Thursday, November 20, 2014

CAKE KUKUS PISANG BERBINTIK



Bismillahirrohmanirrohim
Cukup banyak yang menanyakan kepadaku baik melalui inbox, WA, SMS ataupun komen langsung di blog ini apakah bisa beberapa resep banana cake yang pernah kuposting itu dibuat dengan cara dikukus. Menurutku jawabnya adalah "bisa" tetapi untuk gimana hasil jadinya, aku gak bisa kasih review karena memang biasanya untuk cake yang dipanggang ya aku tidak mencobanya untuk mengukus. Untuk membuat cake kukus, aku memakai resep yang lain lagi. Kebetulan memang keluargaku lebih suka dengan cake yang dipanggang, jadi memang aku jarang juga bikin cake kukus kecuali brownies kukus hehehe.

Kebetulan ada banyak 1 buah pisang ambon di rumah, sisa dari rumah sakit. Pisangnya sudah menghitam kulitnya, tidak menarik hati. Nah...kebetulan banget, bisa diolah menjadi cake pisang. Kali ini aku buat yang versi kukus ya, jadi buat yang ingin membuat cake pisang tapi tidak mempunyai oven bisa mencoba resep yang ini. Resep asli diambil dari Sajian Sedap dan sudah dimodifikasi lagi menyesuaikan selera. Kenapa dinamakan berbintik, karena aku memakai meises yang dicampur di adonan. Meises itu yang bikin berbintik di kuenya. Resep ini ekonomis bahannya, tapi rasanya juga oke.






CAKE KUKUS PISANG BERBINTIK

Bahan :
3 butir telur
50 gr gula pasir
25 gr gula palem
1/2 sdt emulsifier
90 gr tepung terigu protein sedang
1/2 sdt kayu manis bubuk
1 buah (100 gr) pisang ambon, lumatkan
60 gr santan kental (aku pakai instan)
50 gr meises

Cara Membuat :
1. Panaskan kukusan, bungkus tutupnya dengan serbet bersih. Olesi cetakan dengan minyak goreng atau bila memakai loyang, olesi minyak dan alasi kertas roti. Sisihkan.
2. Campur dan ayak tepung terigu dan kayu manis bubuk. Sisihkan.
3. Kocok gula pasir, gula pasir, gula palem dan emulsifier hingga mengembang.
4. Masukkan campuran terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
5. Masukkan pisang bergantian dengan santan instan. Aduk rata.
6. Masukkan meises, aduk rata.
7. Tuang ke dalam cetakan atau loyang hingga penuh. Kukus dengan api sedang hingga matang.
8. Angkat, biarkan hangat dan keluarkan dari cetakan.




Rasanya enak juga, apalagi ada harum aroma kayu manis dan gula palem. Untuk membuat cake pisang memang aku paling senang menambahkan kayu manis dan memakai campuran gula palem. Kalau lebih suka memakai bumbu spekuk juga bisa kok. Bila tidak suka dengan motif bintik-bintiknya, meises bisa diskip atau bahkan diganti memakai chocochips. Kalau pakai chochocips, taburi chocochips dengan tepung terigu agar tidak tenggelam di dasar loyang dan bisa menyebar cantik di seluruh cake. Silahkan disesuaikan dengan selera keluarga aja.

Selamat mencoba ya ^^

Sunday, November 16, 2014

BANANA CRUMBLE BROWNIES



Bismillahirrohmanirrohim
Brownies time !! Kayanya memang gak bisa jauh-jauh dengan yang namanya brownies. Paling lama 2 minggu sekali deh, pasti bikin brownies, entah itu eksperimen dengan resep baru atau membuat lagi resep brownies favorit keluarga. Kali ini aku membuat banana crumble brownies. Sebenarnya sih dalam rangka mengolah pisang ambon yang sengaja diumpetin sampai kulitnya kehitaman. Tadinya mau bikin banana cake, tapi baru aja kemarin bikin kan, akhirnya ganti haluan bikin banana brownies aja. Biar tambah enak, aku tambahkan crumble sebagai toppingnya. So...brownies yang nyoklat dipadukan pisang yang bikin moist ditambahkan dengan crumble yang "krenyes-krenyes". Hmmmm...perfect for my tea time.







BANANA CRUMBLE BROWNIES

Bahan :
100 gr Dark Cooking Chocolate (DCC), cincang
75 gr butter
1 butir telur, kocok lepas
200 gr pisang, lumatkan
50 gr gula pasir halus
25 gr gula palem
1/4 sdt garam
100 gr tepung terigu serbaguna
20 gr coklat bubuk (aku pakai yang gelap)
1/2 sdt baking powder

Bahan Crumble :
1 sdt kayu manis bubuk
40 gr gula palem
50 gr chocochips
50 gr almond cincang
---> campur dan aduk rata semua bahan.

Cara Membuat :
1. Panaskan oven 180'C, siapkan loyang 20x20x4 cm. Olesi margarin, alasi kertas roti hingga sisi-sisinya. Sisihkan.
2. Campur dan ayak tepung terigu, coklat bubuk dan baking powder. Sisihkan.
3. Campurkan pisang dan gula pasir serta gula palem. Aduk rata.
4. Tim (double boil) DCC dan butter hingga leleh dan lembut. Angkat dan biarkan hangat kemudian masukkan kocokan telur. Aduk rata menggunakan whisker.
5. Masukkan campuran pisang dan gula. Aduk hingga tercampur rata.
6. Tuang campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Jangan overmix ya.
7. Tuang ke dalam loyang kemudian taburi dengan crumble.
8. Oven selama kurang lebih 15 menit dengan suhu 180'C kemudian turunkan suhu menjadi 150'C. Lanjutkan memanggang hingga matang.
9. Matikan api, biarkan dingin baru dikeluarkan dari loyang dan siap dipotong-potong.

Karena memakai campuran pisang, bisa ditebak kalau tekstur brownies ini jadi moist. Topping crumble membuat banana brownies ini lebih kaya rasa. Paling suka dengan harum aroma kayu manis di toppingnya. 






Nah...bisa jadi salah satu variasi brownies juga kan. Selamat mencoba ya, semoga sesuai dengan selera keluarga.
Banana crumble brownies ini juga jadi salah satu setoranku di event NCC Brownies Week. Here's the badge. Thank you NCC





Friday, November 14, 2014

LBT #35 BIKA AMBON



Bismillahirrohmanirrohim
Event LBT #35 temanya adalah Bika Ambon. 
Bika ambon adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang konon dipengaruhi oleh budaya Melayu. Bika ambon dikenal sebagai oleh-oleh yang sangat terkenal dari kota Medan. Konon dahulu awalnya bika dijual di Jalan Ambon - Sei Kera Medan, sehingga dikenal dengan nama Bika Ambon dan bukannya Bika Medan hehehe. Apabila kita berkunjung ke kota Medan, tepatnya di Jalan Mojopahit, kita bisa menjumpai lebih dari 30 toko yang menjual bika ambon.

Bika ambon dikenal sebagai kue yang mempunyai serat-serat cantik dengan rasa manis, gurih nan legit. Serat-serat tersebut diperoleh dari proses fermentasi yang cukup lama. Proses pembuatannya memang lebih rumit dan lama apabila dibandingkan dengan membuat kue-kue yang lain, namun hal tersebut sebanding dengan hasil dan rasanya. Sekarang ini terdapat berbagai macam variasi dan bentuk bika ambon, misalnya rasa pandan, coklat, durian, karamel, keju dan lain sebagainya. 

Ini adalah kali pertama aku membuat bika ambon. Udah lama sih pengen belajar membuat bika ambon sendiri, tapi maju mundur terus karena yang kebayang adalah prosesnya yang lama dan rumit menurutku. Selalu ada yang pertama ya dan di LBT #35 ini aku harus memaksa diriku untuk belajar membuat bika ambon. Dari berbagai resep yang aku baca, akhirnya aku memakai resep Mbak Rachmah yang kulihat dari blog Mbak Hesti. Matur nuwun sharingnya ya Mbak R dan Mbak Hesti. Resep asli bisa klik disini ya. Selain membandingkan beberapa resep, aku juga gugling berbagai tips dan trik membuat bika ambon. Ceritanya nervous bangeeet hahaha. 





Setelah bika ambon matang dan aku keluarkan dari oven, sebenarnya udah gak sabar banget pengen segera diiris biar tahu seperti apa seratnya. Disabar-sabarin dulu deh biar bikanya dingin dan bisa diiris dengan rapi. Ketika pertama kali mengiris...asli deg-deg'an banget. Halaah...kaya mau ulangan aja nih ceritanya. Alhamdulillah....ternyata bika ambonku keliatan seratnya. Biarpun seratnya belum halus dan heboh, tapi itu udah bikin aku senang sekali. Semoga next time kalau bikin lagi, seratnya bisa lebih bagus.


BIKA AMBON

Bahan Biang :
50 gr tepung terigu
20 gr ragi instan
25 gr gula pasir
3 gr garam halus
100 ml air kelapa

Bahan A :
250 gr tepung tapioka / kanji
12 butir kuning telur
4 butir putih telur
275 gr gula pasir

Bahan B :
500 ml santan mentah kental dari 2 butir kelapa
2 gr garam halus
5 helai daun jeruk, buang tulang daunnya
2 helai daun pandan

Cara Membuat :
1. Bahan biang : Dalam suatu wadah, taruh ragi instan, tepung terigu, gula pasir dan garam halus. Tuang air kelapa kemudian aduk / uleni menggunakan tangan hingga adonan rata. Tutup wadah dengan plastik wrap / lap, diamkan 30 menit hingga adonan biang mengembang.
2. Bahan B : Masak santan kental beserta garam halus, daun jeruk dan daun pandan hingga panas saja (tidak usah sampai mendidih). Sisihkan dan biarkan dingin.
3. Bahan A : Kocok semua telur dan gula pasir hingga mengembang. Tuang adonan biang ke dalam tepung tapioka / kanji. Aduk rata menggunakan tangan.
4. Tuang kocokan telur sedikit demi sedikit ke dalam campuran adonan biang + tapioka, sambil terus diaduk menggunakan tangan. Gerakkan telapak tangan naik turun saat mengaduknya (dikeplok-keplok), hingga semua adonan tercampur rata.
5. Masukkan santan kental yang sudah disaring, aduk rata kembali menggunakan tangan dengan cara yang sama (dikeplok-keplok) hingga adonan tercampur rata dan teksturnya halus. Tutup adonan dengan plastik wrap / lap, diamkan selama 3 jam.
6. Panaskan oven 160'C . Siapkan loyang 20x20 cm, olesi dengan minyak (ada yang memberi alas kertas roti tapi aku skip). Letakkan loyang tersebut ke dalam oven selama kurang lebih 15 menit.
7. Siapkan adonan, buang busa-busa yang ada di permukaan adonan dan adonan JANGAN diaduk lagi. Tuang adonan ke dalam loyang.
8. Masukkan loyang berisi adonan ke dalam oven, buka sedikit pintu oven hanya hingga adonan bika ambon di dalam loyang sudah terlihat berlubang-lubang permukaan atasnya (pertanda sudah mulai terbentuknya serat). Tutup pintu oven dan lanjutkan memanggang selama 40 menit.
9. Lakukan test tusuk untuk meyakinkan apakah bikanya sudah matang. Setelah matang, matikan api bawah oven dan nyalakan api atas sebentar saja untuk membuat warna permukaan kecoklatan. Kalau tidak ada api atas, bika ambon bisa langsung dikeluarkan dari oven ya.
10. Diamkan bika ambon di suhu ruang hingga dingin baru dikeluarkan dari loyang dengan bantuan pisau tipis. Potong sesuai selera.

Notes :
- Gunakan air kelapa segar, jangan memakai air kelapa yang sudah menginap semalaman.
- Jangan berpatokan pada suhu dan waktu pemanggangan pada resep, kenali oven masing-masing ya. Pada proses pembuatan bika ambon ini aku memakai suhu 150'C karena ovenku sudah cukup panas pada suhu tersebut.
- Supaya panas merata, sebaiknya loyang bika dialasi dengan loyang yang diberi pasir bersih. Bila tidak ada pasir, bisa menggunakan alas 2 buah loyang yang disusun, jadi total 3 loyang termasuk loyang yang berisi adonan.
- Untuk memperoleh bika ambon yang berminyak dan gurih, gunakan santan asli dari perasan kelapa dan bukan santan instan.








Panjaaang ya resepnya. Itu lah yang awalnya bikin aku keder duluan mau bikin bika ambon. Ternyata setelah dicermati sebenarnya tidak serumit yang aku duga sebelumnya. Kunci dari pembuatan bika ambon ini menurutku ada 2 yaitu proses fermentasi dan kejelian kita mengenali oven yang kita pakai. 
Selain resep tersebut di atas masih ada resep lain dengan metode berbeda yang pengen aku coba. Aku juga penasaran ingin membuat bika ambon memakai cetakan kue lumpur. In shaa Allah...next time dicoba ya.

Fotonya...ampuun deh. Gak kreatif banget, udah gak tau mau digimanain lagi huhuhu. Jadinya fotonya mirip semua kaya gini deh. Di tempat yang sama, props yang sama dan style yang gak ada bedanya. Asli deh yang kebayang, cepat selesai foto dan cepat dibungkus bika ambonnya buat bekal. Buat bekal nih ceritanya.




Happy Baking...Salam LBT

Thursday, November 13, 2014

APPLE PIE (WITH FRENCH TART DOUGH)



Bismillahirrohmanirrohim
Halo...lumayan lama ya gak posting resep di blog. Iyuup...sudah memasuki masa-masa sibuk nih, In shaa Allah sampai 2 minggu ke depan, jadi harap maklum kalau nanti agak-agak sepi posting di blog. Mumpung ada waktu senggang, kali ini aku sempatkan posting sebentar ya. Lagi-lagi postingan tentang apple pie.

Dulu sudah pernah juga posting tentang apple pie, bisa dilihat disini dan disini. Yang membedakan apple pie yang kubuat kali ini dengan yang dulu pernah kuposting adalah resep crust pie-nya. Kali ini aku memakai resep "French Tart Dough" ala David Lebovitz. Cara membuatnya cukup unik, yaitu dengan cara memanaskan bahan dalam oven kemudian dicampur dengan terigu dan diaduk hingga kalis. Kali ini aku memakai cara memasak bahan di atas kompor seperti kita membuat adonan choux pastry atau sus. Setelah adonan kalis, bisa langsung dicetak dalam cetakan pie. French tart dough ini juga tidak memakai telur, tetapi hasilnya cukup memuaskan. Teksturnya tetap renyah, asal pada proses pemanggangan kita menggunakan api sedang cenderung kecil sehingga crust matang sempurna. Rasanya "buttery" karena memang menggunakan full butter. Berikut ini resepnya ya

APPLE PIE (WITH FRENCH TART DOUGH)

Bahan Crust Pie :
180 gr butter
2 sdm minyak sayur
6 sdm air
2 sdm gula
300 gr tepung terigu serbaguna

Cara Membuat :
1. Dalam suatu wadah, campurkan butter, minyak sayur, air dan gula. Masak di atas api sedang hingga seluruh butter leleh. Matikan api. 
2. Masukkan tepung terigu. Aduk cepat hingga adonan kalis.
3. Adonan siap digunakan.

Bahan Crust Pie :
3 buah apel (aku pakai apel green beauty)
1 sdt air jeruk lemon (bisa pakai air jeruk nipis)
60 gr gula pasir halus
2 sdm gula aren bubuk 
1/2 sdt kayu manis bubuk
sejumput garam
1 sdm maizena
25 gr  butter beku, potong dadu kecil

Cara Membuat Filling :
- Kupas apel dan iris tipis. Campur dengan air jeruk lemon, aduk rata.
- Masukkan gula pasir halus, gula aren, kayu manis bubuk dan garam. Aduk rata.
- Simpan di lemari es minimal selama 30 menit hingga apel berair atau keluar juice-nya.
- Keluarkan dari lemari es, taburi maizena dan aduk rata.
- Panaskan apel bersama juice-nya di atas api kecil hingga mengental dan apel agak lunak.
- Angkat dan sisihkan.


Penyelesaian :
1. Oles tipis loyang / cetakan pie menggunakan margarin atau minyak.




2. Cetak adonan di loyang, sisakan untuk bagian atas.



3. Tuang adonan filling ke dalam loyang, beri butter beku secara acak di atasnya.



4. Tutup  bagian atas dengan menggunakan sisa adonan. Bisa dibentuk model anyaman atau dicetak menggunakan cookies cutter. Beri olesan kuning telur. 



5. Panggang dalam oven 160'C hingga matang dan berwarna kecoklatan.
6. Dinginkan baru dikeluarkan dari loyang. Siap disajikan







Heran deh aku, kenapa setiap bikin apple pie pasti penampilannya gak cantik huhuhu. Kalau soal rasa...Alhamdulillah sudah puas, keluarga juga suka banget. Tapi ya itu deh...kok gak bisa cantik ya apple pie-nya. Next time better ^^

Selamat Mencoba...Happy Baking 


Sunday, November 9, 2014

IGA BAKAR PENYET



Bismillahirrohmanirrohim
Baru aja di postingan yang terakhir ngomongin soal hujan yang tak kunjung datang ya. Alhamdulillah...ternyata 2 hari berturut-turut ini hujan turun dengan derasnya. Ma shaa Allah...seneng banget rasanya, akhirnya merasakan cuaca yang adem dan melihat lagi daun-daun basah dengan air hujan. Alhamdulillah...

Nah ...postingan yang ini gak ada hubungannya dengan hujan, maksudnya gak ada bebikinan yang spesial waktu hujan ini. Maklum dapurnya lagi tutup karena ada beberapa kepentingan yang harus diselesaikan. Sampai seminggu ke depan sepertinya masih belum mencoba resep-resep baru. Tapi in shaa Allah ada beberapa resep yang akan diposting di blog. Mohon doanya yaa...semoga semua urusan terselesaikan dengan baik. Aamiin Ya Rabb.

Ngelantur lagi hihihi. Harap maklum ya. Iga bakar penyet ini dibuat karena pengen banget iga bakar ala-ala resto Teko yang terkenal itu. Karena gak tau resepnya iga bakar Teko, jadi aku kira-kira sendiri deh bumbunya. Alhamdulillah...beda tipis hasilnya, walau masih terasa ada yang kurang. In shaa Allah next time coba lagi. Iga bakar penyet ini disajikan dengan sambel terasi dan lalapan aja. Untuk sayurnya aku juga bikin sayur asem Jakarta. Menurutku kalau lauknya penyetan, memang paling cocok sayurnya bikin sayur asem, ntar sayur asemnya digadoin aja. Seger banget daah..






IGA BAKAR PENYET

Bahan :
500 gr iga sapi
1500 ml air (tambahkan bila perlu)
2 helai daun salam
2 helai daun jeruk
1 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
3 sdm kecap manis
garam, gula pasir secukupnya

Bumbu Halus :
7 siung bawang putih
4 butir bawang merah
1/2 sdt merica butiran
3 butir kemiri, sangrai
1 ruas jahe
1 ruas lengkuas
2 sdm gula merah
1 sdt garam

Pelengkap :
sambal terasi
lalapan 
bawang goreng

Cara Membuat :
1. Didihkan air bersama daun salam, daun jeruk, serai dan bumbu halus.
2. Masukkan iga sapi, masak hingga daging pada iga empuk. Apabila saat air menyusut, dagingnya belum empuk bisa ditambahkan air panas sedikit demi sedikit.
3. Menjelang air menyusut, tuang kecap manis, garam dan gula pasir. Test rasa hingga sesuai selera dan terus masak hingga meresap dan air menyusut. Matikan api.
4. Bakar iga sambil sesekali dioles dengan sisa bumbu. Balikkan kedua sisinya.
5. Angkat dan sajikan hangat dengan pelengkap.

SAMBEL TERASI

Bahan :
2 cabe merah / cabe keriting
5 cabe rawit atau sesuai selera
2 butir bawang merah
1 buah tomat
1 sdt terasi yang sudah digoreng
garam dan gula pasir secukupnya
 minyak goreng secukupnya

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, goreng cabe merah, cabe rawit, bawang merah dan tomat hingga layu. Angkat dan tiriskan.
2. Haluskan bersama terasi dan bumbui garam dan gula pasir.
3. Siap disajikan




Lumayan lah...enak juga ternyata. Gak usah jauh-jauh makan iga penyet di Teko ya hihihi. Padahal aslinya memang di tempatku gak ada resto Teko, jadi ya memang harus bikin sendiri.

Selamat mencoba ^_^

Friday, November 7, 2014

RUJAK SERUT



Bismillahirrohmanirrohim
Halo...apa kabar? Udah turun hujan belum di sana? Di tempatku, masih panas banget. Hujan pernah turun beberapa waktu yang lalu, tapi masih belum deras dan sebentar saja. Belakangan ini malah rasanya suhu udara semakin panas, setiap keluar rumah rasanya kulit ini perih banget. Cuaca ekstrim ini sangat terasa bagiku, apalagi aku lebih sering beraktivitas di luar ruangan. Akibatnya bisa ditebak deh, aku yang biasanya jarang banget minum air es, akhirnya setiap pulang ke rumah selalu saja minum air es. Udah gitu kalau pas keluar dan haus, selalu tergoda beli minuman dingin. Lebih komplit lagi makan gorengan jalan terus, ditambah debu dan cuaca seperti ini akhirnya batuk deh. Herannya lagi pas lagi batuk gini, godaan untuk minum yang serba es jadi semakin besar. Apa memang benar gitu ya hihihi. Nah pas Mama bikin rujak serut dingin, aku lah yang paling banyak ngabisin. Parah bener deh heuheuheu.

Belum puas dengan rujak serut buatan Mama, akhirnya pas pulang aku bikin sendiri deh. Pakai buah seadanya aja dan gak pedes, karena anak-anak juga doyan. Jadinya rujak serutku ini pucat ya hihihi. Pastinya udah pada bisa donk bikin rujak serut. Eh ya ada juga yang menyebutnya sebagai rujak gobet ada juga yang menyebutnya dengan rujak pasrah (ciee...). Dinamakan rujak pasrah karena memang dalam bahasa Jawa, ada yang menyebut paruh dengan pasrah hehehe. Jadi bukan pasrah ala-ala sinetron ya. Jadi ngelantur kemana-mana deh ya, dari mulai ngomongin cuaca, batuk sampai si pasrah.




Rujak serut ini dibuat dengan buah sesuai selera aja. Aku tadi cuma pakai timun, bengkoang, mangga muda dan nanas. Bikinnya dikit-dikit aja, kalau kebanyakan bisa gawat, aku bakal terus makan rujak serut dingin. Lebih enak kalau dibuat super pedas, kali ini aku cuma pakai 2 cabe rawit, itu aja udah terasa pedas buat anakku. Setiap membuat rujak serut, aku selalu memasak dulu bumbu sambalnya. Kalau lebih suka dicampurkan langsung tanpa dimasak juga gak apa-apa kok

RUJAK SERUT

Bahan :
1 buah mangga muda, serut
1 buah bengkuang, serut
1 buah timun, serut
1 buah nanas, potong kecil
air secukupnya

Bahan Sambal :
2 cabe rawit (atau sesuai selera)
200 gr gula merah
50 gr gula pasir (atau sesuai selera)
1/4 sdt garam
1 sdm kacang tanah sangrai, haluskan
2 asam jawa, larutkan dengan sedikit air

Cara Membuat :
1. Campur seluruh bahan sambal, masak dengan air secukupnya hingga mendidih dan gula larut. Angkat dan saring kemudian dinginkan.
2. Dalam suatu wadah, campur seluruh buah-buahan, masukkan air sambal dan aduk rata. 
3. Tambahkan air secukupnya dan test rasa hingga sesuai selera. Simpan di dalam lemari pendingin.
4. Siap disajikan dingin.




Selamat ngerujak yaaa ^_^

Monday, November 3, 2014

ALMOND BANANA CAKE





Bismillah...
Ceritanya nih waktu belanja buah ke gerai buah langganan, ngeliat ada pisang cavendish yang sudah mulai menghitam. Sudah matang sekali, tapi tidak busuk dan tampilannya jelas tidak menarik hati. Akhirnya aku beli aja, lumayan cuma dikasih harga 5000 untuk 5 buah pisang cavendish yang lumayan besar. Sebenarnya asli gak punya ide mau dibikin apa dan seperti biasa akhirnya mentok juga deh dibikin banana cake hehehe.
Banana cake memang cukup simpel membuatnya dan mudah divariasikan. Tadinya sempat pengen bikin banana chocochips crumble cake lagi, tapi pas buka-buka kulkas ngeliat masih ada stok almond slice yang lumayan banyak. Jadi...kali ini kita bikin almond banana cake aja yuk. 





Selain almond, bisa juga menggunakan kacang-kacangan yang lain, seperti kenari, mede, walnut atau bahkan kacang tanah cincang. Kalau gak pakai kacang-kacangan juga tetap enak kok, tapi judulnya jadi banana cake aja ya hehehe. Kebetulan waktu aku bikin cake ini, ada teman-teman kakak yang sedang belajar kelompok di rumah, jadi aku bikin agak banyak. Dari resep berikut ini aku dapat 1 loyang cake tulban  ukuran 20 cm dan 6 buah cupcake.

ALMOND BANANA CAKE

Bahan :
230 gr butter
250 gr gula pasir halus
50 gr gula palem
1 sdt vanilla
2 butir telur ukuran besar
350 gr tepung terigu serbaguna
2 sdt kayu manis bubuk
1 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
4 buah pisang, lumatkan dengan garpu (kurleb 400-500 gr)
90 ml, buttermilk (bisa pakai susu cair biasa atau yoghurt cair)
100 gr almond slice (panggang sebentar dan cincang kasar)

Cara Membuat :
1. Panaskan oven 180'C, oles loyang dengan margarin dan taburi dengan terigu. Sisihkan.
2. Campur dan ayak tepung terigu, kayu manis bubuk, baking powder dan soda kue. Sisihkan.
3. Dalam sebuah wadah, kocok butter bersama gula pasir halus dan gula palem hingga lembut dan gula larut (kurang lebih selama 3 menit). Masukkan vanilla, kocok hingga rata.
4. Masukkan telur satu persatu sambil terus dikocok.
5. Masukkan campuran terigu bergantian dengan buttermilk, diawali dan diakhiri dengan terigu. Kocok rata kemudian masukkan pisang yang sudah dihaluskan. Kocok rata sebentar.
6. Masukkan almond cincang, aduk rata. Jangan overmix ya.
7. Panggang selama kurang lebih 40 menit, lakukan test tusuk dan test sentuh.
8. Angkat dan biarkan hangat baru dikeluarkan dari loyang.

Note :
Bila dibuat cupcake, sesuaikan waktu memanggangnya ya, pastinya lebih cepat dibanding dengan waktu memanggang cake ukuran besar. Waktu pemanggangan juga tergantung dari oven masing-masing, jadi jangan terpaku pada waktu yang tercantum di resep.






Selalu suka dengan banana cake, karena walaupun padat, tetapi teksturnya tetap moist. Almond banana cake ini walau sudah diinapkan semalam, tetap moist juga teksturnya. Aroma pisang dipadukan dengan aroma gula palem dan kayu manis, memang selalu cocok ya. Alhamdulillah...


Ini yang versi cupcake. Aku tambahkan sedikit chocochips untuk toppingnya, bisa juga kalau memakai topping almond slice.

Selamat mencoba, semoga bisa jadi salah satu varian banana cake favorit keluarga.
Happy Baking