Sunday, August 31, 2014

MAC SCHOTEL - MY MOOD BOOSTER



Bismillahirrohmanirrohim
Bosen kali ya kalau postingannya tentang mac schotel lagi hehehe. Di blog ini sudah sering banget posting foto mac schotel. Tapi setiap bikin mac schotel kok ya masih tergoda untuk foto-foto. Mungkin karena favorit banget ya jadi rasanya bagiku juga enak banget. Nah...setiap makanan yang menurutku enak, pasti menggoda untuk difoto hihihi. Walau hasil fotonya masih gini-gini aja dan jauh dari kata bagus, harap maklum yaa...ini emak-emak lagi belajar ^_^

Kenapa dikasih judul mac schotel - my mood booster? Karena memang dengan menikmati mac schotel buatan sendiri, bisa bikin aku enjoy banget. Biasanya kalau mood lagi tidak bagus atau kondisi badan lagi kurang fit, biasanya aku juga males makan. Salah satu cara untuk "memaksa makan" ya dengan menikmati mac schotel. Gak heran kalau misalnya baru sakit gitu, biasanya proyek dapur pertama yang kukerjakan ya mac schotel ini. Begitu juga dengan anak-anakku terutama Adek. Kalau nafsu makannya lagi turun, biasanya kubuatin  mac schotel dan dia bisa dengan lahap menikmatinya. 

Seperti halnya beberapa hari yang lalu. Kebetulan lagi sibuk banget, lagi sedih, lagi kusut aja pikirannya dan  harus keluar rumah seharian bersama anak-anak, kusempatkan bikin mac schotel ini pagi-pagi sekali. Selain buat sarapan, bisa juga dijadikan kudapan anak-anak selama di luar rumah nanti. Sebenarnya bisa aja sih anak-anak jajan dengan mudah, tapi lebih aman kalau menikmati menu buatan sendiri. Jadilah sebelum subuh, aku sudah anteng di dapur prepare buat mac schotel hehehe.
Resepnya sudah sering aku share ya, tapi gak apa kali ini aku tuliskan lagi. Silahkan disesuaikan dengan selera keluarga.






MAC SCHOTEL

Bahan :
200 gr pasta macaroni, rebus hingga al dente (1/2 lunak)
200 gr daging giling
5 sosis, iris tipis
10 jamur champignon, belah
1 butir bawang bombay, cincang halus
3 siung bawang putih, memarkan dan cincang halus
600-700 ml susu cair
100 gr keju cheddar (bisa diparut halus atau dipotong dadu kecil)
4 butir telur ukuran besar, kocok lepas
garam, gula pasir dan merica bubuk secukupnya
1 sdt oregano
keju mozarella untuk topping secukupnya (bisa juga pakai cheddar)
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
2. Masukkan daging giling, aduk hingga berubah warna.
3. Masukkan sosis dan jamur, aduk rata kemudian tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk.
4. Masukkan keju cheddar, bumbui dengan garam, gula pasir dan merica bubuk.
5. Masukkan macaroni, aduk perlahan. Test rasa hingga sesuai selera, kemudian masukkan oregano. Aduk rata dan matikan api.
6. Setelah hangat, masukkan telur kocok sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Sisihkan.

SAUS PUTIH

Bahan :
4 sdm munjung margarin
2 sdm tepung terigu
400 ml susu cair
50 gr keju cheddar parut halus (bisa diskip)
sedikit garam dan gula pasir

Cara Membuat :
1. Panaskan margarin hingga leleh seluruhnya, masukkan tepung terigu. Aduk hingga berbulir-bulir.
2. Tuang susu cair sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga teksturnya halus dan tidak ada yang bergerindil.
3. Masukkan keju cheddar parut, garam dan gula pasir. Test rasa hingga sesuai selera.
4. Angkat.

Penyelesaian :
1. Tuang adonan macaroni di pinggan tahan panas atau bisa juga di loyang yang sudah dioles margarin atau alufoil cup.
2. Tuang saus putih di atasnya dan ratakan hingga menutupi seluruh permukaan macaroni.
3. Taburi dengan keju mozarella dan panggang suhu 170'C hingga matang dan permukaannya kecoklatan.
4. Angkat dan sajikan hangat dengan mayo atau saus sambal favorit.

Notes :
- Kalau ingin teksturnya padat, takaran susu bisa dikurangi menjadi 500 ml. Sebaliknya bila lebih menyukai teksturnya creamy, gunakan kurang lebih 700 ml susu. 
- Isian bisa divariasikan menggunakan wortel, kacang polong, smoked beef atau bahkan telur puyuh dan irisan telur rebus. 

Dari resep di atas jadinya lumayan banyak kok, yaitu 2 pinngan bulat, 1 pinggan oval dan masih ada 4 alufoil cup ukuran personal. Cukuplah untuk bekal kami sekeluarga hehehe. Waktu foto-foto ini, yang 1 pinggan bulat dan yang cup sudah ludes, jadi tinggal 2 pinggan itu deh yang bisa kejepret. Foto-fotonya juga udah dalam keadaan dingin, jadi gak keliatan lagi lelehan mozarellanya.

Happy Baking ya ^_^



Tuesday, August 26, 2014

OREO NUTELLA BROWNIES CUPCAKES



Bismillah...
Postingan tentang brownies lagi yaa. Akhir-akhir ini memang lagi seneng banget maem brownies buatan sendiri. Selain dari dulu kami sekeluarga adalah choco lovers, juga karena brownies ini cukup mudah pembuatannya. Kalau mudah dan simpel tentunya aku gak perlu berlama-lama di dapur dan juga cucian perkakas kotor cuma sedikit aja hihihi. Keliatan deh malesnya.
Setelah kemarin aku posting Triple Chocolate Brownies, kali ini aku sharing tentang Oreo Nutella Brownies Cupcake. Panjang ya judulnya ^^




Inspirasi membuat brownies ini datang setelah aku melihat postingan di salah satu fans page. Versi aslinya memakai oreo dan selai kacang, sedangkan aku memakai oreo dan nutella. Ceritanya nih memanfaatkan bahan yang ada aja di rumah. Kebetulan masih ada beberapa kaleng oreo dari parcel lebaran kemarin, nutella jadi masih ada. Siap deh dijadikan filling brownies cupcake. Adonan browniesnya bisa memakai resep sesuai selera ya. Tinggal diisi oreo dan nutella, jadi deh brownies yang unik ini.

OREO NUTELLA BROWNIES CUPCAKES

Bahan :
200 gr coklat masak pekat (dark cooking chocolate), cincang
100 butter
2 butir telur
90 gr gula pasir halus (blender dulu ya)
50 gr tepung terigu protein sedang
20 gr coklat bubuk
1/2 sdt baking powder
20 keping oreo
nutella secukupnya

Cara Membuat :
- Panaskan oven 190'C, siapkan cupcase dan letakkan pada loyang muffin atau cetakan cupcake satuan. Sisihkan.
- Campur dan ayak tepung terigu, coklat bubuk dan baking powder. Sisihkan.
- Tim butter dan coklat hingga leleh seluruhnya. Sisihkan.
- Kocok telur dan gula dengan mixer kecepatan rendah sebentar saja, kurang lebih 1-2 menit. Atau bisa juga diaduk menggunakan hand whisker.
- Tuang coklat dan butter leleh. Kocok hingga rata.
- Masukkan campuran terigu, aduk rata menggunakan spatula. Jangan terlalu lama, asal rata aja ya.
- Tuang 1 sdm adonan ke dalam cupcase, tata oreo, beri nutella secukupnya di atasnya dan letakkan oreo. Tuang adonan hingga 3/4 tinggi cupcase. Lakukan hingga habis.
- Panggang selama 25 menit hingga matang. Waktu pemanggangan tergantung masing-masing oven ya.
- Angkat dan dinginkan.








Brownies cupcakes ini sukses bikin kakak Naira kaget waktu memakannya hehehe. Ternyata ada filling oreo dan terasa nutella-nya. Bisa juga dibuat menggunakan loyang biasa lho. Tinggal tuang adonan hingga 1/4 tinggi loyang, berturut-turut tata oreo, beri nutella dan oreo kembali baru kemudian dituangkan sisa adonan. Kalau mau yang lebih unik, nutella bisa diganti dengan keju lembaran. Hihihi...cocok gak ya.

Selamat mencoba daan...jangan bosen dengan postingan browniesku ya. Kayanya masih ada lagi postingan tentang brownies ^_^

Monday, August 25, 2014

TRIPLE CHOCOLATE BROWNIES



Bismillahirrohmanirrohim
Akhirnya ikutan juga bikin brownies yang lagi happening di grup. Yuup...triple chocolate brownies. Kalau judul aslinya yang diposting oleh Ummu Allegra adalah triple choco brownies sungai chocolatoz. Panjaang ya hehehe. Kenapa di judul asli ada kata-kata sungainya? Karena memang di permukaan atas ada gurat-gurat berwarna kecoklatan, jadinya dikatakan Ummu Allegra sebagai brownies sungai. Lucu juga kan ya.
Pertama melihat fotonya di grup...ampuuun deh browniesnya memang seksi banget deh. Keliatan banget lapisan shinny crust khas brownies, ada guratan coklat yang dikatakan sebagai sungai tadi dan juga ada taburan chocochips yang melimpah. Gak heran kalau akhirnya brownies ini jadi ngehits banget dan banyak yang penasaran ingin mencobanya.

Brownies ini konon mempunyai tekstur yang chewy pada bagian dalamnya namun renyah di luarnya. Disebut sebagai triple chocolate brownies karena memang memakai coklat bubuk, dark cooking chocolate dan juga chocochips. Biasanya pembuatan brownies memakai butter atau bisa juga margarin, sedangkan brownies yang ini memakai minyak goreng. Triple chocolate brownies ini juga memakai 2 macam gula, yaitu gula pasir dan gula palem. Tambah bikin penasaran kan gimana rasanya. Jadilah beberapa hari yang lalu aku nguprek di dapur untuk bikin brownies. Bangun pagi jam 4 dan langsung menuju dapur hihihi. Lagi rajin nih? Sebenarnya gak lagi rajin, tapi memang pada waktu itu jadwalnya padat sekali dan kebetulan pas bangun yang kebayang ya brownies, jadi sekalian aja bikin. Tumben yaa >_<






Resep asli dari Ummu Allegra memakai 3 buah loyang 30x10x4cm. Aku hanya membuat 1/2 dari resep asli dan menggunakan loyang 20x20x4 cm. Bila ingin hasil yang lebih tipis bisa memakai loyang 22x22x4 cm ya. Aku modif sedikit dengan mengurangi takaran gulanya. Monggo disesuaikan dengan selera keluarga.

TRIPLE CHOCOLATE BROWNIES

Bahan :
3 butir telur
150 gr gula pasir (aslinya 200 gr)
100 gr gula palem (aslinya 125 gr)
115 ml minyak goreng
1 sdt vanilla bubuk
100 gr coklat masak, lelehkan
200 gr tepung terigu protein sedang
25 gr coklat bubuk
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
chocochips secukupnya 

Cara Membuat :
- Panaskan oven 190'C, siapkan loyang 20x20x4 cm atau 22x22x4 cm. Oles margarin atau minyak dan alas dengan kertas roti hingga sisi-sisinya. Sisihkan.
- Campur dan ayak tepung terigu, coklat bubuk, baking powder dan soda kue. Sisihkan.
- Kocok telur, gula pasir, gula palem dan vanilla bubuk selama 2-3 menit, hanya sampai gula larut. Saat mengocok, mixer digerakkan bolak balik dan jangan searah ya.
- Masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit sambil dimixer bolak-balik. Bisa juga diaduk memakai sendok kayu atau spatula ya.
- Masukkan minyak goreng, aduk hingga rata.
- Masukkan sebagian chocochips. Aduk rata.
- Tuang coklat masak leleh, sisakan sedikit untuk topping ya. Aduk rata.
- Tuang adonan ke dalam loyang. Buat motif coklat leleh di atasnya dengan menggunakan sendok dan taburi sisa chocochips.
- Panggang dengan suhu 190'C selama 20 menit dan letakkan loyang di rak atas. 
- Turunkan suhu menjadi 150'C dan pindahkan loyang ke rak tengah (kalau yang ovennya 2 rak, berarti dipindah ke rak bawah ya). Panggang selama 20-25 menit. Jangan melebihi waktu tersebut ya karena bila overbaked, tekstur browniesnya tidak akan chewy bagian dalamnya.
- Angkat dan dinginkan baru kemudian dipotong-potong.

Notes :
- Loyang pertama kali diletakkan di rak atas dan dioven menggunakan suhu tinggi agar bisa mendapatkan lapisan shiny crust khas brownies, yaitu lapisan tipis yang retak-retak itu lhoo.
- Setelah dipanggang selama 20-25 menit dengan suhu 150'C, kemungkinan tekstur brownies ketika dipegang belum set sekali. Nanti setelah dingin brownies akan set dan didapatkan tekstur yang chewy.
- Apabila suka dengan brownies yang bagian dalamnya kering, waktu pemanggangan bisa ditambah.




Alhamdulillah...cocok banget dengan resep ini. Kebetulan aku memang suka dengan brownies yang teksturnya chewy seperti ini tetapi bagian luarnya tetap renyah. Sayangnya motif coklat di atasnya kurang keliatan ya. Mungkin karena aku memakai coklat bubuk yang pekat, jadinya kurang terang permukaan browniesnya. Selain itu motifnya juga aku ngasal aja sih ngasihnya hehehe. Next time better..
Masih ada sisa 2 potong dan diinapkan, waah...jadi tambah legit browniesnya. Recomended untuk dicobain deh resepnya.

Selamat mencoba ya..

TELUR & TAHU BUMBU BALI



Halo...kali ini mau posting tentang salah satu menu yang sebenarnya sudah sangat familiar, yaitu telur dan tahu bumbu bali. Entah kenapa menu ini disebut sebagai bumbu bali, padahal sebenarnya mirip atau bahkan sama dengan masakan bumbu merah. Di daerahku menu ini biasanya disajikan sebagai salah satu menu di nasi kotak. Selain menggunakan telur dan tahu, biasanya menggunakan ayam atau daging. Kalau kali ini aku hanya memakai telur dan tahu karena memang lagi masakin teman yang request menunya telur dan tahu hehehe.

Ada beberapa versi resep bumbu bali. Ada yang memakai santan seperti yang dulu pernah kuposting disini ada juga yang hanya memakai kemiri dan tanpa santan. Ada pula yang menggunakan terasi pada bumbu halus ada juga yang tidak. Resep yang kuposting berikut lebih simpel dibanding resep yang dulu karena tanpa santan dan tanpa terasi. Menurutku semakin pedas rasanya semakin mantap deh ya, tapi monggo disesuaikan saja dengan selera keluarga. Berikut resep dengan porsi yang lumayan banyak, bila ingin membuat sedikit tinggal menyesuaikan takaran bumbunya aja.

TELUR & TAHU BUMBU BALI

Bahan :
10 butir telur rebus, goreng sebentar hingga berkulit
10 potong tahu, goreng
2 cm lengkuas, memarkan
2 helai daun salam
5 helai daun jeruk
2 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
500 ml air
2 sdm gula merah, sisir halus
2-3 sdm kecap manis
garam, gula pasir dan merica bubuk secukupnya
2 sdm minyak untuk menggoreng

Bumbu Halus :
15 butir bawang merah
8 siung bawang putih
10 cabe merah
5 cabe rawit (atau sesuai selera)
2 cm jahe
5 butir kemiri sangrai

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, daun jeruk, serai dan lengkuas. Aduk rata dan masak hingga matang agar tidak langu.
- Masukkan gula merah, kecap manis, garam, gula pasir dan merica bubuk. Aduk rata. 
- Masukkan telur dan tahu. Aduk perlahan hingga bumbu rata.
- Tuang air dan lanjutkan memasak hingga air menyusut. Test rasa hingga sesuai selera.
- Angkat dan sajikan dengan taburan bawang goreng.






Mau yang lebih lengkap? Bisa dengan memakai 3 bahan utama sekaligus, yaitu ayam, telur dan tahu atau tempe. Bagiku menu bumbu bali ini enak sekali dinikmati dengan nasi hangat dan taburan bawang goreng yang melimpah. Mantap deh...

Happy Cooking

Thursday, August 21, 2014

CAP CAY GORENG



Bismillah....
Apa jadinya kalau lagi kumat males masak tapi pengen makan enak? Pertama tentunya buka kulkas dan berharap menemukan "harta karun" yang bisa diolah disana. Selanjutnya adalah mengolah dalam waktu singkat tapi jadinya enak heheheh. Seperti kemarin nih, sebenarnya lagi malas banget masak, lagi capek dan banyak yang harus dikerjakan. Akhirnya diniatin deh untuk masak yang gampang-gampang aja, sekalian mau ngirimin buat Papa juga. Bikin cap cay aja deh ya. Bahan memang tidak begitu lengkap, tapi bisa lah diolah menjadi cap cay yang enak dan sesuai dengan selera keluarga.

Biasanya aku buat cap cay kuah. Kuahnya tentu saja tidak seperti sup, tapi lebih kental. Kali ini aku buat cap cay goreng. Kalau cap cay goreng ini lebih mirip tumisan sih menurutku. Tetap ada kuahnya tapi sedikit saja. Rasanya tidak kalah enak dibanding cap cay biasa. Bumbu dan bahannya sama aja dengan cap cay biasa, yang membedakan adalah pemakaian air kaldu yang lebih sedikit. Isiannya bisa disesuaikan dengan selera atau bahan-bahan yang ada ya. Kali ini aku pakai wortel, bunga kol, caisim (sawi hijau), jagung kecil, jamur champignons, udang kupas, fillet ayam dan sosis. Sebenarnya pengen juga pakai kapri atau kekian, tapi lagi gak punya. Males juga kalau harus keluar lagi untuk beli. Jadi pakai yang ada aja.




CAP CAY GORENG

Bahan :
3 buah wortel, iris serong
1 ikat caisim, potong-potong
1 kuntum kembang kol, potong per kuntum
5 buah jagung kecil, iris serong
100 gr udang kupas
100 gr fillet dada ayam, potong dadu kecil
10 buah jamur champignons, belah
5 buah sosis ayam, iris serong
5 siung bawang putih, memarkan dan cincang halus
1 buah bawang bombay, iris memanjang
1 helai daun bawang, potong
300 ml air kaldu
1/2 sdm tepung maizena / terigu, larutkan dengan sedikit air
3 sdm saus tiram
1 sdm kecap ikan
2 sdm kecap manis
garam, gula dan merica bubuk secukupnya
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan layu.
- Masukkan udang kupas dan fillet ayam. Aduk hingga berubah warna.
- Masukkan wortel, kembang kol dan jagung kecil. Masak sebentar sambil diaduk hingga agak lunak.
- Masukkan sosis dan jamur. Aduk rata.
- Masukkan saus tiram, kecap ikan dan kecap manis. Aduk rata dan tuang air kaldu.
- Bumbui dengan garam, merica bubuk dan gula pasir. Masak hingga mendidih dan test rasa hingga sesuai selera.
- Masukkan larutan maizena, aduk rata.
- Menjelang matang, masukkan caisim. Masak sebentar hingga layu kemudian masukkan daun bawang.
- Angkat dan siap disajikan.


Alhamdulillah...nikmat juga. Digadoin aja udah enak kok, dijadikan lauk nasi juga oke. Biar kata resep bahannya panjang, tapi bikinnya simpel dan mudah. 
Semoga bisa jadi salah satu inspirasi simple menu di rumah ya. Happy cooking


PIE SUSU



Bismillah...
Postingan iseng ya...karena sebenarnya sudah beberapa kali posting tentang pie susu. Ini sebenarnya adalah orderan pie susu bulan kemarin dan yang difoto ini adalah sisanya, jatah orang rumah hehehe. Fotonya jelek sih sebenarnya, difoto seadanya aja menjelang maghrib. Harap maklum ya. Mau dibuang kok ya sayang, biar jelek tapi gak apa deh diposting di blog.





Resep yang lebih lengkap dan jelas bisa dilihat disini atau disini.
Selamat membuat pie susu ^^

Wednesday, August 20, 2014

LEMON CAKE



Bismillahirrohmanirrohim
Rasanya sudah lama gak menikmati cake buatan sendiri. Terakhir bikin ya lapis legit waktu Ramadhan kemarin itu. Padahal aku paling seneng menikmati cake hangat. Makanya seringnya tuh bikin cake siang hari, biasanya matang menjelang sore dan pas banget jadi cemilan sore hari. Kali ini gak pengen buat yang ribet-ribet, jadi bikin yang simpel aja. Kebetulan masih punya stok lemon, jadilah aku bikin lemon cake.

Lemon cake yang kubuat ini termasuk pound cake atau butter cake. Teksturnya tentu saja berbeda dengan spongecake yang lembut. Tapi lemon cake ini cukup moist kok dan tidak terlalu banyak remahannya. Yang paling aku suka tentu saja aroma lemonnya yang cukup terasa. Kebayang kan aroma butter dipadukan dengan aroma lemon...sedaap deh. Aroma lemonnya tidak dari pasta atau essense lho ya, tapi asli dari lemon. Selain memakai fresh lemon juice, cake ini memakai lemon zest atau parutan kulit lemon. Kulit yang diparut adalah bagian yang berwarna kuning dan jangan sampai terkena bagian yang berwarna putih karena nanti rasanya pahit. Jadi hati-hati ya waktu marut kulit lemonnya.
Aku sebenarnya lebih suka cake yang plain aja tanpa tambahan cream atau frosting. Tapi pengen juga nyobain lemon frosting, jadinya aku buat sedikit aja deh karena anak-anak juga kurang suka frosting. Ternyataaa...frostingnya enak banget hihihi. Lemonnya terasa banget. Berikut ini resepnya yaa




LEMON CAKE
source : Joy of Baking

Bahan :
230 gr butter suhu ruang
190 gr gula pasir halus
1 sdt vanilla 
4 butir telur ukuran besar
1 buah lemon zest (parutan kulit lemon bagian luar yang berwarna kuning, jangan kena bagian putih ya)
260 gr tepung terigu
1 sdt baking powder
60 ml lemon juice (perasan air lemon)

Cara Membuat :
- Panaskan oven 180'C, siapkan loyang oles margarin dan taburi tepung terigu atau bisa juga dialas kertas roti. Sisihkan.
- Campur dan ayak, tepung terigu dan baking powder. Tambahkan lemon zest, sisihkan.
- Kocok butter dan gula pasir halus hingga lembut, kurang lebih selama 3 menit. Masukkan vanilla, kocok rata.
- Masukkan telur satu persatu, kocok hingga rata di setiap penambahan telur.
- Masukkan campuran tepung dalam 3 tahap, berselang-seling dengan air lemon. Diawali dan diakhiri dengan tepung ya. Kocok hingga rata.
- Tuang ke dalam loyang, ratakan dan hentakkan loyang sesaat sebelum masuk oven.
- Panggang selama 40-50 menit hingga matang. Jangan overbake agar tekstur cake tidak kering.
- Keluarkan dari oven, balikkan di atas cooling rack dan biarkan dingin.

Untuk lemon frostingnya aku hanya buat sedikit. Silahkan membuat 2x resep berikut ya bila ingin lemon frostingnya lebih banyak.

LEMON FROSTING

Bahan :
50 gr gula icing
2 sdm lemon juice (air lemon)

Cara Membuat :
- Letakkan gula icing di dalam wadah. Tambahkan air lemon dan aduk rata hingga teksturnya lembut.
- Bila belum didapat tekstur yang lembut, bisa ditambahkan air lemon sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan, tapi jangan terlalu banyak ya nanti rasanya terlalu asam.
- Siramkan lemon frosting di atas cake yang sudah dingin dan biarkan mengeras.







Alhamdulillah...kesampaian juga kan menikmati cake buatan sendiri. Suka banget deh dengan lemon cake ini, berasa seger aja ketika menikmatinya hehehe. 
Happy Baking ^^