Sunday, March 1, 2015

CREAM CHEESE PANCAKE with STRAWBERRY SAUCE



Bismillahirrohmanirrohim

Gak terasa udah memasuki bulan ke-3 di tahun ini. Postingan Maret enaknya diawali dengan pancake aja yaa. Kebetulan tanggal 1 Maret kan hari Minggu, saat yang tepat untuk nge-pancake bareng keluarga. Menurut saya pancake ini enak-enak aja dinikmati saat sarapan atau bahkan cemilan di siang hari. Kalau untuk sarapan, biasanya memang dijodohkan dengan buah segar dan susu, sedangkan kalau siang hari paling enak dimakan dengan menambahkan es krim favorit. 

Kali ini saya gak sempat fotoin pancake dengan es krim favorit karenaaa...pancake-nya udah habis saat sarapan hehehe. Pancake yang saya buat ini adalah cream cheese pancake. Disebut cream cheese pancake karena saya menambahkan cream cheese dalam adonannya. Rasa kejunya memang tidak terlalu kuat, tapi cukup untuk menambah gurih pancakenya. Kebetulan saya masih punya sisa strawberry sauce di kulkas, jadi pas banget sebagai pelengkap cheese pancake. Cream cheese pancake ini enak juga disajikan dengan madu, saus coklat atau bahkan saus kacang creamy seperti yang pernah saya posting disini. Silahkan disesuaikan dengan selera keluarga ya.







CREAM CHEESE PANCAKE 

Bahan :
165 gr tepung terigu serbaguna
2 sdt baking powder
2 sdm gula pasir
250 ml susu cair
1 butir telur ukuran besar
4 sdm cream cheese (biarkan suhu ruang)
1 sdm butter leleh
1 sdm olive oil

Cara Membuat :
1. Dalam sebuah wadah, letakkan tepung terigu dan baking powder yang telah diayak. Tambahkan gula pasir, aduk rata dan buat lubang di tengahnya.
2. Masukkan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan whisk, masukkan telur dan cream cheese. Aduk rata.
3. Masukkan butter leleh dan olive oil, aduk hingga tidak bergerindil.
4. Panaskan wajan anti lengket, tuang adonan pancake. Balikkan dan masak hingga matang dan kedua sisinya kecoklatan. Wajan anti lengket TIDAK PERLU dioles margarin yaa. Lakukan hingga habis.
5. Sajikan pancake dengan saus favorit.

Saus strawberry yang saya buat ini sebenarnya mirip dengan selai strawberry. Bedanya saus strawberry ini encer dan isinya adalah irisan strawberry, jadi tidak berupa strawberry yang dihaluskan. Saus strawberry ini biasanya saya gunakan untuk olesan roti tawar. Selain itu biasanya saya tuang di atas es krim vanilla atau es krim strawberry favorit saya. Rasanya segar sekali, terasa asam-asam strawberrynya. Bikinnya tentu saja super mudah dan cepat, jadi saya juga jarang bikin stok banyak seperti halnya selai strawberry. 

STRAWBERRY SAUCE

Bahan :
150 gr fresh strawberry, iris tipis
3-4 sdm gula pasir (tergantung selera manis)
100 ml air

Cara Membuat :
1. Tuang strawberry di atas pan, masak dengan api kecil hingga mengeluarkan air, kurang lebih selama 10 menit ya.
2. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk, kemudian masukkan gula.
3. Masak hingga mendidih, test rasa hingga sesuai selera.
4. Matikan api dan biarkan dingin baru disimpan di dalam wadah kedap udara.

Selamat mencoba....selamat menikmati hari Minggu bersama keluarga. 
Semoga bermanfaat ya ^^


Friday, February 27, 2015

CWI MIE



Bismillahirrohmanirrohim

Ini postingan kesekian kalinya tentang cwie mie, kalau gak salah postingan ke-3, gak apa-apa ya. Akhir-akhir ini memang lagi suka bikin mie yang berkuah seperti ini. Selain bikin cwie mie, saya juga sering bikin mie ayam atau mie ayam jamur. Mungkin karena lagi musim hujan ya, jadi pengennya menikmati yang anget-anget gitu. Pastinya udah pada tau kan cwie mie? Cwie mie adalah sejenis mie ayam yang berasal dari Malang. Mirip kok dengan mie ayam biasa, yang membedakannya adalah cwie mie memakai ayam yang disuwir halus. Seperti yang sudah saya tulis di postingan yang dulu, suwiran halus ayam itu yang jadi ciri khas cwie mie. Jadi jangan ngaku makan cwie mie kalau ayamnya dipotong dadu seperti halnya mie ayam hehehe.

Beberapa teman pembaca blog saya ada yang mengatakan, pengen juga membuat cwie mie sendiri di rumah, tapi setelah membaca resepnya yang panjaaang jadinya mikir-mikir lagi hehehe. Percaya deh, resep boleh saja panjang tapi membuat cwie mie tidak seribet dan sesusah yang dibayangkan. Minyak ayam bawang bisa kita buat sehari sebelumnya atau bahkan jauh-jauh hari dan disimpan di botol kedap udara. Membuat tumisan ayamnya juga gak susah kok. Yang mungkin agak lama adalah membuat kaldu yang akan digunakan untuk kuah, tapi itu pun juga bisa buat sebelumnya. Kalaupun dibuat pada saat hari H, disaat merebus kaldu kita bisa memasak yang lain kan. Kalau tidak mau repot membuat kaldu, boleh deh pakai kaldu bubuk non MSG yang sudah banyak beredar. Jadi percaya deh kalau bikin sendiri bakal lebih enak dan puas maemnya hihihi. 

 




CWIE MIE 

Bahan :
500 gr basah atau mie kering yang direbus hingga matang
Daun selada secukupnya
Bawang goreng secukupnya
Daun bawang secukupnya, iris tipis
Bakso ayam (boleh pakai bakso sapi atau bakso ikan)
Krupuk pangsit
Minyak ayam bawang
Kecap ikan
Minyak wijen
Acar timun dan cabe rawit

Bahan Taburan Ayam :
500 gr ayam cincang
3 siung bawang putih, cincang halus
2 cm jahe, cincang halus
1 sdt minyak wijen
1 sdt gula pasir
2 sdt garam (atau sesuai selera)
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm bawang putih goreng
2 sdm minyak

Cara Membuat Taburan Ayam :
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan jahe hingga harum.
2. Masukkan ayam, aduk-aduk hingga berubah warna dan kaku.
3. Bumbui dengan saus tiram, minyak wijen, gula, garam dan merica bubuk. Masak hingga matang dan kering. Angkat dan dinginkan.
4. Campur tumisan ayam dengan bawang putih goreng kemudian giling sebentar hingga teksturnya menjadi lebih halus. Bisa menggunakan grinder atau food processor.
5. Siap digunakan

Bahan Minyak Ayam Bawang :
200 ml minyak sayur
2 siung bawang putih
1 cm kunyit
2 cm jahe
1 sdt merica
200 gr kulit ayam

Cara Membuat :
1. Memarkan bawang putih, kunyit dan jahe.
2. Ambil sedikit minyak, tumis bawang putih, kunyit dan jahe hingga harum.
3. Masukkan kulit ayam, kecilkan apinya.
4. Masak hingga keluar minyak dari kulit ayamnya kemudian tambahkan sisa minyak. Masak hingga kulit kering.
5. Angkat, dinginkan dan saring kemudian simpan di wadah kedap udara.

Bahan Kuah :
Tulang ayam secukupnya 
2 liter air
3 siung bawang putih, memarkan
3-4 sdt garam (sesuai selera)
2 sdt gula

Cara Membuah Kuah :
1. Rebus tulang ayam dengan air dengan menggunakan api kecil selama kurang lebih 2 jam.
2. Saring kuahnya dan tambahkan air secukupnya.
3. Masukkan bawang putih, garam dan gula. Masak kembali dengan api kecil hingga mendidih.
4. Siap digunakan.

Penyajian Untuk 1 Mangkok :
1. Campurkan mie  dengan 1 sdt minyak ayam, 1 sdt kecap ikan dan 1/2 sdt minyak wijen. Aduk hingga rata.
2. Siapkan mangkok saji, tata selada di atasnya dan tuangkan mie.
3. Taburi mie dengan ayam, bawang merah dan daun bawang.
4. Letakkan bakso, krupuk pangsit dan acar.
5. Sajikan dengan kuah dan saus sambal.





Alhamdulillah...cwie mie selalu jadi favorit keluarga saya, jadi setiap bikin ini selalu laris manis. Seneng aja liat kakak dan adek nambah-nambah setiap makan cwie mie ini. Jangan bosan ya kalau nanti bakal ada beberapa repost tentang mie kuah. 

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

Wednesday, February 25, 2015

IKAN KEMBUNG BAKAR SAMBAL KACANG



Bismillahirrohmanirrohim

Halo...kali ini saya posting salah satu menu makan favorit keluarga saya, yaitu ikan kembung bakar. Pak suami adalah penggemar olahan ikan dan ikan kembung ini termasuk yang sering saya olah karena memang kesukaan beliau. Paling sering memang bikin kembung bakar, mulai dari yang cuma digaremin aja kemudian dibakar, bumbu kecap bahkan bumbu pedas. Kali ini ikan kembungnya dibakar bumbu kecap dan ada sedikit rasa pedas. Kalau suka dengan rasa pedas yang heboh bisa ditambahkan lagi cabainya ya. Kebetulan kakak Naira juga suka sekali dengan ikan kembung bakar, jadi saya bikin dengan rasa pedas yang masih bisa ditolerir oleh kakak.

Untuk kembung bakar biasanya saya membuat sambal ala ibu mertua yang top enaknya. Saya gak ngerti nama sambalnya apa, jadi saya sebut aja sambal kacang karena memang memakai kacang. Jangan dibayangkan kalau sambalnya akan seperti bumbu pecel yang memakai kacang juga ya hihihi. Sambalnya berupa sambal iris yang terdiri dari bawang, cabai, tomat, kacang, kecap dan irisan daun jeruk. Rasanya unik dan yang pasti enaak.





Nah...ini dia sambal kacang-nya. Bikinnya gampang banget, cocok untuk disajikan dengan menu-menu olahan ikan bakar.




IKAN KEMBUNG BAKAR SAMBAL KACANG

Bahan :
3 ekor kembung ukuran sedang 
1 sdt garam
1 jeruk nipis, ambil airnya

Bumbu Bakar :
3 cabai merah
3 cabai rawit
7 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 sdt ketumbar
1 ruas jahe
1 sdt garam
1 sdt air asam jawa
5 sdm kecap manis
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Bersihkan ikan dan kerat-kerat badannya kemudian lumuri dengan air jeruk nipis dan garam. Biarkan selama 30 menit.
2. Haluskan cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, ketumbar, jahe dan garam.
3. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Tambahkan air asam jawa, aduk hingga rata kemudian matikan api.
4. Tambahkan kecap manis, aduk rata.
5. Olesi seluruh permukaan ikan kembung dengan bumbu bakar dan biarkan 10 menit agar meresap.
6. Bakar ikan kembung di atas bara api atau multi pan dengan api kecil sambil dioles-oles dengan bumbu. Bakar hingga kedua sisinya matang, sambil terus dioles bumbu.
7. Angkat dan siap disajikan dengan sambal

SAMBAL KACANG

Bahan :
3 sdm kacang tanah goreng yang, uleg kasar
3 butir bawang merah, iris halus
1 buah tomat, potong dadu
5 cabai rawit, iris halus
3 helai daun jeruk, buang tulang daunnya dan iris halus
2 limau, peras airnya (lagi gak ada saya pakai jeruk nipis)
kecap manis secukupnya

Cara Membuat :
Aduk rata semua bahan, tambahkan kecap hingga kekentalan yang diinginkan.

Penyajian :
Tata ikan kembung di atas piring saji, siram dengan sambal kacang dan taburi dengan irisan daun jeruk
Siap disajikan dengan nasi hangat

Notes :
saya membakar ikan di atas grill atau memakai multi pan dengan menggunakan api kecil sehingga waktu pemanggangan lebih lama tetapi ikan dapat matang sempurna dan bumbu lebih meresap.






Alhamdulillah...bagi saya ini nikmat sekali. Termasuk golongan menu boros nasi deh hihihi. Selamat mencoba ya, semoga sesuai dengan selera keluarga. Seperti biasa, foto menjelang waktu makan siang tiba....gak kreatif banget hihihi. Harap maklum yaa

Happy Cooking


Monday, February 23, 2015

BANANA CAKE AGAIN



Bismillah

Akhirnya saya sempatkan juga membuat banana cake request pak suami. Beberapa waktu yang lalu kan memang request banana cake dan karena pisangnya belum terlalu matang, akhirnya saya bikin muffin heheheh. Setelah pisangnya sudah benar-benar matang, baru deh saya bikin banana cake ini. Sebenarnya tiap posting tentang banana cake, saya pasti bingung mau dikasih judul apalagi nih postingannya. Apalagi kalau banana cake-nya yang tanpa penambahan bahan lainnya seperti yang saya buat sekarang ini. Mungkin yang baca juga heran...banana cake lagi...banana cake lagi. Gimana donk, namanya juga favorit keluarga.

Banana cake ini, seperti biasa sangat mudah dibuat, bahan-bahannya juga cukup mudah. Pengennya sih saya buat juga chocholate icing untuk siramannya bahkan sempat terpikir juga membuat saus karamel. Tapi akhirnya saya gak bikin apa-apa dan banana cake ini dimakan "plain" gitu aja karena pak suami maunya tanpa siraman apa-apa. Hasilnya tetap enak, teksturnya moist dan juga legit. Paduan aroma pisang, gula palem dan kayu manis bubuk sudah terasa sedap, bahkan ketika cake ini masih berada di dalam oven.






Kunci banana cake yang enak tentu saja adalah penggunaan pisang yang benar-benar matang. Biasanya saya selalu memakai pisang ambon atau cavendish. Biar lebih enak, gunakan butter berkualitas tapi kalau mau pakai margarin it's oke. Tetep enaak.

BANANA CAKE

Bahan :
125 gr butter
200 gr gula pasir halus
50 gr gula palem
3 butir telur
250 gr tepung terigu protein sedang
1 sdt baking powder
1 sdt kayu manis bubuk
200 gr pisang, haluskan
150 ml buttermilk (bisa pakai susu UHT atau plain yoghurt)

Cara Membuat :
1. Panaskan oven 180'C, siapkan loyang, oles margarin dan taburi dengan terigu. Sisihkan.
2. Campur dan ayak tepung terigu, baking powder dan kayu manis bubuk.
3. Dalam suatu wadah, kocok butter, gula pasir halus dan gula palem hingga lembut kemudian masukkan telur satu persatu sambil terus dikocok.
4. Masukkan campuran terigu, kocok rata.
5. Masukkan pisang bergantian dengan buttermilk, aduk hingga rata. Jangan overmix ya!
6. Tuang ke dalam loyang dan panggang selama kurang lebih 40 menit, tergantung oven masing-masing. Lakukan test tusuk.
7. Angkat, keluarkan dari loyang dan dinginkan di atas cooling rack.




Udah yaa...gitu aja postingannya, saya mau bikin brownies (again!!) dulu hihihi. 

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Happy Baking ^^

Thursday, February 19, 2015

CILOK - CIRENG



Bismillah...
Halo....ada yang kangen dengan jajanan ini? Untuk generasi jadul seperti saya, jajanan ini selalu bikin kangen. Cilok alias aci dicolok dan cireng alias aci goreng. Kalau di tempat saya dikenal dengan nama pentol. Dulu waktu saya masih SD, biasa beli di depan sekolah dengan ditusuk pakai tusukan sate dan dicelupin ke rantang yang berisikan bumbu kacang. Bayangin aja itu bumbu kacang udah kena celupan berapa puluh tusuk hihihi. Biar begitu, jajanan ini selalu laris manis dan banyak penggemarnya, termasuk saya.

Sekarang juga masih banyak penjual cilok atau pentol di pinggir-pinggir jalan. Bedanya sekarang ini kalau kita beli, dibungkusin plastik dan bisa minta tusuk sate untuk menikmatinya. Lengkap juga dengan bumbu kacang, saus sambal dan kecap. Sssttt...kadang-kadang tergoda juga lho untuk beli yang di pinggir jalan itu hehehe, tapi harus mikir 100x deh kayanya. Nah..untuk obat kangen kita bikin sendiri aja yuk.

Kalau kita bikin cilok dan cireng di rumah, tentunya bisa jadi lebih istimewa. Cilok dan cirengnya bisa kita beri isian, misalnya keju, daging giling, ayam cincang, tuna atau bahkan telur puyuh. Tapi saya tetep suka yang polosan aja sih, selain karena ngirit kan juga pingin nostalgia hihihi. Jaman dulu mana ada cilok isi keju, ya kaan.






Resep ciloknya sebenarnya sama dengan yang dulu pernah saya posting disini. Di resep yang dulu saya pakai perbandingan terigu dan tapioka 1:1, tapi kali ini saya tambahkan lagi takaran tepung terigunya biar teksturnya lebih empuk. Kalau suka dengan cilok yang lebih kenyal bisa ditambah takaran tapiokanya ya Memang sih kalau yang namanya cilok itu pasti kenyal-kenyal alot gitu, tapi enak juga kok kalau dibikin lebih empuk. Untuk cirengnya saya juga gak bentuk macam-macam, sama aja dibuletin seperti cilok. Lebih oke kalau dibentuk model pastel gitu, ini sih karena pengen cepet selesai aja hehehe.

CILOK & CIRENG

Bahan :
225 tepung terigu serbaguna
175 gr tepung tapioka
2 batang daun bawang, iris halus
2 siung bawang putih, haluskan
2-3 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
400 ml air kaldu
minyak goreng secukupnya untuk menggoreng cireng

Pelengkap :
Bumbu kacang (saya pakai bumbu pecel yang diberi kecap)
atau saus sambal yang diencerkan dengan sedikit air

Cara Membuat :
1. Campur dan ayak tepung terigu dan tapioka. Masukkan daun bawang dan bawang putih, aduk hingga rata.
2. Didihkan air kaldu, bumbui garam dan gula pasir. Jangan takut keasinan ya, karena nanti setelah dicampurkan terigu, akan berkurang asinnya.
3. Tuang air kaldu sedikit demi sedikit ke campuran tepung sambil diaduk menggunakan sendok kayu. Uleni hingga kalis. Hentikan penambahan air kaldu bila dirasa adonan sudah kalis dan bisa dipulung atau tambahkan bila dirasa adonan masih kering. 
4. Didihkan air, bulat-bulatkan adonan dan rebus dalam mendidih hingga mengapung. Biarkan agak lama dalam keadaan mengapung kemudian angkat dan tiriskan.
5. Bila ingin membuat cireng, setelah direbus, goreng dalam minyak yang sudah panas hingga kecoklatan/
6. Sajikan hangat dengan pelengkap.

Notes :
Cireng dan cilok paling enak disajikan dalam keadaan hangat. Apabila cilok sudah dingin, bisa dikukus dulu sebentar baru kemudian disajikan bersama pelengkap.




Alhamdulillah...benar-benar jadi obat kangen jajanan masa kecil dulu. Hayoo...yang belum pernah makan cilok, bisa dicoba bikin sendiri di rumah. Tapi...jangan ngarepin rasanya mirip bakso terkenal yang enak banget ya. Namanya juga cilok, pasti beda donk dengan bakso. Kalau pingin yang enak, mending bikin bakso aja sekalian. Biarpun cilok...tapi tetep aja ngangenin ^^

Selamat mencoba 

Wednesday, February 18, 2015

GURAME GARING SIRAM CABAI



Bismillahirrohmanirrohim

Ini salah satu menu makan siang keluarga saya kemarin. Kebetulan saya lagi pengen banget gurame yang digoreng garing. Niat banget pagi-pagi udah ke pasar untuk cari gurame segar. Ternyata...gurame besar gak ada yang dalam keadaan segar. Yang kecil-kecil ini lah yang masih segar. Karena memang lagi pengen gurame, tetap saya beli deh "bayi-bayi gurame" itu hihihi.

Gurame ini saya olah menjadi gurame garing siram cabe ala Mbak Endang - JTT. Liat fotonya mbak Endang, langsung ngeces deh, membayangkan nikmatnya makan siang dengan sepiring nasi hangat dan gurame garing ini. Yuuk...dicoba..






GURAME GARING SIRAM CABAI

Bahan :
1 ekor ikan gurame (saya pakai 3 ekor ukuran kecil)
1 jeruk nipis, ambil airnya
1 sdm garam
minyak goreng

Bahan Pencelup :
3 sdm maizena
2 sdm tepung tapioka
2 sdm tepung terigu serbaguna
1 sdt baking powder
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
150 ml air
---> campur dan aduk rata

Bahan Bumbu Siram :
5 cabai rawit
3 cabai merah besar atau bisa pakai cabai keriting
5 siung bawang putih
2-3 sdt garam
---> cincang kasar dan aduk rata semua bahan atau bisa di chopper sebentar saja

Pelengkap :
irisan daun bawang

Cara Membuat :
1. Lumuri gurame yang sudah dibersihkan dengan garam dan air jeruk nipis. Diamkan selama 30 menit dan cuci bersih kembali.
2. Fillet salah satu sisi gurame, sisakan ekor dan kepalanya. Atau bisa juga di fillet kedua sisinya. Potong-potong fillet gurame.
3. Masukkan badan gurame dan filletnya ke dalam bahan pencelup. Aduk hingga rata.
4. Panaskan minyak, goreng gurame hingga kering dan berwarna kecoklatan. Goreng juga fillet gurame. Angkat dan tiriskan,
5. Ambil 2 sdm minyak sisa menggoreng, tumis bumbu siram hingga matang.
6. Letakkan gurame beserta filletnya di piring saji, beri bumbu siram dan taburan daun bawang.
7. Hidangkan.

Subhanallah...nikmat sekali. Kurang pedes sih kalau menurutku, besok-besok kalau bikin lagi harus ditambah cabainya biar tambah mantaap.

Happy Cooking...selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya ^^

VANILLA PEANUT BUTTER MUFFIN



Bismillah....

Sudah cukup lama saya tidak posting resep muffin ya. Jujur...saya lebih suka membuat cake yang langsung dituang ke loyang dan kemudian dipotong-potong daripada harus tuang menuang ke dalam cup case hehehe. Jadi saya lebih sering membuat cake dibanding cupcake atau muffin.
Vanilla peanut butter muffin ini saya buat kemarin setelah makan siang. Ketika matang, sudah mendung dan hujan deras. Alhamdulillah bisa untuk camilan di waktu hujan. Camilan berat ya kalau saya bilang, karena muffin memang teksturnya mengenyangkan.

Sebenarnya suami request banana cake, tapi pisang ambon yang ada di rumah masih belum terlalu matang. Jadi saya tawarkan membuat muffin aja, besok kalau pisangnya sudah benar-benar matang, baru deh eksekusi banana cake hihihi. Deal !!




Resep vanilla peanut butter muffin ini saya adapatasi dari resepnya ratu muffin kakak Eliza Setiawan. Beliau bikinnya pakai nutella, karena saya gak punya nutella jadi diganti pakai selai kacang aja. Makasiiih resepnya yaa.

VANILLA PEANUT BUTTER MUFFIN

Bahan :
50 gr unsalted butter
30 gr minyak sayur
100 gr gula pasir halus
120 ml buttermilk (bisa pakai susu cair)
1 butir telur ukuran besar, kocok lepas
190 gr tepung terigu serbaguna
1,5 sdt baking powder
1 sdt vanilla bubuk
1/2 sdt garam
selai kacang secukupnya

Cara Membuat :
1. Panaskan oven 180'C, siapkan cup case dan tata di loyang muffin. 
2. Aduk butter dan gula pasir halus hingga berwarna pucat. Masukkan minyak dan aduk lagi hingga tercampur rata.
3. Masukkan buttermilk dan telur. Aduk hingga rata.
4. Masukkan campuran terigu, baking powder, vanilla bubuk dan garam yang sudah diayak ke adonan bahan basah. Aduk rata menggunakan spatula, cukup hingga asal rata saja dan biarkan tetap bergerindil. Jangan overmix ya.
5. Tuang adonan hingga 1/2 cup, beri selai kacang dan tuang adonan lagi hingga 3/4 cup. Lakukan hingga habis.
6. Beri selai kacang di atasnya dan buat motif swirl menggunakan tusuk sate atau sumpit.
7. Panggang selama kurang lebih 25-30 menit hingga matang.
8. Angkat dan letakkan di cooling rack.






Selamat mencoba ....Happy Baking