BROWNIES PIE


Finally akhirnya kesampaian juga untuk bikin brownies pie. Dulunya pengen banget gara-gara liat postingan sahabatku yang jagoan baking and cooking Yunita owner Pawonomah dan juga aneka pie yang cantik-cantik buatan Mbak Enno. Rasanya unik deh, perpaduan dari kulit pie yang gurih berpadu dengan brownies yang legit. Kali ini aku bikin yang versi loyang 22 cm, baru sisa adonannya kucetak di loyang pie kecil.

Pie crust-nya aku memakai resep dari salah satu website favoritku yaitu Joy of Baking, sedangkan resep brownies-nya memakai resep milik Mbak R yang dulu juga dipakai oleh Pawonomah. Resep asli pie crust beserta video pembuatannya bisa  klik disini ya. Aku membuat 1 resep pie crust dan 1/2 resep brownies untuk membuat 1 loyang pie diameter 22 cm dan 10 mini pie. Berikut ini resepnya ya

BROWNIES PIE

CRUST PIE
source : Joy of Baking
modified by Nina

Bahan :
 2 1/2 cup (350 gr) terigu all purpouse
1 tsp (4 gr) garam --> skip
1 tbs (14 gr) gula kastor
1 cup (226 gr) unsalted butter dingin, potong-potong --> aku pakai yang salted
1/4-1/2 cup (60-120 ml) air dingin

Cara Membuat :
Dalam suatu wadah, campurkan terigu, garam, gula kastor, aduk hingga rata.
Masukkan butter dingin, aduk dengan menggunakan pisau pastry atau kalau tidak punya bisa memakai 2 buah garpu. Aduk-aduk hingga menjadi berbulir-bulir.
Tambahkan air sedikit demi sedikit, hingga adonan kalis.
Bulatkan adonan, tutup dengan plastik lalu simpan di dalam lemari es selama kurang lebih 30-60 menit.
Keluarkan adonan dari kulkas, letakkan di meja bersih yang telah ditaburi tepung terigu, lalu gilas dengan menggunakan rolling pin.
Gilas hingga lebar dengan ketebalan yang diinginkan, lalu gulung adonan perlahan-lahan dengan rolling pin kemudian letakkan di atas cetakan pie yang telah dipoles tipis dengan mentega.
Bentuk sesuai loyan dan rapikan sisi-sisinya. Tusuk dasar pie dengan garpu agar tidak melembung ketika dipanggang.
Oven hingga matang dan kering. Siap digunakan


BROWNIES
source : Kedai Rahmah

Bahan :
110 gr mentega
185 gr dark cooking coklat, cincang
3 butir telur
165 gr gula kastor
110 gr tepung terigu all purpouse
20 gr coklat bubuk
15 gr susu bubuk
almond / kenari / chococips secukupnya untuk taburan

Cara Membuat :
Campur tepung terigu, susu bubuk dan coklat bubuk. Ayak dan sisihkan.
Tim mentega dan DCC hingga larut, dinginkan.
Kocok telur dan gula hingga 1/2 mengembang atau sampai gula hancur ---> aku memakai whisker saja
Masukkan campuran mentega dan DCC, aduk rata memakai spatula.
Masukkan campuran tepung, aduk rata.
Siap digunakan.

Penyelesaian :
Tuang adonan brownies ke pie size besar yang sudah matang,sampai 3/4 penuh. Taburi dengan almond dan chocochips.
Oven kembali hingga matang.
Angkat dari oven dan dinginkan baru dilepaskan dari loyang bongkar pasang.

Note :
Untuk membuat brownies pie ukuran mini, maka pie crust tidak perlu dipanggang terlebih dahulu.
Setelah adonan digilas dengan rolling pin maka bisa langsung dicetak di cetakan pie mini, tusuk-tusuk dasarnya dengan garpu dan tuang adonan brownies hingga 3/4 penuh.
Untuk membuat brownies pie ukuran besar, setelah adonan brownies naik/ mengembang, kecilkan apinya dan panggang kembali hingga matang. Hal ini agar brownies tidak menjauh dari pinggiran kulit pie



Senangnya brownies pie-nya laris manis. Bikinnya pagi, sore hari sudah ludes tak tersisa. Next time udah bayangin aja kalau browniesnya pakai resep super fudgy brownies....waaah pasti tambah enak deh.
Sst....taburan almond-nya dikit banget ya hihihihihi....udah bongkar-bongkar persediaan, ternyata emang almond-nya udah abis :)



Last slice for tea time...anyone?? ^_^


Selamat mencoba ya, semoga cocok dengan selera keluarga.
Happy Baking

KRENGSENGAN ATI AMPELA


Kalau lagi bosan dengan olahan ayam, daging atau ikan, mungkin olahan dari ati ampela bisa menjadi alternatif pilihan. Just for sharing, sebenarnya ati atau hati sering disebut sebagai sumber penyakit karena kandungan kolesterol-nya yang tinggi. Namun ternyata hati baik yang berasal dari ayam atau sapi memiliki manfaat bagi tubuh kita. Hati mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Manfaat hati bagi tubuh antara lain adalah dapat mencegah atau mengatasi anemia, kandungan asam folat dan zat besi-nya baik untuk ibu hamil dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena hati mengandung Zinc dan vitamin A. Selain itu kandungan vitamin B dan B12 dapat berguna untuk kesehatan otak.

Karena banyak manfaatnya bagi tubuh, maka tidak ada salahnya kita mengkonsumsi hati ayam atau sapi asalkan jangan terlalu berlebihan, terutama bagi penderita asam urat dan kolesterol. Kita juga harus mengimbangi dengan mengkonsumsi makanan yang berserat misalnya sayur dan buah. Karena hati mudah dibandingkan bahan makanan hewani lainnya, maka pastikan kita memilih hati dalam kondisi segar dan segera mengolahnya.

Salah satu olahan hati adalah dengan diolah menjadi krengsengan. Sebenarnya pengen memakai hati sapi, tapi karena yang ada hanya hati ayam, it's oke ya. Kalau hati ayam, tentunya selalu dibarengi dengan ampela-nya. 


Krengsengan sendiri adalah salah satu jenis masakan yang banyak dijumpai di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Biasanya krengsengan terbuat dari daging kambing yang dipotong dadu kecil-kecil. Pada umumnya krengsengan berwarna coklat tua dengan kuah yang tidak terlalu banyak. Dalam perkembangannya saat ini, krengsengan tidak hanya diolah dengan bahan daging kambing saja, tapi bisa juga memakai ayam, jerohan, iga ataupun daging.

Pada umumnya bumbu krengsengan dibuat dengan cara dihaluskan terlebih dahulu baru kemudian di tumis. Namun ada juga yang hanya memakai bawang putih yang digeprek dan sambal yang sudah jadi, kemudian menjadi krengsengan. Seperti yang ada di kotaku, ada penjual krengsengan yang ramai sekali. Selain krengsengan juga menyajikan nasi goreng dan mie goreng. Ternyata untuk mengolah krengsengan ayam, hanya dengan memakai bumbu dasar bawang putih saja, tidak lupa kecap sebagai ciri khas krengsengan. Dan ternyata rasanya enak sekali. Kali ini aku tetap membuat krengsengan dengan bumbu yang dihaluskan terlebih dahulu. Berikut ini resepnya ya

KRENGSENGAN ATI AMPELA

Bahan :
350 gr ati ampela, rebus hingga matang dan empuk, potong-potong
1 batang serai, geprek
1 buah tomat, potong-potong
2 sdm kecap manis
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
100 ml air
kol secukupnya, iris kasar (optional)
minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
8 butir bawang merah
6 siung bawang putih
4 cabe merah besar
4 cabe rawit
2 cm jahe
2 butir kemiri sangrai
1/2sdt merica
1 sdm petis udang

Cara Membuat :
Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum.
Masukkan ati ampela, aduk hingga rata.
Tuang air sedikit demi sedikit, kecap manis, garam dan gula. Masukkan tomat dan test rasa hingga rasanya pas sesuai selera.
Aduk rata, masak hingga matang dan air menyusut.
Angka, taburi dengan bawang goreng dan siap disajikan.

Nikmaat sekali. Suka banget dengan bumbu krengsengan ini. Dinikmati dengan nasi hangat dan kerupuk, pas banget. 


Selamat mencoba, semoga cocok dengan selera keluarga.

KAREDOK

Special Request dari suamiku yang lagi pengen banget makan karedok. Di tempatku tidak ada yang jual karedok, karena yang banyak adalah penjual pecel ^_^. Aku belum pernah bikin karedok, bahkan udah lupa juga seperti apa penampilannya hihihihihi. Akhirnya aku yang nanya-nanya ke suami bagaimana sebenarnya karedok yang dia mau. Yups...pede aja bikin karedok yuk..


Karedok sendiri merupakan makanan tradisional khas Sunda. Sekilas mirip dengan pecel namun karedok menggunakan sayuran yang mentah. Bumbunya sama-sama menggunakan bumbu kacang, namun tetap ada perbedaan dengan bumbu pecel, diantaranya adalah bumbu kacang karedok tidak menggunakan daun jeruk tetapi ditambahkan perasan air jeruk limau atau air asam.

Surpraise for me, suamiku suka sekali dengan karedoknya. Bumbu kacangnya pas katanya. Alhamdulillah...senangnya. Besok dia request karedok lagi lho :) 
Untuk yang di daerahnya susah menemukan penjual karedok, kita bikin aja sendiri yuk..

KAREDOK

Bahan (sesuaikan dengan kebutuhan ya)
5 kacang panjang, diiris 1/2 cm
kol secukupnya, iris kasar
3 buah tomat bulat, diris dadu kecil
segenggam tauge
1 buah ketimun, potong dadu kecil
daun kemangi secukupnya

Pelengkap :
Daun selada, tomat iris dan kerupuk

Bumbu Kacang :
100 gr kacang tanah goreng, haluskan
3 siung bawang putih
4 cabe rawit
2 cm kencur
1/2 sdt terasi
1 sdt garam
1sdm gula merah sisir
air secukupnya
1 sdm air jeruk limau

Cara Membuat :
Haluskan bawang putih, cabe rawit, kencur dan terasi hingga halus.
Bumbui dengan garam dan gula merah. Masukkan kacang  dan uleg hingga rata.
Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga kekentalan yang diinginkan dan kucuri dengan air jeruk limau. Aduk rata.
Tata sayuran di piring saji, siram dengan bumbu kacang dan aduk rata.
Siap disajikan.


Seger banget rasanya, karena sayurannya yang mentah dan juga karena bumbu kacangnya yang diberi air jeruk limau. Entah cocok atau tidak, karedok ini dilengkapi dengan ayam besengek yang sudah kuposting sebelumnya ya. Ceritanya menu Sunda ketemu menu Jawa Tengah niy ^_^

Ini dia menu makan siang keluargaku. Karedok, ayam besengek dan tempe goreng tepung hangat tidak boleh ketinggalan.
Alhamdulillah...terasa nikmat sekali


AYAM BESENGEK


Haiii....kali ini mau sharing menu hari ini ya. Mungkin bisa menjadi inspirasi untuk menu esok hari heheheheheh. Ayam besengek sekilas mirip dengan ayam bumbu merah biasa ya, sama-sama diungkep memakai santan,sama-sama kaya akan bumbu dan tentunya sama-sama dibakar. Salah satu yang membedakan adalah ayam besengek tidak memakai tomat dalam bumbunya.
Konon ayam besengek ini adalah salah satu menu favorit para bangsawan di Jawa Tengah pada jaman dahulu. Masa iya sih, jadi penasaran juga pengen nyoba bikin sendiri.

Resep ayam besengek yang kupakai adalah modifikasi dari resep yang ada di Tabloid Saji. Ada beberapa tambahan bumbu yang kupakai, diantaranya kemiri dan kencur. Kali ini aku membuat versi yang tidak pedas, jadi hanya memakai cabe merah saja.Untuk yang suka pedas tentu saja bisa memakai cabe rawit atau cabe keriting dalam bumbunya. Berikut ini resepnya ya

AYAM BESENGEK
source : Saji
modified by Nina

Bahan :
750 gr ayam, potong-potong (aslinya dibelah sampai tidak terputus)
750 ml santan
2 batang serai, memarkan
5 helai daun jeruk
2 sdt air asam jawa
minyak untuk menumis
daun pisang untuk alas membakar

Bumbu Halus :
10 butir bawang merah
3 siung bawang putih
6 cabe merah
3 butir kemiri, sangrai
2 cm kencur
2 cm kunyit, bakar
1/2 sdt jintan
1 sdt ketumbar
2 sdt garam
gula merah secukupnya

Cara Membuat :
Panaskan  minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan serai dan daun jeruk, aduk-aduk dan masak hingga bumbu matang.
Masukkan ayam, aduk hingga berubah warna.
Masukkan air asam jawa, aduk rata.
Tuang santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
Setelah mendidih, test rasa dan tambahkan garam dan gula secukupnya hingga rasanya pas. Masak sampai bumbu meresap dan santan mengental.
Angkat dan sisihkan.
Alasi pemanggang dengan daun pisang, panggang ayam hingga kecoklatan sambil sesekali dioles bumbu.
Angkat dan siap dihidangkan.


Yihaaa....anak-anak doyan banget, lahap makannya. Alhamdulillah. Kalau dibuat yang versi pedas pastinya lebih mantap lagi deh. Selamat mencoba ya
Happy Cooking ^_^

DEVIL'S FOOD CAKE


Devil's Food Cake ini request dari sepupuku yang kebetulan sedang pulang ke Kediri. Kemarin dia kirim message dan minta dibuatkan cake coklat. Ngomongin cake coklat langsung deh ingat akan DFC. Kebetulan sekali ya, karena aku lagi pengen bikin DFC ini. Dulu banget udah pernah bikin DFC dan kebetulan keluarga juga suka.
DFC merupakan salah 1 jenis dari buttercake, yaitu dalam pembuatannya butter dan gula dikocok terlebih dahulu hingga lembut baru memasukkan bahan-bahan lainnya. DFC ini cocok sekali untuk choco lovers karena taste coklatnya yang memang cukup intens. Bayangkan saja cake coklat dengan filling dan cover chocolate ganache....hmmmm...nyoklat banget deh.

Resep DFC yang kupakai adalah resep yang kulihat dari Ordinary Kitchen, yang diadaptasi dari Martha Stewart. Menurut Teh Ricke, DFC ini sebenarnya mudah asal kita benar-benar mematuhi resepnya. Untuk yang mau mencoba, please check the recipe ya. Ukuran 1 resep bisa dipakai untuk 3 layer cake bulat dengan diameter 22-24 cm. Aku membuat 2 buah cake diameter 16 cm.

DEVIL'S FOOD CAKE
source : Ricke Indriani adapted from Martha Stewart

Bahan :
339 gr unsalted butter suhu ruang (aku memakai butter salted)
60 gr coklat bubuk
120 ml air mendidih
300 gr gula kastor (resep asli Martha Stewart 450 gr)
1 sdt essence vanilla
4 butir telur ukuran besar, kocok lepas
360 gr cake flour (tepung terigu protein rendah)
1 sdt soda kue
1/2 sdt garam (skip, karena pakai butter salted)
240 ml susu cair

Filling :
Chocolate ganache
Strawberry palleta
Simple syrup

Cara Membuat :
Panaskan oven 180'C, siapkan loyang (aku memakai 2 loyang bulat diameter 16 cm). Olesi dengan mentega, alasi dengan kertas roti dan oles mentega kembali. Taburi seluruh permukaan loyang dengan coklat bubuk, sisihkan.
Ayak coklat bubuk, masukkan air mendidih. Aduk rata hingga berbentuk pasta, sisihkan dan biarkan dingin.
Dalam wadah lain, campur dan ayak tepung terigu, soda kue dan garam, sisihkan.
Kocok butter dengan mixer speed rendah hingga lembut. Masukkan gula kastor sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga lembut dan pucat (kurleb selama 5 menit).
Tambahkan essence vanilla, kocok rata. Masukkan kocokan telur sedikit demi sedikit, kocok rata di setiap penambahan. Kocok hingga adonan rata dan tidak memisah. Matikan mixer.
Campurkan susu cair ke dalam adonan pasta coklat, aduk hingga larut dan tercampur rata.
Dengan mixer speed rendah,masukkan campuran terigu secara bertahap, berselang-seling dengan campuran susu dan coklat. Awali dan akhiri dengan campuran terigu.
Matikan mixer, aduk rata dengan spatula.
Tuang adonan ke dalam loyang dan oven hingga matang selama kurang lebih 45 menit (tergantung masing-masing oven ya). Lakukan test tusuk dan test sentuh.
Apabila sudah matang, keluarkan dari oven, biarkan hangat selama kurang lebih 15 menit baru kemudian dikeluarkan dari loyang dan didinginkan di cooling rack.

Untuk Filling aku memakai chocolate ganache, simple syrup dan strawbery palleta. Bisa disesuaikan dengan selera ya. Bisa juga hanya memakai buttercream coklat, tapi taste-nya tentu saja akan berbeda. Cake dicover full ganache dengan garnish strawberry dan coklat serut. Karena memakai loyang diameter 16 cm, tinggi 6 cm, maka cake yang dihasilkan akan cukup tinggi. Aku hanya membuat 2 layer saja, akan lebih cantik kalau dijadikan 3 layer.

Untuk chocolate ganache, berikut ini resep yang aku pakai

CHOCOLATE GANACHE
Bahan :
500 gr Dark Cooking Chocolate (DCC), cincang
200 gr whipcream bubuk
400 ml air

Cara Membuat :
Campur whipcream bubuk dan air, aduk rata dan panaskan.
Masukkan DCC cincang, hingga seluruhnya larut dan tercampur rata.
Angkat dan dinginkan. Masukkan dalam wadah tertutup dan simpan di kulkas semalaman.
Sewaktu akan dipakai, kerok-kerok dengan garpu atau sendok dan dikocok sebentar hingga lembut.
Siap digunakan.

SIMPLE SYRUP
Bahan:
50 gr gula pasir
50 ml air
1/2 sdt vanilla essece

Cara Membuat :
Didihkan air dan gula pasir hingga gula larut. Tambahkan essence vanilla
Siap digunakan

Penyelesaian DFC
Belah cake menjadi 2 bagian (bisa juga 3 bagian).
Ambil salah 1 bagian cake, basahi dengan simple syrup, oles dengan strawberry palleta dan ganache.
Tumpuk dengan bagian cake yang lain. Cover seluruh permukaan cake dengan chocolate ganache.
Siap dihias sesuai selera


Dekor ala adanya ala aku ya, dengan pagar coklat, garnish coklat serut dan strawberry segar sebagai pemanis. Strawberry yang asam, manis dan segar cocok sekali dipadukan dengan rasa coklat yang cukup intens.

DFC...siap untuk dijemput ^_^

Karena memang niat membuat 2 buah DFC, yang 1 untuk dinikmati sendiri bersama keluarga. Alhamdulillah katanya enak, nyoklat banget. Untuk dekornya, karena lagi malas aku tidak memakai pagar coklat, cukup dengan ganache. Garnish-nya memakai jeruk mandarin kaleng dan sedikit strawberry.  Ini dia penampakannya....


Dekornya nggak banget deh ya, asal tempel aja hihihihi. Untuk choco lovers, DFC ini recomended banget untuk dicobain ya. Beneran deh, nyoklaaat banget. 


Sstt...kalau mau tau penampilan DFC pertamaku bisa dilihat di foto berikut ya 


Dekor super minimalis ya, tanpa spuit sama sekali. Masih ingat aja tragedi DFC ku yang pertama, padahal sudah setahun lebih lho. Waktu itu karena kurang hati-hati, sewaktu selesai membelah, ternyata salah 1 bagian cake jatuh di tempat yang kebetulan ada tumpahan air minum.Whuaaa....panik dan pengen nangis rasanya. Tapi sayang kan kalo kebuang, lagian jatuhnya tetap di meja dapur bukannya di lantai. Jadi tetap aja cake dimakan. Fillingnya tetap memakai ganache dan dicover ganache siram, garnishnya cukup strawberry segar dan sedikit coklat serut. Simple banget kan, secara dulu males banget latihan dekor pake spuit. 
Dari awal itulah, sudah suka banget ama DFC ^_^

TOM YAM GOONG


Request suamiku...Tom Yam Goong. Sebenarnya agak-agak kurang pede kalau bikin tom yam, takut rasanya kurang mantap, tapi karena permintaan suami ya tetap dilaksanakan ya ^_^. Pake jurus nekad, combine berbagai resep hasil googling dan dimodifikasi dengan bahan-bahan yang ada. So...jadi juga Tom Yam Goong ala aku. Jujur aja rasanya...not bad lah, asam dan pedasnya dapat, tapi tetap kerasa kurang nendang. Nah..kurang apa, aku juga belum tau hehehehehehe. Next time harus coba lagi sampai nemu resep yang benar-benar pas dengan seleraku dan tidak jauh beda dengan versi aslinya.

Tom Yam sendiri adalah sup khas Thailand yang bercitarasa asam dan pedas. Menurut Wikipedia, Tom Yam sendiri ada beberapa jenis yaitu Tom Yam Goong (terbuat dari udang), Tom Yam Gai (terbuat dari ayam), Tom Yam Pla (terbuat dari ikan) dan Tom Yam Talay (terbuat dari campuran seafood). Tom Yam saat ini sudah menjadi menu yang sangat populer di seluruh dunia dan tetap menjadi andalan kuliner Thailand. 

Tom Yam yang kubuat tadi memakai isian udang, cumi dan ayam, karena memang hanya bahan-bahan itu yang aku punya. Untuk kaldunya aku memakai kaldu udang, jadi gak salah ya kalau aku menyebutnya Tom Yam Goong, karena cita rasa udangnya lebih kuat. Seperti yang sudah kutulis tadi, resep berikut ini adalah kombinasi beberapa resep hasil googling yang kemudian disesuaikan dengan bahan-bahan yang aku punya. Untuk yang mau ikut mencoba....monggo ya...

TOM YAM GOONG

Bahan :
1 liter kaldu udang
3 batang serai, memarkan
3 cm jahe, memarkan
5 lembar daun jeruk
2 jeruk nipis, ambil airnya (bisa ditambah atau dikurangi ya)
3 daun ketumbar iris halus
7 cabe rawit
garam, merica bubuk dan gula secukupnya
300 gr udang, kupas kulitnya, lepaskan bagian kepalanya, tapi jangan dibuang ya
200 gr cumi-cumi, bersihkan tinta dan kulitnya, potong-potong
200 gr fillet ayam, potong dadu
minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
5 siung bawang putih
5 cabe merah besar

Cara Membuat :
Cuci bersih kulit dan kepala udang, rebus dalam 1,5 liter sampai mendidih, saring dan ambil 1 liter air kaldu udang, sisihkan.
Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan serai, daun jeruk dan jahe. Aduk rata.
Masukkan udang, masak sebentar hingga berubah warna.
Tuang air kaldu udang, masukkan cumi dan fillet ayam.
Bumbui dengan garam, merica bubuk dan gula. Masukkan cabe rawit.
Masak hingga mendidih dan bahan-bahan isian matang. Test rasa.
Sesaat sebelum diangkat, masukkan air jeruk nipis dan daun ketumbar. 
Angkat dan sajikan hangat.

Hmmm....lumayan lah, sebagai pengobat kangen akan Tom Yam yang biasa dinikmati di resto-resto. Buatan sendiri lebih puas menikmatinya dan juga lebih terjamin.
Selamat mencoba, semoga cocok ya. Happy Cooking ^_^


LIEBSTER BLOG AWARD, THANK YOU MELLY

Alhamdulillah....senangnya. Ini adalah award pertamaku setelah kurang lebih 7 bulan menjadi blogger. Didapat dari salah satu sahabat blogger yang sangat inspiratif, yaitu Melly Octaviana. Thanks a lot Melly. Di blog Melly yaitu masakanmelly.blogspot.com, bisa ditemukan berbagai resep yang sangat menarik. Itulah mengapa aku katakan kalau Melly sangat inspiratif.

Dan inilah awardnya...


Liebster dalam bahasa Jerman, artinya 'favorit'

Menurut Melly yang bersumber dari Alice Prasetyo, setelah dapat Liebster award ini, boleh dibagikan ke 5 blog lain yang followersnya kurang dari 200 orang. Hmmmm....bingung juga, karena pada saat yang hampir bersamaan, sahabat-sahabatku juga udah dapat.
So...aku memilih blog di bawah ini sebagai blog favorit yang juga sangat inspiratif. Banyak resep-resep menarik yang bisa dilihat di blog mereka. Silahkan blogwalking kesana ya...

Alice Prasetyo - http://iloveicookibake.blogspot.com/

Semoga berkenan ya menerima award ini dan merasakan kebahagiaan seperti yang aku rasakan ^_^

TONGKOL SAMBAL KENCUR


Sebenarnya ini menu yang kubuat minggu lalu, tapi karena lagi malas jadinya baru diposting sekarang. Tetap dengan menu yang simpel dan praktis, kali ini aku membuat olahan ikan tongkol untuk keluargaku. Lebih tepatnya untuk aku dan suamiku sih, heheheheh....kan ikannya pedas. Walau terasa pedas, tapi sedikit-sedikit kakak Naira mau juga makan.

Yang mau tau simpel resepnya, bisa disimak di bawah ini ya....

TONGKOL SAMBAL KENCUR

Bahan :
2 ekor ikan tongkol ukuran sedang (kurleb 600 gr)
1 sdm air jeruk nipis + 1/2sdt merica bubuk
4 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam
1 ruas lengkuas, memarkan
1 ruas jahe, memarkan
1 sdt air asam jawa
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
50 ml air
1 batang daun bawang, potong-potong
segenggam daun kemangi
minyak goreng

Sambal Kencur  (haluskan) :
5 cabe merah keriting
5 cabe  merah besar
5 cabe rawit
6 cm kencur
1 sdt terasi, dibakar
7 butir bawang merah
4 siung bawang putih

Cara Membuat :
Lumuri ikan tongkol yang sudah dicuci bersih dan dipotong-potong dengan air jeruk nipis dan merica bubuk. Diamkan sejenak kemudian goreng hingga matang dan kering.
Panaskan minyak, tumis sambal kencur hingga harum. Masukkan daun salam, daun jeruk, jahe dan lengkuas. Aduk hingga merata.
Beri air, aduk kembali, bumbui dengan garam, gula pasir dan air asam jawa. Masukkan ikan tongkol.
Masak hingga bumbu meresap. 
Masukkan daun kemangi dan daun bawang, masak kembali sebentar.
Angkat dan siap dihidangkan 

Pedasnya paaas. Kalau mau lebih pedas bisa ditambahkan cabe sesuai selera ya. Masih ingat saat itu menikmati ikan tongkol ini bersama nasi hangat diteruskan dengan bening bayam. Segeeer banget.
Selamat mencoba, semoga cocok ya...


CLASSIC CHEESE CAKE

Mencoba mengumpulkan kembali semangat untuk baking setelah dilanda baking blue selama beberapa hari. Sebenarnya banyak resep yang pengen dicoba, mulai dari bikin Red Velvet atau DFC. Karena belakangan ini sering bikin yang coklat-coklat, maka kali ini coba bikin yang ngeju aja yuk. Dan ini dia hasilnya..


Akirnya aku memutuskan untuk membuat cheese cake, tapi gak pengen bikin yang versi au bain marie, jadi pilihan dijatuhkan pada classic cheese cake. Biasanya kalau bikin classic cheese cake, aku memakai resep NCC. Kali ini ingin mencoba resep classic cheese cake ala Ricke Indriani, tentunya dimodif agar lebih sesuai dengan selera keluarga. Keju cheddar dalam adonan aku tambah, jadi lebih terasa ngeju karena.
Untuk yang mau membuat classic cheese cake, berikut ini resepnya ya...

CLASSIC CHEESE CAKE
source : Ricke Indriani
modified by Nina

Bahan :
8 butir telur antero, suhu ruang
120 gr gula kastor
1 sdm emulsifier
1 sdt essens vanilla susu (pakai L'arome)
180 gr tepung terigu all purpouse
25 gr tepung maizena
20 gr susu bubuk
1 sdt baking powder
120 gr mentega, lelehkan dan dinginkan
80 gr keju cheddar parut halus

Filling dan Polesan :
Simple syrup dan buttercream

Garnish dan Taburan :
Keju cheddar parut

Cara Membuat :
Siapkan loyang (aku memakai loyang bulat diameter 20 cm tinggi 7 cm), oles seluruh permukaannya dengan margarin, alasi dengan kertas roti dan oles margarin kembali. Sisihkan.
Campur dan ayak tepung terigu, maizena, susu bubuk dan baking powder, sisihkan.
Kocok telur, gula kastor dan emulsifier hingga mengembang, kental dan berjambul petruk.
Masukkan essens vanilla susu, kocok rata kembali.
Turunkan speed mixer, masukkan terigu sedikit demi sedikit. Kocok hingga tercampur rata.
Masukkan mentega cair, aduk balik dengan spatula hingga benar-benar tercampur rata dan homogen.
Masukkan keju cheddar parut, aduk rata.
Tuang ke dalam loyang, oven 180'C hingga matang. Lakukan test tusuk dan test sentuh.
Setelah matang, angkat dan dinginkan.

Penyelesaian :
Setelah dingin, belah cake menjadi 2 bagian. Ambil selembar cake, basahi permukaannya dengan simple syrup, poles dengan buttercream.
Letakkan bagian cake yang lain dan poles seluruh permukaannya dengan buttercream
Beri taburan keju parut dan hias sesuai selera.

Untuk filling dan polesannya aku memakai buttercream ala ITaRa yang enak dan lembut. Resepnya dulu sudah pernah aku tulis disini.

Untuk simple syrup-nya berikut ini cara membuatnya :
50 gr gula pasir dipanaskan bersama 150 ml air hingga gula larut (jangan diaduk ya). Angkat dan biarkan hangat dan masukkan essens vanilla bila suka.


Ternyata memberi taburan keju di seluruh permukaan cake tidak mudah bagiku. Terlihat berantakan deh. Karena hanya mempunyai red cherry kering di kulkas, jadinya dipakai aja deh untuk mempercantik cake-nya.
Maklum aja ya, soalnya yang bikin kan belum pinter dalam hal dekor mendekor, jadinya ya begini deh ^_^


Dalam pembuatannya, pastikan kocokan telur benar-benar mengembang, kental dan membentuk jambul petruk ya. Untuk lebih jelasnya bisa klik disini. Agar cake tidak bantat, pastikan dalam proses aduk balik, mentega cair benar-benar tercampur rata dengan adonannya. Masih adanya endapan mentega cair yang belum tercampur rata dengan adonan merupakan salah satu faktor penyebab cake menjadi bantat. Faktor lainnya bisa disebabkan oleh kocokan telur yang belum sempurna. Untuk teknik aduk balik silahkan dibaca disini ya.


Ternyata tekstur cake-nya juga lembuuut banget. Rasanya juga cukup ngeju, ya iyalah namanya juga cheese cake ya hihihihi. Next time pengen bikin lagi dengan filling krim keju seperti yang pernah Ricke buat. Pastinya lebih enak dan ngeju.

Karena aku pakai loyang diameter 20 cm, jadi ada sedikit sisa adonan yang kutuang di cupcase. Jadinya cuma 2 buah cupcake, niatnya sih mau belajar bikin cupcake ala es krim yang cantik. Ternyata yang 1 udah keburu dimakan ama suamiku hahahaha...ya udah lah cukup 1 cupcake aja belajar dekornya. Susah juga bikin cupcake ala es krim, kok jadinya gak mirip ya heheheheh. Sekali lagi harap maklum yaaaa....belajaran nih.


Coba-coba pakai buttercream 2 warna  ^_^.  Cupcake-nya tentu saja aku kasih ke anakku...she like it.
Back to the classic cheese cake...recomended to try ya. Beneran deh, enaak banget. Selamat mencoba.
Happy Cooking

LUMPIA BAKAR


Tentunya kita sudah cukup familiar dengan lumpia atau bahkan menjadi salah satu penggemar lumpia ya. Menurut Wikipedia, Lumpia sendiri konon merupakan salah satu makanan tradisional Tionghoa. Lumpia  terdiri dari lembaran tipis yang terbuat dari tepung gandum yang dijadikan kulit pembungkus isian yang biasanya terdiri dari rebung, sayuran segar, telur, daging atau seafood. 

Di Indonesia, lumpia yang terkenal berasal dari Semarang. Siapapun yang berkunjung ke Semarang, kurang lengkap rasanya bila belum mencicipi kelezatan lumpia. Tidak heran bila di Semarang kita dapat dengan mudah menjumpai penjual lumpia di sepanjang jalan. Duuuh...jadi kangen Semarang deh.


Kalau biasanya kita menikmati lumpia yang pengolahannya dengan cara digoreng atau bahkan dalam bentuk lumpia basah, kali ini aku coba membuat lumpia yang dibakar. Sempat was-was juga, apa nanti kulit lumpianya bisa crispy atau tidak. Akirnya setelah dicoba....ternyata tetap kriuk kulitnya, aroma dan cita rasanya tentu saja juga berbeda dengan yang digoreng. Isiannya bisa sesuai selera ya. Kebetulan masih ada persediaan udang, jadi aku buat sebagai isian lumpia bakarku. Seperti biasa....bentuknya kurang rapi ya hihihihihi....harap maklum pemula.


LUMPIA BAKAR

(isian udang dan wortel)



Bahan :

10 lembar kulit lumpia siap pakai
200 gr udang kupas, potong-potong kecil
1 buah wortel ukuran besar, iris tipis memanjang
1/2 bawang bombay ukuran sedang, cincang halus
3 siung bawang putih, cincang halus
1 sdm saus tiram
1 sdt kecap asin
1/2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm minyak goreng
1 batang daun bawang,potong-potong


Cara Membuat :
Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
Masukkan udang, aduk rata hingga berubah warna. Masukkan wortel, aduk rata dan masak hingga agak layu.
Masukkan saus tiram, kecap asin, garam dan merica bubuk. Aduk rata.
Tambahkan daun bawang, aduk rata sebentar hingga layu. Angkat.


Penyelesaian :
Ambil 1 lembar kulit lumpia, letakkan 1-2 sdm isian tumisan.
Lipat menyerupai amplop, kemudian gulung dan rekatkan dengan memakai terigu yang diberi sedikit air (bisa juga memakai putih telur). Lakukan hingga habis.
Bakar lumpia sambil sesekali dioles dengan minyak hingga kecoklatan.
Angkat dan siap disajikan hangat


Kriuuk juga kulitnya. Dinikmati bersama saus sambal favorit...nikmat sekali. Cobain bikin yuk, disesuaikan dengan selera keluarga ya. Selamat mencoba.



SATE DAGING AROMA LENGKUAS

Hari ini temanya memang lagi malas yah, entahlah mungkin memang lagi jenuh di dapur. Jadinya tadi pagi juga bingung mau masak apa untuk menu hari ini. Sempat pengen bikin tom yam, tapi bahan-bahannya gak lengkap. Sebelum berangkat sekolah, lagi-lagi Naira request sayur asem yang memang jadi favoritnya. Berarti tinggal cari lauknya aja ya. Kebetulan masih ada sedikit daging has, harusnya cocok dibuat empal sebagai lauk sayur asem, tapi kok ya empal lagi empal lagi. Cari-cari inspirasi akhirnya nemu resep sate daging aroma lengkuas di Sedap. Naaah...bisa dicoba niy, tapi cocok gak ya dengan sayur asem? Hihihihi...dibuat cocok aja ya...*maksa*


Untuk yang mau mencoba, berikut ini resepnya ya

SATE DAGING AROMA LENGKUAS
source : Sedap
modified by Nina

Bahan :
300 gr daging has, potong-potong 
75 gr lengkuas, parut
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
1 sdt ketumbar, tumbuk kasar
2 sdm kecap manis
1/2 sdm air asam jawa (dari 1/2sdm asam jawa yang diberi 2 sdm air)
200 ml santan
tusuk sate

Bumbu Halus :
2 siung bawang putih
6 butir bawang merah
1/4 sdt jintan
1/4 sdt merica bubuk
1sdt garam
50 gr gula merah sisir

Cara Membuat :
Rebus santan, lengkuas parut, daun salam, serai, ketumbar dan bumbu halus sambul diaduk hingga mendidih dan harum.
Masukkan daging,aduk rata. Masak hingga matang, bumbu meresap dan santan menyusut.
Tambahkan air asam jawa dan kecap manis, aduk rata. Angkat dari api.
Tusuk-tusuk daging di tusuk sate.
Bakar sambil diolesi sisa bumbu sambil dibolak-balik hingga harum dan terlihat efek bakarnya.
Angkat dan siap disajikan bersama sisa bumbu.

Agar daging cepat empuk, sebelum dipotong-potong, aku pukul-pukul sedikit dengan memakai pemukul daging. Maklum ya anak-anak ikut makan, jadi harus benar-benar empuuuk.
Rasa satenya adalah perpaduan gurihnya santan, manisnya gula merah dan kecap serta terasa pula aroma asam jawanya. Unik deh. Alhamdulillah ternyata cocok dengan selera keluarga, karena anak-anakku juga mau. 


Menu hari ini sate daging aroma lengkuas, sayur asem, sambel (lupa gak kefoto ya ^_^) dan gak lupa krupuk puli. Alhamdulillah Ya Rabb...

KASTENGEL PUFF PASTRY


Lagi-lagi edisi pengen ngemil tapi malas melanda. Dan yang lagi-lagi jadi penyelamat adalah puff pastry siap pakai yang masih tersisa di kulkas. Dibuat kastengel super kilat atau kastengel puff pastry aja yuk, nyontek idenya Teh Vivi Nowotny. Renyah dan tetap ngeju lho. Yang paling penting cepat, cocok banget deh buat aku yang lagi dilanda virus malas.

Tidak ada resepnya ya...moga foto-foto buram ini bisa membantu


Ambil selembat puff pastry siap pakai, letakkan di loyang yang sudah dialas kertas roti. Potong memanjang menyerupai kastengel.


Beri taburan keju cheddar parut (makin banyak makin asyik). Selanjutnya panggang dalam oven dengan suhu tinggi (kurang lebih 200'C) selama kurang lebih 10 menit hingga puff pastry terlihat mengembang, berlapis-lapis dan berwarna kecoklatan. Angkat, pindahkan dari loyang ke dalam wadah kedap udara dan siap disajikan.

Kriuuuk banget dan tetap ngeju pastinya. Alhamdulillah...masih ada cemilan buat sore ini. Yuks dicobain bikin juga.



MINI CHOCO MUFFIN

My breakfast today...sisa dari kerjaan 70 pcs mini choco muffin dan lemper bakar yang selesai kemarin.


Memakai resep Triple Choco Muffin yang dulu pernah kuposting disini ya. Hanya kali ini dibuat mini. Tadinya toppingnya mau ditambah dengan WCC leleh, tapi karena waktunya udah mepet banget akhirnya hanya didusting gula halus aja. Hadeeeh....berantakan ya heheheheh.
Next time better...Insya Allah

FRIED MACARONI WITH CHILI AND CHEESE


Finally kesampaian juga bikin macaroni goreng. Sebenarnya udah lama banget pengen bikin, tapi selalu saja tertunda. Beberapa hari yang lalu sahabatku yang pintar baking dan cooking Melly Octaviana udah duluan bikin, so...jadi tambah pengen aja ama macaroni goreng. Apalagi keluargaku adalah penggemar macaroni, tidak heran kalau sering banget bikin macaroni schotel. Kalau lagi malas baking, tentunya macaroni goreng ini bisa jadi salah satu alternatif pilihan ya. Praktis dan gampang membuatnya.

Untuk resepnya aku modif dari punya Melly yang memang kelihatan enaaak sekali. Dimodif agar lebih sesuai dengan selera keluarga dan bahan-bahan yang ada di rumah. Check the recipe ya...

FRIED MACARONI WITH CHILI AND CHEESE
source : Melly
modified by Nina

Bahan:
100 gr macaroni, rebus hingga al dente bersama sedikit garam dan minyak
1 buah bawang bombay ukuran sedang,potong memanjang
2 siung bawang putih, cincang halus
50 gr fillet ayam, cincang
2 buah sosis, potong-potong
5 sdm saus sambal
1 sdm saus tomat
1/4 sdt lada hitam bubuk
1/2 sdt garam
air secukupnya (sedikiit aja ya)
1 buah daun bawang, potong-potong
keju parut secukupnya
1 sdm margarin + sedikit minyak goreng

Cara Membuat :
Panaskan margarin dan minyak goreng, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
Masukkan fillet ayam cincang, aduk rata hingga berubah warna. Masukkan sosis, aduk rata.
Tuang sedikit air, masak hingga ayam matang.
Masukkan macaroni, tambahkan saus sambal dan saus tiram. Aduk rata.
Bumbui dengan lada hitam dan garam. Test rasa.
Masukkan daun bawang, aduk rata sebentar.
Angkat dan pindahkan ke piring saji. Beri keju parut.
Siap dihidangkan.


Enaaak deh....pedasnya mantap dipadukan dengan keju yang gurih. Untuk anak-anak, aku buatkan yang tidak pedas dengan mengganti pemakaian saus sambal dengan saus tomat biasa. Alhamdulillah mereka suka. Trust me...recomended to try. 
Selamat mencoba....Happy Cooking ^_^

FLOWER CUPCAKES

Kemarin waktu bikin browkus coklat, aku sisihkan sedikit adonannya untuk dituang di  cupcase. Maksud hati, ingin belajar dekor cupcake, baik itu dengan buttercream ataupun fondant. Karena malas untuk bikin buttercream lagi dan keluargaku gak ada yang doyan buttercream beli jadi, so....belajar main fondant aja ya.

Sebenarnya aku bikin cupcake, sengaja aku bikin 7 pcs. Maksudku pengen menghias 6 pcs cupcake, yang 1 pcs untuk cadangan kalau-kalau anakku minta. Ternyata yang kemakan 2 pcs, ya udah lah 5 cupcake aja yaaa. Bikin hiasan fondan-nya tadi malam, setelah anak-anak tidur hihihihi.
Dan inilah flower cupcake fondan ala aku. Masih jauh dari kata rapi, maklum ya tangannya belum luwes pegang fondant dan tools-nya.


So...enjoy the pict ya. Walau sebenarnya gak pede banget mau posting, soalnya masih kasar banget deh cupcake buatanku ini. Tapi...it's oke ya...semoga bisa jadi langkah maju ke depannya. Keep on spirit Bundaaa ^_^










Tuh...keliatan banget ya, kalau belum halus fondant-nya. Walau cukup berantakan, anak-anak cukup excited melihatnya hehehehe. Itu sudah cukup berarti bagiku. 
Tetap semangat buat belajar dan berlatih yaaa 

BROWNIES KUKUS COKLAT


Udah lama banget gak bikin browkus sendiri, sebenarnya diniatin bikin tapi selalu saja tertunda karena pengen mencoba resep-resep baru. Akhirnya tadi pagi setelah Naira berangkat sekolah, diniatin bikin browkus coklat. Seperti biasa, selalu memakai resep andalan browkus Ny. Liem yang sudah terkenal enak dan jadi andalan bakulers kue. 

Ternyata belum pernah posting resep browkus coklat ala Ny. Liem di blog ya...hehehehe. Pernah dulu bikin  browkus mocaf yang base resepnya memakai resep ini juga. Postingan browkus mocaf bisa dilihat disini ya.
Berikut aku tuliskan lagi resep brokus ala Ny. Liem

BROWNIES KUKUS COKLAT
source : Ny. Liem

Bahan:
6 butir telur
225 gr gula kastor (aku hanya memakai 200 gr)
1 sdt emusifier
125 gr tepung terigu serbaguna
50gr coklat bubuk
175 ml minyak kualitas baik
100 gr DCC cincang, lelehkan dan campur bersama minyak
75 ml SKM (skip, ganti dengan meises)

Cara Membuat:
Panaskan kukusan, siapkan loyang yang telah dioles margarin dan dialasi kertas roti, sisihkan.
Campur dan ayak tepung terigu dan coklat bubuk, sisihkan.
Kocok telur, gula kastor dan emulsifier hingga mengembang dan kental. Masukkan campuran terigu dan coklat bubuk, aduk perlahan hingga tercampur rata.
Tuang campuran minyak dan DCC, aduk balik hingga benar-benar tercampur rata.
Tuang 1/2 adonan ke dalam loyang, kukus selama kurang lebih 10 menit. 
Taburi dengan meises dan kukus kembai selama kurang lebih 5  menit.
Terakhir, tuang sisa adonan di atasnya dan kukus kembali hingga matang selama kurang lebih 20 menit.
Test tusuk dan angkat apabila sudah  matang, dinginkan

Untuk topping atasnya, aku memakai chocolate glaze dan sedikit coretan WCC. Berikut resep chocolate glaze-nya ya

CHOCOLATE GLAZE 

Bahan:
150 gr DCC, potong-potong
100 gr unsalted butter

Cara Membuat:
Lelehkan DCC bersama unsalted butter hingga larut seluruhnya.
Angkat dan hangatkan, siap disiramkan pada permukaan cake.


Nyoklaaat banget deh, apalagi ditambah chocolate glaze-nya. Walau rasa coklatnya cukup intens, sayangnya warna browkusnya kurang pekat menurutku, mungkin karena kali ini aku tidak memakai coklat bubuk seperti yang biasa aku pakai. It's oke yaa....


Daaan.tetep potongannya gak bisa rapi. Haduuuh...susah benar yak, emang harus telaten dan banyak latihan ya, biar potongan bisa rapi dan bentuknya sama ^_^. 

UDANG SAUS TIRAM (another recipe)


Ini adalah menu kilat yang kubuat beberapa hari yang lalu. Kenapa kilat? Karena bikinnya sekejab aja dan tentunya pakai jurus cemplang-cemplung. Kebetulan lagi gak enak badan, belum masak sementara tidak lama lagi Naira dan Ayahnya segera pulang dari renang. Untungnya pagi-pagi masih sempat belanja udang di tukang sayur andalan. Tau sendiri kan kalo udang diapain aja tuh enak, mau digoreng, dikukus atau dibikin sup....ayoo aja.

Sebenarnya udang saus tiram ini salah satu  menu favorit yang sering dibuat kalau pas ada persediaan udang. Dulu pernah juga kuposting disini. Kali ini pakai resep lain lagi, tapi tentunya tetap simpel dan cepat. Berikut ini resepnya ya

UDANG SAUS TIRAM (another recipe)
by Nina

Bahan:
500 gr udang, cuci bersih buang kepalanya
1 sdm air jeruk nipis
1 bawang bombay ukuran sedang, potong memanjang
2 siung bawang putih, geprek dan iris halus
4 sdm saus tiram
2 sdm saus tomat (pakai saus sambal juga boleh)
1 sdm kecap manis
1/2 sdt garam
1sdt gula
1/4sdt merica bubuk
100 ml air
1 batang daun bawang, potong-potong
minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:
Cuci bersih udang, beri air jeruk nipis, diamkan sejenak dan cuci bersih kembali.
Panaskan  minyak, goreng udang hingga matang, angkat dan tiriskan.
Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu. 
Masukkan saus tiram, saus tomat dan kecap manis, aduk rata. Masukkan udang, aduk hingga rata.
Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga air menyusut dan agak mengental.
Bumbui dengan garam, merica dan gula pasir. Test rasa.
Masukkan daun bawang, masak sebentar.
Angkat dan siap disajikan.

Alhamdulillah..selesai masak, Naira dan Ayahnya sampai di rumah, tepat pada waktunya ya. Disantap ketika hangat, dengan nasi yang hangat pula...paaas banget. Setelah selesai makan nasi plus udang, baru deh gadoin sup yang juga hangat. Serba hangat ya ^_^.
Senangnya semua makan dengan lahap, termasuk adek tentunya. 



PUDING BLACKFOREST

Sebenarnya udah lama banget pengen bikin puding blackforest, tapi ternyata baru kesampaian kemarin. Niat banget bikinnya karena dibuat malam-malam agar siap dinikmati keesokan harinya. Dulu sudah pernah juga membuat puding blackforest dengan dekor seadanya, bisa dilihat disini ya namun kali ini ingin mencoba dengan resep yang berbeda. Dan inilah puding blackforest ala aku....


Puding BF ini terdiri dari 3 lapis puding, yaitu 2 lapis puding coklat dan puding busa coklat. Hmmm....kebayang kan nyoklatnya puding ini. Dekornya seadanya aja ya, sesuai dengan kemampuan dekorku yang masih pas-pasan, yaitu dengan menggunakan pagar coklat, stroberi, whicream, coklat serut dan dusting gula halus.

Resep puding BF aku modif dari  Ratih Rozana. Thanks 4 share ya say. Untuk yang pengen bikin juga, dilihat yuk resepnya.

PUDING BLACKFOREST
source : Ratih Rozana
modified by Nina

Bahan:
2 bungkus agar-agar plain
500 ml susu kental manis (aku pakai carnation)
1400 ml air
2-3 sdm gula pasir (tergantung selera)
sejumput garam
40 gr coklat bubuk
80 gr DCC, serut halus
1 butir telur, pisahkan bagian putih dan kuningnya
2 sdm pasta blackforest

Topping :
Pagar coklat
Strawberry segar
Whipcream kocok
Coklat serut
Gula halus untuk dusting

Cara Membuat Puding Coklat:
Campur agar-agar bubuk, air, SKM, gula dan garam. Aduk hingga tercampur rata.
Ambil kurang lebih 500 ml adonan, sisihkan untuk membuat puding busa coklat.
Masukkan coklat bubuk dan DCC pada campuran agar-agar, masak hingga mendidih.
Ambil 1 sendok sayur adonan, campurkan dengan kuning telur yang sudah dikocok lepas, masukkan kembali ke dalam adonan. Aduk dengan cepat hingga rata dan biarkan mendidih kembali.
Masukkan 1 sdm pasta blackforest, aduk rata.
Tuang 1/2 bagian agar-agar coklat ke dalam loyang yang sudah dibasahi air, dinginkan hingga agak set.
Sementara sisa adonan direndam di dalam wadah yang sudah diisi air panas, agar tidak mengeras.

Cara Membuat Puding Busa Coklat:
Masak sisa campuran agar-agar yang telah disisihkan tadi hingga mendidih, masukkan 1 sdm pasta blackforest.
Biarkan sampai adonan agak hangat.
Kocok putih telur hingga kaku (cirinya apabila bowl dibalik, adonan tidak akan tumpah)
Masukkan sedikit demi sedikit campuran agar-agar yang telah hangat ke dalam kocokan putih telur. Kocok hingga tercampur rata.

Penyelesaian:
Apabila puding coklat lapisan pertama sudah agak set, tuang adonan puding busa.
Diamkan hingga 1/2 beku dan kemudian tuang sisa puding coklat.
Diamkan hingga set dan dinginkan dalam kulkas.
Setelah dingin dan set, keluarkan dari  loyang dan siap dihias sesuai selera.


Sayangnya lupa fotoin potongan pudingnya ya, tapi kebetulan ada sisa adonan dan aku cetak di cup...jadi keliatan deh lapisannya. Tetap dengan dekor seadanya, tanpa whipcream karena pas habis dan males banget mau ngocok lagi. Hadeeeh...pemalas bener ya, jangan ditiru ya :D


3 layer puding yang nyoklat banget. Kalau kebetulan tidak ada persediaan stok pasta blackforest di rumah, bisa memakai pasta coklat biasa ya. Hal ini akan menjadikan pudingnya lebih harum aroma coklatnya. 
Keesokan harinya, anak-anak dan suamiku kaget lho, dikiranya ada blacforest beneran di kulkas. Kapan Bunda bikin cake ya? hehehehehe....Dan setelah selesai foto-foto seadanya, langsung deh...nyobain puding-nya. Nyoklaat banget.

Selamat mencoba ya, silahkan dimodifikasi dan didekor sesuai selera. Cantik juga buat hantaran lho ^_^