AYAM BAKAR PENYET



Ini dia salah satu menu penggugah selera makan, menurutku ya ^_^ Suka sekali dengan olahan penyet, mulai dari tempe penyet, ayam penyet hingga lele penyet. Yang tadinya gak selera makan kalau disodori menu penyetan, akhirnya bisa nambah-nambah deh nasinya :D
Sebenarnya menu penyetan sama saja dengan menu lauk dan sambal, tapi menurutku ada sensasi lain kalau lauk tersebut dipenyet dulu dengan sambalnya. Wuiih...asli tambah nikmat. Menu penyetan ini terkenal sekali di Jawa Timur. Kita bisa dengan mudah menjumpai warung-warung yang menjual berbagai menu penyet. Selain tempe dan ayam penyet yang menjadi favoritku, ada juga yang memakai tahu, telur dan iga sebagai lauk penyetan. Enak semua deh...

Kali ini aku membuat ayam bakar penyet. Bisa memakai resep ayam bakar dan sambal andalan masing-masing ya. Aku memakai resep Ayam Bumbu Jawa yang dulu sudah pernah kuposting. Kali ini aku tuliskan lagi ya...

AYAM BAKAR PENYET

Bahan :
500 gr ayam, potong sesuai selera
500 ml air kelapa
3 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam
1 batang serai, ambil bagian putihnya
1 ruas lengkuas
1 sdt asam jawa, larutkan dengan sedikit air
garam dan gula secukupnya

Bumbu Halus
8 butir bawang merah
6 siung bawang putih
2 sdt ketumbar
75 gr gula jawa

Bahan Sambal :
2 cabe merah besar, potong-potong
5 cabe rawit
1 sdt terasi goreng
2 butir bawang merah
1 buah tomat
garam dan gula pasir secukupnya
2 sdm minyak goreng

Pelengkap :
lalapan sesuai selera

Cara Membuat :
- Letakkan ayam di wajan, tambahkan bumbu halus, daun salam, daun jeruk, lengkuas, serai dan air asam jawa. Tuangkan air kelapa dan ungkep ayam hingga air habis dan bumbu meresap.
- Bakar ayam hingga terlihat efek bakarnya, angkat dan sisihkan.
- Sambal : panaskan minyak, tumis cabe merah, cabe rawit, bawang merah dan tomat hingga layu. Angkat
- Campur semua bahan sambal ke dalam cobek, haluskan.
- Letakkan ayam bakar di atas sambal, penyet atau tekan perlahan.
- Siap disajikan bersama pelengkap




Rasa ayam bakar yang manis dan legit dipadukan dengan sambal yang pedas....cocok banget. Silahkan disesuaikan dengan selera pedas masing-masing ya. Kalau aku sih gak berani juga yang terlalu heboh pedasnya.

Eh ya biar kata sudah memakai pelengkap lalapan, tapi bagiku kurang lengkap kalau makan ayam bakar tanpa urap. Kalau ini sih karna hoby makan urap kali ya hehehehe...
Happy Cooking time .....





ROLL IT UP YOUR RAINBOW CAKE



Request mendadak dari putriku, minta dibuatkan rainbow cake. Duuh....asli sebenarnya masih malas banget berurusan dengan rainbow, malas ribet dan cuci-cuci peralatannya maksudnya hihihi. Tapi demi juragan kecilku, gak boleh ada kata malas ya. Akhirnya aku putuskan membuat yang versi roll aja. Selain menghemat waktu, pastinya juga mengurangi peralatan perang yang harus dicuci kan . Kalau ini sih sebenarnya pemalas yang banyak alasan ya *wink*

Tetap memakai resep andalan Steamed Rainbow Cake, awalnya aku akan membuat 1/2 dari resep asli. Timbang-timbang bahan beres, tengok stok telur....laaah ternyata tinggal 3 butir saja >.<
Akhirnya resepnya dipotong lagi jadi 1/4 resep hahahaha. Edisi melas pokoknya. 
Biar kata bikinnya tetap ribet, belum lagi anakku yang kecil sibuk "membantu", akhirnya jadi juga rainbow roll cake-nya. Sayangnya saat menggulung ada beberapa bagian yang retak tuh, jadinya gak mulus deh. Padahal aku menggulung cake dalam keadaan hangat. Hmmm....memang harus latihan lagi niy ya.





Berikut adalah resep yang sudah dikonversi untuk loyang ukuran 22x22 cm yaitu 1/4 dari resep asli. Silahkan resep dikonversi lagi sesuai dengan ukuran dan kebutuhan ya...

RAINBOW ROLL CAKE

Bahan :
2 butir telur
75 gr gula pasir
1/2 sdt emulsifier
1/4 sdt vanilla susu
70 gr tepung terigu serba guna
75 ml minyak sayur kualitas baik
pewarna makanan merah, jingga, kuning, hijau, biru dan ungu

Filling :
selai, buttercream atau ganache

Cara Membuat :
- Siapkan loyang 22x22 cm, oles margarain, alasi dengan kertas roti dan oles tipis kembali. Sisihkan.
- Ayak tepung terigu, sisihkan.
- Kocok telur, gula pasir dan emulsifier hingga mengembang, kental berjejak.
- Masukkan terigu sambil dikocok dengan mixer kecepatan rendah hingga tercampur rata. Matikan mixer.
- Masukkan minyak sayur sedikit demi sedikit, aduk balik hingga rata.
- Bagi adonan menjadi 6 bagian, beri masing-masing bagian dengan pewarna, aduk rata.
- Masukkan masing-masing adonan ke dalam piping bag dan tuang ke dalam loyang.
- Kukus selama kurang lebih 15 menit. Angkat dan biarkan hangat.
- Hangat-hangat balikkan cake di atas kertas roti atau serbet bersih. Olesi dengan filling sesuai selera. Gulung dan padatkan.
- Dinginkan cake, siap dinikmati.





Biar kata masih belum cantik karena terdapat beberapa retakan, Alhamdulillah rasanya tetap enak. Laris manis euy...maklum jadinya kan emang kecil dan imut :D

KUE LUMPUR



Kue lumpur adalah salah satu jajanan tradisional favorit keluargaku. Teksturnya yang lembut dengan rasa manis dengan semburat gurih membuat kue yang satu ini disukai banyak orang. Kue lumpur sendiri cukup mudah dijumpai, namun tidak ada salahnya membuat kue lumpur homemade. Kebetulan masih ada persediaan kentang di rumah. Sempat bingung juga antara membuat kroket atau kue lumpur. Karena bahan-bahan untuk membuat kue lumpur tersedia semua, maka kuputuskan membuat kue lumpur saja. Kroket-nya next time ya. 

Sebenarnya sudah beberapa kali posting resep kue lumpur disini, antara lain kue lumpur pandan yang tentu saja bercita rasa manis dan juga kue lumpur gurih. Kali ini aku memakai resep kue lumpur NCC yang sudah menjadi resep andalan banyak bakul kue rumahan. Aku hanya membuat 1/2 dari resep aslinya.

KUE LUMPUR

Bahan :
250 gr gula pasir
3 kuning telur
2 putih telur
500 ml santan 
250 gr tepung terigu serba guna
500 gr kentang kukus ---> haluskan
100 gr margarin lelehkan
1/2 sdt vanili
1/2 sdt garam
kismis dan red cherry untuk taburan

Cara Membuat :
- Rebus santan bersama daun jeruk purut. Setelah mendidih, angkat dan dinginkan.
- Kocok gula pasir dan telur hingga gula larut, putih dan mengembang. Masukkan garam dan vanili sambil terus dikocok.
-  Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
- Masukkan tepung terigu dan kentang halus secara bertahapa sambil terus diaduk hingga rata.
- Masukkan margarin leleh, aduk rata.
- Panaskan cetakan kue lumpur, oles tipis margarin. Tuang adonan hingga 3/4 penuh dan tutup.
- Setelah 1/2 matang, taburi topping, tutup kembali dan biarkan matang. Angkat.




Toppingnya bisa disesuaikan sesuai selera ya. Kebetulan ada sedikit kismis oleh-oleh Mama saat umroh dan sebagai variasi aku memakai red cherry. Diberi topping nangka ataupun coklat enak juga lho...
Selain membuat yang versi original, aku juga membuat yang versi pandan namun cuma memakai pasta pandan saja. Lebih bagus lagi kalau memakai daun suji ya. Hmmm....kayanya aku juga kurang sreg dengan warna kue lumpur pandanku kali ini. Kurang cerah ya warnanya. So...next time kembali lagi memakai daun suji aja ya. 



STEAM BLACK FOREST ROLL



Apabila di kulkas hanya tersisa 2 butir telur sementara pengen menikmati cake yang nikmat, kira-kira bisa dibuat apa ya. Banyak sekali pilihannya mulai dari muffin, berbagai jenis buttercake sampai cake yang dikukus atau steam cake. Karena kebetulan masih ada sedikit whipcream bubuk dan dark cherry yang harus segera dipakai, maka kuputuskan untuk membuat steam black forest cake. Hmmm....looks so yummy right?

Basecake-nya memakai resep Browkus ala Ny. Liem yang memang sudah jadi resep andalanku selama ini. Tentu saja resepnya dikonversi sesuai dengan persediaan telur yang tinggal 2 butir, jadinya aku hanya membuat 1/3 dari resep asli dan memakai loyang ukuran 22x22x4 cm. Menurutku dengan memakai ukuran loyang tersebut, tebalnya sudah pas sehingga bisa dijadikan roll cake. Hasilnya memang imut-imut, jadi silahkan resep dikonversi kembali sesuai dengan kebutuhan ya.




STEAM BLACK FOREST ROLL 

Bahan :
2 butir telur suhu ruang
75 gr gula pasir
1/4 sdt emulsifier
45 gr tepung terigu serbaguna
15 gr coklat bubuk
35 gr dark cooking chocolate (DCC)
60 ml minyak sayur kualitas baik

Filling :
whipcream kocok
vla dark cherry

Topping :
DCC + whipcream + red cherry

Cara Membuat :
- Siapkan loyang ukuran 22x22x4 cm, oles tipis dengan margarin, alasi dengan kertas roti dan oles tipis kembali. Sisihkan.
- Campur dan ayak tepung terigu dengan coklat bubuk. Sisihkan.
- Kocok telur, gula pasir dan emulsifier hingga kental berjejak. Turunkan kecepatan mixer, masukkan campuran terigu dan coklat bubuk sedikit demi sedikit hingga tercampur rata. Matikan mixer.
- Tim DCC hingga leleh, matikan api. Tuang minyak sayur ke dalam DCC leleh, aduk rata.
- Masukkan campuran DCC dan minyak sayur ke dalam adonan sedikit demi sedikit. Aduk balik hingga tercampur rata.
- Tuang ke dalam loyang, ratakan. Masukkan ke dalam kukusan yang sudah dipanaskan dan tutupnya dibungkus serbet bersih. Kukus selama kurang lebih 15 menit.
- Keluarkan dari kukusan, biarkan hangat.
- Siapkan kertas roti yang ukurannya lebih besar dari ukuran loyang, balikkan cake di atasnya. Hangat-hangat gulung beserta kertas rotinya. Diamkan sejenak hingga set.
- Buka perlahan gulungannya, oles seluruh permukaannya dengan whipcream kocok dan vla dark cherry.
- Gulung kembali sambil dipadatkan.
- Hias sesuai selera

Untuk fillingnya bisa disesuaikan dengan selera. Bisa memakai buttercream, selai atau bahkan ganache. Kalau aku sih memang memanfaatkan bahan-bahan sisa hehehehe . Dekornya juga aku bikin yang simpel aja, memakai serpihan DCC leleh yang dibekukan kembali, whipcream dan red cherry. Kebetulan red cherry yang kupakai juga yang tanpa tangkai, maklum....kan tadi memang judulnya memanfaatkan sisa bahan *wink*




Alhamdulillah....rasa dan hasilnya tidak mengecewakan, bagiku lho yaaa :) Anggap saja menikmati real black forest roll. Karena ukurannya yang mini, gak heran kalau dalam sekejab sudah habis. Dinikmati saat sarapan dan sisanya buat cemilan di siang hari. 

Yuuks...dicobain bikin. Resepnya simple dan mudah membuatnya. Happy steaming and...roll it up your black forest ^_^



LONTONG SAYUR



Kalau kubilang ini lagi-lagi daily menu yang maksa banget. Pengennya tuh bikin lontong sayur ala lebaran, isiannya lengkap, bahkan syukur-syukur pakai pelengkap opor dan sambal goreng ati hehehehe. Berhubung ini lagi gak lebaran trus pengen lontong sayur, jadi dibuat seadanya aja. Harap maklum sebisa mungkin memasak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya tapi hasilnya tetap sesuai dengan selera keluarga ^_^

Di alun-alun kota kecilku, ada penjual nasi kuning dan lontong sayur. Menurutku memang kurang tepat disebut lontong sayur karena hanya terdiri dari tahu tempe dan kentang. Terkadang di hari Minggu, aku sering membelinya sebagai menu sarapan, sekalian juga beli nasi kuning buat anak-anak. Kalau gak hari Minggu mana sempat beli ya, adanya harus menyiapkan sarapan sendiri :)
Karena gak mungkin juga sering-sering jajan makanan di luar, jadi harus bikin sendiri. Kebetulan iseng-iseng aja hasilnya kufoto, siapa tau bisa jadi inspirasi menu besok. Untuk lebih lengkapnya bisa ditambahkan labu siam atau kacang panjang ya, biar cocok dinamakan lontong sayur. Eh ya untuk lontongnya aku gak bikin sendiri, tinggal beli aja di tukang sayur langganan :D

LONTONG SAYUR 

Bahan :
2 blok tahu potong dadu ---> goreng sebentar hingga berkulit
1/2 papan tempe, potong dadu
200 gr kentang, kupas dan potong dadu
labu siam potong memanjang (skip)
kacang panjang, potong-potong (skip)
3 cabe merah, iris tipis
2 lembar daun salam
1 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
1 ruas lengkuas, memarkan
1000 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 sdm minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus :
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 butir kemiri sangrai
5 cabe rawit
garam dan gula secukupnya

Pelengkap :
lontong atau ketupat
bubuk kedelai

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun salam, lengkuas dan serai. Aduk rata.
- Tuang santan dan aduk-aduk agar santan tidak pecah.
- Masukkan tahu, tempe dan kentang. Masak hingga mendidih.
- Test rasa, tambahkan garam dan gula secukupnya hingga rasanya pas.
- Angkat dan siap disajikan.




Gampang aja kan bikinnya. Rasa kuahnya yang gurih dan pedas mirip sekali dengan yang dijual di alun-alun itu heheheh. Next time bisa dibuat juga pelengkapnya ya. Biar serasa suasana lebaran ^_^

Untuk lauk pelengkap, sebenarnya sama sekali gak nyambung lho karena aku bikin pindang yang dimasak bumbu merah hehehehe. Biar kata gak cocok ya dicocok-cocokin aja ya, maklum ikan bumbu merah adalah menu kesukaan suamiku. Ini dia penampakan ikannya.....



Menggoda banget ya penampilannya. Sesuai banget dengan rasanya yang memang pedaaasss...

AYAM KREMES ALA MBOK BEREK



Ayam kremes lagi untuk menu makan siang keluargaku. Kebetulan beberapa waktu yang lalu browsing resep yang sekiranya bisa aku praktekkan di dapurku. Maklum aja ya, suka banget mati gaya dalam menyusun menu untuk keluarga. Kemampuan memasak yang masih pas-pasan, ditambah lagi harus bisa membagi waktu dengan baik, agar pekerjaan lancar tapi tetap bisa menyediakan menu sesuai selera keluarga. Eh....kok jadi panjang lebar gini ya heheheh.

Setelah browsing sana sini, akhirnya aku mampir di multiply-nya Mbak Silvy. Ada resep ayam kremes ala Mbok Berek yang konon didapatnya langsung dari cucu Mbok Berek. Nah jadi penasaran kan pengen cobain. Yang pasti ayam goreng kremes Mbok Berek kan memang sudah cukup terkenal ya. Resep kremesnya berbeda dengan yang dulu pernah kuposting disini. Jadi pengen membandingkan hasil diantara kedua resep ini. Berikut resep dari multiply Mbak Silvy yang sudah kumodif sesuai selera keluarga...

AYAM KREMES ALA MBOK BEREK

Bahan :
1 ekor ayam kampung, belah (boleh juga pakai ayam negeri ya)
5 siung bawang putih
1 sdm ketumbar halus
3 daun salam
2 cm kunyit, parut
1 cm lengkuas, memarkan
1 sdm garam
air secukupnya untuk mengungkep ayam

Bahan untuk kremes :
3 sdm munjung tepung tapioka
1 sdm peres tepung beras
1 gelas air kaldu sisa ungkepan ayam

Pelengkap :
lalapan sesuai selera
sambal terasi

Cara Membuat :
- Letakkan daun salam di wajan, letakkan ayam dan bumbu-bumbu lain di atasnya. Tuang air.
- Rebus dengan api besar, setelah mendidih kecilkan api dan terus rebus hingga ayam lunak serta bumbu meresap.
- Setelah empuk, angkat ayam dan tiriskan. Ambil sisa air rebusan untuk membuat kremes.
- Campur tepung tapioka dan tepung beras, tuangi air sisa rebusan. Aduk rata. Ambil sebagian adonan untuk melumuri ayam.
- Panaskan minyak yang cukup banyak, goreng ayam hingga kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
- Kecilkan api, tuang adonan kremes di wajan (tuangkan dengan jarak yang agak tinggi dari wajan). Adonan jangan diaduk. Setelah kremes berwarna kecoklatan, angkat dan tiriskan.
- Siapkan piring saji, letakkan ayam dan beri taburan kremes di atasnya. Sajikan bersama lalapan dan sambal favorit.




Kremesannya kurang coklat ya hehehehe. Soal rasa...dijamin deh yang ini juga enak. Segera setelah matang dan jepret seadanya, ayam kremes ini kumasukkan ke dalam lunch box Naira, ditambah dengan sayur asem, siap diantar ke sekolah untuk menu maksinya. Hasilnya....tandas tak tersisa. Alhamdulillah...
Kata Naira, ini buatan Bunda ya? Enaaaak...makasih ya Nda. Seneeeng banget dengernya. ^_^



Dan ini dia penampakan sambel-nya. Bisa bikin nambah-nambah deh....
Happy cooking yaaa...

DONAT KENTANG


Akhirnya kesampaian juga bikin donat sendiri. Actually...sebenarnya bukan pertama kali ini bikin donat, tapi selama ini kalau bikin donat seringnya cuma bantuin Mama. Jadi gak pernah deh posting tentang donat. Nah kalau yang ini bener-bener aku lho yang bikin. Mulai dari menyiapkan bahan, nguleni, menggoreng dan menghias semua aku lakuin sendiri. Duuh...gitu aja bangga ya heheheheh. Jadi boleh deh donk kalau yang ini diposting di blog.

Kali ini aku memakai resep donat kentang NCC yang sudah terkenal enak dan empuk. Sudah banyak yang membuktikan kesaktian resep donat ini (halaah....kok sakti ya). Tapi bener deh...silahkan dibuktikan sendiri kalau resep donat kentang ini enak. Aku sengaja menyisakan 1 donat untuk dimakan keesokan harinya, tetap enak dan empuk lho. Untuk yang penasaran, mari singsingkan lengan baju untuk menguleni adonan donat ^_^




DONAT KENTANG
source : NCC

Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr susu bubuk
11 gr ragi instan
200 gr kentang kukus ---> haluskan dan dinginkan
100 gr gula kastor
75 gr mentega
1/4 sdt garam
4 kuning telur
100 ml air dingin

Cara Membuat :
- Campurkan tepung terigu, susu bubuk, gula halus dan ragi. Aduk hingga rata.
- Tambahkan kentang halus, masukkan kuning telur dan tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga rata dan setengah kalis.
- Tambahkan garam dan mentega, terus uleni hingga kalis dan elastis. Diamkan selama kurang lebih 20-30 menit, tutupi dengan serbet lembab agar adonan tidak kering.
- Kempiskan adonan, bagi dan bentuk bulat (aku bagi menjadi berat 50 gr dan dicetak menggunakan cetakan donat). Diamkan selama kurang lebih 20-30 menit.
- Goreng donat dengan api sedang cenderung kecil hingga kecoklatan.
- Angkat dan tiriskan. Setelah dingin bisa diberi topping sesuai selera.




Ternyata menghias donat itu gak mudah ya. Lihat aja tuh, topping donatku berantakan semua >.<
Benar-benar butuh ketelatenan biar toppingnya bisa cantik dan rapi. 

Berikut ini beberapa tips sukses membuat donat kentang yang lagi-lagi aku lihat dari NCC
- Siapkan semua bahan dengan baik, tanpa ada yang tertinggal satupun, termasuk garam lho yaaa.
- Seperti halnya membuat roti, harus selalu diingat kalau ragi dan atau mentega gak boleh ketemu garam, karena nanti raginya mati dan tidak bisa mengembangkan adonan. Jadi masukkan garam dan mentega setelah adonan setengah kalis.
- Haluskan kentang sampai benar-benar halus sehingga adonannya bisa licin.
- Kentang halus dimasukkan setelah benar-benar dingin ya. Kalau masih panas dimasukkan adonan, bisa mengakibatkan ragi mati dan tidak berfungsi.
- Uleni adonan hingga kalis elastis sehingga ketika dibulatkan permukaannya halus licin sehingga donatnya bisa cantik setelah digoreng.
- Selalu gunakan api sedang, agar donat tidak cepat gosooong.
- Gunakan sumpit, buat gerakan memutar pada lubang donat ketika donat mulai digoreng dan merekah agar bentuknya membundar cantik. Gerakan memutar ini juga membantu terbentuknya donat yang bundar.
- Setelah salah 1 sisinya kecoklatan, segera balikkan dan teruskan menggoreng hingga sisi yang lain kecoklatan. Segera angkat dan tiriskan.



Udah capek nguleni, malas deh melelehkan coklat aneka warna, jadi harap maklum ya kalau cuma ada warna coklat dan putih aja. Penguasa dapurnya udah capek dan kekenyangan ngicip donat ^_^



Tuh lihat tekstur donatnya, kelihatan empuknya kan. Ssst...makan 1 pasti kurang lho terutama bagi yang lagi lapar berat xixixixixi....


Setelah proofing....siap untuk digoreng.


Cihuuuy.....sudah matang semua, siap untuk dihias dengan aneka topping :D

Alhamdulillah....akhirnya tuntas rasa penasaran bikin donat sendiri tanpa bantuan yang lain. Capek pastinya, tapi semua terbayar lunas setelah donatnya jadi dan dinikmati keluarga. So...let's make homemade donuts...

MEAT & PINEAPPLE PIZZA

Udah lamaaa banget gak bikin pizza. Entah kenapa hari ini tiba-tiba pengen bikin pizza, padahal jadwal dan kerjaan hari ini lumayan padat. Tapi namanya lagi kepengen ya akhirnya disempet-sempetin deh, demi membayangkan pizza homemade di meja makan euy...:D

Dan...ini lah pizza yang siap disantap sore tadi..


Sebenarnya judul yang tepat sih pizza maksa. Gimana gak maksa karena pakai bahan-bahan yang ada di rumah aja. Kebetulan cuma punya daging giling, sosis dan nanas!! Ya udah lah dipakai itu aja, lagian untuk beli bahan yang lain udah malas keluar rumah karena seharian udah ngider aja kaya setrikaan >.<
So...untuk toppingnya bisa disesuaikan dengan selera ya. Bisa memakai jamur, seafood, ayam, atau bahkan meat lover. Anything you have..anything you like ^_^

Untuk resep dough pizza-nya aku pakai resep dari Femina jadul, udah gak tau lagi tahun terbit dan edisi berapa karena udah digunting jadi kliping.  Dulu udah pernah bikin juga dengan resep dough ini dan suka banget dengan hasilnya yang empuk. Karena dulu belum sempat posting di blog, kali ini aku tuliskan lagi ya. Eh ya aku cuma bikin 1/2 dari resep berikut. Udah capek mau nguleni terlalu banyak, maklum masih pakai mixer 10 jari heuheuheuuu....

MEAT & PINEAPPLE PIZZA

Dough Pizza

Bahan A
200 gr tepung terigu protein tinggi (misalnya merk Cakra)
1/2 sdt ragi instan (misal merk fermipan, SAF)
150 ml air es

Bahan B
150 gr terigu protein tinggi 
100 gr terigu protein sedang (misal merk segitiga biru)
1 sdt ragi instan
40 gr gula kastor
30 gr susu bubuk full cream
2 kuning telur
100 ml air es
1 sdt garam
50 gr margarin

Topping :
Saus pizza
250 gr daging giling ---> tumis hingga matang
4 buah sosis, potong-potong
1 buah nanas, potong sesuai selera
keju mozarella secukupnya ---> parut

Olesan :
kuning telur

Cara Membuat  Dough Pizza :
- Campurkan bahan A, aduk rata dan diamkan kurang lebih selama 60 menit.
- Campur terigu, ragi, gula dan susu bubuk pada bahan B. Aduk hingga rata dan masukkan campuran bahan A. Uleni hingga rata.
- Masukkan kuning telur dan tambahkan air es sedikit demi sedikit hingga kalis. 
- Tambahkan garam dan margarine, teruskan menguleni hingga kalis elastis. Diamkan selama 30-45 menit (tergantung cuaca juga ya) atau hingga mengembang 2x lipat. Tutup dengan serbet bersih yang lembab agar adonan tidak kering.
- Kempiskan adonan dan dough siap digunakan. 

Penyelesaian :
- Letakkan dough di atas loyang dan gilas tipis hingga menutupi seluruh permukaan loyang (bisa juga bagian tepi dibentuk sesuai selera).
- Taburi keju mozarella di seluruh permukaan loyang, kemudian olesi dengan saus pizza.
- Tata topping di atasnya dan taburi kembali dengan keju mozarella.
- Oles bagian tepi pizza dengan kuning telur.
- Panggang dengan suhu 180'C selama kurang lebih 15 menit (jangan overbake ya).
- Keluarkan dari loyang, hidangkan hangat dengan saus sambal favorit.

Untuk saus pizza-nya atau bisa juga bisa dilihat resepnya disini ya. Nah karena tadi emang gak ada persiapan, jadinya aku hanya membuat dengan menggunakan pasta tomat aja, lagi gak punya tomat segar. Tetap kutambahkan daging giling di adonan saus pizza-nya, jadi mirip dengan bolognese sauce.  Memakai jurus cemplang-cemplung aja hihihi...jadi takarannya sesuai selera lidahku saat test rasa. Kurang lebih resepnya seperti berikut ya...

Bahan saus pizza :
1 kaleng kecil (170 gr) pasta tomat (aku pakai Del Monte)
1/2 bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
100 gr daging giling
1 sdt garam
3-4 sdm gula pasir (bisa ditambahkan sesuai selera)
1/2 sdt merica bubuk
1 sdm oregano
50 ml air
1 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, masukkan bawang bombay dan bawang putih. Tumis hingga harum dan layu.
- Masukkan daging giling, aduk hingga berubah warna.
- Masukkan pasta tomat, aduk rata. Bumbui dengan garam, gula dan merica bubuk.
- Masukkan air sedikit demi sedikit. Masak hingga saus mengental. Test rasa hingga pas.
- Masukkan oregano, aduk rata.
- Angkat dan siap digunakan.



Walaupun memakai topping seadanya, tapi tetap aja toppingnya melimpah ruah. Sampai berjatuhan ketika dipotong heheheh. Kan biar puas makannya ya. Bagian tepi pizza aku isi dengan keju mozarella, tapi sayang ya bentuknya kurang rapi dan menarik. Maklum masih belajaran dan emang badan terasa capeeek banget, tapi maksa banget nge-pizza sendiri :)

Untuk yang pengen membuat pizza homemade, dan ingin membuat dough ala roti, dicobain yuk resep dough diatas. Kalau aku memang sudah cocok dengan resep ini, karena doughnya empuk. Memang menyesuaikan selera masing-masing ya, ada juga yang senang dengan dough yang tipis dan krenyes-krenyes, ada juga yang suka dengan dough ala roti yang empuk. Semua kembali kepada selera ^_^








MACARONIE SCHOTEL FOR MBAK DEVI


Makutel ini special kubuat untuk Mbak Devi kakak iparku. Kebetulan beliau memang penggemar makutel. Niatnya pengen bikin makutel bolognese, tapi ternyata lupa gak beli daging giling berlebih. Ganti haluan, bikin makutel biasa aja, tetap memakai saus bechamel yang ngeju banget. Karena tidak punya stok mozarella, jadinya aku hanya memakai keju cheddar dan quick melt. Rasanya sudah pas menurutku.

Sebagai variasi, aku menambahkan adonan choux pastry sebagai toppingnya. Jadi bisa dibayangkan perpaduan makutel yang lembut dan ngeju dengan topping adonan sus yang renyah. So yummy....
Sisa adonan aku letakkan di personal cup. Sst...adek kalau makan, 1 cup juga pasti kurang lho ^_^

Alhamdulillah dapat BBM dari mbak Devi kalau berkenan dengan makutelnya. Katanya ada perasaan 'guilty pleasure' setiap makan makutel, soalnya susah banget untuk berhenti xixixixi. Sesekali it's oke ya mbak.



IT'S JUST "MIEGOR"



Postingan yang gak penting yah, karna kebetulan aja lagi iseng foto-foto miegor alias mie goreng. Padahal juga nothing special di miegor-nya. Lihat aja tuh, sayurnya kurang, cuma pakai wortel aja. Pokoknya miegor asal cemplung aja deh, pakai bahan-bahan yang kebetulan masih ada di kulkas.
Ceritanya Naira minta dibuatin mie goreng untuk makan siangnya. Kebetulan seminggu 3x dia ada tambahan pelajaran di sekolah, jadinya pulangnya sekitara pukul 14.00. Seperti biasa, pasti aku tanya dia mau makan siang pakai menu apa. Karena Naira request miegor, tentunya harus aku buatkan donk.

So...jadilah miegor ala kadarnya ini. Pelengkapnya terdiri dari wortel, sosis, ayam dan udang. Sengaja tidak dicampurkan telur karena telurnya kubuat telur mata sapi. Bumbu-bumbunya juga simpel hanya memakai bawang merah, bawang putih, merica bubuk, kemiri, kecap manis, garam dan gula secukupnya. No MSG, No kaldu bubuk. Alhamdulillah rasanya juga enak....




TRIPLE UPSIDE DOWN CAKE (LBT#17)



Alhamdulillah sampai juga di challenge LBT#17. Tema kali ini adalah Upside Down Cake alias cake yang disajikan dibalik. Maksudnya adalah bagian bawah cake yang sudah kita hias sedemikian rupa sebelum dioven ketika matang akan dijadikan bagian atas cake. So...setelah matang kita gak usah hias menghias lagi deh. Untuk dasar cake kita bisa menggunakan buah-buahan, kacang-kacangan ataupun biskuit. Rasanya pun juga tidak harus manis, tapi bisa juga yang gurih. Untuk base cake yang digunakan sebaiknya menggunakan buttercake karena resiko bantat atau gagal lebih kecil dibanding apabila kita menggunakan spongecake.

First of all, I have no idea 'bout this cake. Bahkan ketika teman-teman sudah mulai setor PR sejak tanggal 11 September lalu, aku masih belum menemukan resep yang sesuai dengan kemauanku. Disaat teman-teman sudah mulai upload hasil karyanya yang cantik-cantik, aku malah sibuk bikin klepon >.<
Pada dasarnya aku kurang suka dengan tekstur buttercake yang cenderung beremah, padat dan lebih mengenyangkan. Kecuali DFC ya...kalau itu aku suka banget hehehehe. Setelah browsing sana sini, akhirnya aku memutuskan memakai Butter Cheese Cake dari NCC. Resep asli bisa diklik disini. Karena di tempatku susah untuk mendapatkan cream cheese maka aku memakai homemade cream cheese alias cream cheese gadungan hehehe. Tetap pede aja kalau hasilnya tetap enak :)

Kunamakan Triple Upside Down Cake karena cake ini terdiri dari butter cheese cake sebagai base cake-nya dan oreo serta strawberry sebagai hiasannya.
Karena kalau kusebutkan semua judulnya jadi panjang banget, jadi kunamakan aja Triple Upside Down Cake. Maksa ya :D


TRIPLE UPSIDE DOWN CAKE

Bahan A:

200 gr butter (aku pakai 150 gr butter, 50 gr margarin)
175 gr cream cheese (aku pakai cream cheese homemade)
175 gr gula kastor (aku pakai 160 gr)
5 butir kuning telur
1/2 sdt kulit jeruk lemon (skip)

Bahan B:
225 gr tepung terigu protein sedang
11/2 sdt baking powder

Bahan C:
5 putih telur
1 sdt air jeruk lemon (aku pakai air jeruk nipis)

Bahan D:
Biskuit oreo secukupnya (buang krim-nya)
stawberry secukupnya, belah menjadi 2

Cara Membuat :
- Siapkan loyang bulat ukuran 22cm (aku pakai ukuran 20 cm dan masih ada sisa adonan). Poles margarin, alasi kertas roti dan poles tipis kembali. Panaskan oven 175'C.
- Tata oreo dan strawberry di dasar loyang sesuai selera. Sisihkan.
- Kocok butter dan cream cheese hingga mengembang dan pucat. Masukkan gula kastor sedikit demi sedikit sambil terus dikocok.
- Masukkan kuning telur sambil terus dikocok. Matikan mixer.
- Ayak bahan B ke dalam adonan, aduk balik hingga tercampur rata. Sisihkan.
- Dalam wadah terpisah, kocok bahan C hingga kaku lalu secara bertahap campurkan ke adonan kuning telur. Aduk balik hingga rata.
- Tuang ke dalam loyang kemudian oven hingga matang selama kurang lebih 45 menit (tergantung masing-masing oven ya). Lakukan test tusuk dan test sentuh.
- Setelah matang, balikkan loyang dan kelupas perlahan kertas rotinya.
- Dinginkan.

Deg-degan banget ketika balikinnya, takuuut aja kalo gagal. Begitu dibalik....taraaa...Alhamdulillah upside down cake-nya jadi ^_^. Teksturnya lebih lembut dibanding buttercake biasa, mungkin karena putih telur dikocok terpisah ya. Selain itu aku juga menggunakan butter pilihan yang biasa kupakai ketika membuat lapis surabaya. Haruuum banget deh.
Karena baru bikin selai strawberry homemade, aku suka banget makan cake ini dengan dioles selai stawberry. Anggap aja makan JCC ya ^_^



Tuh kan....seperti Japanese Cheese Cake aja kan kalau udah dikasih selai strawberry hihihih. Maksaaa. 



Nah ini dia homemade cream cheese alias cream cheese gadungan yang kubuat tadi. Untuk membuat 175 gr cream cheese sesuai resep, aku memakai 25 gr unsalted butter, 75 gr keju cheddar yang diparut halus dan 75 ml susu UHT plain. Semua bahan dicampurkan dan ditim dengan api kecil hingga larut seluruhnya serta keju juga menjadi lembut. Enak juga kok rasanya walau memakai cream cheese gadungan. Monggo dicobain juga yaaa...



Oreo dan strawberry yang ditata di dasar loyang sebelum dituang adonan.



Bahan-bahan triple upside down cake yang kupakai memanfaatkan yang ada di rumah aja. Karena baru sembuh dari sakit, jadi udah gak sempet lagi untuk belanja macam-macam.



Adek lagi disuapin sepotong triple upside down cake. Susaaah banget fotoinnya, jadinya burem gitu deh. Senangnya dia suka ama cake ini ^_^

Challenge #17 LBT selesai. Alhamdulillah dapat wawasan dan ilmu baru. Thanks Host dan teman-teman LBT. Sukses selalu buat LBT'ers. Hugs...

KLEPON UBI RAINBOW



Udah lama juga pengen bikin klepon ubi lagi. Karena ketumpuk dengan resep-resep lain yang pengen dicobain, akhirnya kalah deh si klepon ubi ini. Kebetulan ada ubi putih yang dibawa tukang sayur, jadi inget lagi deh ama klepon ubi ^_^ Sebenarnya pengennya sih klepon ubi ungu atau ubi merah, tapi karena adanya ubi putih, it's oke lah yang penting ubi.

Entah karena iseng atau karena kebayang-bayang ama klepon yang berwarna ungu, akhirnya buka kotak ajaib yang isinya segala pasta dan pewarna makanan deh. Dibikin klepon ubi rainbow yuuk. Latah lagi dengan segala sesuatu yang bernuansa rainbow? Maybe yess heheheheheh. Jangan khawatir karena klepon ini untuk dinikmati seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anakku yang masih kecil, juga untuk dikirim ke rumah orang tuaku, jadi aku gak pernah pakai pewarna makanan yang sembarangan donk, apalagi pewarna tekstil. Big NO. Jadi selalu gunakan pewarna makanan yang sudah ada sertifikasi BPOM dan ada label halal-nya ya baik itu untuk keluarga ataupun untuk customer kita. 




Resep klepon ubi sebetulnya dulu sudah pernah aku posting, tapi aku tuliskan lagi ya....

KLEPON UBI RAINBOW

Bahan :
 500 gr ubi putih
125 gr tepung tapioka
1/4 sdt garam
125 gr gula merah, parut halus
1/2 butir kelapa, parut memanjang (kukus selama kurleb 10-15 menit)
pewarna merah, orange, kuning, hijau, biru dan ungu (masing-masing kurleb 1/2 sdt)
air secukupnya untuk merebus

Cara Membuat :
- Kupas ubi, cuci bersih dan kukus hingga empuk. Panas-panas haluskan hingga lembut. Dinginkan.
- Campurkan ubi dengan tepung tapioka dan garam, aduk rata hingga bisa dipulung.
- Bagi adonan menjadi 6 bagian, beri masing-masing bagian warna merah, orange, kuning, hijau, biru dan ungu.
- Ambil sejumput adonan, pipihkan beri gula merah secukupnya dan bentuk bulatan. Lakukan hingga semua adonan habis.
-Didihkan air, masukkan klepon secukupnya ke dalam air dan biarkan sampai mengambang. Angkat dan tiriskan.
- Gulingkan di atas kelapa parut hingga seluruh permukaannya tertutupi kelapa.
- Siap disajikan.

Note :
- Ada berbagai jenis ubi, ada yang mempunyai kadar air sedikit dan banyak. Jadi sebenarnya penggunaan tepung tapioka tergantung pada jenis ubi yang kita pakai. Masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sampai adonan dirasa bisa dipulung.
- Apabila setelah dicampur dengan tepung tapioka adonan dirasa masih susah dibentuk, bisa ditambahkan sedikiiit saja air dan kita bisa mencoba membentuknya kembali.
- Untuk mengurangi klepon yang terlalu lengket, aku biasanya menyiapkan 1 wadah besar berisi air matang. Jadi setelah klepon yang sudah mengambang diambil dengan menggunakan serok atau saringan, celupkan sebentar saja di wadah berisi air matang tersebut, baru kemudian ditiriskan. CIIIW ya...


Sebenarnya gak puas banget deh kalo foto-foto tapi gak pakai daun pisang. Karena paginya lagi repot ngurus kerjaan yang lain, jadi gak inget deh kalau gak punya daun pisang. Ada sih banyak banget di kebun belakang rumah Mama, tapi mau pergi kesana buat ngambil kok ya malas banget euy >.< Jadilah foto-foto klepon ini tanpa sedikitpun daun pisang hihihihi.



Hap...hap...ternyata Adek doyan juga ama klepon walau masih belepotan maemnya. Kalau kakak Naira jangan ditanya lagi, karena dia penggemar klepon sama seperti Bundanya. Alhamdulillah...


I submit klepon ubi rainbow for NCC Rainbow Week ^_^

PROLL TAPE KEJU IN CUP

Kebetulan hari ini ada orderan beberapa loyang proll tape keju. Alhamdulillah. Seperti biasanya aku buat adonan sekaligus dan dipanggang bersamaan juga biar irit waktu dan tenaga donk. Ada sedikit sisa adonan akhirnya aku masukkan ke dalam cup, lumayan dapat 4 cup bisa buat icip-icip di rumah. Dan ini dia penampakannya ^_^




Aslinya proll tape di loyang aku beri taburan kismis, selain taburan keju yang seabreg tentunya. Untuk versi cup ini, terpaksa aku skip kismisnya karena terburu-buru untuk segera memasukkan ke dalam oven. Actually....aku kurang puas dengan hasil akhirnya yang kurang high dome menurutku. Entah karena faktor pengisian yang kurang banyak atau karena aku sejak awal pengovenan menggunakan suhu sedang (kurleb 165'C) atau bisa juga karena resep proll tape ini memang tanpa bahan tambahan sama sekali. Bahan tambahan yang dimaksud misalnya baking powder, baking soda ataupun emulsifier. 

Resep yang kupakai masih tetap resep dari Mbak R seperti yang dulu pernah kuposting disini. Suka banget dengan hasil resep tersebut karena menghasilkan proll tape yang moist dan ringan walau tanpa bahan tambahan sama sekali. Soal rasa jangan diragukan lagi....enak pastinya, asal gak bantat lho ya. Cobain deh resepnya, trully recomended!!

Tekstur dalam proll tape in cup bisa dilihat di foto berikut


Kelihatan kan moist dan ringan tidak berat seperti proll tape pada umumnya. Jadi sebenarnya niy....1 cup gak cukup lho, tapi karena jadinya tadi cuma 4 cup ya harus dibagi rata serumah biar bisa ngerasain semua. Hahahahah....edisi melas :D

SPIKU (LAPSUR) NCC


Cihuuuy...akhirnya kesampaian juga bikinin request suamiku ini. Requestnya udah lama, sejak sebelum Lebaran euy, untunglah beliau sejak awal sudah bilang kalau bikinnya ntar-ntar aja kalau kerjaan udah beres semua dan gak repot lagi. Setelah urusan cookies lebaran selesai, langsung sibuk packing dan persiapan mudik, akhirnya bikin pesanan beliau ini baru kesampaian minggu lalu deh >.<  Maafkan ya Ayah....

Suamiku memang penggemar spiku atau lapis surabaya, karena memang terkenal enak ya. Lembut dan harum butternya benar-benar bikin nambah dan nambah lagi deh. Kalau dulu aku pernah posting lapis surabaya dengan resep mbak R dan menggunakan spongecake methode yang bisa dilihat disini. Kali ini aku membuat dengan resep NCC. Sama enaknya. Asalkan memakai butter berkualitas baik dan tidak bantat, tanggung deh..spiku atau lapsur tuh enak banget.

SPIKU (LAPSUR) NCC

Bahan untuk setiap lapis :
10 butir kuning telur
100 gr gula pasir (aku pakai gula kastor)
125 gr mentega kocok (aku pakai 100 gr wisjman + 25 gr blueband cake and cookies)
50 gr tepung terigu (aku pakai protein rendah, ex : Kunci)

Filling :
blueberry paleta (bisa juga memakai selai nanas, selai strawberry, buttercream atau choco ganache)

Cara Membuat :
- Kocok telur dan gula hingga kental. Matikan mixer.
- Masukkan mentega kocok, aduk rata.
- Masukkan tepung terigu, aduk balik perlahan hingga rata,
- Tuang ke dalam loyang 22x22x4 cm, oven dengan suhu sedang (kurleb 170'C) hingga matang --> ovenku kurleb 30 menit, tergantung masing-masing oven ya, lakukan tes tusuk dan tes sentuh.
- Buat 3 lapisan, yaitu 2 lapisan kuning dan 1 lapisan coklat. Lapisan coklat bisa dibuat dengan menambahkan coklat bubuk atau pasta BF atau pasta coklat biasa.
- Angkat dari oven, balik dan dinginkan di atas cooling rack.

Assembly :
- Setelah dingin, ambil selapis spiku, oles permukaannya dengan filling dan letakkan lapisan coklat di atasnya, oles filling kembali. Letakkan lapisan spiku terakhir di atasnya.
- Trim sedikit sisi-sisinya agar rapi



Kenapa warna lapisan coklatnya kok pucat gitu?? Harap maklum ya, karena aku udah kelabakan nyari pasta BF-ku yang entah ngumpet dimana. Jadinya pakailah jurus kepepet, pakai pasta tiramisu hihihi. Jadinya gitu deh warnanya >.<

Kebetulan aku bikin spiku ini di siang hari di saat suamiku sedang shaum....jadi maafkan ya kalau aromanya udah menggoda yang lagi shaum ^_^. Alhamdulillah spiku ini bisa jadi takjil di saat berbuka. Kata suamiku, rasanya sebanding dengan aromanya tadi siang heheheheh. Dinikmati bersama secangkir teh hangat...pas sekali. Terima kasih ya Rabb...



KLAPPERTAART POTONG


Pengen mencoba klappertaart versi lain?  Yuk kita coba bikin klappertaart potong atau klappertaart kering. Sesuai dengan namanya, tekstur klappertaart ini berbeda dengan yang biasa aku bikin. Kalau klappertaart wilton baik yang unbaked atau yang baked au bain marie, teksturnya sangat lembut, sehingga untuk menikmati harus memakai sendok. Nah...kalau klappertaart versi kering bisa dipotong-potong. Teksturnya tetap lembut, walaupun tidak selembut klappertaart wilton.

Rasanya?? Trust me, tetap enaaak. Lembutnya klappertaart dengan daging kelapa muda yang banyak berpadu dengan harum aroma kayu manis. Nikmat sekali. Karena keluargaku suka sekali dengan olahan keju, maka kali ini aku membuat yang versi keju. Versi original-nya juga pasti enak juga.




Resep klappertaart ini aku lihat di salah satu blog favoritku Dapur Solia. Aku modif sedikit dan bikin yang versi keju. Untuk yang mau buat versi ori, tinggal skip kejunya ya.

KLAPPERTAART POTONG
source : Dapur Solia
modified by Nina

Bahan :
4 butir kuning telur
150 gr gula kastor
75 gr keju cheddar parut 
75 gr tepung terigu
2 sdm margarin lelehkan
100 ml air kelapa muda
1 sdt kayu manis bubuk
1 butir kelapa muda, keruk dagingnya
2 putih telur
30 gr gula kastor
25 gr maizena

Topping :
kismis secukupnya (rendam dengan air panas, tiriskan)
red cherry kering, potong-potong
keju cheddar parut memanjang secukupnya
1 butir kelapa muda, keruk dagingnya (seduh dengan air panas, tiriskan)
Almond, kenari cincang (skip, lagi gak punya)

Cara Membuat :
- Campur dan ayak terigu dan maizena, sisihkan.
- Kocok kuning telur dan 150 gr gula kastor sampai tercampur rata dan mengembang (adonan akan berbentuk pasta kental, tidak perlu hingga jambul petruk ya).
- Masukkan keju parut, kocok hingga rata sebentar, tambahkan tepung  terigu + maizena. Aduk rata memakai spatula. Tambahkan kayu manis bubuk, aduk rata.
- Masukkan margarin leleh dan air kelapa. Aduk rata kemudian masukkan kelapa muda.
- Kocok putih telur dan 30 gr gula kastor hingga kaku. Masukkan ke dalam adonan klappertaart. Aduk rata.
- Siapkan pinggan tahan panas (aku pakai uk 20x20 cm dan hasilnya kurang tinggi menurutku), oles tipis dengan margarin. Tuangkan adonan ke dalamnya.
- Oven dengan suhu 170'C. Setelah setengah matang, keluarakan beri topping sesuai selera dan teruskan memanggang hingga matang.
- Keluarkan dari oven, dinginkan dan siap dipotong-potong.




Dinikmati dingin dari kulkas enak banget lho, gak kalah dengan klappertaart wilton. Semakin banyak kelapa mudanya semakin mantap rasanya. Alhamdulillah....suamiku dan anak-anak suka. Adek gak berhenti tuh nyamilin klappy-nya ^_^