Tuesday, November 22, 2011

NASI GANDUL

Sewaktu kuliah di Semarang, sahabat saya berasal dari Pati-Jawa Tengah. Dari dialah saya tahu tentang menu khas daerah Pati yaitu Nasi Gandul.  Saya suka sekali perpaduan antara manis dan gurih yang ada dalam nasi gandul ini
Ada salah satu ciri khas penyajian nasi gandul, yaitu piring sajinya dialasi dengan daun pisang. Menurut saya ini salah satu penambah cita rasa juga loh. Biasanya kita dapat memilih dengan lauk apa kita menikmati nasi gandul, misalnya dengan daging, paru, usus atau jerohan lainnya. Kemudian penjual nasi gandul akan menggunakan gunting untuk memotong-motong pilihan lauk kita baru kemudian menyiramnya dengan kuah. Hmmmm....I miss Pati :)
Karena di kota tempat tinggal saya tidak ada penjual nasi gandul, jadinya harus bikin sendiri, padahal jujur rasanya udah lupa saking lamanya tidak makan nasi gandul. Resep saya dapatkan dari dapurnya mbak Vivi Nowotny, dan sudah disesuaikan dengan selera keluarga.
Check the recipe ya

NASI GANDUL

Bahan:
500 gr daging sapi has dalam, potong dadu
1 liter air untuk merebus daging
800 ml santan
1 batang serai, memarkan
3 lembar daun jeruk
3 cm lengkuas, memarkan
1 sdt gula pasir
1 sdm gula merah sisir halus
3 sdm kecap manis
garam secukupnya
minyak untuk menumis
nasi secukupnya
bawang goreng secukupnya

Bumbu Halus:
5 siung bawang putih
10 butir bawang merah
3 cm kencur (skip...lagi gak punya)
3 cm jahe
1 sdt ketumbar
1/2 sdt jintan
1/2 sdt merica
1/2 sdt garam

Cara Membuat:
Rebus daging dalam air  hingga air menyusut dan daging empuk
Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk dan lengkuas, tumis hingga harum
Masukkan daging, aduk hingga berubah warna dan mengeluarkan air
Tuang santan, aduk-aduk, masukkan kecap manis, gula merah, gula pasir dan garam. Aduk-aduk terus agar santan tidak pecah.
Test rasa hingga pas sesuai selera, matikan api dan angkat
Siapkan piring saji, alasi dengan daun pisang, letakkan nasi secukupnya di atasnya dan siramkan dengan kuah dan dagingnya. 

Nasi gandul bisa dinikmati dengan pelengkap tempe yang digoreng kering, tahu atau tempe  bacem atau juga telur masak kecap. Karena kurang menyukai bacem, tadi saya menyediakan pelengkap tempe mendoan, telur masak kecap, sambal merah dan tentu saja kerupuk.
Sambel merah yang digunakan cukup sederhana, yaitu dengan merebus cabai merah dan rawit sesuai selera sebelum dihaluskan. Sewaktu menghaluskan, ditambahkan garam secukupnya dan disiram dengan sedikit air rebusan cabai. Cukup simpel ya
Alhamdulillah keluarga saya cocok dengan rasanya...

No comments: