Thursday, July 26, 2012

PASTEL RENYAH


Ini dia takjil keluargaku hari ini...pastel renyah. Kenapa dinamakan pastel renyah? Karena kulit pastelnya memang tetap renyah walaupun sudah berjam-jam. Jadi ingat waktu aku kecil dulu, Mamaku juga suka buat pastel karena memang keluargaku semua hobby makan pastel :) Kami sekeluarga lebih senang dengan pastel yang isiannya bukan ragout. Mama biasa membuat isian pastel dari sayuran, bihun dan juga telur rebus. 

Karena hari ini tiba-tiba aja pengen makan pastel, jadi disempetin bikin sebentar. Padahal kalau diturutin ya sebenarnya capek juga karena seharian ada aja kerjaannya. Tapi gak apa lah demi pastel idaman, akhirnya nguprek juga di dapur. Untuk resep kulitnya aku memakai resep dari mas Budi Sutomo. Alhamdulilah hasilnya memang enak, renyah dan sesuai dengan yang aku inginkan. Isiannya bisa disesuaikan dengan selera keluarga ya. Akhirnya aku bikin seperti yang biasa Mama bikin dahulu. Diisi dengan ragout tentunya gak kalah enaknya. Berikut ini resepnya ya

PASTEL RENYAH
source : Budi Sutomo
modified by Nina

Bahan Kulit :
250 gr tepung terigu serbaguna
1 butir telur
40 gr margarin
60-100 ml air (dikira-kira ya sampai adonan terasa kalis)
1/2 sdt garam
minyak untuk menggoreng

Bahan Isian :
150 gr bihun ---> siram dengan air panas, tiriskan
200 gr fillet ayam, potong dadu
3 buah wortel, potong dadu kecil
1 helai daun bawang , potong-potong
3 butir telur rebus, belah

Bumbu Halus Isian :
3 siung bawang putih
2 butir bawang merah
garam, merica dan gula secukupnya

Cara Membuat :
- Kulit : Campurkan terigu, margarin dan telur. Aduk hingga rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk dan diuleni sebentar saja hingga kalis. Gilas hingga tipis dan cetak bentuk round. Sisihkan.
- Isi : Panaskan 1 sdm minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan fillet ayam, aduk hingga berubah warna. Masukkan wortel dan masak sebentar hingga layu. Masukkan bihun, bumbui dengan garam, gula dan merica bubuk. Test rasa. Tambahkan daun bawang.
- Ambil selembar kulit yang sudah dicetak, beri isian, tambahkan telur rebus.
- Rekatkan antara sisi-sisinya dan pilin hingga rapi. Lakukan hingga habis.
- Panaskan minyak, goreng pastel hingga kecoklatan.
- Angkat dan siap disajikan 



Aku buat 2 ukuran, yaitu yang besar seperti halnya pastel yang banyak dijual dan ada juga yang kubuat agak kecil. Ternyata memang kulit pastel yang lebih kecil lebih mulus permukaannya ya. Tapi aku lebih senang melihat pastel yang kulitnya berlubang-lubang ^_^ Soal rasa....sama enaknya.

Alhamdulilah rasanya pas, karena memang gak bisa icip-icip kan karena di rumah semua puasa. Dan yang lebih senang lagi karena pastelnya laris manis. Alhamdulillah. Jadi pengen buat lagi deh besok >.<



18 comments:

room vi said...

Salam Kenal Mb Nina, wah resep-resepnya Mb Nina bikin ngiler ^^, Mbak boleh tanya saya pingin nyobain resep mbak yang pastel ini, untuk airnya pakai air es, air biasa atau air hangat ya?
terimakasih sebelumnya mbak :)

Bunda Nina said...

Salam kenal mbak...
pakai air matang biasa saja mbak. Terima kasih ya

Budi Sutomo, S.Pd said...

mau dong cicipin...

Budi Sutomo, S.Pd said...

cobain dong...

Budi Sutomo, S.Pd said...

cicipin dong...

Bunda Nina said...

mas Budi Sutomo...nuhuun sudah berkenan mampir. Saya cocok sekali memakai resep ini. Kriuuuk. Makasih ya mas

melysa tisa said...
This comment has been removed by the author.
melysa tisa said...

Makasih resepnya ya mbak,alhamdulillah berhasil, walaupun cuma pakai rolling pin.
mampir dong ke blog-ku yang sederhana di www.lovelyharuna.blogspot.com
ada beberapa resep yang kupakai dari blog mbak nina seperti putu ayu dan rainbow steam roll cake. Maaf baru ijin sekarang, tapi aku selalu kasih back link ke blog mbak nina kok:)

syafrida ali said...

Salam kenal mba nina. Saya mau coba resepnya, kemarin bikin tanpa telur,agak keras. Saya mau tanya cara nyimpan pastel supaya gak saling lengket gimana ya? Kalau mentah ditaro di kulkas ternyata lengket. Apa baiknya digoreng dulu?atau mungkin ditaburi tepung... makasih :)

Bunda Nina said...

dilapisi plastik mbak biar gak lengket. Jadi kalau mau ditumpuk, setiap lapis dialas plastik, in shaa Allah gak lengket. Bisa juga dengan digoreng 1/2 matang dulu.

kid sparkling said...

Salam kenal bunda nina..
Kalau tepung serba guna itu contohnya apa ya?
Kunci biru bukan bun?
Perlu ditambahin baking powder ga ya biar renyah?
makasih sebelumnya :)

kid sparkling said...

Bunda nina tepung terigu serba gunanya pakai merk apa bun?
perlu diberi tambahan baking powder kah?
Terima kasih sebelumnya ;)

kid sparkling said...

Bunda nina nama tepung terigu serba gunanya apa ya bun?
Perlu tambahan baking powder ga bun?
Terima kasih sebelumnya :)

Bunda Nina said...

tepung serbaguna contohnya merk segitiga biru. Saya tidak memakai baking powder

Erna Wang said...

Hi Mbak Nina, trims loh resep nya. akan dicoba :) Saya suka resep mbak, karna lbh natural, misalnya resep kue satu.

Bunda Nina said...

Hai Erna..makasih ya sudah berkenan mampir di blog saya. Semoga cocok dengan resep-resepnya ya ^^

Citra Dewi said...

ingin coba resep pastelnya :D izin copy ya mbak, terimakasih sebelumnya

Bunda Nina said...

silahkan mbak Citra, terima kasih ya