Thursday, October 30, 2014

SAMBEL BAWANG ALA BU RUDY



Bismillahirrohmanirrohim
Udah pada tau kan tentang dasyatnya sambel bawang bu Rudy? Sambel bawang ini terkenal karena pedasnya yang bikin nangis dan nagih hihihi. Lha gimana gak nangis, wong sambelnya pedes banget. Tapi biar pedes banget, sambel bawang bu Rudy emang bikin nagih karena sedeep banget. Bu Rudy ini membuka sebuah toko oleh-oleh sekaligus resto di daerah Dharmahusada Surabaya. Yang paling nge-hits tentu saja sambel bawang dan udang crispy-nya. Sambel bawangnya bisa dibeli terpisah, bisa juga dibeli per paket dengan udang crispy. Selain sambel bawang, tersedia juga sambel ijo dan sambel terasi, walau tetap aja yang paling beken sambel bawangnya ya. Selain udang crispy, tersedia juga aneka lauk lainnya, misalnya ikan crispy, bandeng presto, bandeng asap dan lain-lain. Banyak banget deh varian oleh-oleh disana.
Di bagian belakang dari toko tersebut, kita bisa menikmati aneka menu rumahan ala bu Rudy. Harganya juga cukup terjangkau dan pilihan menunya juga lumayan banyak. Buat yang penasaran dan belum pernah ke bu Rudy...jangan lupa kalau ke Surabaya mampir yaa. 

Beberapa waktu yang lalu, mbak Rina Rinso posting tentang resep sambel bawang ala bu Rudy. Udah banyak yang nyobain dan testi-nya miriip banget dengan versi aslinya. Penasaran juga donk pingin bikin, apalagi bahan-bahannya gampang banget kok. Ternyata menurut mbak Rina, kuncinya adalah perbandingan pemakaian bawang dan cabe rawit adalah 1:1. Bahan lainnya yaitu garam, gula pasir, kaldu dan tentu saja minyak goreng, menyesuaikan dengan selera.





SAMBEL BAWANG ALA BU RUDY

Bahan :
250 gr bawang merah
250 gr cabe rawit 
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
1/2 sdm kaldu bubuk (pakai yang non MSG)
200 ml minyak goreng

Cara Membuat :
1. Cuci bersih cabe rawit dan bawang merah yang telah dikupas.
2. Panaskan minyak, goreng bawang merah dan cabe rawit. Bawang dan cabenya diutuhin ya, jangan dipotong-potong. Goreng hingga harum.
3. Uleg kasar bawang dan cabe, tambahkan garam, gula pasir dan kaldu bubuk. Aduk rata.
4. Goreng sekali lagi hingga minyak berwarna coklat kemerahan. 
5. Angkat dan dinginkan.

Notes :
- Gunakan cabe rawit warna merah, hijau dan orange. Banyakin warna hijau dan orange-nya ya.
- Jangan menguleg terlalu halus, cukup uleg kasar.
- Setelah dingin, sambel bisa disimpan dalam wadah kedap udara. 




Beneran pedees banget sambelnya. Udah mirip lah sama sambel bu Rudy dan itu yang bikin suamiku sempat nyuruh aku untuk jualan sambel aja huhuhu. Kaya akunya udah kebanyakan bengong aja ya disuruh jualan sambel.
Nasi putih hangat, ikan wader crispy, lalapan plus sambel bawang....masya Allah...nikmatnya.

Selamat mencoba ya ^^

Tuesday, October 28, 2014

PIE BROWNIES



Bismillahirrohmanirrohim
Bikin brownies lagi !! Kayanya kalau kupikir-pikir, postingan di blog ini semakin gak kreatif aja deh huhuhu. Baru kemarin posting snickers brownies eeeh....sekarang udah muncul lagi cerita tentang brownies. Sama tuh kaya cerita tentang daging sapi dan teman-temannya itu ya hiiks. Tapi ya memang ini yang lagi terjadi di dapurku akhir-akhir ini, list resep yang pengen dicobain boleh menumpuk tapi ternyata eksekusinya entah kapan. Akhirnya balik lagi deh ke eksekusi resep yang sekiranya paling simpel tapi disukai keluarga. Harap maklum yaaa...semoga belum bosen mampir disini hehehe. 

Kebetulan beberapa waktu yang lalu mengerjakan pesanan pie susu. Untuk crust pie-nya sengaja aku lebihkan karena ingin membuat pie brownies ini. Resep crust pie sudah beberapa kali juga aku sharing, bisa dilihat di postinganku tentang "Pie". Ada resep crust pie yang menggunakan telur dan ada juga yang hanya menggunakan air es. Aku lebih sering memakai resep yang hanya memakai air es. Eh...ada lagi resep crust pie yang menggunakan metode ala sus, tapi itu belum aku posting sih. Ntar yaa....harus ngubek-ngubek foto di memory card dulu karena belum diedit hihihi...biasaa...pemalas banget deh. Untuk membuat pie brownies ini, bisa menggunakan resep brownies favorit. Kali ini aku menggunakan resep brownies yang beberapa waktu lalu sempat happenin' di grup, yaitu brownies 1/2 kilo milik teh Nicke DKania Hoesein. Udah pada tau kan resepnya. Aku baru kali ini nyobain, karena penasaran dengan tekstur browniesnya. Dinamakan brownies 1/2 kg karena memang di resepnya serba 500 gr. Aku hanya membuat 1/2 dari resep aslinya. Pie browniesku ini tidak muncul lapisan shiny crustnya ya. Sepertinya karena suhu yang kupakai kurang tinggi. Maklum aja, ngovennya bareng pie susu hihihi. Kagak mau rugi gas ini ceritanya >_<

PIE BROWNIES

Bahan Crust Pie :
500 gr tepung terigu protein sedang
300 gr margarin
2 sdm gula pasir halus
1/2 sdt garam
10-12 sdm air es

Cara Membuat Crust Pie :
1. Siapkan cetakan pie, oles tipis dengan minyak atau margarin. Sisihkan.
2. Campur tepung terigu, gula pasir halus, garam dan margarin. Aduk rata dengan menggunakan pisau pastry atau garpu hingga berbulir-bulir.
3. Tambahkan air es sedikit demi sedikit, sambil diaduk memakai sendok kayu. Hentikan penambahan air apabila adonan sudah bisa dipulung dan tambahkan lagi apabila adonan dirasa masih kering.
4. Cetak adonan di cetakan pie dan siap digunakan.

Bahan Brownies :
4 butir telur
250 gr gula pasir halus
250 gr DCC (dark cooking chocolate), lelehkan
250 gr tepung terigu serbaguna
50 gr coklat bubuk
125 gr butter, lelehkan 
125 gr minyak 

Cara Membuat Brownies :
1. Kocok telur dan gula hingga gula larut.
2. Masukkan campuran tepung terigu dan coklat bubuk dengan cara diayak. Aduk rata.
3. Masukkan DCC leleh, butter leleh dan minyak. Aduk rata dan jangan overmix ya, cukup hingga adonan tercampur rata.
4. Siap digunakan.

Penyelesaian :
1. Panaskan oven 180'C. Tuang adonan brownies ke atas crust pie.
2. Panggang hingga matang, waktu pemanggangan tergantung dari ukuran pie ya.
3. Angkat dan dinginkan baru dikeluarkan dari cetakan.






Pie browniesnya polosan aja yah, tanpa topping sama sekali. Lebih oke kalau pakai topping pastinya, misalnya saja almond slice, chocochips, oreo atau chocolate button. Dipadukan dengan cream cheese ala cheese cake brownies kayanya enak banget. Aku belum pernah bikin juga sih, next project yaa. 

Brownies 1/2 kg yang kubuat ini teksturnya lebih cakey, enak juga kok. Tekstur aslinya seperti apa aku juga belum tau, btar deh nanya-nanya testimoni teman-teman yang sudah pernah nyoba bikin. 
Menurutku ini salah satu resep brownies yang recomended untuk dicoba. Ternyata cocok banget dipadukan dengan pie. Renyah dan gurihnya kulit pie dipadukan dengan brownies yang nyoklat...yummy.

Happy Baking ^^

Monday, October 27, 2014

SOTO DAGING



Bismillah...
Haloo...maafkan ya kalau postingan kali ini masih seputar daging dan kawan-kawannya. Kebetulan pas masak foto daging beberapa waktu yang lalu, iseng-iseng difoto nih sotonya. Jadi walau fotonya masih standar banget, gak apa-apa ya dijadikan postingan sekalian. Siapa tau bisa jadi salah satu inspirasi memasak di rumah.
Sebenarnya ini soto daging biasa, sepertinya udah banyak juga yang sering bikin soto daging di rumah, ya kaan. Soto daging sendiri ada yang versi bening dan bersantan. Kalau yang versi bening, yang ditonjolkan adalah kuah kaldunya yang gurih. Untuk membuat kuah kaldu yang enak dan gurih, tentunya dibutuhkan daging yang lumayan juga jumlahnya. Sedangkan soto daging bersantan, rasa gurihnya selain didapat dari kaldu juga didapatkan dari santannya donk. Mana yang lebih enak? Kalau aku sih suka keduanya hehehe...apalagi kalau tinggal makan aja tanpa harus masak dulu >_<

Kali ini aku bikin soto daging yang bersantan aja. Biasanya soto daging juga dipadukan dengan jerohan sapi, misalnya paru, babat, iso ataupun usus. Aku sih bikinnya dari full daging aja, karena memang kurang suka dengan soto yang isiannya jerohan. Setiap membuat soto daging ada tambahan rempah yang biasa aku masukkan, yaitu cengkeh dan kayu manis. Beneran lho...ini bikin tambah sedap. Jangan dibayangkan ada aroma kayu manis di kuah sotonya, tapi tetap kerasa beda dengan yang tanpa kayu manis dan cengkeh. Cobain deh...siapa tau sesuai dengan selera. Aku masaknya juga tidak memakai terlalu banyak santan, jadi kuahnya juga masih terlihat agak encer. Biasanya kalau bikin soto daging, aku tambahkan juga sedikit kecap manis selama proses memasak. Menurutku ini juga bikin tambah enak lho. Kecap manisnya gak usah banyak-banyak, karena nanti juga biasanya ditambahkan lagi kecap ketika akan menikmati soto daging ini. 







SOTO DAGING

Bahan :
500 gr daging sapi has dan tetelan (bisa memakai jerohan)
2 liter air
2 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
5 helai daun jeruk, buang tulang daunnya
2 ruas lengkuas, memarkan
5 cengkeh
1 batang kayumanis (kurang lebih 5 cm)
2 sdm kecap manis 
200 ml santan
garam dan gula pasir secukupnya
1 batang daun bawang, potong-potong
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
2 cm kunyit, bakar
1/2 sdt ketumbar, sangrai
3 butir kemiri, sangrai
1/2 sdt merica butiran

Pelengkap :
seledri, iris halus
tauge pendek
jeruk nipis
emping atau kerupuk udang
kecap manis
telur rebus (aku pakai telur asin)
sambal
bawang goreng

Cara Membuat :
1. Rebus daging dalam air hingga mendidih dan daging setengah empuk, buang kotoran kaldunya dan saring hingga sebanyak 1500 ml. Potong-potong daging, dan rebus kembali bersama air kaldu.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama serai, lengkuas dan daun jeruk. Tumis hingga harum dan matang.
3. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan daging. Masukkan cengkeh, kayu manis dan bumbui dengan garam serta gula pasir.
4. Masak hingga daging empuk kemudian tuang santan. Masak kembali sambil diaduk-aduk hingga meresap.
5. Tambahkan kecap manis dan koreksi rasa.
6. Menjelang diangkat, masukkan daun bawang.
7. Matikan api dan siap disajikan hangat beserta pelengkap

Notes :
- Ada pula yang menambahkan potongan tomat sesaat sebelum diangkat, atau bisa juga disajikan potongan tomat sebagai pelengkap. Kalau tadi aku gak pakai karena tomatnya habis dibuat smoothies heheheh.
- Sambal untuk soto biasanya dibuat dari cabe rawit yang direbus kemudian dihaluskan dengan sedikit garam. 





Aneka soto memang selalu jadi favorit keluargaku, termasuk soto daging ini tentunya.
Selamat mencoba, semoga sesuai dengan selera keluarga ya ^^

Friday, October 24, 2014

LBT #34 LAMINGTON CAKE



Bismillahirrohmanirrohim
LBT #34 ini temanya adalah Lamington Cake. Udah telat banget ngumpulin PR LBT kali ini, tapi tetap maksa ngumpulin hehehe. Sebenarnya bulan lalu sudah pernah bikin lamington cake, jadi akunya santai-santai aja. Ternyata...oh ternyata..memory card yang ada foto lamington cake rusak. Sama sekali gak bisa kebuka dan banyak sekali foto yang hilang. Sedih banget karena di memory card itu banyak juga foto keluarga yang belum sempat aku pindah ke laptop huhuhu. Akhirnya...aku harus bikin lamington cake lagi untuk tema PR LBT bulan ini.

Lamington cake adalah adalah salah satu kue populer yang berasal dari Australia. Kue ini biasanya berukuran kecil, dilapisi dengan coklat coating dan ditaburi dengan kelapa parut. Lamington cake menggunakan spongecake atau buttercake yang lembut sebagai base cakenya. Ada juga lamington cake yang disajikan dengan ditumpuk dan dioleskan cream atau selai sebagai fillingnya. Pada perkembangannya, lamington cake ada juga yang berbentuk bola-bola, potongan kue besar, finger dan aneka bentuk lainnya. 

Konon lamington cake ini ditemukan secara tidak sengaja yaitu ketika salah seorang chef yang melayani Lord Lamington dari Queensland membuat kesalahan di dapur. Ketika itu, chef tersebut secara tidak sengaja menjatuhkan potongan kue ke dalam lelehan coklat. Agar kue yang terkena coklat leleh tersebut tidak mengotori tangan, maka kue tersebut diberi taburan kelapa parut. Ternyata Lord Lamington sangat menyukai   kue tersebut. Pada akhirnya lamington cake tidak hanya populer di Queensland, tapi sudah menjadi salah satu ikon kuliner Australia yang sangat terkenal. Di Amerika, Afrika Selatan serta New Zealand, lamington cake juga sangat digemari. 




Awalnya aku ingin membuat red velvet lamington cake tapi ternyata stok coklat bubuk yang aku punya terlalu pekat warnanya. Seharusnya untuk membuat red velvet, menggunakan coklat bubuk yang berwarna coklat kemerahan agar warnanya cantik. Akhirnya ganti haluan, aku memakai basecake lapis surabaya ekonomis yang menggunakan metode all in one. Untuk coating coklatnya, aku memakai resep ganache ekonomis. Sebenarnya gak bisa disebut ganache juga sih, bisa diprotes orang Prancis yang menemukan ganache hehehe. Ganache sebenarnya wajib menggunakan whipcream dan cooking chocolate sebagai bahan utamanya. Sebagai bahan tambahan bisa menggunakan madu atau unsalted butter. Nah...yang disebut ganache ekonomis ini tidak memakai whipcream baik whipcream bubuk atau cair tetapi menggunakan susu cair. Ganache ekonomis ini mirip sekali dengan coklat coating dan bisa digunakan juga sebagai filling.
Eehh...kok malah panjang lebar ngomongin ganache ya heuheuheu. Nulis resep lamington cake dulu aja deh...




LAMINGTON CAKE

Bahan :
8 butir kuning telur
6 butir putih telur
165 gr tepung terigu protein rendah
20 gr susu bubuk full cream
10 gr maizena
125 gr gula pasir
75 ml susu cair
1/2 sdt vanilla susu bubuk
150 gr butter leleh
1 sdt coklat bubuk
--> beri sedikit air panas dan aduk rata hingga berbentuk pasta, dinginkan.
atau bisa juga memakai pasta coklat siap pakai 

Lapisan Coklat :
100 ml susu cair
200 gr dark cooking chocolate, cincang
2 sdm unsalted butter atau bisa diganti madu

Taburan :
100 gr kelapa kering siap pakai

Cara Membuat :
1. Panaskan oven 190'C. Siapkan 2 loyang ukuran 20x20 cm. Oles margarin, alasi kertas roti dan oles kembali sisihkan. 
2. Kocok semua bahan cake kecuali butter hingga mengembang dan kental berjejak.
3. Masukkan butter leleh sedikit demi sedikit sambil diaduk balik menggunakan spatula hingga tercampur rata.
4. Bagi adonan menjadi 2 bagian, beri satu bagian dengan coklat. Aduk rata.
5. Tuang ke dalam loyang dan oven hingga matang. Angkat dan dinginkan.
6. Lapisan coklat : panaskan susu cair, tidak usah sampai mendidih cukup hingga terlihat gelembung-gelembung kecil. Matikan api dan masukkan coklat cincang. Aduk rata hingga coklat leleh dan teksturnya lembut. Masukkan unsalted butter, aduk rata. Siap digunakan.

Penyelesaian :
1. Potong-potong cake, rekatkan bagian kuning dan coklat dengan mengoleskan lapisan coklat tipis saja. Bisa juga menggunakan selai atau buttercream.
2. Celupkan potongan cake ke dalam lapisan coklat hingga rata kemudian beri taburan kelapa parut. Lakukan hingga habis.





Ternyata lamington cake itu enak banget ya. Cake dengan lapisan coklat dipadukan dengan kelapa kering yang gurih membuat rasanya menjadi unik. Lamington cake ini nikmat sekali bila disajikan dalam keadaan dingin. Mantaap




Ayoo membuat lamington cake versi lain. 
Selamat mencoba...Happy Baking ^^

Wednesday, October 22, 2014

SAMBALADO PARU



Bismillah...
Jangan bosen dulu ya kalau lagi-lagi postingan masakannya gak jauh-jauh dari yang berbahan daging dan kawan-kawannya. Maklum masih dalam rangka menghabiskan sisa stok daging di freezer, jadinya sering diolah menjadi masakan sehari-hari. Biar gak bosen, tiap hari gantian deh. Kalau sekarang bikin daging, besoknya mengolah jerohan, lusa mengolah iga atau balungan hehehe. Ntar kalau udah mentok, kembali lagi ke ikan atau ayam. Kalau tahu tempe dan sayur sih teteup tiap hari hihihi.

Kali ini aku mengolah paru menjadi sambalado paru. Tau kan yang namanya sambalado tuh enaak banget dan gampang dipadukan dengan aneka bahan, misalnya ikan, ayam, telur, terong, kentang, teri dan tentu saja jerohan. Bikinnya gampang dan cepat, tinggal ulek-ulek sebentar, tumis dan campur dengan bahan, jadi deh menu sambalado yang menggugah selera. Karena aku pakai paru, jadi harus direbus dahulu agar empuk. Biar gak kelamaan masaknya, dari semalam aku sudah rebus parunya jadi keesokan pagi tinggal mencampurkan dengan bumbu dan siap jadi menu makan siang.








SAMBALADO PARU

Bahan :
500 gr paru, iris tipis atau potong dadu kecil
---> rebus paru dengan sedikit garam dan merica bubuk hingga lunak, tiriskan.
2 helai daun salam
1 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
garam, gula pasir dan merica bubuk secukupnya
minyak goreng

Bumbu Tumbuk Kasar :
10 butir bawang merah
4 siung bawang putih
15 cabe merah atau cabe keriting
8 cabe rawit atau sesuai selera
2 ruas jahe

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, goreng paru yang sudah direbus hingga berubah warna. Jangan terlalu lama menggorengnya agar tidak kering. Angkat dan tiriskan.
2. Ambil sekitar 100 ml minyak bekas menggoreng paru, gunakan untuk menumis bumbu tumbuk kasar. Masukkan daun salam dan serai, tumis hingga matang dan harum serta berubah warna.
3. Bumbui dengan garam, gula pasir dan merica bubuk secukupnya. Test rasa hingga sesuai selera. Matikan api.
4. Masukkan paru goreng, aduk rata dan nyalakan api kembali. Masak sebentar sambil diaduk perlahan agar bumbu meresap dan bumbu tercampur rata.
5. Angkat dan siap disajikan.

Notes :
- Bisa ditambahkan sedikit kecap manis untuk menambah cita rasa 
- Gunakan minyak yang agak banyak untuk menumis bumbu tumbuk kasar agar rasa sambalado lebih nikmat. Tumis hingga benar-benar matang agar rasanya tidak langu.




Dinikmati dengan nasi hangat, dilengkapi dengan rebusan daun singkong...Alhamdulillah nikmat sekali. Kalau mau dipadukan dengan sayur asem atau bening bayam juga enak kok.
Monggo dicoba...semoga sesuai dengan selera keluarga.

Happy cooking ^^

Monday, October 20, 2014

SNICKERS BROWNIES



Bismillahirrohmanirrohim
Halo...apa kabar? Belakangan ini mulai terasa lagi kelabakan membagi waktu  diantara berbagai kesibukan. Seringnya sampai rumah sudah malam, menjelang Isya, badan rasanya sudah capek dan biasanya langsung tidur. Padahal biasanya malam hari aku sering baking, yang gampang-gampang aja asal bisa dinikmati untuk sarapan keesokan harinya, tapi kalau sekarang ini rasanya belum sanggup. Acara masak memasak juga yang gampang-gampang aja, misalnya sup, sayur asem atau aneka tumis. Lauknya juga yang praktis-praktis aja, bahkan seringnya bikin ungkep ayam atau bacem ayam-tahu-tempe. Bikin sekaligus banyak dan simpan beku, jadi kalau kepepet bisa langsung dikeluarin stok lauknya. Membagi waktu memang jadi hal yang tidak mudah bagiku, but let it flow aja...jalani, in shaa Allah berkah. Aamiin.
Yeaaay...kepanjangan curhatnya hihihihi.

Kembali ke acara di dapur, sekarang ini kan bisanya bikin yang praktis-praktis aja kan, anti lama dan ribet tapi tetap disukai keluarga. Salah satunya ya bikin brownies. Yuup...lagi-lagi belum bisa move on dari yang namanya brownies hahaha. Kali ini aku bikin snickers brownies. Tau kan snickers bar yang enaak itu. Dipadukan dengan brownies, pastinya tambah enak. Resep browniesnya silahkan memakai resep favorit keluarga aja. Karena aku suka dengan brownies yang fudge, jadi aku bikin fudge brownies. Kalau suka dengan tekstur brownies yang kering juga enak kok. Silahkan kalau ingin mencoba resep yang ini ^_^

SNICKERS BROWNIES

Bahan :
115 gr butter
200 gr dark cooking chocolate, potong-potong
3 butir telur ukuran besar
150 gr gula pasir halus
100 gr gula palem
130 gr tepung terigu protein sedang
20 gr coklat bubuk
1/4 sdt garam
3 bungkus (@51 gr) snickers, potong-potong kecil

Cara Membuat :
1. Panaskan oven 190'C, siapkan loyang 18x18 cm, oles margarin dan alas kertas roti hingga sisi-sisinya. Oles margarin kembali dan sisihkan.
2. Campur dan ayak tepung terigu, coklat bubuk dan garam. Sisihkan.
3. Lelehkan butter dan dark cooking chocolate. Aduk rata hingga licin dan angkat dari api.
3. Masukkan gula pasir dan gula palem, aduk rata menggunakan hand whisker atau bisa juga pakai mixer kecepatan rendah.
4. Masukkan telur, aduk hingga rata.
5. Masukkan campuran tepung dan sebagian snickers, aduk rata dengan whisker sebentar saja hanya sampai tepung tercampur. Do not overmix yaa.
6. Tuang ke dalam loyang dan ratakan. Taburi dengan sisa snickers. 
7. Panggang dengan suhu 190'C selama 20 menit di rak atas.
8. Turunkan suhu di 150'C dan pindahkan loyang di rak tengah / bawah. Panggang kembali selama 20-25 menit hingga brownies matang. Setelah matang, tekstur brownies tampak belum set, tapi sudah cukup kokoh. Nanti setelah dingin, brownies akan set teksturnya.
9. Angkat dan dinginkan baru dipotong-potong.

Notes :
Untuk mendapatkan lapisan shinny crust khas brownies, jangan lupa untuk selalu menggunakan gula yang teksturnya halus. Pakai gula pasir biasa it's oke, blender hingga halus sebelum digunakan.
Selain itu, gunakan suhu tinggi di awal pemanggangan dan setelah itu turunkan suhu, agar brownies tidak cepat hangus permukaannya tetapi belum matang bagian dalamnya. 




Sebagai variasi lain, kalau gak ada snickers bisa juga memakai oreo. Gunakan oreo yang dipotong-potong atau oreo mini dalam adonan dan juga sebagai topping. Atau bisa juga menggunakan topping coklat lain yang jadi favorit keluarga. Tuh kaan...brownies memang mudah untuk dimodifikasi.



Ini dia penampakan tekstur browniesnya. Lembab dan nyoklat tetapi crunchy di bagian luarnya.

Selamat mencoba...Happy Baking..


Saturday, October 18, 2014

KRENGSENGAN DAGING SAPI



Bismillahirrohmanirrohim
Masih postingan tentang olahan daging ya, kali ini aku membuat krengsengan. Krengsengan adalah salah satu masakan yang berasal dari Jawa Timur. Biasanya krengsengan dibuat dari daging kambing, namun sekarang ini banyak juga dijumpai krengsengan yang menggunakan daging sapi. Selain itu krengsengan bisa juga berbahan jerohan atau bahkan iga. Krengsengan ini paling enak kalau dimasak super pedas, jadi dinikmati dengan nasi hangat aja wuiih...mantap banget. Tapi seperti biasa, aku gak bisa masak dengan pedas yang heboh karena anak-anak juga ikut makan. 

Krengsengan ini biasanya memakai petis udang sebagai salah satu bumbunya, tapi kalau kurang suka petis atau tidak punya petis, gak pakai juga gak apa-apa. Mamaku kalau memasak krengsengan ini lebih suka tanpa petis dan hasilnya tetap enak-enak aja kok. Aku lebih suka memasak krengsengan dengan bumbu melimpah, jadi gak heran kalau penampilan krengsengan buatanku ini tertutup oleh bumbu hehehe. Bagiku bumbunya enak banget lho. Untuk membuat krengsengan yang memakai 500 gr daging sapi, aku bisa membuat bumbu 2x lipat dari resep yang kuposting di bawah ini. Jadi silahkan disesuaikan aja dengan selera ya. Resep berikut ala-ala aku aja, ada juga resep yang memakai tomat dan bumbunya dibuat lebih sedikit dan kuahnya encer.







KRENGSENGAN DAGING SAPI

Bahan :
500 gr daging sapi, potong dadu
2 ruas lengkuas, memarkan
2 helai daun salam
1 serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
7 sdm kecap manis
1/2 sdm petis udang
air secukupnya
garam, gula pasir, merica bubuk secukupnya

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 butir kemiri bakar
2 cm jahe
5 cabe merah
5 cabe rawit

Cara Membuat :
1. Tumis bumbu halus hingga benar-benar matang dan harum. Masukkan lengkuas, daun salam dan serai. Sambil diaduk-aduk yaa, biar tidak gosong.
2. Masukkan potongan daging sapi, aduk rata hingga mulai berubah warna. 
3. Masukkan kecap manis, petis udang, garam, gula pasir dan merica. Aduk rata dan tambahkan air.
4. Masak hingga air menyusut dan daging empuk. Test rasa hingga sesuai selera.
5. Angkat dan sajikan dengan nasi putih hangat.

Notes :
Daging bisa diempukkan dengan cara mencampurkan dengan parutan nanas. Caranya adalah daging dipotong-potong tanpa dicuci terlebih dahulu kemudian masukkan parutan nanas secukupnya dan aduk hingga merata. Diamkan selama kurang lebih 10-15 menit dan cuci bersih daging sebelum dimasak.

Krengsengan buatanku yang ini mirip rendang?? Harap maklum....kan emang bumbunya sengaja dibuat banyak, 2x lipat dari resep di atas hehehe.

Selamat mencoba... Happy cooking