)
1 sachet susu bubuk full cream 
2 kuning telur
1 sdt merica
1 1/2 sdt garam

Bahan Isian :
1 bawang bombay, iris halus
2 siung bawang putih, geprek dan cincang
350 gr fillet tuna, iris dadu kecil
200 gr wortel potong dadu kecil
25 butir telur puyuh rebus
1 kaleng jagung manis (tiriskan airnya)
100 gr soun, siram dengan air panas dan tiriskan
2 helai daun bawang, iris
250 ml air kaldu
1 sdm saus teriyaki
garam, merica dan gula secukupnya
2 sdm margarin

Bahan Olesan :
2 butir kuning telur

Topping :
Pure kentang + wortel parut + tepung terigu secukupnya
Keju cheddar parut

Cara Membuat :
- Pure kentang : Kupas kentang, potong-potong dan kukus hingga matang. Panas-panas lumatkan hingga halus, dinginkan. Campurkan kentang halus dengan margarin, susu bubuk, kuning telur dan bumbui dengan garam serta merica. Aduk rata. Sisihkan.
- Isian : Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
- Masukkan fillet tuna, aduk hingga berubah warna. Masukkan wortel. Aduk rata.
- Tuang air kaldu sedikit demi sedikit, kemudian masukkan jagung manis, telur puyuh dan soun. Bumbui dengan saus teriyaki, garam, merica dan gula secukupnya. Test rasa hingga pas.
- Masak hingga air menyusut. Masukkan irisan daun bawang dan aduk rata. 
- Angkat

Penyelesaian :
- Siapkan pinggan tahan panas (aku pakai ukuran 28cm x 18 cm), oles tipis dengan mentega. (bisa juga pakai alufoil ya)
- Masukkan pure kentang ke dalam piping bag, potong ujungnya dan semprotkan ke dasar pinggan (selapis aja ya)
- Beri isian di atasnya, ratakan dan tutup kembali dengan pure kentang.
- Olesi seluruh permukaannya dengan kuning telur dan beri topping sesuai selera.
- Panggang dalam oven 170'C selama kurang lebih 30 menit.
- Sajikan hangat

Dengan bahan isian seperti yang kutulis diatas, masih ada sisa sedikit. Ternyata dijadikan lauk juga enak lho, karena memang teksturnya yang kering jadi mirip tumisan biasa. Anakku doyan banget makan nasi dengan lauk sisa isian pastup hihihih. Jurus pengiritan yang kesekian kalinya :D



Perjuangan sesungguhnya dalam membuat pastel tutup kali ini adalah waktu bikin bunga-bunganya ^^
Bunga orange itu terbuat dari campuran pure kentang dengan wortel parut halus dan diberi tepung terigu secukupnya hingga bisa dibentuk. Daaan....ternyata susah bagiku untuk membentuknya. Pure kentang yang sudah lembut dan ditambahkan wortel parut akan membuat teksturnya menjadi lebih basah. Tentunya menjadi sulit dicetak kan. Akhirnya aku tambahkan lagi tepung terigunya hingga akhirnya bisa kucetak dengan memakai cetakan fondant hihihih. 
What a big surpraise....ketika matang, hiasan bunga-bunga itu menjadi crunchy dan tetap terasa aroma wortelnya lho. Ternyata gak sia-sia juga berkutat dengan bunga-bunga ini, karena anakku suka banget makan pastup bunga. Alhamdulillah...


Isiannya kurang lengkap, karena tanpa kacang polong dan juga jamur hihihi. Tuuh bisa diintip isiannya dari sisi pinggannya. 



Anyone?? Sajikan dengan saus sambal favorit ya. Happy Baking Pastup ^_^



FLOSS ROLL BUN


It's time for long weekend...yippiiiee. Itu copas omongan orang lain lho dan tidak berlaku bagiku...hihihi. Bagiku gak ada long weekend karena alasan pertama dan utama, sekolah anakku cuma libur 1 hari aja. Alasan kedua ya karena sebagai IRT yang baik (cieee) tetap gak ada libur. Alasan ketiga karena aku tetap 'ngantor' keluar rumah (kantor apaan yak tanggal merah kok tetap buka :D). Alasan yang terakhir ya karena aku tetep aja nguprek di dapur. Ya iya lah kasian banget anak-anakku kalau gak ada camilan yang bisa disantap di hari libur tahun baru ini ^_^

Karena lagi bosen makan cake (asli...biasanya bosennya bentar aja kok), kali ini niat deh untuk nguleni roti. Bener-bener nguleni lho, pakai mixer 10 jari karna aku belum punya mixer yang bisa dikaryakan untuk ngadon roti sementara yang punya leyeh-leyeh sambil baca buku. Ssst...berharap semoga juraganku baca ini trus langsung belikan aku mixer hahahahah *asli ngarep*

Kali ini aku membuat floss roll bun aka roti gulung abon. Udah lama banget penasaran pengen ngerasain nge-roll roti. Resep roti-nya aku pakai punya Tabloid Saji edisi 249 sementara untuk filling dan topping dimodifikasi menyesuaikan bahan-bahan yang kupunya. Aku hanya membuat 1/2 dari resep berikut. Here's the recipe ya...

FLOSS ROLL BUN

Bahan I (Adonan Biang) :
300 gr tepung terigu protein tinggi (misalnya merk Cakra)
4 gr ragi instan
25 gr gula pasir
200 ml air es

Bahan II :
100 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr tepung terigu protein sedang
5 gr ragi instan
30 gr susu bubuk full cream
65 gr gula pasir
1 butir telur
1 kuning telur
50 ml air
60 gr margarin
1 sdt garam

Bahan Olesan :
1 butir kuning telur

Bahan Taburan :
Wijen putih secukupnya
2 batang kucai iris tipis

Filling :
Mayonaise
Abon sapi / ayam

Cara Membuat :
- Adonan biang : campur tepung terigu, ragi instan dan gula pasir. Aduk rata. Masukkan air es sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis. Diamkan selama kurang lebih 60 menit (adonan ditutup dengan serbet bersih yang dibasahi sedikit air)
- Campur tepung terigu protein tinggi dan sedang bersama dengan ragi instan, susu bubuk dan gula pasir. Campurkan adonan biang. Uleni hingga rata.
- Masukkan telur dan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis.
- Tambahkan margarin dan garam. Uleni hingga kalis dan elastis. Diamkan selama kurang lebih 30-40 menit.
- Kempiskan adonan dan bagi menjadi 2 bagian. Bulatkan dan diamkan 10 menit.
- Giling adonan dan letakkan masing-masing adonan di loyang 30x30x 3 cm yang telah dioles margarin dan dialas kertas roti. Diamkan kembali 40 menit hingga mengembang.
- Oleskan kuning telur di seluruh permukaan adonan. Taburkan wijen dan kucai.
- Oven dengan suhu 190'C selama 12 menit hingga matang dan kecoklatan. 3 menit terakhir gunakan api atas. Apabila memakai oven tangkring, letakkan loyang di rak paling atas sejak awal pemanggangan.
- Angkat dan balikkan roti di atas kertas roti yang ukurannya lebih besar.
- Oles seluruh permukaan roti dengan mayonaise, taburi dengan abon. Gulung dan padatkan. Diamkan selama beberapa saat agar set.
- Potong-potong roti, oles kedua sisinya dengan mayonaise dan beri taburan abon.
- Siap dihidangkan.

Masih belum lupa kan dengan aturan main bikin roti, yaitu ragi gak boleh ketemu margarin ataupun garam. Kalau dipaksain maka ragi tidak akan bekerja dengan sempurna. Jadi margarin dan garam dimasukkan terakhir setelah adonan kalis ya.

Back to the my floss roll bun...asli belum puas dengan gulungannya, menurutku masih kurang bulat. Next time kudu nyoba lagi ah...biar lebih bagus hasilnya. Tentang rotinya sendiri...Alhamdulillah empuk. Horeee...gak sia-sia perjuangan nguleni dan proofing selama berjam-jam ^_^.
Sayangnya sore tadi lupa fotoin tekstur rotinya, baru ingat ketika malam. Jadilah foto seadanya kaya gini nih, smoga masih bisa keliatan lembut dan empuknya.




Sore tadi selain jepret-jepret rotinya, malah ingetnya fotoin anakku yang lansung comot-comot setelah aku selesai. Hihihihi. Pantesan bisa lupa foto tekstur rotinya ya, lebih asyik fotoin anaknya >.<



I submit this Floss roll bun for NCC Bread Week. What a nice badge, right?



RAINBOW CAKE FOR K.H HADI MAHFUDZ



Alhamdulillah....orderan rainbow cake lagi. Ternyata pamor rainbow cake memang masih belum surut terutama di daerah tempatku tinggal. Masih banyak yang memesan rainbow cake untuk memeriahkan berbagai acara. Seperti halnya orderana rainbow cake kali ini yang dipesan oleh seseorang yang tidak ingin disebutkan namanya untuk keluarga K.H Hadi Mahfudz di Pondok Pesantren Al- Hikmah Mlathen.
Beliau yang memesan menghubungiku lewat sms dan kebetulan mengetahui nomor hape-ku dari blog ini.
Tidak ada permintaan khusus tentang desain atau ingin dimodel seperti apa, hanya ingin diberi tulisan 'Mabruk'.

Kali ini aku menutup seluruh permukaan rainbow cake dengan buttercream special. Masih jauh dari kata rapi, but I'll do my best. Kali ini kesempatan baik bagiku untuk berlatih memoles buttercream, karena biasanya yang order rainbow cake ke aku selalu minta agar layernya keliatan ^_^.



Untuk hamba Allah (sampai sekarang pun aku belum tau siapa beliau)....matur nuwun untuk orderannya, semoga Barokah. Untuk K.H Hadi Mahfudz dan keluarganya...semoga berkenan dengan rainbow cake-nya, Barakallahu... Aamiin ya Rabb

Harap maklum kalau setiap foto orderan selalu jelek dan gak jelas kaya gini ya. Selalu diambil last minute...hihihihi.

CAKE KARAMEL



Cake karamel atau ada pula yang menyebutnya dengan bolu sarang semut ini kubuat kemarin sore. Kenapa disebut sarang semut? Mungkin karena serat-seratnya yang mirip sarang semut hihihih. Sebenarnya aku kurang hobby makan kue ini. Doyan sih, tapi paling sepotong aja udah puas. Trus kenapa bikin? Karena juraganku di rumah suka cake ini. Kebetulan sudah lama banget gak bikin. Karena bikinnya gampang dan cukup aduk-aduk aja, rasanya cocok banget untuk aku yang memang lagi malas ngeluarin mixer.

Kalau biasanya aku bikin cake karamel dengan menggunakan resep NCC, kali ini aku memakai resep ala Umi-nya mbak Fifi. Suwuun ya mbak. Aku bikin 1/2 resep aja dari resep asli berikut ini. Monggo cheki-cheki yaaa...

CAKE KARAMEL

Bahan :
500 gr gula pasir
3 gelas belimbing air panas (kurleb 720 ml)
200 gr tepung terigu serbaguna
200 gr tepung tapioka
1 sdt BPDA
1 sdt soda kue
200 ml susu kental manis
8 butir telur
200 gr margarin ---> lelehkan

Cara Membuat :
- Panaskan gula pasir di atas api hingga membentuk karamel, tuang air panas. Aduk-aduk hingga rata. Sisihkan.
- Campur dan ayak tepung terigu, tapioka, BPDA dan soda kue. Sisihkan
- Campur telur bersama susu kental manis, aduk-aduk menggunakan whisker hingga rata.
- Masukkan campuran tepung bergantian dengan air gula. Aduk rata hingga tidak ada yang bergerindil. (bila masih bergerindil, boleh lah disaring).
- Tuang margarin leleh, aduk rata.
- Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dioles margarin dan ditaburi tepung terigu (untuk 1/2 resep aku pakai loyang tulban 20 cm). 
- Panggang dalam oven 180'C selama kurang lebih 45 menit hingga matang.
- Angkat dan dinginkan.

Jangan kaget ya kalau adonannya encer banget tidak seperti adonan cake pada umumnya. Makanya pemanggangannya memerlukan waktu yang lebih lama. Jangan bepatokan dengan waktu pemanggangan pada resep, karena masing-masing oven memiliki karakteristik tersendiri (wuuiiih...gaya banget bahasa si Bunda euy).^_^

Cake karamel ini lebih enak disantap setelah menginap semalaman, karena akan terasa lebih legit. Hmmm...jadi inget super fudgy brownies yang juga lebih enak setelah diinapkan. Lhoo...kok malah larinya ke brownies ahahahaha. Tetep brownies lovers.





Lumayan keliatan ya serat-seratnya, menghibur diri niy ceritanya hihihihi. Tuh..di ujung sana keliatan kan ada yang manyun nungguin Bundanya selesai foto-foto. Bukan karena pengen makan cake-nya, tapi minta ditemenin mewarnai :P Entah kenapa anakku juga lebih milih brownies dibanding cake karamel. Take a minute ya sayaaang....
Eh ya...sekedar sharing aja...minuman kuning yang ada di cangkir itu jamu kunir asam homemade lho. Sebenarnya gak nyambung banget minum jamu trus maem cake karamel, tapi gak apa-apa ya (maksa). Trus minum jamu kok pake cangkir? Gak apa-apa juga ya...(tambah maksa) hihihihi.

Kata juragan di rumah, manisnya pas...dan akhirnya keturutan juga menikmati cake karamel buatan istrinya *blushing*. Untuk yang mau mencoba...happy baking ya...

ZEBRA ROLL CAKE



Roll Cake again?? Maafkeun yaa postingannya tentang roll cake lagi. Emang lagi seneng bikin roll cake dan setiap ada pesanan roll cake selalu aja bikin lebihan 1 roll buat dimakan sendiri sekeluarga heheheheh. Kalau cake yang lain masih bisa ngerasa bosen, tapi kalau roll cake belum bosen. Paling tidak untuk saat ini ya ^_^

Sebenarnya ini roll cake biasa aja, resepnya pakai resep andalan punya Mamaku yang dulu juga pernah aku posting disini. Cuma bedanya kali ini dibuat motif zebra. Sebenarnya lebih layak disebut motif zebra wannabe, soalnya menurutku gak ada miripnya sama sekali tuh hahahahah. *teteup maksa ceritanya*

Resepnya aku posting ulang disini ya...

ZEBRA ROLL CAKE

Bahan :
9 kuning telur
3 putih telur
90 gr gula kastor
30 gr tepung terigu protein rendah (atau bisa pakai protein sedang)
20 gr maizena
1 sdt cake emulsifier
1 sdt vanilla (aku pakai vanilla susu L'Arome)
80 gr mentega, lelehkan
pasta coklat dan pasta pandan secukupnya (atau bisa sesuai selera)

Filling :
selai, buttercream atau ganache

Cara Membuat :
- Siapkan loyang 30x30x4 cm, oles margarin, alasi dengan kertas roti dan oles margarine kembali. Sisihkan.
- Campur dan ayak terigu dan maizena.
- Dalam suatu wadah, campurkan kuning telur, putih telur, gula kastor, campuran terigu + maizena dan emulsifier. Kocok dengan mixer speed rendah hingga tercampur rata. Lanjutkan mengocok dengan mixer speed tinggi hingga adonan mengembang dan kental berjejak.
- Masukkan vanilla, kocok rata. Matikan mixer.
- Masukkan mentega leleh, aduk balik hingga tercampur rata.
- Bagi adonan menjadi 2 bagian sama banyak, beri masing-masing bagian pasta coklat dan pasta pandan. Aduk rata.
- Tuang adonan secara bergantian ke dalam loyang, dan hentakkan perlahan loyang ke lantai / meja untuk mengeluarkan gelembung udara yang ada di adonan.
- Masukkan ke dalam oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 200'C selama kurleb 15 menit hingga permukaannya berkulit. Lakukan test tusuk dan test sentuh.
- Angkat dan balikkan di atas kertas roti atau serbet bersih. Balikkan lagi di atas cooling rack hingga dingin (permukaan yang berkulit ada di atas).
- Setelah dingin, balikkan lagi di atas kertas roti, oles dengan selai atau filling sesuai selera. Gulung dan padatkan beserta kertas rotinya. Biarkan terbungkus kertas roti selama beberapa saat agar set (bisa dimasukkan kulkas)
- Buka perlahan kertas roti agar permukaan roll cake tetap mulus dan cantik. Potong-potong sesuai selera.




Sst....untuk fillingnya memperdayakan buttercream special warna hijau dan kuning sisa bikin RC beberapa waktu yang lalu. Jadinya nggak terlalu keliatan ya buttercreamnya. Maklum aja ya...jurus pengiritannya mulai keluar hihihihi.

SCHOTEL KENTANG LAPIS



Sebenarnya ini mirip-mirip dengan pastel tutup gak sih? Tapi menurutku tetap beda di tekstur isiannya. Kalau pastel tutup isiannya lebih moist dan lembut. Jadi namanya schotel kentang aja ya *wink*
Resepnya pakai asal cemplung aja, kebetulan cuma punya daging giling dan wortel di kulkas. Baru ngeh kalau masih ada sedikit jamur kuping, tapi adonannya sudah jadi. Ya wis lah, dikasih sedikiiiit aja di atasnya, itung-itung sebagai pemanis *halaaah*

Untuk resepnya monggo di cheki-cheki di bawah ini ya. Isian silahkan disesuaikan dengan selera keluarga dan stok yang ada di rumah ^_^

SCHOTEL KENTANG LAPIS

Bahan :
500 gr kentang, kukus dan panas-panas haluskan hingga lembut
1 sdm susu bubuk
1 batang seledri, iris halus
2 butir telur ukuran besar ---> kocok lepas
1/2 sdt merica bubuk
1/2  sdt garam
100 gr keju cheddar parut

Bahan Isian :
1 /2 bawang bombay, iris halus
3 siung bawang putih, geprek dan iris halus
300 gr daging giling
2 buah wortel potong dadu
100 ml air
kacang polong secukupnya (lagi gak punya)
1 sdt oregano
merica bubuk, garam dan gula pasir secukupnya
2 sdm margarin


Cara Membuat :
- Campurkan kentang halus dengan susu bubuk, seledri, telur, merica bubuk, garam dan sebagian keju cheddar. Aduk hingga rata. Sisihkan.
- Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan daging giling, aduk-aduk hingga berubah warna. 
- Masukkan wortel, aduk rata dan bumbui dengan merica bubuk, garam dan gula. 
- Tuangkan air, masak hingga wortel empuk dan air menyusut. Test rasa hingga pas dan angkat.
- Siapkan pinggan tahan panas yang telah dioles margarin atau bisa juga menggunakan alumunium foil cup.
- Tuang adonan kentang hingga 1/3 tinggi alufoil cup / pinggan, tuang isian daging di atasnya dan terakhir tuang kembali adonan kentang. Ratakan.
- Taburi dengan sisa keju cheddar parut.
- Panggang dalam oven suhu 170'C selama kurang lebih 30 menit. 
- Angkat dan sajikan hangat bersama saus sambal favorit.





Aku lebih suka memakai personal alufoil cup seperti ini. Lebih gampang maemnya. Untuk yang suka cemilan yang gurih-gurih, monggo dicoba untuk bikin sendiri. Gampang dan anti gagal pastinya.
Anyone??

KLAPPERTAART PANDAN



Rencana awal minggu, pengen banget bikin coklat. Entah kenapa udah kebayang-bayang aja ama klappy coklat yang bertaburan chocochips. Menurutku bahan-bahan sudah ready semua dan siap dieksekusi. Ternyata oh ternyata....chocochips di rumah lagi abis. Terpaksa deh ganti haluan, bikin klappy pandan aja yuks. 

Sebenarnya ini sama aja dengan Klappy Wilton yang biasa kubuat, hanya diberi penambahan pasta pandan aja sehingga aromanya pun juga berubah. Warnanya juga pasti jadi hejoo kan yak :D Kalau warna hijaunya diperoleh dari perasan air daun suji, pastinya akan lebih cantik lagi. Berikut resepnya aku tuliskan disini ya

KLAPPERTAART PANDAN

Bahan :
1 liter susu cair
50 gr tepung terigu
50 gr tepung custard
50 gr maizena
200 gr gula pasir
6 kuning telur
150 gr margarin
1 sdt vanilla
1 sdm pasta pandan
3 butir kelapa muda, keruk dagingnya

Topping :
6 putih telur
1 sdt air jeruk nipis
4 sdm gula pasir
2 sdm tepung terigu
kismis (skip)
almond sangrai
red cherry
kayu manis bubuk untuk taburan

Cara Membuat :
- Larutkan tepung terigu, maizena, tepung custard dan telur dengan 300 ml susu, aduk rata hingga benar-benar halus dan tidak bergerindil. Sisihkan.
- Masak sisa susu bersama gula pasir kemudian masukkan larutan tepung. Aduk terus hingga mengental dan meletup-letup. Matikan api.
- Masukkan margarin, aduk hingga margarin leleh dan tercampur rata.
- Masukkan vanilla dan pasta pandan. Aduk rata.
- Masukkan kelapa muda, aduk rata.
- Tuang di alufoil cup atau pinggan tahan panas, oven dengan cara steam bake / au bain marie dengan suhu 170'C selama kurang lebih 20 menit.

Topping :
- Kocok putih telur hingga berbusa, masukkan air jeruk nipis sambil terus dikocok.
- Masukkan gula pasir sedikit demi sedikit dan terus dikocok hingga kaku.
- Masukkan terigu, aduk balik hingga tercampur rata.
- Masukkan ke dalam piping bag dan semprotkan di atas permukaan klappy. 
- Taburi seluruh permukaan dengan kayu manis bubuk dan beri topping almond, kismis, cherry atau chocochips.
- Oven kembali hingga topping kecoklatan.
- Angkat dan dinginkan.

Note :
- Steam bake / au bain marie adalah metode pengovenan di atas air yang bertujuan agar teksturnya tetap lembut.
- Letakkan klappy di atas loyang yang telah diisi air panas setinggi 1/4 bagian pinggan klappy kemudian masukkan oven.
 cm
- Apabila di tengah-tengah proses pemanggangan airnya habis, bisa ditambahkan lagi.
- Setelah dingin, simpan klappy ke dalam chiller karena lebih enak dinikmati dalam keadaan dingin.





Haruuum aroma pandannya. Gak nyesel deh karena gak teturutan bikin klappy coklat. Insya Allah lain waktu bikin lagi yang coklat biar gak penasaran. Selain bikin klappy pandan, aku juga bikin yang versi original. Tidak kalah enak pastinya. Just enjoy the pict ya





Klappy original...favorit anakku. Suka banget dengan teksturnya yang lembut. Makan 1 cup kecil gini, pastinya gak akan cukup ^_^

BANANA SPONGECAKE



Udah lama banget gak bikin banana cake. Kebetulan minggu lalu ada pisang kepok hasil kebun yang sudah matang. Karena minggu lalu banyak kesibukan dan ada acara keluarga di luar kota, jadinya udah gak sempat mengolah si pisang kepok. Jadinya pisangnya duduk manis aja di kulkas. Karena kebetulan minggu ini sudah luang waktunya, jadi disempetin deh untuk bikin banana cake.

Biasanya kalau bikin banana cake, seringnya memakai resep buttercake. Kali ini pengen nyobain bikin chiffon cake atau spongecake. Karena niat bikinnya malam hari setelah anak-anak sudah tidur, batal deh untuk bikin chiffon cake, karena udah kemaleman hihihi. Jadinya nyoba bikin dengan spongecake aja ya. Resep aslinya adalah resep milik Pak Sahak Pribadi dan aku buat 1/2 resep aja karena dikonversikan dengan loyang yang aku punya.

BANANA SPONGECAKE

Bahan A : 
5 kuning telur
3 putih telur
50 gr gula pasir
50 gr gula palem
10 gr cake emulsifier

Bahan B :
100 gr tepung terigu protein rendah (bisa juga pakai serbaguna)
15 gr maizena
15 gr susu bubuk
(campur dan ayak semua bahan menjadi 1)

Bahan C :
3 buah pisang ambon / kepok yang benar-benar matang ---> haluskan
1 sdm essens pisang

Bahan D :
100 gr margarin/butter, lelehkan

Cara Membuat :
- Siapkan loyang tulban diameter 22 cm, oles tipis dengan margarin dan taburi tepung. Sisihkan.
- Kocok bahan A hingga mengembang dan kental berjejak.
- Masukkan bahan B, aduk rata.
- Pisang yang telah dihaluskan diberi essens pisang dan masukkan ke dalam adonan. Aduk rata.
- Tuang margarin leleh, aduk balik hingga tercampur rata.
- Tuang ke dalam loyang dan panggang dengan suhu 170'C selama kurang lebih 40 menit hingga matang. Lakukan test tusuk dan test sentuh.
- Angkat dan dinginkan.





Suka banget dengan harumnya aroma pisang yang berpadu dengan aroma gula palem. Kerasa bener lho harumnya. Karena memakai base spongecake, maka tekstur cake ini menjadi lembut banget dan tentunya tidak sekokoh buttercake. Penggemar banana cake, Insya Allah bisa cocok dengan resep ini. ^_^

WINGKO TAPE



Wingko lagiiii.... ^^ Ketahuan banget kalau penguasa dapurnya penggemar wingko hihihihi. Ini bikinnya udah lama banget, sebelum hari raya Idul Adha, tapi fotonya kelupaan masih belum dipindah di kamera. Lagian narsis banget ya foto-foto wingko lagi, kan bulan lalu udah menarsiskan wingko juga di blog hahahah. It's oke ya.

Ceritanya dulu tuh aku belikan suamiku 2 bungkus tape singkong di tukang sayur. Kebetulan suamiku memang doyan banget ama yang namanya tape singkong. Ternyata tapenya enaaak. Kalau ngerasa tape enak gitu, pasti deh pikirannya langsung ke cake tape, proll tape ataupun tape goreng. Nah mumpung yang punya tape lagi santai di depan TV, aku ambil deh sebungkus tape singkongnya. Karena malas bikin yang ribet-ribet, jadinya dibikin campuran wingko aja. Jadilah wingko tape ^_^

Resepnya sama dengan yang pernah aku posting disini, cuma bedanya aku skip nanas dan diganti dengan tape singkong. Setelah wingkonya matang, ternyata owner tape singkongnya sempet nyariin tuh di kulkas :D Untungnya gak protes, maklum beliau juga suka dengan wingko.



TONGSENG DAGING SAPI



Gini niy nasib kalau kulkas masih dipenuhi dengan daging, jadinya mau gak mau ya ngolah daging lagi hihihi. Eh...kok kesannya jadi terpaksa gitu ya. Harusnya bersyukur dong..Alhamdulillah.
Sebenarnya sejak kemarin sudah banyak banget rencana untuk memperdayakan daging, jadi freezernya bisa lega sedikit. Maklum karena freezer yang penuh, jadi rencana untuk bikin nugget homemade jadi tertunda hihihihi (alasaan!!!! emang dasarnya males aja ^^). Dari sekian banyak ide yang ada, akhirnya kuputuskan untuk membuat tongseng daging sapi aja. Apalagi tuan besar juga mendukung banget. Padahal belum tentu juga aku bisa bikin tongseng lho, soalnya belum pernah bikin sendiri :D

Sedikit cerita nostalgia tentang tongseng, sejak kecil aku sudah sering menikmati menu ini. Dulu Papaku suka banget makan tongseng kambing. Favorit beliau adalah tongseng kambing yang terletak di daerah Kauman Yogyakarta. Konon penjual tongseng itu sudah ada sejak Papa masih kuliah di Yogyakarta dulu. Jaduuul banget kan. Setiap habis mudik Lebaran ke rumah mbah, Papa selalu mengajak kami jalan-jalan ke Yogyakarta dan menginap 1-2 malam. Menu yang wajib dicicipi ya pastinya tongseng kambing favorit. Seingatku di warung itu memang hanya menyajikan menu sate kambing, gule dan tongseng. Tongseng  yang disajikan dibuat sesaat setelah kita pesan dengan potongan daging yang cukup besar. Dagingnya sendiri selain menggunakan potongan daging yang memang ada di kuah gule juga memakai potongan daging dari sate kambing yang sudah dilepaskan dari tusuknya. Enaaak banget. Seiring berjalannya waktu (cieee...) Papa dan Mama mulai menghindari mengkonsumsi daging kambing dengan alasan kesehatan. Jadi kami sekeluarga udah gak pernah lagi deh mampir di warung tongseng tersebut.

Maksud hati memang kadangkala gak sejalan ya dengan kenyataan >.< Lagi-lagi pakai bahasa aneh nih hihihihi. Maksud hati pengeeen banget bisa bikin tongseng yang enak seperti yang dulu sering kami makan. Ternyata rasanya belum mirip, maklum bumbunya juga pakai jurus kira-kira. Mungkin memang karena tidak menggunakan daging kambing atau memang karena ada bumbu yang kurang. Selain itu memang aku tidak membuat sate terlebih dahulu untuk dimasukkan ke dalam olahan tongseng. Enak sih, buktinya laris manis lho tongseng buatanku (atau jangan-jangan karena gak ada lagi yang bisa dimakan yak :D). Tapi masih penasaran pengen bisa masak tongseng yang mirip dengan tongseng yang ada di daerah Solo atau Yogyakarta. Somebody help me??

Berikut ini resep dengan jurus kira-kira yang aku pakai ya....

TONGSENG DAGING SAPI

Bahan :
400 gr daging sapi, potong dadu
1 liter air untuk merebus
500 ml santan encer
3 lembar daun jeruk
1 batang serai, geprek
1 ruas jari lengkuas, geprek
3 butir cengkeh
1 batang kecil kayu manis
6 butir bawang merah, iris tipis dan goreng
3 siung bawang putih, iris tipis
daun kol secukupnya, iris kasar
1 buah tomat, potong-potong
1 sdt garam
2 sdt merica bubuk
4-5 sdm kecap manis
cabe rawit secukupnya
1 sdm minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus :
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 cm kunyit
1 ruas jahe
3 butir kemiri sangrai
1 sdt ketumbar butiran
1/2 sdt jinten
1/2 sdt garam

Cara Membuat :
- Rebus daging bersama air
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun jeruk, lengkuas dan serai. Tumis hingga matang.
- Masukkan tumisan bumbu halus ke dalam rebusan daging. Masak hingga daging empuk dan air menyusut.
- Tuang santan encer sambil terus diaduk perlahan agar santan tidak pecah.
- Masukkan cengkeh dan kayu manis. 
- Masukkan bawang merah, bawang putih iris, kecap manis dan bumbui kembali dengan garam dan merica hingga rasanya pas.
- Masukkan kol, masak sebentar hingga agak layu.
- Masukkan cabe rawit dan tomat. Masak kembali sebentar saja.
- Angkat dan hidangkan hangat bersama nasi putih.

Setelah aku tanya pendapat suamiku, beliau bilang rasa sih sudah oke, tapi kayanya kurang pedas mericanya. Menurut dia tongseng itu pedasnya dari merica. Daripada penasaran, sore harinya, aku tambahkan merica bubuk di tongseng dan aku masak kembali sebentar. Hasilnya....memang lebih enak, tapi menurutku tetap ada yang kurang. Apa ya kira-kira?? Hadeeeh tambah penasaran aja. Menurutku belum lulus nih ujian buat bikin tongseng :D

Yang bikin seneng, ternyata tongseng wannabe ala aku ini, disuka juga oleh anak-anakku. Alhamdulillah...senangnya melihat mereka berdua lahap sekali makannya. Jadinya sore tadi, dapurku sudah bersih deh. Nasi putih habis, tongsengnya juga sudah tandas tak tersisa. ^^




RAINBOW ROLL CAKE PART II



Akhir-akhir ini di grup sedang ramai dengan postingan RRC alias Rainbow Roll Cake. Beberapa waktu yang lalu aku sudah pernah bikin juga dan sudah diposting disini. Saat itu aku memakai base resep steamed rainbow cake. Kebetulan seorang teman lamaku Sari, pengen banget nyobain RRC ini dan minta tolong ke aku untuk buatin. Haaa....kesempatan emas deh untuk nyobain resep yang lagi rame di grup. Maklum aja ya, juragan dapurnya agak pemalas, jadi kalau gak karena orderan ya gak pengen bikin RRC ini wahahahaha.

Resep yang kupakai kali ini adalah resep milik mbak Besta Arlita dan kemudian kumodif lagi sesuai seleraku. Berikut ini resepnya, yang berwarna biru merupakan modif dari aku

RAINBOW ROLL CAKE

Bahan :
7 butir telur ukuran sedang
210 gr tepung terigu serbaguna (200 gr terigu, 5 gr maizena, 5 gr susu bubuk)
1 sdm cake emulsifier
1 sdt vanilla
1 sdm baking powder (1 sdt)
210 gr gula pasir (190 gr)
100 ml susu cair
pewarna merah, jingga, kuning, hijau, biru dan ungu

Cara Membuat :
- Siapkan 3 loyang 24x24x3 cm atau 2 loyang 30x30x3 cm, oles tipis dengan margarin, alasi kertas roti dan oles margarin kembali. Sisihkan.
- Campur dan ayak tepung terigu, maizena, baking powder dan susu bubuk. Sisihkan.
- Kocok telur, gula pasir dan cake emulsifier hingga mengembang dan kental berjejak. Tambahkan vanilla. Kocok rata.
- Masukkan campuran tepung, aduk rata.
- Masukkan susu cair, aduk balik hingga rata.
- Bagi adonan menjadi 3 bagian sama banyak, kemudian masing-masing bagian dibagi lagi menjadi 6 bagian dan beri warna merah, jingga, kuning, hijau, biru dan ungu.
- Masukkan adonan ke dalam piping bag dan semprotkan melintang di atas loyang.
- Kukus selama kurleb 10 menit dalam kukusan yang sudah dipanaskan.
- Angkat dan balikkan di atas kertas roti.
- Panas-panas gulung bersama kertas rotinya dan biarkan hingga hangat.
- Buka gulungannya dan beri filling selai atau buttercream. Gulung lagi sambil dipadatkan.




Karena ordernya hanya 2 loyang, maka ada sisa 1 loyang yang bisa kunikmati bersama keluarga. Tester donk ceritanya hihihih. Tester kok 1 loyang yak. Teksturnya lembut dan manisnya sesuai dengan selera keluargaku. Untuk yang lebih suka manis, gula bisa ditambahkan hingga 210 gr ya.



Bikinnya emang rempong beneer. Walau proses pengukusan hanya 3x (klakatku gak muat kalau ngukus 3 loyang sekaligus ^^), tapi yakin deh rempongnya gak kalah dengan kalau bikin rainbow cake yang proses pengukusannya selapis demi selapis. Malah menurutku lebih ribet bikin RRC ini deh. Kalau rainbow cake adonan yang sudah diwarnai tinggal tuang aja ke loyang kemudian kukus. Kalau RRC ini....setelah diwarnai masih ada beberapa proses yang harus dikerjakan euy.

Untuk Sari, RRC ini masing-masing aku beri filling buttercream dan chocolate cream. Alhamdulillah...beliau berkenan dan suka dengan RRC-nya. Thanks for ordering ya mbakyu Sari.


Adonan yang sudah dimasukkan ke dalam piping bag.


Cara menyemprotkan adonan ke dalam loyang, yaitu dengan arah melintang. Atau bisa juga sih dengan cara vertikal dan horisontal biasa. Sesuai selera ajah yaaa..

So...ingin melatih kesabaran dengan menaklukkan RRC? Pasti bisaaa...
Next project kita bikin yang versi panggang ya. ^_^ Now, happy steaming your RRC yaa