Tuesday, March 6, 2012

TAUTO (SOTO PEKALONGAN)


Akhirnya bisa mulai nge-blog lagi, setelah beberapa hari off karena intens merawat anakku yang lagi sakit. Kali ini aku  mau sharing salah satu varian soto yang ada di Indonesia. Tauto atau yang lebih dikenal dengan Soto Pekalongan adalah menu yang cukup terkenal dari kota Pekalongan. Kebetulan Mama dan Papaku keduanya berasal dari Pekalongan. Jadi walaupun sudah puluhan tahun menetap di Jawa Timur, keluarga kami sering memasak masakan khas Pekalongan. Salah satunya yang menjadi favorit keluarga adalah Tauto ini. Menu masakan lainnya antara lain adalah  megono, pindang tetel atau rawon khas Pekalongan, dendeng kecap dan masih banyak lainnya.

Tauto berbeda dengan varian soto yang lainnya, baik itu dari penampilannya, rasa dan tentu saja bahan-bahannya ya. Tauto adalah soto yang dalam pengolahannya memakai tauco. Warna kuahnya yang merah kecoklatan jelas sangat berbeda dengan varian soto lain yang pada umumnya berwarna kuning. Rasanya juga khas dengan aroma tauco yang cukup kuat. Bagi orang Pekalongan yang ada di rantau, tauto ini bener-bener bikin kangen lho. Tidak mengherankan bila ada kerabat yang berasal dari Pekalongan mengadakan pesta, dapat dipastikan tauto ini menjadi salah satu menu andalan. Aku belajar memasak tauto tentu saja dari Mama-ku, Alhamdulillah memang menjadi favorit keluarga. Naira sudah bisa menikmati lezatnya tauto ini, walau kadang-kadang harus menahan rasa pedas hihihih. 

TAUTO (SOTO PEKALONGAN)
source : Mama

Bahan:
500 gr daging
1 liter air
1 cm lengkuas geprak
1 lembar daun salam
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm tauco
2 sdm kecap manis
minyak untuk menumis

Bumbu Halus:
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 cabai merah, buang bijinya
1 cm jahe

Pelengkap:
Soun kering, seduh dengan air panas
2 helai daun bawang iris halus
seledri iris halus
kecambah secukupnya (skip)
bawang goreng

Cara Membuat:
Rebus daging dalam air mendidih, menjelang empuk masukkan cabai merah. Masak sebentar, ambil kembali cabainya dan biarkan hingga daging empuk.
Uleg bumbu halus, tambahkan tauco. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan lengkuas dan daun salam.
Masukkan bumbu halus ke dalam rebusan daging, masak hingga bumbu meresap.
Tambahkan kecap manis dan bumbui dengan garam dan merica bubuk. Test rasa.
Matikan api, ambil dagingnya dan potong kotak-kotak atau sesuai selera, masukkan kembali dalam kuah tauto.

Penyajian:
Siapkan nasi atau lontong dalam mangkok.
Tambahkan soun, kecambah, daun bawang, seledri.
Tuang tauto dan taburi dengan bawang goreng, siap disajikan hangat.

Bisa juga disajikan dengan sambal ya. Menurutku yang enak disajikan dengan sambal yang cabai rawitnya direbus. Kalau suamiku, lebih suka menikmatinya dengan cabai rawit rebus aja. Sama enaknyaaa.
Yuks dicobain salah satu varian soto ini...happy cooking ya...


No comments: